by Yba | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah, Matrix Magz
Laporan Kegiatan Luar Sekolah
Kegiatan luar sekolah akan dilakukan untuk meningkatkan apresiasi peserta didik terhadap nilai kehidupan, meningkatkan wawasan peserta didik terhadap dunia usaha lingkungan sosial dan alam. Saya melakukan kegiatan luar sekolah selama tiga hari, yaitu hari senin, selasa, dan rabu. Tanggal 9 sampai11 Januari 2023.
Pada hari pertama, tepatnya pada hari rabu saya bersama teman – teman dari kelas 7D – 7G kita melakukan kunjungan di Bandeng Juwanda, yang terletak di JL Pamularsih No. 70, Bongsari. Bandeng Juwanda memiliki patukan tempat yaitu persis di sebrang Alfamart dan Indomart Pamularsih. Bandeng Juwanda memiliki fitur lift yang membuat pelanggan yang ingin berbelanja tidak kesusahan saat ingin naik, lalu Bandeng Juwanda memiliki tiga lantai yang terdiri dari lantai satu parkiran, lalu lantai dua untuk pusat perbelanjaan bandeng, roti2an dari Dyriana, dan berbagai oleh – oleh khas Semarang, dan yang terahkir lantai 3 adalah tempat restoran.
Pada saat saya datang, saya melakukan presensi, lalu saya memasuki ruangan yang sudah disiapkan oleh Tim dari Bandeng Juwanda. Kita dikerahkan oleh kakak – kakak pembimbing dari Bandeng Juwanda contohnya kak Wawan, Kak Vanessa, dll. Di sana kita dikerahkan untuk membuat kelepon dari membuat adonan, lalu mengisi klepon dengan gula jawa, kemudian direbus dan diberi parutan kelapa di atas kleponnya. Kita diberikan waktu istirahat sekitar -+20 menit. Setelah istirahat kita melanjutkan aktivitas melihat membuat bandeng lunak, atau biasa di sebut bandeng presto. Langkah – langkah dalam membuat bandeng presto terdiri dari, memasukan ikan ke alat presto, lalu diberi bumbu, dan langsung bisa mulai di presto. Setelah mempresto Bandeng, kita melakukan sesi foto bersama kelas masing – masing. Setelah melakukan sesi foto, waktu sudah menunjukkan pukul 12.00, siswa – siswi pun di bolehkan untuk kembali ke rumah. Hal yang menarik bagi saya di Bandeng Juwanda adalah tempat tersebut memiliki lift, bagi saya jarang sekali tempat oleh2 yang biasa saja, tetapi memiliki lift. Itu yang membuat saya mengatakan hal itu adalah hal yang unik. Saya tertarik saat berada di sana, karena pembawa acaranya sangat baik, ramah, dan lucu2. Di sini saya mendapatkan pembelajaran, bahwa kita harus menghargai makanan.
Pada hari ke dua, saya berkunjung ke SMK Fransiskus, yang terletak di JL Wolter Monginsidi No. 22, Pedurungan. Tepatnya SMK Fransiskus berada di samping Ayam Fried Chiken KITA. Saya di sana dipandu oleh bapak dan ibu guru dari SMK Fransiskus, contohnya Pak Arief.
Pada saat saya datang pertama kali ke SMP Fransiskus, saya langsung di arahkan oleh kaka – kaka dari SMK Fransiskus, untuk langsung menuju ke ruangan yang berada di lantai dua. Di Lantai dua kita melakukan presensi, lalu melihat perkenalan dari guru – guru SMK Fransiskus, dan melihat sambutan yang telah di siapkan oleh SMK Fransiskus. Saya pun dikerahkan ke lantai satu, di dekat Lapangan. Di sana saya dan teman – teman kelas 7D – 7F melakukan kegiatan yaitu, menyablon baju langkah – langkahnya adalah, menyiapkan saringan, memberi obat, lalu menyablon dengan cat. Setelah itu saya dan teman2 diberikan waktu untuk istirahat sekitar 40 menit an. Setelah beristirahat saya dan teman – teman dikerahkan untuk menuju ke bengkel kayu, ya di sana adalah tempat untuk membuat berbagai kerajinan hias misalnya adalah, Gantungan Kunci, Kursi, Lemari, dll. Kita diberikan waktu istirahat sekitar 40menitan lagi, lalu kita mengadakan sesi foto memakai baju, yang sudah kita sablon. Waktu menunjukkan Pukul 12.00, kita pun diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing – masing. Yang menarik di sana adalah, kaka2 dan bapak ibu yang mendampingi, dan menyambut saya baik2 dan ramah2. Di sana saya tertarik oleh satu hal, yaitu bengkel kayu, di sana memiliki berbagai macam alat, untuk membuat mebel2. Di sana saya belajar, bahwa kita harus menghargai benda, dan kita juga bisa mendaur ulang barang, yang sudah tidak terpakai lagi.
Pada hari ke tiga saya berkunjung ke Maerakaca PRPP, di sana saya dan teman – teman melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari membuat roket air, mengelilingi maerakaca, mengelilingi danau, dan menanam bibit mengrove. Di sana saya dan kawan – kawan dibimbing oleh kaka – kaka dari tim GM (Grand Maerakaca). Pada kegiatan pertama saya membuat roket air dari botol bekas, langkah – langkahnya adalah Memotong botol, memasukan plastisin, mensolasi, memberi sayap, dan masih banyak lagi. Kegiatan ke 2 saya mengelilingi lingkungan Maerakaca, dari mengelilingi sambil jalan, lalu mengelilingi menggunakan mobil. Kegiatan ke 3 saya mengelilingi danau yang berada di Maerakaca, di sana kita mengelilingi danau yang berada di Maerakaca, saat di tengah perjalanan kami mendapatkan bandeng, karena ikan tersebut melompat – lompat. Kegiatan terahkir saya dan teman2 menanam bibit Mangrove di tepi Danau. Di sana menurut saya hal yang menarik adalah, Berbagai seperti rumah adat khas daerah tertentu, saya tertarik karena mereka bisa membuat rumah ada khas daerah masing – masing, yang membuat menarik. Di sini saya mendapatkan pelajaran bahwa kita bisa menghargai barang yang sudah terpakai menjadi barang yang terpakai, dan kita bisa mengenali dan menghargai adat daerah lain.
Saran saya untuk kegiatan Luar Sekolah adalah untuk alat transportasinya, mungkin bisa untuk lebih ditingkatkan.
by Ryukito | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Artikel
Hai-hai semuanya! Saat ini SMP Marsudirini Maria Mediatrix mengadakan kegiatan luar sekolah nih! Kegiatan luar sekolah ini setiap angkatan beda- beda nih, yuk cari tahu. Sebelumnya kegiatan luar sekolah ini memiliki latar belakang yaitu untuk meningkatkan apreasi peserta didik terhadap nilai-nilai kehidupan, menerapkan wawasan peserta didik terhadap dunia usaha sosial dan alam serta memenuhi tugas praktek penyusunan laporan dalam pembelajaran diluar. Sekarang kita sudah tahu latar belakang kegiatan ini mari saja langsung kita mulai dari kelas yang paling tinggi terlebih dahulu, kelas 9 melakukan kegiatan ret-ret, kelas 8 melakukan kegiatan karya wisata di-Bali, sedangkan kelas 7 melakukan kegiatan fieldtrip 3 hari di lokasi yang berbeda-beda tanggal 9 Januari sampai 11 Januari 2023. Nah sekarang sudah tahu kan, hari ini saya akan membahas kegiatan luar sekolah kelas 7 yaitu fieldtrip. Sebelum itu kegiatan ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 7A – 7D (1-14) dan 7D (15-28) – 7G. Kelompok hari pertama di SMK sedangkan kelompok 2 di Dyriana.
Dihari pertama yaitu 9 Januari 2023 saya kelas 7F yang ada di kelompok 2 pergi ke Dyriana Pamularsih/Bndeng Juwuana di Jl. Pamularsih Raya No.70 Bongsari Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah 50148 di depan Pizza Hut. Lokasi ini ditunjuk karena untuk menambah wawasan tentang berwirausahaan. Di Dyriana saya datang pukul 7.30 bersama teman-teman saya, saat sudah mulai acara kami para kelas 7 dipandu oleh para guru yaitu Pak Yus, Bu Astuti, Ms Niken, Pak Yohanes, Pak Damar untuk masuk ruangan pembuatan klepon dan bandeng. Setelah dipandu masuk acara diawali dengan ice breaking bersama Kak Wawan dan Kak Vanessa, ice breaking yang ditampilkan adalah tarian bebek bersama. Setelah ice breaking saya ditunjukan cara membuat klepon bersama Kak Wawan, Kak Vanessa serta Bu Isti dan membuat klepon bersama dengan kelompok pembuatan klepon. Inilah cara membuat klepon tapi sebelum itu jangan lupa cuci tangan! Langkah pertama membuat klepon yaitu buat adonan terlebih dahulu, Langkah kedua yaitu ambil adonan dan bentuk jadi bulat-bulat dan ditekan. Langkah ketiga yaitu taruh gula jawa didalam adonan dan bulat-bulat sampai gula jawa tidak terlihat lalu direbus 30 menit dan diberi taburan parutan kelapa. Lalu klepon nya sudah jadi. Sehabis itu kami kelas 7 kelompok 2 diberikan waktu untuk cuci tangan lagi dan istirahat untuk makan, kami juga mendapat makanan yaitu roti, pudding, air mineral. Sehabis istirahat 20 menit kami kelas 7 kelompok 2 dilihatkan proses cara membuat bandeng yang ditampilkan Mba Sutipah, Bu Eva dan Bu Yuni. Langkah pertama yang sudah saya amati yaitu ditanuri bumbu-bumbu nya yaitu bawang putih, jahe, garam, kunyit jika sudah ditaburi bahan maka akan di presto dari 2,5 jam hingga 3 jam gunakan autoclave, beri air dan potongan jahe lalu masukan lengser ke dalam autoclave dan alat autoclave dimodifikasikan menjadi alat masak yg sebelumnya alat medis. Langkah berikutnya yaitu bandeng yang sudah terpotong menjadi 2 didedes dengan bawang putih dan garam dan didedeskan dengan tepung kunyit agar tidak terlalu amis dan bewarna. Nah sekarang bandeng nya sudah jadi, kami diberi potongan bandeng dan ternyata sangat enak perasaan saya hari itu sungguh senang. Dengan mencipipi bandeng itu acara telah selesai dan diakhiri dengan doa bersama disambung dengan foto antar kelas serta kelompok bagian membuat klepon.
Di hari kedua yaitu di SMK St. Fransiskus Jl. Wolter Monginsidi No.22, Pedurungan Tengah, Kec Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah 50117. Saat saya dan teman saya datang kami di antarkan ke aula di lantai 2. Saat sudah sampai saya dan teman teman saya diantarkan ke tempat duduk sesuai kelompok dan menunggu yang lain datang. Sambil menunggu yang lain datang ada sambutan sebentar yaitu penampilan dari ekstra ansambel musik. Sesudah kelas 7 sudah datang semua, kami kelas 7 kelompok 2 disambut oleh Bu Stefani setelah itu ada penampilan lagi dari ekstra dance. Sehabis ada penampilan itu kami berdoa terlebih dahulu untuk memulai kegiatan bersama Bu Yohhana setelah berdoa untuk awal kegiatan laki-laki dan perempuan di bagi tugas nya, laki-laki menyablon dan kerajinan kayu sedangkan perempuan membuat hiasan baju serta membatik. Setelah pembagian tugas itu kami kelas 7 kelompok 2 laki-laki diantarkan ketempat penyablonan, ditempat itu kami ditunjukan cara menyablon oleh Pak Subetilili. Kegiatan itu sangat seru, sehabis itu kami diberikan makanan yaitu ayam lalu diberikan waktu untuk makan terlebih dahulu. Sehabis itu kami diarahkan ke ruang bengkel kayu untuk membuat gantungan kunci bersama Pak Arif. Kami diberikan gantungan kunci nya yang setengah jadi lalu kami diarahkan untuk mengelus kertas yang ada di gantungan kunci itu dengan perlahan menggunakan jari-jari tangan kiri dengan perlahan menggunakan air. Sehabis sudah pudar kami diberi minyak kayu putih untuk menghilangkan kertas nya dengan tidak menghilangkan tulisan nya, sehabis itu kami diarahkan untuk menulis nama kami di balik tulisan yang sudah di beri minyak kayu putih. Sehabis sudah menulis nama gantungan kuncinya diberikan ke Pak Arif untuk diberikan cairan supaya tidak bisa pudar lagi lalu kami diarahkan untuk memberikan gantungan kunci nya ke kakak nya untuk diberi Pilok agar tulisan nya terlihat tebal. Setelah itu tidak boleh dipegang gantungan kuncinya dan harus didiamkan sampai kering, dan gantungan kunci nya sudah jadi. Sehabis membuat gantungan kunci kami berfoto dengan baju yang sudah disablon, sehabis itu untuk mengakhiri acara di hari kedua kami berdoa untuk pulang.
Dihari ketiga kami (seluruh kelas 7) pergi kesekolah terlebih dahulu untuk berpergian bersama-sama melalui bus untuk ke satu lokasi yaitu PRPP (Maerokoco). Setelah sampai di Maerokoco perkelas berfoto didepan nama Maerokoco terlebih dahulu, sehabis itu kami masuk dan dipasangi gelang untuk masuk nya. Setelah masuk Maerokoco kami 7F diarahkan ke tempat dimana acara nya berlangsung, disana kami di tunjuk kan penampilan dari Kak Nico, Kak Clara, Kak Fira, Kak Elsa, Kak Asti, Kak Imron, Kak Vincent, Kak Ava, Kak Yudi, Kak Arga yaitu penampilan science show. Di pertunjukan science show yang pertama kami ditunjukan telur jika tidak ada garam maka akan tenggelam, tetapi jika diberi garam maka akan mengembang. Lalu pertunjukan kedua nya ada botol dimasukan air diberi cuka, lalu balon dimasukan soda kue lalu bibir balon nya dieratkan ke bibir botol, saat soda kue nya dimasukan balon bisa terpompa. Lalu pertunjukan nya yang selanjut nya adalah botol yang berisi benda yang mengapun tetapi jika ditekan tenggelam, setelah itu ada pertunjukan terakhir yaitu coca cola yang dimasukan mentos dan meledak. Sehabis pertunjukan science show perkelas dibagi tugas nya, 7A-7D akan menaiki bus dan kapal terlebih dahulu sedangkan 7E-7G akan membuat roket air terlebih dahulu. Karena saya 7F saya membuat roket air terlebih dahulu bersama kelompok Pramuka, sebelum itu kami ditunjukan cara membuat roket air nya. Cara membuat nya yaitu potong setengah bagian botol coca cola 1 lalu masukan plastisin ke setengah bagian nya (dengan kondisi tertutup). Lalu di sambungkan dengan botol coca cola lain dibagian bawah nya dan disolasi, sehabis disolasi kami diberi semacam karton lalu bagian samping nya dipotong dan diberi double tape. Sehabis itu tempel pada bawah botol dan roket air sudah jadi. Setelah roket air sudah jadi diwajib kan memberi nama kelompok, sehabis sudah membuat roket air semua, kami dipimpin untuk berkeliling Maerokoco. Saat berjalan-jalan kami diarahkan untuk berhenti disuatu tempat untuk melihat yaitu tempat wilayah Cilacap. Disana ada katrol, lingkungan kokoh, harap atap, bola listrik, halilintar, energi & daya, menara honai (permainan) dan tebak tanggal lahir. Setelah itu kami 7F pergi untuk menaiki kereta untuk berkeliling Maerokoco, setelah berkeliling menggunakan kereta, kami menaiki kapal bersama-sama. Saya sangat senang, sesudah menaiki kapal kami diberi makanan dan diberi waktu untuk istirahat makan. Sesudah istirahat kami menanam tanaman Mangrove. Sesudah itu kami berdoa pulang dan pulang ke sekolah menaiki bus. Pelajaran/pengalaman yang saya dapat adalah bisa mengetahui cara membuat klepon, bandeng lalu bisa tahu cara menyablon dan alat alat kerajinan kayu, lalu tahu fakta fakta menarik dari berbagai daerah dan fakta menarik tentang sains. Saran saya tentang kegiatan keluar sekolah ini adalah untuk memperpanjang kegiatan nya karena kegiatan ini sungguh menyenangkan.
Dengan ini saya mengakhiri artikel saya, maaf jika ada kata kata yang tidak berkenan di hati. Terimakasih sudah membaca, Gbu.
Alvino/7F/04
by chrssaa_ | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Halo halo semua warga matrix! Kali ini, SMP Maria Mediatrix sedang mengadakan fieldtrip atau studytour yang dilakukan oleh tiap angkatan dengan tujuan yang berbeda lho! Penasaran kan? Yuk simak baik baik.
Sebelumnya, kita lihat terlebih dahulu latar belakang mengapa kita melakukan kegiatan fieldtrip ini, yaitu untuk meningkatkan apresiasi peserta didik, menerapkan wawasan peserta didik terhadap dunia usaha sosial dan alam, dan yang terakhir yaitu untuk memenuhi tugas praktek penyusunan laporan dalam pembelajaran di luar.
Oh iya, teman teman pasti penasaran kan apa saja kegiatan yang dilakukan oleh tiap angkatan di SMP Maria Mediatrix ini? Mulai dari kelas 9 dulu. Kelas 9 mengadakan retret yang dilaksanakan pada Minggu 8 Januari 2023 sampai dengan Sabtu 18 Januari 2023. Kelas 8 melaksanakan kegiatan studytour di-Bali yang dilaksanakan pada Senin 9 Januari 2023 sampai dengan Jumat 13 Januari 2023. Sedangkan, kelas 7 melaksanakan kegiatan fieldtrip di 3 lokasi berbeda, yaitu Dyriana/Bandeng Juwana Pamularsih, SMK Fransiskus, dan yang terakhir di Maerokoco PRPP Semarang, pada tanggal 9 Januari 2023 sampai 11 Januari 2023. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 kelompok 1 yaitu 7A-7D (1-14) dan kelompok 2 yaitu 7D (15-28) – 7G. Kelompok 1 hari pertama di SMK Fransiskus dan hari ke dua di Dyriana/Bandeng Juwana Pamularsih. Sebaliknya, kelompok 2 hari pertama di Dyriana/Bandeng Juwana Pamularsih, dan hari ke dua di SMK Fransiskus.
Sebelumnya, saya sudah pernah berkunjung ke Dyriana untuk membeli bandeng dan oleh oleh lainnya, saya juga pernah berkunjung ke Maerokoco untuk membuat tugas vlog informatika bersama satu teman saya, dan ini adalah pertama kalinya saya berkunjung ke SMK Fransiskus. Teman teman semua penasaran kan apa yang kami lakukan saat fieldtrip? Pasti penasaran dong! Yuk simak baik baik!
HARI PERTAMA
Kita mulai dari fieldtrip hari pertama, tujuan kami di hari pertama yaitu di Dyriana/Bandeng Juwana yang terletak di Jl. Pamularsih Rata No. 70, Bongsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang. Disana kita melihat cara pembuatan klepon dan bandeng presto. Sebelum melihat pembuatan klepon dan bandeng presto kami memulai kegiatan dengan berdoa terlebih dahulu, dilanjutkan dengan perkenalan. Yang memandu kami saat pembuatan klepon yaitu Kak Wawan, Kak Vanessa, dan Bu Isti. Lalu dilanjutkan dengan senam, ada senam otak dan senam anak ayam. Setelah kita senam, kita diberi tahu cara membuat klepon serta bahan bahan untuk membuatnya. Bahan bahan untuk membuat klepon yaitu tepung ketan, gula jawa, parutan kelapa, pewarna makanan pandan, dan air. Cara pembuatan klepon ternyata gampang banget lho! Yaitu Siapkan alat dan bahan, Tuangkan tepung ketan di baskom, tuang air secukupnya, Tambahkan pewarna makanan pandan, lalu aduk sampai kalis. Lalu ambil adonan (jangan terlalu banyak) dan dibulat bulat lalu di pipihkan, kemudian tambahkan gula jawa dan tutup adonan. Nah kalau adonan sudah jadi, kita akan rebus adonan klepon hingga matang di panci dengan air mendidih. Cara mengetahui adonan klepon sudah matang yaitu adonan klepon akan mengambang ke permukaan. Kemudian klepon yang sudah jadi di beri parutan kelapa, dan klepon siap dinikmati! Pembuatan klepon ternyata se simpel itu lho, bahkan kalian bisa membuat sendiri di rumah. Setelah itu kami memakan klepon, rasa kleponnya gurih, tetapi rata rata tidak ada isinya alias zonk, hanya kurang gula jawa saja. Setelah makan klepon, kami diberikan snack dari Dyriana dan kami diberi waktu untuk makan beristirahat.
Selanjutnya, ada pembuatan bandeng presto. Pertama tama kita dikenalkan oleh yang memandu kami saat pembuatan bandeng, ada Bu Eva, Bu Yuni, dan Mbak Sutipah. Alat dan bahan membuat bandeng presto yaitu, autoclave, sekat, kuas, penyangga. Serta bahannya yaitu ikan Bandeng, jahe (untuk mematikan bau amis), kunyit (sebagai pewarna), garam, dan bawang putih. Langkah langkah pembuatannya yaitu, Kita perlu menghaluskan bawang putih dan garam dengan cara dicampur, kunyit sebagai pewarna dan jahe agar ikan tidak amis. Bagi ikan menjadi dua bagian, lalu Autoclave dan diisi dengan air secukupnya dan masukan potongan jahe nya, oh iya autoclave Dyriana/Bandeng Juwana ini di modifikasi sendiri lho! Ternyata, autoclave yang digunakan untuk membuat bandeng presto ini awalnya untuk penggunaan medis, tetapi dimodifikasi agar bisa dipakai untuk membuat bandeng presto. Presto bandengnya selama 2,5 jam hingga 3 jam, bandeng yang sudah terpotong menjadi dua dan sudah dipresto sekarang bisa dioles dengan bawang putih dan garam yang sebelumnya telah dihaluskan dan juga dioles dengan kunyit agar lebih terasa. Nah, sekarang Bandeng presto sudah bisa dinikmati! Setelah melihat pembuatan bandeng presto, kami dibagikan bandeng presto yang sudah di potong menjadi 9 bagian lalu di beri tusuk gigi agar lebih mudah untuk dinikmati. Bandeng presto ini rasanya gurih, saya aja sampai habis tiga tusuk lho, padahal kalau disajikan di rumah tidak habis hahaha:D, menurut saya bandeng presto ini cocok dihidangkan dengan nasi hangat.
Setelah kami menyincip bandeng presto, masih ada waktu banyak jadi kami disuruh untuk menyicil pembuatan laporan. Sesudah itu, waktu pulang telah tiba. Kami berdoa dan pulang. Sebenernya, rumah saya sama Bandeng Juwana hanya 700 m. Deket kan? Banget dong. Saya aja sampai disuruh pulang jalan kaki, cuma karena waktu itu cuaca sedang panas saya disuruh mama untuk ikut teman saja.
HARI KEDUA
Hari pertama fieldtrip sudah selesai nih! Sekarang kita lanjut ke hari ke dua yuk! Nah pada hari ke dua ini kami kelompok 2 melakukan kegiatan fieldtrip di SMK Fransiskus yang terletak di Jl. Wolter Monginsidi no. 22, Pedurungan Tengah, Kec. Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah. Disana kita dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok Fransiskus 3, 4 dan Magdalena 3, 4. Kelompok Fransiskus untuk laki-laki, dan Magdalena untuk perempuan. Kelompok Fransiskus menyablon dan membuat gantungan kunci dari kayu, sedangkan kelompok Magdalena menjahit untuk membuat hiasan tata busana dan membatik. Pertama tama, kita diarahkan ke aula untuk melihat penampilan dance dan akustik dari kakak SMK Fransiskus dan acara dimulai dengan berdoa. Lalu kami keluar untuk melakukan aktivitas sesuai kelompok kami. Saya mendapat kelompok Magdalena 3, jadi kegiatan pertama kami adalah hiasan tata busana. Disana kami dipandu oleh Bu Diah dan Bu Agnes. Kami diajari cara menjahit dengan teknik feston, kami membuat berbagai macam bentuk gantungan kunci dan jepit rambut. Setelah selesai menjahit, kalian juga bisa menambahkan hiasan lho! Kalian bisa request inisial nama, atau menempelkan mata dan mulut. Setelah selesai menjahit, kami beristirahat sebentar dan makan makanan yang diberi oleh sekolah. Masuk ke kegiatan ke dua yaitu membatik, kami disuruh untuk membuat kelompok berisi 5 orang. Setelah itu, kami di berikan alat untuk membatik yang bernama canting dan diberi kain untuk media membatiknya. Langkah langkah membatik yaitu, Panaskan malam terlebih dahulu. Cara mengetahui malam sudah mencair yaitu malam akan mengeluarkan asap. Setelah malam mencair, ambil malam di canting secukupnya saja jangan terlalu banyak. Mulailah membatik dengan arah bawah-atas dan kiri-kanan. Setelah selesai membatik, kami diberi kuas dan cat untuk menghias agar batik tidak terlalu polos. Setelah kami selesai membatik, kami diajak berkeliling SMK karena masih ada sisa waktu yang cukup banyak, kami berkeliling oleh kakak yang menemani kita saat membatik tadi. Kami dilihat kan aktifitas pembelajaran di SMK Fransiskus sambil menunggu waktu pulang. Setelah itu, waktu pulang telah tiba, kami berdoa bersama sama dan langsung pulang.
HARI KETIGA
Akhirnya kita sampai di fieldtrip hari ketiga/terakhir, ada yang tau hari terakhir ini kita kemana? Yup! Kita ke Grand Maerokoco! Mau tau apa yang kita lakukan di hari ketiga/terakhir fieldtrip ini? Yuk di simak! Grand Maerokoco terletak di PRPP. Kami masuk sekolah seperti biasa lalu melakukan pembiasaan pagi. Setelah melakukan pembiasaan pagi, kami keluar untuk mulai berangkat ke Maerokoco dengan bus yang disediakan oleh sekolah. Di dalam bus, kami menyetel dangdut, ada juga yang mendengar musik menggunakan earphone, ada pula yang berselfie, dan mengambil gambar saat diperjalanan. Setelah sampai di Maerokoco, kami baris dan foto per kelas. Setelah itu, kami diberi tiket masuk. Saat masuk, kita di pandu oleh Kak Imron menuju ke anjungan Semarang. Kami juga dikenalkan oleh kakak kakak yang memandu kami selama di Maerokoco. Ada kak Ara, kak Angga, kak Imron, kak Clara, kak Elsa, kak Nico, kak Vira, kak Asti, kak Ava, kak Yudhi, dan kak Vincent. Setelah perkenalan kami melihat demo sains, ada telur yang bisa mengapung di larutan garam, meniup balon dengan cuka dan soda kue, dan yang terakhir yaitu soda di campur dengan permen mentos. Setelah melihat demo sains, ada yang keluar untuk naik perahu, naik kereta, dan ada yang tetap di dalam untuk membuat roket air, 7A-7D keluar untuk naik perahu dan kereta, sedangkan 7E-7G tetap di dalam untuk membuat roket air. Saat itu kami kelas 7F mendapat bagian membuat roket air terlebih dahulu. Cara membuat roket air yaitu, Potong botol cocacola (⅓). Bulatkan plastisin, dan masukan ke bagian mulut botol lalu tekan tekan sampai rapi. Belah impraboard secara diagonal sehingga menjadi 2 bagian dan membentuk segitiga. Letakkan kepala botol yang berisi plastisin ke bawah botol yang masih utuh dan lekatkan menggunakan lakban. Belah salah satu garis impraboard. Tempelkan impraboard di badan roket menyerupai sayap menggunakan double tape atau solatip
Setelah selesai membuat roket air, kami diajak ke anjungan Cilacap untuk melihat alat peraga sains. Disana kami boleh memegang dan memainkan alat peraga sains nya. Kemudian setelah bermain main dengan alat peraga sains, kita kembali ke anjungan Semarang untuk berkeliling area Jawa Tengah menggunakan kereta. Seusai berkeliling menggunakan kereta, kami berkeliling miniatur Laut Jawa menggunakan perahu. Disana kita bisa menangkap ikan dan di bawa pulang dengan gratis lho! Karena disana banyak ikan yang melompat ke permukaan. Waktu itu kami hampir dapat, tetapi ikannya jatuh ke dalam air lagi. Seusai berkeliling miniatur Laut Jawa, kami mengambil makanan dan minuman di pujasera. Kami beristirahat dahulu sambil berteduh dan memakan makanan yang tadi sudah diberikan. Sebenarnya ada yang menjual jajanan, tetapi karena antrenya lama, saya tidak jadi membeli. Sesudah makan dan beristirahat, kami menanam mangrove di tepi miniatur Laut Jawa. Cara menanam mangrove yaitu, Pindahkan tunas mangrove ke tanah yang sudah di lubangi. Ambil kayu untuk alat bantu agar mangrove tumbuh tegak. Lalu ikat mangrove di kayu dengan tali rafia. Tutup tunas mangrove dengan tanah. Setelah kami menanam mangrove, kami mencuci tangan agar tangan bersih dari kuman dan bersih. Sesudah menanam mangrove, kami diberikan waktu bebas. Boleh bermain hp untuk selfie, menyewa motor listrik, bersantai, dan lain lain. Setelah kami diberikan waktu bebas, kami di panggil untuk ke Anjungan Semarang. Disitu kami berdoa sebelum pulang. Setelah berdoa, kami naik ke bus untuk kembali ke sekolah. Didalam bus saya sangat ngantuk, tapi karena dibelakang rame banget saya tidak jadi tidur padahal di situ saya sudah capek plus ngantuk. Sesampainya disekolah, saya turun dari bus dan langsung dijemput.
Wah.. Seru banget ya kegiatan fieldtrip kelas 7 kali ini. Selain bisa nambah pengalaman sama teman teman, kita juga bisa tau cara membuat bandeng presto, membuat klepon, menjahit, membatik, dan masih banyak lagi ilmu yang kita belum tau, walaupun sudah ada beberapa yang tau sih. Oh iya saya juga ga lupa buat berterimakasih sama bapak/ibu guru yang sudah menyelenggarakan kegiatan fieldtrip kelas 7 ini, terimakasih banyak pak/bu lopyuuu <33. Saya juga mau berterimakasih kepada kakak kakak dan bapak/ibu dari Dyriana, SMK Fransiskus, dan Maerokoco yang sudah memandu kami dalam menjalani fieldtrip ini. Mungkin tanpa adanya kalian semua fieldtrip ini juga ga bakal berlangsung. Saya sendiri juga merasa senang walaupun capek, tapi gapapa karna di sisi lain saya juga bisa dapet pengalaman pengalaman baru bersama teman.
Segitu aja deh dari saya, terimakasih yang udah mau baca artikel aku dari awal sampe akhir, semoga ga bosen yaa^^. Saya Frederica Charissa Ferdinda dari Kelas 7F pamit undur diri, bila ada kesalahan mohon di maafkan, bila ada perasaan mohon diungkapkan. Sekian terima Christian Yu, DADAAHHHH👋.
by Fedrinn | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Hari Senin
Di hari senin Kita field trip di Dyriana Pamulrasih.Disana Kita diajarkan cara membuat klepon. Di setiap kelompok sudah terdapat 1 mangkok berisi gula jawa. Kita membuat klepon dengan senang karena utu itu seru. Pada saat membuat adonan menjadi bulat ada salah satu dari kita yang lupa menaruh gula jawa jadi, pada saat salah satu teman kita memakannya klepon itu tidak manis, karena tidak ada gula jawanya. Dan ada juga klepon yang sangat besar dan gula jawanya banyak sekali. Karena klepon itu sangat banyak, ada beberapa teman kita yg mengambil lebih dari 4, karena klepon itu enak dan ada juga yg besar ada juga yang kecil. Setelah kita semua memakan klepon, kita semua melihat cara membuat Bandeng Presto karena terlalu rame jadinya aku tidak bisa melihatnya. Setelah itu setiap meja diberi Bandeng Presto untuk dicicipi. Ada yang tidak suka Bandeng Presto sehingga punya nya dimakan temannya. Ternyata bumbu Bandeng Presto hanya bawang putih dan garam saja sisanya sesuai dengan selera masing-masing. Setelah mencicipi Bandeng Presto kita masi ada beberapa jam kosong, ada yang memanfaatkanya untuk membuat laporan dan ada juga yang hanyak mengobrol dengan temannya. Setelah itu sebelum pulang kita ada sesi foto bersama kelompok dan masing-masing kelas. Setelah sesi foto bersama kelompok dan masing-masing kelas kita berdoa pulang lalu pulang kerumah.
Hari Selasa
Di hari Selasa kita Field Trip di SMK Fransiskus Jl. Wonder Mongensidi. Disana kita ada acara pembukaan jam 08.00 dan ada penampilan dance dari kakak kelas di SMK Fransiskus. Setelah itu kelompok Fransiskus 3 pergi ke lantai bawah untuk belajar menyablon kaos. Setelah kelompok Fransiskus 3 diajari cara menyablon kaos. Kaos setiap anak dari kelompok Fransiskus 3 akan di sablon yang bertulisan Field Trip Matrix 2023. Ada yang berwarna merah dan ada yang berwarna hitam. Ada yang mau menyablonnya dengan warna merah ada yang ingin menyablonnya dengan gabungan warna antara merah dan hitam, ada juga yang hanya ingin di sablon warna hitam. Setelah menyablon kita istirahat dan makan ayam bersama-sama. Setelah itu kelompok Fransiskus 3 langsung ke bengkel. Kelompok Fransiskus 3 diajarkan untuk membuat gantungan kunci dengan cara mengelus-elus dengan pelan dengan jari sedikit basah. Ada yang menggosoknya sehingga tulisan yang ada di gantungan kunci itu luntur akibat terlalu cepat. Ada juga yang berhasil tidak luntur. Setelah jadi gantungan kuncinya, gantungan kunci tersebut akan di pilok bersih. Setelah itu gantungan kunci di bawa pulang. Setelah membuat gantungan kunci, kita foto bersama-sama. Setelah foto kita persiapan pulang lalu berdoa pulang dan pulang ke rumah masing-masing.
Hari Rabu
Di hari Rabu kita berkumpul di sekolah terlebih dahulu. Di pagi rabu kita berdoa dan renungan terlebih dahulu. Setelah itu kita berkumpul di selasar kantin,setelah itu kita langsung naik ke bus masing-masing kelas dan langsung menuju ke Maerokoco. Sesudah sampai di Maerokoco kita menunggu teman-teman yang belum sampai, setelah itu kita langsung menuju aula. Kita di ajarkan cara membuat roket dari botol coca cola 1500 ml. Kita memotong atas botol dengan gunting dan diberi plastisin lalu ditempelkan di bawah botol coca cola 1500 ml yang lain. Setelah itu kita memotong diagonal kardus yang berwarna abu-abu. Lalu ditempelkan di pinggir botol coca cola tersebut. Setelah itu kita diajak untuk bermain sebentar dan ada juga yang ditebak tanggal lahirnya. Setelah bermain-main sebentar kita berkeliling sebentar setelah itu kita langsung naik mobil bersama-sama. Setelah naik mobil kita naik kapal tetapi setengah dari kelas kita terpisah karena kapalnya tidak cukup dan harus menunggu terlebih dahulu. Setelah kapalnya datang kita langsung naik kapal dan mengelilingi danau dan ada beberapa ikan lompat ke kapal. Lalu kita turun kapal dan istirahat makan siang. Setelah itu kita menanam mangrove. Setelah menanam mangroof kita diberi waktu 30 menit, ada yang menyewa motor untuk berkeliling, ada juga yang membeli minum lalu istirahat sambil melihat ikan. Setelah itu kita masuk ke aula untuk persiapan pulang lalu berdoa pulang dan langsung menuju ke bus masing-masing dan menuju sekolah kita. Pada saat kita sudah sampai di sekolah ada yang langsung pulang dan ada yang masi menunggu orang tuanya menjemputnya.
Saddha
7E/11
by Carisnats | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
FIELD TRIP SMP MARIA MEDIATRIX
Kalian tau ga sih tujuan dari SMP Maria Mediatrix mengadakan kegiatan field trip?
Sini aku kasi tau ya, jadi kegiatan field trip ini diadakan untuk miningkatkan wawasan peserta didik SMP MARIA
MEDIATRIX terhadap dunia usaha, lingkungan social dan alam.
Kegiatan field trip ini di laksanakan selama 3 hari yang berlangsung pada tanggal 9 janurari 2023 – 11 januari 2023.
Nah selama field trip di bagi 2 sesi, sesi pertama pada tanggal 9 januari 2023 pergi ke SMK ST.FRANSISKUS
Jl. Wolter Monginsidi No.22, Pedurungan Tengah, Kec. Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Sedangkan sesi dua pergi ke Bandeng Juwana Elrina Jl. Pamularsih Raya No.70, Bongsari,
Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pada tanggal 10 januari 2023 sesi 1 dan sesi 2 bertukar tempat, sesi 1 ke bandeng juwana dan sesi
2 ke SMK ST.FRANSISKUS.
Aku ada di sesi 2, jadi hari pertama pergi ke Bandeng Juwana Elrina. Di sana kita di ajarkan cara
membuat klepon dan bandeng.
Pendiri bandeng juwana bernama Alm. DR. Daniel Nugroho Setiabudhi dan istrinya yang bernama
Alm. Ida Nursanty Dra Apth, pengganti Alm. DR. Daniel yaitu Arif Honggo Wijoyo Kusmadi.
Bandeng juwana di dirikan pada 3 januari tahun 1981. Okey setelah menggenal tentang kapan berdirinya
bandeng juwana lalu siapa pendirinya dll, aku langsung aja ya kasi tau gimana cara membuat klepon
seperti yang kemarin di ajarkan oleh kakak kakak dari dyriana.
KLEPON
Yang pertama siapkan alat dan bahan yang di butuhkan.
ALAT-ALAT YANG DI BUTUHKAN:
1. Wadah/baskom
2. Sendok
3. Panci
4. Parutan
5. Takaran air
BAHAN-BAHAN YANG DI BUTUHKAN:
1. Tepung ketan
2. Pewarna makanan hijau pandan / (warna bebas)
3. Air
4. Kelapa
5. Gula jawa untuk toping bagian dalam klepon (bias di ganti keju, coklat, blubrry dll)
CARA MEMBUAT KLEPON:
Yang pertama larutkan air dengan pewarna makanan hijau pandan (warna bebas), teteskan pewarna
makanan sesuka selera. Setelah itu tuang air
perlahan ke dalam wadah yang berisikan tepung ketan, aduk hingga adonan jadi. Jika adonan sudah jadi
kita bias mulai membentuk adonan. Adonan tadi di bentuk bulat lalu digepengkan untuk diisi oleh toping.
Setelah mengisi adonan dengan toping, adonan di tutup dan di bentuk bulat lagi. Jika adonan yang sudah
di bentuk dan di isi sudah selesai, lanjut siapkan panici yang di isi air dan di rebus. Saat air sudah mulai
mendidih, masukkan adonan yang sudah di buat ke dalam air rebusan. Jika adonan klepon sudah
mengambang tandanya klepon sudah matang. Kalau klepon sudah matang angkat dan tirisan klepon
lalu siapkan kelapa yang sudah diparut, klepon yang sudah di tiriskan tadi di pindahkan ke dalam wadah
yang berisikan parutan kepala. Setelah klepon di baluri oleh parutan kelapa, pindahkan klepon yang
sudah jadi ke piring dan klepon pun siap di makann. Selamat mencoba yaa.
Nah itu tadi cara pembuatan klepon, mau tau ga cara pembuatan bandeng duri lunak dan penjelasan
tentang bandeng duri lunak? Kalua mau baca sampai akhir yaa.
BANDENG DURI LUNAK
Bandeng duri lunak hanya dapat bertahan selama 2 hari di luar freezer, dan bandeng duri lunak dapat
bertahan selama 7 hari (seminggu) di luar freezer. Bumbu-bumbu yang di gunakan untuk membuat
bandeng durilunak cukupsedikit namun memakan waktu selama 2-3 jam untuk memasak bandeng
duri lunak. Langsung aja ya aku kasi tau cara pembuatan bandeng duri lunak.
ALAT-ALAT YANG DI BUTUHKAN:
1. Auto Klave (sudah di modifikasi sendiri)
2. Mangkuk
3. Kuas
4. Sekat/Botolan
5. Lengser
BAHAN-BAHAN YANG DI BUTUHKAN:
1. Bawabng Putih
2. Jahe
3. Kunyit
4. Garam
5. Air
Yang pertama potong dan bersihkan ikan bandeng lalu buat bumbu bagian dalam. Haluskan bawang
putih dan tambahkan garam. Untuk bumbu bagian luar ikan menggunakan bubuk kunyiit yang di
larutkan dengan air. Jika bumbu dan ikan sudah siap, masukkan potongan jahe ke dalam air di aouto
klave. Tujuan jahe di masukkan ke dalam air kukusan adalah untuk mengurangi dan menetralisir bau
amis ikan bandeng. Untuk cara penggunaan bumbu nya yang pertma ambil ikan lalu oleskan bumbu
bawang putih yang di buat tadi, lalu tutupikan dan oleskan larutan air kunyit di bagian kulit ikan.
Lakukan terus hingga lengser penuh, jika sudah penuh masukkan 3 buah sekat/botolan lalu timpa
dengan lengser. Lakukan hal yang sama berulang ulang hingga aotu klave penuh. Masak selama
2-3 jam dan bandeng duri lunak sudah jadi. Itu adalah hal-hal yang saya pelajari selama berada di
sana.
Keesokan harinya aya field trip ke SMK ST.FRANSISKUS, di sana saya di ajarkan cara untuk
Membatik dan cara menjahit. Di sana saya belajar membuat gantungan kunci dengan cara
di jahit, di sana sudah di sediakan 2 potongan kain flannel yang bentuknya bermacam-macam.
Jahit kedua kain flannel menjadi satu, sisakan sedikit baian untuk memasukkan dakron. Jika sudah
memasukkan dakron, tutup kain flannel dengan cara di jahit. Setelah jadi pasangkan hiasan dan
Juga pasangkan kaitan gantungan kunci. Gantungan kunci sudah jadii.
Dan di hari ke 3 (hari terakhir field trip) kita di ajak pergi ke mariokoco. Di sana kita di ajarkan
Cara membuat roket air, juga kitamenanam bakau. Kalian tau ga cara membuat roket air? Sini aku kasi
Tau cara buat roket air nya.
ROKET AIR
Langkah pertamanya siapkan alat-alat dan bahan-bahan yang di butuhkan.
ALAT-ALAT YANG DI BUTUHKAN:
1. Gunting
2. Cutter
BAHAN-BAHAN YANG DI BUTUHKAN:
1. Solasi
2. Plastisin
3. Double tip
4. 2 botol cocacola
5. Hiasan pita (opsional)
CARA PEMBUATAN:
Yang pertama potong bagian garis yang ada di botol cocacola, lalu masukkan plastisin dan padatkan
plastisin. Setelah itu satukan potongan botol cocacola yang berisi plastisin dengn botol cocacola utuh.
Satukan bagian bawah botol cocacola utuh dengan potongan botol cocacola, lalu di solasi.
Jika sudah potong plasti upvc, potong 2 upvc dengan bentuk kotak. Saat sudah di potong dengan bentuk
kotak, potong bafian sisi kanan atas menyamping (potong miring dari sisi kanan atas ke sisi ujung
kiri bawah. Potong ke 2 plastik upvc tadi, sehingga menjadi 4 upvc berbentuk segitiga. Setelah ada 4
potong plastic upcv, potong 3 garis lurus agar menjadi sayap untuk roket. Pasang ke 4 potong sayap dari
plastic upvc ke botol cocacola tadi. Setelah sayap roket sudah di pasang, roket sudah bias di hias, hias
sesuka hati dan setelah selesai di hias roket air telah jadii.
Itulah karya-karya yang kami hasilkan dan pelajari selama kegiatan field trip kali ini. Jika ada salah
kata mohon maaf, semuga bermanfaat
dan sampai jumpa dadaa….
CARRISA NATHANIA JOICE SETIAWAN 7G/4
by Jeannatha | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
FIELD TRIP
Halo, perkenalkan saya Jeanette Nathania S. Kelas 7F nomor absen 15. Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya field trip selama 3 hari bersama teman-teman dan bapak-ibu guru pendamping.
Sebelum memulai cerita, apakah kalian tahu apa itu field trip? Field trip adalah studi lapangan yang dilakukan oleh siswa untuk melakukan kegiatan belajar yang terjadi atau dilaksanakan di luar sekolah. Metode field trip ialah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabrik sepatu, pabrik kayu, suatu bengkel mobil, toko serba ada, peternakan, perkebunan, lapangan bermain dan sebagainya.
Pada tanggal 9-11 Jan 2023, kami berkesempatan untuk melakukan field trip ke berbagai tempat yang telah dipilih oleh guru-guru yang menjadi panitia pada field trip kali ini. Pada tanggal 9, kami berkesempatan untuk dapat belajar membuat klepon dan bandeng presto di Dyriana/Bandeng Juwana. Tanggal 10, kami memiliki kesempatan yang sangat berarti untuk dapat berkunjung ke SMK St. Fransiskus untuk belajar membuat hiasan tata busana dan membuat batik. Hari terakhir field trip, yakni tanggal 11 kami bersama-sama berangkat menggunakan bis yang telah disediakan oleh sekolah untuk pergi ke PRPP ( Maerokoco) untuk melakukan beberapa eksperimen, membuat roket air, menaiki kereta mini, menaiki kapal, dan menanam mangrove.
Hari pertama field trip, 9 Januari 2023. Saya dan teman-teman kelas 7D (15-28), 7E, 7F dan 7G diminta untuk pergi ke Dryiana/Bandeng Juwana. Di Dryiana/Bandeng Juwana, kami memilik kesempatan untuk dapat bersama-sama membuat klepon dan membuat bandeng presto bersama kakak-kakak dan ibu-ibu pendamping. Saya datang ke Dryiana dengan menggunakan transportasi mandiri yang diantarkan oleh orang tua. Namun, banyak juga teman-teman yang datang bersama dengan teman lainnya.
Pada kegiatan pertama field trip hari pertama, kami di ajarkan untuk membuat klepon. Kelepon adalah makanan ringan dari bola kue beras manis yang diisi dengan gula aren cair dan dilapisi kelapa parut. Berasal dari Jawa, bola ketan berwarna hijau adalah salah satu kue tradisional yang populer dalam masakan Indonesia. Kue klepon diperkenalkan oleh imigran Indonesia kepada masyarakat Belanda sejak tahun 1950-an. Wajar saja, jika kita akan menemukan kue ini di beberapa restoran Cina, Belanda, dan Indonesia yang disebutkan dalam buku “Indisch Ieven in Netherland” yang ditulis oleh J. M. Meulenhoff. Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuat klepon:
•Alat:
1. Mangkuk,
2. Piring kertas,
3. Spatula,
4. Panci,
5. Saringan.
•Bahan:
1. Tepung ketan,
2. Gula merah,
3. Pewarna makanan,
4. Air panas,
5.Gula pasir,
6. Parutan kelapa.
•Langkah- langkah:
1. Masukan tepung ketan dan gula pasir yang sudah disediakan kedalam mangkuk.
2. Masukan air panas ke dalam mangkuk yang berisi tepung ketan dan gula pasir, kemudian aduk menggunakan spatula.
3. Aduk adonan hingga tercampur dengan merata dan sudah kalis.
4. Masukkan pewarna makanan secukupnya, aduk hingga warna merata.
5. Setelah warna tercampur merata, ambil sedikit adonan lalu pipihkan membentuk bulat menggunakan kedua telapak tangan.
6. Kemudian, masukkan gula merah yang sudah di iris-iris di atas pipihan adonan.
7. Bulat-bulat adonan hingga isi dari klepon yakni gula merah sudah tidak terlihat.
8. Setelah membuat adonan klepon dengan cukup banyak, masukkan air kedalam panci dan tunggu hingga air mendidih.
9. Jika air sudah mendidih, masukkan adonan klepon ke dalam panci secara hati-hati agar klepon tidak pecah. Tunggu hingga 10-15 menit hingga matang.
10. Setelah matang, angkat klepon menggunakan saringan.
11. Kemudian taruh parutan kelapa yang sudah disiapkan sebelumnya diatas piring kertas.
12. Taruh secara perlahan adonan klepon kedalam piring kertas yang sudah diberi parutan kelapa. Baluri klepon dengan parutan kelapa.
13. Klepon sudah siap disajikan.
Pada kegiatan kedua field trip hari pertama, kami diajarkan untuk membuat bandeng presto. Ikan bandeng adalah ikan pangan populer di Asia Tenggara dan Oseania. Ikan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam suku Chanidae. Dalam bahasa Bugis dan Makassar dikenal sebagai ikan bolu, dalam Bahasa Tagalog sebagai bangus, dan dalam bahasa Inggris sebagai milkfish. Berikut ini adalah langkah-langkah membuat bandeng presto:
•Alat:
1.Pisau,
2. Talenan,
3. Piring,
4. Panci presto/autoclave.
•Bahan:
1. Ikan bandeng,
2. Garam,
3.Jahe,
4.Kunyit,
5. Air,
6. Bawang putih.
•Langkah-langkah:
1. Belah ikan bandeng menjadi 2, lalu baluri dengan bumbu-bumbu yang telah disiapkan.
2. Setelah membaluri ikan bandeng dengan bumbu-bumbu, siapkan panci presto/autoclave dan masukkan air kedalamnya.
3. Kemudian taruh ikan kedalam panci presto, hidupkan api lalu tutup.
4. Masak ikan bandeng sekitar 10-15 menit.
5.Buka tutup panci, biarkan uap keluar sampai habis. Angkat ikan. Hidangkan bandeng presto selagi hangat bersama nasi atau digoreng dahulu.
Hari kedua field trip, 10 Januari 2023. Pada tanggal 10 Januari 2023, atau lebih tepatnya hari Selasa, saya dan teman-teman melakukan field trip ke sekolah SMK St. Fransiskus. Hari kedua ini, kami diajarkan untuk membuat hiasan tata busana yakni gantungan kunci yang terbuat dari kain flanel, jepitan rambut dan membatik. Namun kami di bagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok putra dan putri. Kelompok putra membuat hiasan kayu dan menyablon, kelompok putri membuat gantungan kunci, jepitan rambut dan membatik. Kegiatan pada hari kedua ini sangat seru dibandingkan dengan hari pertama. Pada hari kedua ini, banyak kakak-kakak pendamping yang bersekolah di SMK St. Fransiskus yang sangat baik dan sabar saat mendampingi kita membuat gantungan kunci, jepitan rambut dan membatik.
Karena kelompok putri memiliki kegiatan untuk membuat hiasan tata busana yaitu gantungan kunci dan jepitan rambut. Maka pada kegiatan pertama pada kelompok putri adalah membuat hiasan tata busana. Membuat hiasan tata busana juga sangat berguna untuk mengisi waktu luang. Pada kegiatan membuat hiasan tata busana, saya memilih untuk membuat gantungan kunci yang terbuat dari kain flanel yang dijahit dan diisi oleh dakron atau busa. Sebenarnya kita dapat membuat jepitan rambut juga, tetapi saya lebih memilih untuk menjadikannya sebagai gantungan kunci. Berikut ini langkah-langkah membuat gantungan kunci:
•Alat:
1.Jarum,
2.Lem tembak,
3.Gantungan kunci,
4. Gunting.
•Bahan:
1.Benang,
2.Kain flanel,
3.Dakron/busa,
4.Pernak-pernik.
•Langkah-langkah:
1.Pilih warna kain flanel yang ingin di pakai untuk membuat gantungan kunci.
2.Setelah memilih warna, pilih bentuk yang akan digunakan untuk membuat gantungan kunci.
3. Kemudian potong bentuk yang telah dipilih menggunakan gunting sebanyak 2 potongan yang sama besar.
4. Siapkan jarum dan benang. Masukkan benang ke dalam lubang jarum, setelah itu simpulkan ujung benang agar dapat terkunci dan tidak lepas saat sedang menjahit.
5. Satukan 2 kain flanel yang sudah dipotong, kemudian mulailah menjahit.
6.Setelah tersisa sedikit lubang yang belum dijahit, masukkan dakron atau busa ke dalamnya agar dapat lebih berisi.
7.Lanjutkan menjahit hingga lubang selesai di jahit semua dan tidak berlubang.
8.Pasang manik-manik/pernak-pernik yang ingin ditempelkan. Jika sudah, tempel menggunakan lem tembak.
9. Setelah memasang pernak-pernik, kemudian pasangkan gantungan kunci di atasnya dengan dijahit.
10.Gantungan kunci buatan sendiri sudah dapat digunakan.
Pada kegiatan kedua, kami diajak untuk membuat batik. Apakah kalian tahu batik berasal dari daerah mana? Batik adalah sebuah warisan kesenian budaya orang Indonesia, khususnya daerah Jawa yang dikuasai orang Jawa dari turun temurun. Dan apakah kalian pernah berpikir bahwa membatik itu merupakan hal yang mudah? Nyatanya membatik adalah kegiatan yang cukup sulit, karena kita harus memperhatikan agar malam yang cair yang sudah dipanaskan tidak tumpah dan tidak menetes. Karena apabila malam cair yang panas itu menetes ke tangan, hal yang tidak diinginkan mungkin dapat terjadi. Salah satunya kulit tangan dapat melepuh. Maka saat membatik kita dihimbau untuk selalu berhati-hati saat ingin membatik, terlebih lagi saat pertama kali/sedang belajar membatik. Berikut ini adalah langkah-langkah membuat batik:
•Alat:
1.Canting,
2.Kanvas yang sudah diberi gambar menggunakan pensil,
3.Kuas,
4.Wajan,
5.Botol plastik bekas,
6. Pemantik.
•Bahan:
1.Air,
2.Malam,
3.Cat.
•Langkah-langkah:
1.Siapkan wajan kecil yang biasanya digunakan untuk membuat batik, nyalakan api dengan pemantik dan tunggu hingga panas.
2.Setelah dirasa sudah cukup panas, masukkan malam diatas wajan kecil tersebut. Tunggu hingga malam mencair dan tidak bergumpal.
3.Jika malam sudah panas dan mencair, ambil canting dan posisikan lubang canting di atas terlebih dahulu. Lalu malam panas dari wajan tersebut diambil dengan canting seperti menyerok.
4. Mulailah membatik sesuai garis yang sudah digambar sebelumnya.
5.Setelah selesai memberikan malam cair panas di setiap garis. Tunggu kering sekitar 2 menit, lalu mulai mewarnai dengan cat yang sudah di beri air menggunakan kuas.
6.Tunggu hingga warna-warna sudah kering sekitar 1 hari/24 jam di bawah sinar matahari.
7.Setelah kering, batik sudah dapat di pajang atau dijadikan sebagai hiasan.
Hari ketiga field trip / hari terakhir, 11-Jan-2023. Hari di mana hari itu adalah hari terakhir kami field sekaligus hari yang paling seru dan menyenangkan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Seperti yang kalian baca di awal, pada hari terakhir ini kami field trip ke PRPP (Maerokoco). Di sana kami diajak untuk melakukan beberapa eksperimen, diajarkan membuat roket air, menaiki kereta mini, menaiki kapal air, dan menanam tanaman bakau.
Pada hari terakhir ini sangat menyenangkan karena kami semua berangkat menggunakan bis yang telah disediakan oleh sekolah. Mula-mula kami semua diminta untuk berkumpul disekolah jam 06.50, melakukan pembiasaan pagi di kelas masing-masing lalu berkumpul di teras kantin. Kami menunggu sekitar 10 menit, 10 menit tersebut kami dijelaskan apa yang akan kami lakukan di Maerokoco nanti. Kami juga menunggu giliran setiap kelas masuk ke dalam bis yang sudah di tentukan. Perjalanan sekitar 30 menit untuk menuju ke Maerokoco. Setelah sampai, kami di minta untuk baris terlebih dahulu untuk masuk ke area Maerokoco lalu berjalan menuju aula Maerokoco.
Di Aula Maerokoco, kami membuka kegiatan dengan doa pembuka yang di pimpin oleh murid kelas 7D. Setelah melakukan doa pembukaan kegiatan, selanjutnya kami diajak oleh kakak-kakak pendamping untuk melakukan beberapa eksperimen. Terdapat 4 eksperimen, yaitu eksperimen terhadap telur, eksperimen botol yang memiliki tekanan udara, eksperimen coca cola, dan eksperimen balon. Eksperimen pertama yaitu eksperimen terhadap telur, eksperimen terhadap telur ini terdapat 2 jenis. Yang pertama untuk membedakan telur yang sudah matang karena di rebus dan yang belum matang/mentah, dengan cara memutarkan telur. Yang berputar lebih cepat dan durasi berputar relatif cukup lama maka itu adalah telur yang matang, dan jika yang berputar sedikit pelan dan durasi berputar relatif cepat maka itu adalah telur yang masih mentah. Lalu eksperimen terhadap telur yang kedua adalah membuat telur dapat melayang di air saat diberi garam. Telur dalam air dapat melayang saat diberi garam sebab massa jenis larutan garam dan air meningkat sehingga gaya angkat yang dialami telur dari berat air yang dipindahkan akan meningkat dan telur menjadi melayang.
Setelah melakukan beberapa eksperimen tersebut, kami melanjutkan untuk membuat roket air dari botol plastik bekas. Sistem kerja roket airnya adalah, botol akan meluncur apabila diberi tekanan udara yang tinggi berasal dari pompa dan di dalamnya telah diberi air sekitar seperempat sampai sepertiga dari isi botol untuk menghasilkan tenaga semburan yang lebih besar. Berikut ini langkah-langkah membuat roket air:
•Alat:
1.Cutter,
2.Gunting,
3.Solasi,
4.Penggaris.
•Bahan:
1.Plastisin,
2. 2 Botol Coca-Cola.
•Langkah-langkah:
1.Siapkan 2 botol Coca-Cola, ambil salah satu lalu potong menjadi 2. 1 botol lainnya disimpan.
2.Ambil potongan botol bagian tutup atau bagian atas botol.
3.Masukkan plastisin kira-kira sekitar 150 gram, padatkan.
4.Ambil botol yang masih utuh, tempel kan bagian potongan tutup botol atau atas botol yang sudah diberi plastisin tadi ke bawah botol yang masih utuh menggunakan solasi.
5 . Setelah digabungkan dengan solasi, buat 4 sayap lalu tempel kan di luar botol.
6. Roket air sudah siap diluncurkan.
Setelah membuat roket air, kemudian kelompok 7E, 7F dan 7G melanjutkan menaiki kereta mini untuk melihat-lihat rumah-rumah di setiap daerah. Setelah menaiki kereta mini, dilanjutkan dengan menaiki kapal air. Saat menaiki kapal air, banyak ikan-ikan yang loncat-loncat bahkan sampai loncat ke atas kapal kami. Di kapal, kami juga banyak menyapa kakak-kakak dan mungkin adik-adik sekolahan yang mungkin sedang field trip juga.
Lalu setelah turun dari kapal, kami diberi oleh guru-guru seperti rice bowl yang berisi nasi goreng. Kami diberi waktu istirahat sekitar 15 menit. Setelah istirahat, kami bersama-sama menuju ke suatu tempat bersama kakak-kakak pendamping untuk menanam tanaman bakau. Setelah menanam tanaman bakau, kami semua diminta untuk kembali ke Aula Maerokoco untuk melakukan doa penutup. Kemudian kami kembali ke tempat parkiran bis untuk melakukan perjalanan pulang. Perjalanan sekitar 30 menit, kami sampai ke sekolah pukul 14.00. Sekian cerita saya field trip selama 3 hari. Terimakasih.