Parenting

Melalui kegiatan ini orang tua dan guru bersama-sama dalam satu forum belajar bersama mengenai perkembangan peserta didik.

Disconect to Reconect: Membatasi Layar Melejitkan Potensi

Narasumber: Dr. Elizabeth Wahyu Margareth Indira, S.Psi., M.Pd., Psikolog

Pada parenting kali ini membahas mengenai kondisi terkini penggunaan teknologi dan kemajuan perkembangan pembelajaran anak.

Bagaimana cara membatasi penggunaan gawai pada anak tanpa membuat mereka merasa dikekang?

Buatlah aturan dan kesepakatan bersama secara konsisten, bukan sekadar larangan sepihak dari orang tua. Terapkan batasan yang jelas, seperti mematikan layar 30 menit sebelum tidur dan mengisi daya gawai di luar kamar. Jika anak melanggar, berikan konsekuensi logis yang sudah disepakati untuk melatih rasa tanggung jawabnya.

Apa yang harus dilakukan orang tua saat membatasi waktu layar (screen time) anak agar mereka tidak marah atau jenuh?

Sediakan kegiatan pengganti yang positif untuk menguatkan bonding (ikatan) keluarga. Ingatlah bahwa anak lebih membutuhkan “koneksi hati” daripada koneksi internet. Mulailah dengan menyingkirkan gawai saat di meja makan, menatap mata anak, dan memperbanyak waktu mengobrol atau bermain bersama.

Bagaimana sikap yang tepat jika anak terpapar konten negatif (seperti pornografi) atau merasa dikucilkan temannya karena jarang bermain game?

Hadapi dengan tenang dan jangan langsung marah. Ajak anak berdiskusi dari hati ke hati dan berikan edukasi yang tepat (misalnya, edukasi seksualitas oleh orang tua dengan gender yang sama). Terkait pergaulan, bimbing anak untuk mandiri dan berani memilih circle pertemanan yang sehat serta mendukung pertumbuhan mereka.

Tanggap Tantangan Games, Internet, Pornografi

Dr. Christin Wibowo, Psikolog

Pada webinar kali ini membahas mengenai tiga tantangan dari perkembangan zaman yaitu games, internet, dan pornografi.

Di mana posisi orang tua dalam membimbing anak?

Membimbing anak SMP orang tua harus memposisikan diri di sebelah anak. Sebagai orang tua, kita harus upgrade pengetahuan.

Sex education

Sex education bukan pelajaran tentang hubungan seks pasutri. Ada modul dari WHO mengenai sex education. Orang tua memiliki peran penting karena memiliki waktu paling banyak dengan anak.
Unduh Modul

 

Menghadapi konflik dengan anak

Dalam menghadapi konflik dengan remaja orang tua perlu menonjolkan perasaan daripada perintah, “Pokoke.” Jadilah orang tua yang asyik, bukan toxic.

Ajarkan anak untuk mengendalikan karena orang tua tidak akan selamanya bisa mendampingi.

Koneksikan perasaan dengan anak. Pastikan hasilnya positif. Ketika orang tua meminta anak melakukan sesuatu, jangan lupa untuk melibatkan perasaan mereka.

Anak memiliki daya tahan sendiri dan memiliki dogma-dogma.

Ayah dan Ibu merupakan malaikat yang paling tepat untuk anak-anak. Selama kita memperlakukan anak-anak dengan kasih dan tidak ditumpangi oleh emosi lain.

Remaja Butuh Dipahami

Narasumber: Henny Setiawati, M.Psi

Pada webinar kali ini membahas mengenai tiga pertanyaan remaja pada masa perkembangan menuju kedewasaan . 

Apa aku normal?

Remaja sering kali mencemaskan bagaimana penampilan fisiknya, membandingkannya dengan orang lain. Membandingkan dirinya dengan temanya, atau bahkan adalah idolanya. Perbandingan ini meliputi fashion, style, cara berpikir, dan kebiasaan. Untuk penjelasan yang lebih lengkap ayo lihat video “Remaja Butuh Dipahami”.

Apa aku dicintai?

Remaja memiliki keinginan untuk mencari bentuk-bentuk penerimaan. Selalu ada pergumulan apakah ia akan mengikuti teman-temannya, atau ia punya pandangan sendiri. Kita akan membahas mengenai hubungan remaja, persahabatan, pacaran, dan sebagainya. Lebih lengkapnya, ayo saksikan video “Remaja Butuh Dipahami” berikut.

Apa aku mampu?

Ada rasa ingin mandiri dari seorang remaja. Mereka akan selalu bereksperimen terhadap berbagai aktivitas. Dilain pihak masih terdapat keinginan untuk bergantung dengan orang lain. Apa tantangan terbesar dari remaja untuk menentukan keinginan mandiri? Ayo kita simak vide “Remaja Butuh Dipahami”.

Siap-Siap untuk Webinar Parenting dengan Topik Baru dan Hangat Ya!

Kita jumpa lagi bulan April. Berikan usulan topik melalui kontak berikut ya!

Form Usulan Topik

7 + 4 =