by Jocelyncelicia | Jan 16, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Pada hari pertama, kita pergi ke dyriana. Di dyriana kita membuat klepon, dan kita bisa memakan klepon buatan sendiri. Beberapa klepon tidak ada gula jawanya, tetapi seru. Lalu kita diberi tahu cara membuat bandeng presto. Kata pendampingnya, bandeng ini dimasak selama 3 jam. Kita juga diberi bandeng presto untuk dimakan.
Pada hari kedua, kita pergi ke smk st. Fransiskus. Disana kita diberi pertunjukan dance dari kakak-kakak disana.
Lalu kita diajarkan untuk membatik. Habis membatik kita mewarnai hasil batik. Lalu kita diajarkan menjahit, saat menjahit saya membuat hati dengan bantuan kakak-kakak pendamping disana.
Dan pada hari ketiga, kita pergi ke Maerokoco. Disana kita diberikan pertunjukan sains oleh kakak-kakak pendamping disitu. Setelah itu kita diajak berkeliling pakai sebuah mobil. Setelah itu kita menaiki kapal. Dikapal itu ada ikan bandeng yang masuk ke kapal kita. Setelah itu kita membuat roket air bersama kelompok pramuka. Setelah membuat roket air, kita peri menanam tumbuhan mangrove. Setelah itu kita beristirahat. Setelah beristirahat, kita pulang ke sekolah pakai bis.
by lovingjaem | Jan 16, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
1. Agar murid bisa mendapat pengetahuan lebih dari luar sekolah, dan mendapat banyak pengalaman
2. Hari senin sampai rabu (9-11 januari 2023)
3. -SMK Fransiskus
-Bandeng Juwana/Dyriana
-Grand Maerakacaa
4. Pernah, ke Grand Maerakaca
5. Lokasi 1: Bu Ana, Bu Yohana, dan kakak kakak dari SMK Franciskus
Lokasi 2: Pak Wawan, Bu Veronica
Lokasi 3: Kak Clara, Kak Nico, Kak Vincent
6. Pengalaman saya saat di lokasi 1 adalah, saya mendapat hal baru, saya bisa menjahit meskipun tidak rapi, dan saya juga dapat menyanting dan melukis bersama teman sekelompok. Saat di lokasi 2, saya mendapat hal baru juga, saya tau bahan” untuk membuat bandeng presto dan bahan” membuat klepon. Dan di lokasi ke 3, saya mendapat banyak pengalaman yang menarik, saya daoat membuat roket air bersama teman, saya lebih tau akan sains, dan dapat berinteraksi dengan lingkungan.
7. Pada lokasi 1, saya tertarik melukis di kain, karena saya lebih suka seni. Pada lokasi 2 saya tertarik dengan cara membuat klepon, karena sangat menyenangkan. Pada lokasi ke 3 saya tertarik saat naik perahu, karena kelas 7D dapat ikan 😻😻.
8. Karena baru pertama kali ke lokasi 1 dan 2, pada lokasi 3, karena pertama kali menaiki perahu.
9. Pembelajaran yang saya dapatkan adalah saya dapat lebih bertanggung jawab. Dan saya dapat mengetahui cara membuat klepon, cara menjahit, dan cara menyanting menggunakan malam.
10. Saran saya dalam kegiatan luar sekolah ini bisa lebih diperpanjang waktunya, karena lebih banyak berinteraksinya dan agar tidak keterusan untuk memegang hp.
by riri | Jan 16, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Hai teman – teman semua nama ku Alexandra Richelle Fidelia Kurniawan. Nama panggilan ku adalah Richelle. Disini saya akan menceritakan tentang kegiatan fieldtrip kelas 7.
Senin tanggal 9/1/23 adalah hari pertama aku fieldtrip ke SMK
St.Fransiskus yang terletak di Jln. Wolter Monginsidi No.22, Semarang
Kita didampingi oleh beberapa bapak ibu guru dan kakak – kakak pendamping.
Di SMK St. Fransiskus terdapat dua kegiatan yaitu menjahit gantungan kunci dan jepit, membatik menggunakan malam yang dipanaskan.
Tujuannnya adalah menambah pengetahuan ilmu, mengapresiasi peserta didik
Selasa tanggal 10/1/23 adalah hari kedua aku fieldtrip ke Dryana yang terletak di Bandeng Juwana, Jln. Pamulrasih Raya No 70, Semarang
Kita didampingi oleh bapak ibu guru dan kakak pendamping.
Disitu aku membuat klepon dan melihat proses pembuatan bandeng dan mencoba bandengnya.
Rabu tanggal 11/1/23 adalah hari ketiga aku fieldtrip ke PRPP (MAEROKOCO) kita disana juga didampingi oleh Kak Nico, Kak Clara, Kak Elsa, Kak Asti, Kak Vincent. Disana kita jalan – jalan ke taman bermain, melihat pertunjukan sains, naik kereta, naik kapal, membuat roket air.
Terimakasih.
by Jessica tampubolon | Jan 16, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Halo teman-teman,bapak ibu guru dan karyawan.Kita panjatkan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa,Pada hari ini saya telah membuat laporan yang berisi tentang informasi dan proses selama berkegiatan di luar sekolah atau fieldtrip.
Maka dari itu, mari kita simak baik-baik ya teman-teman,bapak ibu guru dan karyawan.
Lokasi pertama:
Dyriana Bandeng Juwana
Jl.Palmurasih Raya No 70
Bongsari,Kec.Semarang Barat
Kota Semarang,Jawa Tengah
Kode pos:50148
Pemandu:
– Kak Vanessa
– Kak Wawan
– Bu Yuni
– Bu Isti
Saya disana juga diajarkan cara membuat klepon dan cara membuat/mengolah Bandeng Presto.Banyak manfaatnya saya jadi mengerti cara pembuatan klepon dan bandeng.
Lokasi kedua:
Smk Fransiskus
Jl.Wolter Monginsidi No 22
Pedurungan tengah,Kec Genuk
Kota Semarang,Jawa Tengah
Kode pos:50117
Pemandu:
– Bu Agnes
– Bu Stefani
– Bu Diah
Di sana saya belajar banyak hal yaitu menjahit,Membatik.Disana saya membuat gantungan kunci dengan cara dijahit,Walaupun awal-awalnya susah saat menjahitnya tetapi lama-kelamaan seru.Membatik awalnya saya tidak tau caranya untuk membatik tetapi disana saya dibantu oleh kaka-kaka dan diperlihatkan cara membantik yang baik dan benar,Setelah membatik disana saya lukis juga hasil batik yang sudah dibuat bersama kelompok.
Lokasi ketiga:
Tawangsari,Kec Semarang Barat
Kota Semarang,Jawa tengah
Kode pos:50144
Pemandu:
– Kak Niko
– Kak Clara
– Kak Elsa
-Kak Fira
– Kak Asti
– Kak Affa
– Kak Arga
– Kak Vincent
Saat itu saya fieldtrip ke Maerokoco bersama teman-teman saya, Disana kami ditunjukan langsung tentang eksperimen-eksperimen yang menarik yang pertama ditunjukan cara membedakan telor yang sudah matang sama dibedakan telor yang masih mentah dan yang kedua diperlihatkan eksperimen tentang air dan garam, Piped yang dimasukkan dalam aura bisa mengambang dan tenggelam sains yang ketiga mentos yang dimasukan
cocacola dengan keadaan tertutup kemudian yang terakhir kami dipandu untuk membuat roket air.
Sekian dari saya Jessica Manuella Gendis Tampubolon dari kelas 7F no absen 16 mohon maaf jika ada salah kata sekian dan terimakasih 👏🏻
by Abi | Jan 16, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
FIELD TRIP SMP MARIA MEDAITRIX KELAS 7
Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam Pak Yus dan teman teman, Kali ini Saya akan memberitahukan pengalaman menarik saya pada saat fieldtrip tanggal 9 Januari 2023 sampai dengan tanggal 11 Januari 2023. Pada hari pertama, tanggal 9 Januari 2023, saya dan teman teman pergi ke Dyriana di jalan Pamularsih. Di Dyriana kami di ajarkan untuk membuat klepon dan memakan bandeng tulang lunak. Kami mencoba untuk membuat Klepon.
Bahan – Bahan untuk klepon adalah :
1. Gula Jawa
2. Tepung ketan
3. Pewarna hijau
Cara untuk pembuatan Klepon adalah,Tepung ketan di buat bulat bulat dan juga di isi dengan gula jawa. Setelah itu Klepon nya di rebus bersama sama dengan anak 7D, 7E, 7F dan 7G. Setelah itu kami memakan klepon bersama sama, rasanya manis dan gurih. Setelah iu kami beristirahat dan kami di beri bandeng tulang lunak rasanya enak dan empuk. Nah setelah itu kami pulang jam 12 dan di tutup dengan berdoa.
Pada hari ke dua tanggal 10 – Januari – 2023, Kita pergi ke SMK Fransiskus di jalan Wolter Monginsidi . Acara di mulai jam 08.00 Pagi. Di sana kami di sambut meriah dengan Kakak – Kakak yang asik, kami di arahkan ke lantai 2 dan di situ kami pergi ke aula nya, Sebelum pergi ke aula kami harus menandatangan kelompok- kelompok kami . Kelompok kami terdiri dari Gladwin, Mathew, Justine, Marvel, Rafa dan ada anak – anak 7G.
Acara di awali dengan Doa bersama dan di lanjut dengan melihat tarian Kakak kakak cantik di SMK Fransiskus . Setelah itu kami semua di arahkan ke gudang pembuatan kayu dan yang cewe cewe di arahkan ke pembuatan batik.
Kami dan teman teman awal nya pergi ke gudang kayu untuk membuat gantungan kunci, dengan cara mengosok pelan pelan kayu nya supaya tulisan nya tidak hilang, setelah itu gantungan kunci nya di semprot supaya makin terlihat jelas tulisan nya dan di pilox. Kami beristirahat bersama sama dan di beri ayam goreng, kami makan bersama sama di sana. Istirahat nya cukup lama dan di lanjutkan dengan menyablon baju. Pertama tama kita siapakan baju polos dan nanti akan di berikan sebuah papan untuk meletakan baju nya. Dan baju nya langsung di sablon, di tunggu sampai kering dan di pakai untuk foto bersama dalam kegiatan menyablon. Kegiatan di SMK Fransiskus di tutup dengan doa bersama Pak Damar.
Pada hari ketiga kami pergi ke Maerokoco – Semarang
Kami pergi ke sekolah dahulu seperti masuk sekolah biasanya. Kami pembiasaan pagi dahulu dan di lanjutkan olej informasi informasi yang akan kita lakukan bersama di Maerokoco bersama Wali kelas.
Setelah itu bis pun datang dan kita di arahkan untuk ke lapangan. Semua kelas 7 berada di lapangan semua sembari menungu bis yang akan kita gunakan. Sebelum masuk bis kita sudah di pandu oleh Bapak, Ibu Guru. Kita memasuki bis sesuai dengan kelas masing masing. Perjalanan ke Maerokoco tidak begitu jauh. Sesampai nya di sana kami diajak untuk foto bersama antar kelas dan masuk ke Maerokoco dengan menggunakan tiket. Di Maerokoco kami langsung pergi ke aula sambil melihat lihat pemandangan yang indah di sana. Setelah itu kami di berikan pengertian pengertian dan uji coba barang barang yang akan kita buat. Setelah di beri pengertian kita membuat roket air.
Alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat roket air adalah :
– Botol coca-cola 1500 ml x 2
– Plastisin 150 gr (3x3x5 cm)
– Isolasi/lakban bening lebar 2 cm
– Cutter besar
– Gunting
– Penggaris
– Double tape 1 roll
– Infraboard
Langkah langkah yang dibutuhkan untuk membuat roket air adalah :
1. Potong botol kurang lebih 1/3 nya.
2. Bulat-bulatkan plastisin lalu masukkan ke bagian botol yang ada mulut botolnya dan dirapikan.
3. Belah infraboard secara diagonal, dan menjadi 2 bagian berbentuk segitiga.
4. Taruh kepala botol ke bagian bawah botol yang masih utuh, rekatkan menggunakan lakban.
5. Belah salah satu garis (garis yang ada kotak kotaknya) segitiga infraboard.
6. Tempelkan infraboard tadi di bagian bawah roket.
7. Rekatkan ujung-ujung sirip infraboard dengan lakban.
Setelah selesai membuat roket air kita di ajak jalan jalan dengan menaiki perahu dan memutari danau nya. Di tengah tengah danau terdapat ikan badeng yang besar besar dan meloncat ke dalam kapal. Susana itu lah yang membuat seru. Setelah itu kami Istirahat dan makan bersama, Setelah selesai istirahat kami menanam Tumbuhan Mangrove di dekat danau. Walaupun suasana nya sangat panas kami tetap menikmati menamam Mangrove.
Setelah itu kami pulang dengan menaiki bis yang sama seperti berangkat nya, Kami bermain, mengobrol dengan asik di bis. Dan tidak terasa kita sudah sampai di sekolah. Dan Dan Field Trip SMP MM kelas 7 sudah berakhir.
by E_Vieve_G | Jan 15, 2023 | Kegiatan Luar Sekolah
Hai haii semuanya kali ini aku Nessa 7F akan menceritakan semua hal seru yang aku alami waktu Field trip kemarin. Dibaca baik baik yaa…
Pertama-tama aku bakal kasih tau kalian tujuan dasar dari field trip ini. Tujuan dasarnya adalah :
• Untuk meningkatkan apresiasi.
• Untuk praktek menyusun laporan/artikel.
• Meningkatkan wawasan peserta didik di lingkungan sosial dan alam.
Nah jadi kegiatan Field trip ini dilaksanakan pada tanggal 9-11 Januari 2023. Ada 3 tempat yang dikunjungi oleh para siswa/i saat field trip yaitu :
~ Dyriana/Bandeng Juwana
° Lokasi : Jl. Pamularsih Raya No. 70, Bongsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah 50148
~ SMK St. Fransiskus
° Lokasi : Jl. Wolter Monginsidi No.22, Pedurungan Tengah, Kec. Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah 50117
~ Grand Maerokoco
° Lokasi : Jl. Yos Sudarso, Tawangsari, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah
Yuk di scroll lagi kebawah buat baca pengalaman dan kegiatan aku dengan siswa/i lainnya saat field trip kemarin. Untuk lokasi yang pertama dan kedua, ini baru kali pertama aku mengunjungi tempat tersebut, tetapi untuk Maerokoco ini sudah kali kedua aku mengunjungi tempat tersebut. Untuk di lokasi pertama kami semua dipandu oleh Kak Wawan dan Kak Vanessa dan juga dengan Ibu Sutipah dan Ibu Veronica. Nah untuk di lokasi yang kedua kami dibimbing oleh Ibu Dyah, Bu Agnes, Pak Rubertus dan beberapa kakak-kakak SMK St Fransiskus. Untuk di lokasi yang ketiga kami dipandu oleh Kak Nico, Kak Clara, Kak Imran dan 5 kakak yang lain.
Untuk di Dyriana ini kita punya 2 sesi nih guys, Sesi pertama yaitu membuat klepon dan sesi kedua yang membuat bandeng duri lunak
Di sini aku mengetahui bagaimana cara pembuatan klepon dan melakukannya secara langsung. Awalnya aku kira gampang guys, ternyata klepon harus cepat – cepat dimasukkan kedalam panci agar gula didalamnya tidak meleleh. Jika terlalu lama diletakkan di piring, klepon akan menjadi lengket dan susah untuk diangkat. Setelah matang kami semua pun memakan klepon yang sudah dibalurkan dengan parutan kelapa. Sebenarnya saya agak kecewa karena banyak sekali klepon yang tidak ada isinya.
Lalu kegiatan selanjutnya, kami mengetahui bagaimana cara membuat bandeng presto. Kami diberi kesempatan untuk maju dan melihat secara langsung. Ada banyak anak yang maju kedepan untuk melihatnya, kami sangat antusias di kegiatan tersebut. Bau dari bumbu yang digunakkan untuk memberi rasa pada bandeng sangatlah menyengat, banyak yang mengatakan bahwa bumbu itu bau. Tetapi menurut saya bumbu itu tidak bau, dan cukup harum karena saya mencium beberapa bau bumbu dapur salah satunya adalah bau kunyit.
Lanjut ke lokasi yang kedua yaitu SMK St Fransiskus…
Di lokasi kedua ini, aku belajar menjahit dengan teliti dan rapi. Belajar membatik untuk pertama kalinya. Walaupun tanganku sempat terkena malam karena kecerobohan diriku sendiri, kegiatan membatik ini tetap menyenangkan. Pada saat mengecat kami tidak memperhatikan kerapihan warnanya, tetapi hasil dari batik yang kami buat tetap bagus dan menjadi unik. Dengan warna gradasi antara warna pink dan biru untuk bunga dan warna hijau dan kuning untuk tangkai dan daunnya. Kegiatan tersebut sangat seru walaupun berantakan dan jari kami kotor.
Lanjut lagi nih.. ke lokasi yang ketiga yaitu Grand Maerokoco
Sebenarnya saya sudah pernah ke lokasi ketiga ini yaitu saat saya dan teman saya mengerjakan tugas TIK kami. Cuacanya memang sangat panas tetapi tetap menyenangkan dengan adanya sains show saat awal acara. Ada telur mentah yang mengambang di air, pipet yang naik turun karena tekanan botol, balok yang mengembang karena campuran soda kue dan cuka, dan puncaknya yaitu air mancur Coca cola yang ditimbulkan karena banyaknya permen Mentos yang masuk dalam minuman bersoda itu. Setelah sains show kami dibagi menjadi beberapa kelompok, ada yang naik kereta dan perahu, ada yang berjalan jalan melihat sains show di anjungan lain, dan ada juga yang membuat roket air. Saat kami mendapat giliran untuk melihat sains show di salah satu anjungan, beberapa anak terkagum-kagum pada satu benda dimana saat kami menekan tombol muncul aliran listrik yang seperti api di dalam alat tersebut. Lalu ada bolham lampu yang mengeluarkan asap mengikuti gerakan tangan kami, dll. Lalu saat kami menaiki perahu banyak sekali ikan bandeng yang berlompatan dan menabrak sisi-sisi kapal, tapi sayangnya kami tidak mendapatkan bandeng tersebut.
Tau nggak guys di ketiga lokasi ini ada banyak hal yang menurutku bisa menarik perhatian kalian nih. Simak terus ya jangan bosen dulu hehehe…
Banyak hal yang menarik di ketiga lokasi tersebut. Di lokasi pertama saya sangatlah tertarik pada alat untuk membuat bandeng duri lunak yang bernama autoklaaf, alat yang digunakan untuk mensterilkan alat-alat medis yang dimodifikasi untuk memasak bandeng. Di lokasi kedua saya sangat tertarik dan atusias saat membatik. Karena itu adalah kali pertama saya membatik, sampai-sampai lupa saat saya memegang canting dan alhasil malam yang ada di dalam canting pun tumpah terkena tangan saya. Di lokasi ketiga saya sangat tertarik dengan sains show yang ada di sana. Saya juga tertarik pada perahu yang mengajak kami mengelilingi danau sambil melihat ikan bandeng yang melompat-lompat keluar dari air.
Ada beberapa objek menarik yang ada di ketiga lokasi tadi. Sebenarnya untuk ketiga lokasi yang paling membuatku tertarik adalah lokasi kedua dan ketiga. Di lokasi kedua aku menemukan tempat seperti gazebo di lantai dua SMK tersebut. Untuk lokasi ketiga yang membuatku tertarik adalah perahu dan sains show yang ditunjukkan. Aku juga sangat tertarik saat melihat ikan-ikan bandeng yang melompat keluar dari air. Walaupun sangat mengagetkan tetapi suasana tetap seru saat mereka melompat-lompat keluar dari air.
Guys guys tau nggak sih dengan kegiatan luar sekolah seperti ini kita juga diajarkan banyak sekali hal-hal penting. Meskipun tidak berada di sekolah kita tetap belajar di dunia luar. Belajar tidak harus jika berada di sekolah ataupun dirumah bukan. Belajar bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.
Pembelajaran yang kita dapat dalam kegiatan luar sekolah ini adalah sesederhana apapun pekerjaan yang orang lain lakukan kita tetap harus mengapresiasi apa yang telah mereka buat. Apapun yang mereka buat pasti berpengaruh untuk kehidupan sekitar, entah itu dalam bidang industri makanan, alam, ataupun pendidikan. Contohnya membuat bandeng duri lunak tidak semudah yang kita kira. Mereka memerlukan alat khusus yang bahkan harus dimodifikasi terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Lalu menjadi guru di SMK tidak mudah juga. Para guru harus sabar mendidik dan mengajarkan ilmu yang mereka sebarkan pada murid-muridnya. Yang kemudian membuahkan hasil untuk sekolah itu sendiri. Dan yang terakhir adalah dimana kita harus menjaga alam. Seperti menjaga ekosistem pada pohon mangrove yang juga berpengaruh sebagai tempat tinggal para hewan air.
Di bagian akhir ini biar nggak kosong-kosong banget seperti hatimu itu. Aku pengen kasih beberapa saran nih buat kegiatan luar sekolah yang berikutnya. Untuk saran aku hanya ingin kegiatan luar sekolah lebih banyak praktek misalnya kalau memasak sesuatu, ataupun mendesign sesuatu. Dan juga mengajak kami ke beberapa tempat yang indah dan tenang untuk berdamai dengan diri sendiri sekaligus belajar tentang alam.
Ok sampai disitu dulu pertemuan cerita kita hari ini dan sampai ketemu di cerita tentang kegiatan luar sekolah selanjutnya bye bye…