Toko Kakek

Toko Kakek

Namaku Indra, aku tinggal bersama orang tuaku di kota Isatnaf. Kakekku yang berada di desa baru saja meninggal dan aku diwarisi toko antiknya. Awalnya aku tidak ingin memiliki toko antik itu, tapi orang tuaku terus menuntutku untuk melanjutkan usaha kakek satu-satunya

 

Dengan berat hati aku pergi ke Desa Nitram dan mengunjungi Toko antik kakekku yang sudah dimilikinya sejak ia masih muda. Toko antik Kakek terletak di tengah desa dan terlihat masih terawat dengan baik. Aku segera masuk dan melihat-lihat isi toko antik milik kakek. Sudah lama aku tidak mengunjungi kakek. Saat mengunjunginya pun aku jarang pergi ke toko antik ini. Aku lebih memilih untuk bermain bersama anak-anak di desa Aku langsung menuju rumah kakek yang berada di belakang toko. Aku langsung menaruh semua barangku dikasur aku pergi ke toko dan duduk di kursi kasir,

 

mata ku mulai terasa berat dan aku pun tertidur, saat sudah bangun ternyata sudah malam aku langsung menuju kerumah kakek dan tidur

 

Saat pagi hari, aku membuka toko kakek setelah menunggu beberapa saat ada orang yang ingin membeli guci. Saat orang itu ingin membayar dia komplain karena ada noda hitam yang cukup besar “Hei mengapa ada noda hitam ini!!??.”tanyanya sambil bernada tinggi. Aku hanya bisa menjawab” Maaf Pak akan segera saya bersihkan.”jawabku sambil ketakutan. Aku segera mencuci guci itu dan membuatkan bapak itu secangkir teh dan saat guci itu sudah bersih aku segera membawakan guci milik bapak itu di atas meja kasir. Aku memanggil bapak itu dan bapak itu langsung membayar guci itu.Setelah kejadian itu beberapa pembeli juga ikut komplain. Dan dengan terpaksa aku bersih – bersih toko kakek.Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama toko kakek menjadi bersih kembali

 

 Tapi setelah aku selesai bersih – bersih waktu sudah malam. Aku segera menutup toko kakek. Aku beristirahat karena aku sudah sangat lelah dan tidak sempat mandi

 

 Saat pagi hari aku membuka toko agak siang karena mandi dahulu. Saat sudah dibuka ada 2 orang pengoleksi barang antik datang kepada ku. Mereka ingin membeli patung antik. Karena aku tidak tahu bahwa kakek memiliki patung antik. Aku menyuruh kedua orang itu untuk menunggu. Saat aku sudah berada di Gudang aku melihat album buku milik kakek

 

 Saat aku membuka buku itu aku tersedot kedalam buku tersebut saat aku sudah mulai sadar aku berada di ruang depan dan album itu hilang dari tanganku. Disana aku melihat nenek sedang bersih – bersih dan aku dan kakek sedang malayani pembeli. Aku mencoba menmanggil kakek dan nenek “KAKEK!!,NENEK!!.”tapi mereka tidak mendengarku ,saat aku mencoba menyentuh kakek tangan ku menembus tubuh kakek. Ternyata aku menjadi seperti hantu aku bisa melihat mereka tapi mereka tidak bisa melihatku disana aku melihat cara kakek melayani pembeli, cara nenek bersih – bersih. Aku banyak mempelajari banyak hal dari mereka. Secara tiba – tiba aku kembali kezaman ku

 

 Aku berada disana kurang lebih selama 2 jam, tapi saat aku melihat jam. Jam di dunia ku tetap sama dan tidak berubah sedikit pun. Aku ingat bahwa ada 2 orang yang mencari patung. Setelah mencari cukup lama akhirnya ketemu. Aku segera membawa patung itu ke meja kasir. Mereka berkata”apakah kamu bisa mengirimnya?.” Aku menjawab “belum bisa.”,mereka berkata”kalau besok ada truk yang saya kirim saja bagaimana?.”aku menawab”bisa.” Setelah melayani mereka aku pennasaran dengan buku album itu tadi

 

Aku membuka album itu kembali dan tersedot kembali. Disana aku melihat kakek sedang memfoto toko dan isi nya. lalu ditempel di album yang membuat ku tersedot lalu kakek berkata kepada nenek “aku ingin mewaris kan toko ku ini pada Indra karena dia perlu belajar mengembangkan toko ini dulu baru boleh membuka usaha sendiri karena aku tidak ingin melihatnya gagal dalam mengembangkan usahanya” nenek menjawab “tapi bagaimana jika Ia malah merugikan toko ini.”kakek pun menjawab “ tidak apa – apa karena dia perlu belajar dari kesalahannya.” Mendengar itu aku menangis karena selama ini kakek mewarisi ku toko bukan untuk melanjutkannya saja tetapi juga untuk belajar

 

Setelah telah itu aku kembali lagi kezaman ku lalu aku langsung bersih – bersih. Saat ditengah – tengah pembersihan ada seorang pemuda yang mengajak ku untuk mencari harta karun di sekitar desa ini

 

Aku ikut berburu harta karun itu karena tidak ada kerjaan di toko selain menjaganya. Pada pagi harinya aku langsung bersiap – siap berangkat untuk berburu harta karun

 

Aku lupa bahwa di hari itu ada truk kiriman 2 orang kemarin saat sedang berburu aku melihat seekor monyet yang merebut handphone ku. Aku langsung menegejar monyet itu dibantu dengan pemuda itu. Kami malah jatuh kejurang kita terus mengejar monyet itu. Sampai akhirnya monyet itu melepaskan handphone ku kita mencari jalan keluar dari jurang itu tetapi tidak ketemu. Kita sudah mulai menyerah sampai aku ingat aku membawa buku album itu dan berharap bisa menemkan jalan keluar. Saat aku membuka album itu teryata jurang itu tidak jauh dari halaman belakang rumah kepala desa. Setelah itu aku menuntun pemuda itu sampai ke halaman belakang rumah kepala desa. Sesampainya di rumah kepala desa

 

Kami langsung melanjutkan perjalanan kami disitu aku teringat bahwa ada truk di toko aku langsung bergegas ketoko. Dan benar didepan toko sudah ada truk aku langsung membuka pintu dan menaruh patung yang mereka pesan di belakang truk. Lalu truk itu pergi dan aku melanjutkan peralanan ku. Setelah sekian lama mencari akhir nya ketemu dan kami sepakat untuk membagi dua hasil dari penjualan harta karun itu

 

 Aku menyuruh pemuda itu saja yang menjual ke kota karena aku harus menjaga toko. Pada pagi harinya pemuda itu pergi kekota untuk menjual harta karun yang kemarin kita temukan

 

 Aku membuka toko seperti biasa, tapi dihari itu berbeda karena pembelinya lebih sedikit dari biasanya. Disana aku mencoba melihat cara kakek membuat toko itu ramai. Setelah ku pelajari dan ku perhatikan cara nya sama seperti yang biasa kulakukan

 

Ternyata kualitas dari barang – barang disana menurun dan harus di ganti yang baru. Aku menutup toko dan pergi kekota di kota ada orang yang mengoleksi barang antik

 

 Disana aku bernegosiasi dan akhirnya aku pulang dengan membawa 11 guci, 2 patung dan 1 lukisan. Aku pergi kekota lain, sampai akhirnya tanpa kusadari aku sudah menutup toko selama 3 hari. Selama 3 hari aku berhasil mendapat kan 36 guci, 15 patung,dan 6 lukisan

 

Saat sampai di toko aku lanngsung merapikan dan menata barang – barang antik yang sudah ku dapat kan, dan barang – barang bekas aku jual dengan harga murah. Keadaan toko mulai normal

 

 Saat malam hari aku pergi kegudang dan menemukan keris yang sepertinya sudah sangat tua. Saat ku bersihkan keris itu menyala terang dan menunjukkan peta yang tidak asing bagi ku. Tempat yang ada di peta tersebut adalah loteng rumah kakek. Saat aku mengeceknya disana terdapat pesan yang di tulis dari kakek”aku ingin mewarisi toko ku kepada cucuku satu – satunya yang ku sayangi, karena agar dia belajar dari toko ini. Agar saat dia ingin membuat usahanya sendiri setidaknya dia sudah belajar dan berusaha.” Setelah membaca pesan itu aku bersemangat dan selalu berdoa agar bisa sukses di masa depan. Keris itu lalu terbang dan menunjukkan aku bahwa di sekitar rumah ini ada peninggalan dari kakek. Karena sebenarnya keris itu juga yang membantu kakek membangun usahanya. Keris itu juga yang membantu kakek di masa sulit. Keris inilah yang menemani perjalanan kakek sampai akhir hayat nya. jadi secara tidak langsung aku sedang berbicara dengan kakek ku dalam wujud keris. Dan secara tidak langsung keris ini yang menjadi pendamping ku sama sepeti kakekku. Aku sudah mulai menyayangi toko ini dan mulai merawatnya dengan baik. Sekarang aku sudah memiliki beberapa perusahaan besar karena belajar dari kakek. Keris ini masih menemaniku sampai sekarang dan aku juga memberi pegawai atau pekerja di toko kakek yang lama

PROGRAM SEKOLAH 5 HARI

Gabrielle Aubrey W 8D-10

Sekolah merupakan salah satu unsur pokok kita dalam menggapai dan mendapatkan ilmu. Semua orang wajib bersekolah demi masa depan. Bisa diketahui sekolah pada umumnya memiliki jangka waktu belajar dalam seminggu ada 6 hari. 6 hari para siswa dan siswi belajar untuk meningkatkan daya kreatifitas sosial, pengetahuan budaya, dll. 

 

Hanya saja, banyak dari siswa dan orang tua siswa kurang setuju dengan bersekolah 6 hari dalam seminggu. Bersekolah 6 hari cukup melelahkan, terutama jangka waktu belajarnya dalam sehari yang tidak sedikit. Meskipun beristirahat 2x, tp itu kurang berpengaruh. Tidak sedikit juga bahwa banyak orang² yang sekolah tidakselalu sehat/memiliki penyakit tertentu. Hal tersebut tentu berpengaruh, karena apabila orang tersebut sakit dan tetap harus bersekolah dengan jangka yang panjang. Pastinya akan membuat orang tersebut makin sakit dan bukannya makin sembuh. Tentu hal ini akan menimbulkan banyak perlawanan baik yang positif maupun yang negatif

 

Dengan demikian, maka pemerintah memutuskan untuk para siswa siswi melaksanakan program 5 hari sekolah. Program ini akan menjadikan para peserta didiknya belajar lebih menyenangkan dan orang tua pun senang.  

 

Banjir

Banjir

 

Banjir merupakan peristiwa yang sering terjadi di berbagai tempat. Jakarta merupakan daerah yang sering tertimpa banjir. Setiap musin hujan hampir dapat dipastikan sebagian besar wilayah di Jakarta tergenang banjir. 

 

Menurut peneliti pada pusat penelitian geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, faktor-faktor terjadinya banjir ialah: lokasi pemukiman penduduk yang berada di dekat aliran sungai, curah hujan yang tinggi, dan membuang sampah sembarangan. Membuang sampah sembarangan sangat buruk karena dapat menghambat sistem drainase. Jika sistem drainase terhambat maka tidak akan bisa menyalurkan masaa air yang kemudian berakibat terjadinya genangan air di permukaan yaitu banjir. 

 

Sayangnya banyak masyarakat Jakarta belum memiliki kepedulian untuk menanggulangi banjir, seperti tidak membuang sampah sembarangan.

Oleh karena itu kepedulian masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat diperlukan untuk menanggulangi terjadinya banjir.

Perkembangan Teknologi Internet

Perkembangan Teknologi Internet

Perkembangan Teknologi Internet di era sekarang sangatlah menghipnotis para masyarakat di dunia nyata, terlebih para anak-anak muda yang mudah untuk menerima masuknya teknologi kedalam kehidupan. Adanya perkembangan teknologi, dapat digunakan masyarakat untuk melakukan banyak hal. Meski ada beberapa oknum yang sengaja atau pun tidak disengaja menyalahgunakan Internet, namun juga banyak anak muda yang mampu menggunakan dan memanfaatkan Internet dengan baik. 

 

Karena pada zaman sekarang ada kemudahan mengakses Internet, hal ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengembangkan pemahaman anak bangsa bahwa Internet adalah tempat dimana mereka bisa berkelana di dalamnya. Dan anak bangsa kita bisa menerima masuknya teknologi dengan menunjukan bahwa mereka mampu membuat proyek-proyek yang membantu satu sama lain. Salah satu proyek yang mereka buat akhir-akhir ini adalah Galang Donasi dari Fans K-POP untuk Kanjuruhan. Dan dari proyek tersebut, dapat dikumpulkan nominal sebanyak hampir 900 Juta rupiah (Rp.900.000.000,00). Dari proyek ini, mereka berhasilnya membuktikan bahwa Internet ini lah yang membantu banyak orang di kehidupan nyata.

Lalu, apakah ada yang menyalah gunakan Internet? Tentu saja ADA, Para masyarakat yang menyalah gunakan Internet sangat lah banyak. Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyebutkan ada empat puluh lima persen (45%) anak Indonesia yang menjadi korban perundungan dunia maya digital di tahun 2020. Dari kasus yang terjadi, ini lah tugas bagi orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya menggunakan Internet dengan benar. Karena kasus Cyberbullying ini, banyak memakan korban jiwa. Salah satunya kasus Cyberbullying di Korea Selatan, pada tahun 2019 memakan korban jiwa yaitu penyanyi bernama Sulli bunuh diri. Dikarenakan depresi berat karena hinaan di Internet.

 

Karena dua hal ini, dikemukakan bahwa perkembangan teknologi tidak semua orang bisa menerimanya. Dalam arti, hanya orang tertentu yang mampu menyermpurnakan penggunaan teknologi. Namun ada juga orang yang berpikir bahwa ada kebebasan di Internet, dan Ia bisa melakukan apa saja di dalam Internet. Yang pada nyatanya, di Internet pun harus berpikir tentang apa yang terjadi kedepannya.

Makanan Cepat Saji di Era Modern

Makanan Cepat Saji di Era Modern

Makanan cepat saji seperti indomie, frozen food, dan lain-lainnya sangat terkenal. Mereka terkenal karena penyajiannya yang cepat, praktis dan enak rasanya. Tidak baik juga untuk kesehatan jika mengkonsumsi makanan cepat saji yang berlebihan. Timbulnya penyakit, seperti diabetes, kolesterol tinggi, asam lambung, tumor, jantung, tekanan darah tinggi, juga dapat memicu kanker, serta dapat menyebabkan obesitas.

Selain itu makanan cepat saji merupakan makanan yang terjangkau harganya. Makanan cepat saji mempunyai penampilan yang menarik, hingga membuat banyak kalangan kecanduan. Disamping itu penyajian yang cepat membuat makanan ini menjadi favorit banyak orang, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Dimana kesibukan dalam berkerja, kemacetan dan waktu istirahat yang singkat membuat mereka menyukai makanan cepat saji. Banyaknya promosi ditambah dengan bonus mainan membuat makanan cepat saji sangat popular di kalangan masyarakat.

Demikian penjelasan singkat tentang makanan cepat saji. Hal yang perlu diperhatikan adalah pembatasan konsumsi. Karena dibandingkan dari segi kepraktisan, murah dan rasanya yang enak, tetapi bila dikonsumsi setiap hari dalam jangkau waktu yang lama akan menimbulkan dampak bagi kesehatan. Oleh karena itu, pembatasan konsumsi makanan cepat saji adalah tindak yang bijaksana. 

Cermin Ajaib

Cermin Ajaib

Disebuah desa terdapat seorang gadis cantik bernama Laura, dia memiliki ibu tiri bernama Marwah. Pagi itu Laura sedang malas untuk mengerjakan pekerjaan rumah hingga membuat ibunya marah

“sedang apa kamu ?” Tanya ibu

“aku sedang membaca buku.” jawab laura

“ sudah tinggalkan buku itu dan kerjakan perkerjaan rumah laura!” ibu membenytak

“iyaa setelah aku menyeleaikan buku ini aku akan mengerjakan pekerjaan rumah.” jawab laura

Dengan jawaban seperti itu membuat ibunya pun semakin kesal. Laura merupakan gadis cantik dan baik hati namun karena ayahnya menikah lagi dan setelahya meninggal, lalu meninggalkan laura hidup berdua bersama ibu tirinya yang sangat keras membuatnya menjadi gadis yang sedikit pembangkang. Laura juga merupakan gadis kembang desa, kecantikannya sangat terpancar. Itu pula yang membuat gadis lain iri dengan laura. Hingga suatu ketika ada gadis bernama gendis yang sangat iri dengan dia hingga selalu berusaha membuatnya kesal dan terlihat berperilaku buruk di desa. Suatu hari gendis melempar wajah laura dengan lumpur sehingga membuat wajah laura kotor penuh lumpur, lalu laura mencerminkan diri pada cermin kecil yang selalu ia bawa, cermin itu adalah cermin peninggalan ibunya.

“Aduhh kotor sekali ini. “ ucap laura pada cermin

Lalu entah apa yang terjadi cermin itu menjawab pernyataan laura

“Tidak, kamu tetap cantik meskipun kotor laura, kamu tetap menjadi yang tercantik, sebentar lumpur itu akan hilang saat kamu menutup mata kamu.” ucap cermin

Laura enggan percaya dengan ucapan cermin itu namun apa boleh buat akhirnya dia menutup mata dan berharap lumpur itu hilang begitu saja darinya.

Dan benar saat dia membuka mata dan menatap wajahnya dari pantulan cermin dia melihat bahwa benar wajahnya sudah kembali cerah tanpa noda sedikitpun laura heran dan bertanya pada cermin

“ mengapa bisa kamu hilangkan lumpur dari wajahku?” Tanya laura

“aku bisa, karena tugasku menjaga kamu tetap cantik wahai laura.” jawab cermin

Laura masih kebingungan dan heran mengapa bisa sebuah cerminmebhilangkan lumpur yang banyak di wajahnya tanpa air dan lap.

Gendis yang melihat wajah laura bersih kembali bahkan lebih cantik dari sebelumnya makin membuatnya makin membenci laura.

Dengan berbagai macam cara dia lakukan demi membuat wajah laura hancur dan rusak, karena dia berharap dialah yang paling cantik dan dikagumi oleh semua orang didesa. Hingga dia menyusun rencana jahat dengan menjebak laura untuk masuk kehutan dan meninggalkannya.

Namun sebelum itu terjadi gendis akhirnya tau bahwa ternyata laura dilindungi oleh cermin ajaib peninggalan ibunya yang terus menjaga wajah laura tetap cantik. Hingga rencananya berubah menjadi ingin memiliki cermin itu karena menurutnya dengan memiliki cermin itu dia bisa memninta untuk menjadikannya yang tercantik dan membuat laura menjadi buruk rupa.

Dengan segala rencana yang dia susun akhirnya dia mencoba untuk berteman dengan laura untuk mendekati dan agara dapat mencuri cermin itu,

“ hai laura, kamu mau kemana ?, aku minta maaf atas kejadian kemarin ya.“ gendis berusaha melanjcarkan misinya

“oh iya tidak apa-apa, aku mau pergi kewarung disuruh ibu beli sesuatu.” jawab laura

“ mau aku temani saja ?” Tanya gendis

“ apa tidak merpotkanmu gendis?” jawab laura

“ah tidak kok, ayo aku temani, oh iya laura apakah kamu punya cermin?, aku ingin melihat apakah rambutku berantakan atau tidak” Tanya gendis

Dengan polos. Mudahnya laura menyerahkan cermin itu

“ah ada ini.” jawab laura sambil memberikan cerminnya

Lalu gendis menggunakan cermin itu dan segera mengembalikan pada laura dan melihat dimana laura meletakan cermin itu. Setelah dia tau bahwa laura meletakannya di dapal tas yang dia dia bawa gendis menyusun rencana selanjutnya. Selama di perjalanan menuju warung gendis dan laura tidak banyak bicara karena gendis masih berusaha menyusun rencana hingga membuatnya tidak fokus dan akhinya terjatuh karena lubang

“awwww sakittt sekali” teriak gendis

“heii gendis sini aku bantu mengapa kamu bisa terjatuh” ucap lauara sambil mengulurkan tangannya

“ tidak tau tiba-tiba saja aku terjatuh” jawab gendis

Setelah menolong gendis yang terjatuh mereka kembali jalan menuju warung, tak lama kembudian mereka samapi dan luara pun berbelanja banyak sesuai ddengan catatan ibunya, disinilah letak kesempatan gendis untuk mengambil kaca laura dengan menwarkan bantuan.

“ lauara sini aku bawakan belanjaan kamu.” ungkap gendis

“tidak usah, kamu kan habis jatuh, ini semua berat.” jawab laura

“hemm, bagaimana aku bisa membantumu kalau begitu.” jawab gendis

“ bawakan saja tas ku itu gendis.” jawab laura

Dengan senang dan cepat gendis mengambil tas itu dan membawanya, akhirnya mereka kembali berjalan menuju rumah lauara, selama diperjalanan tangan gnedis tak henti-hentinya berusaha mengambil cermin itu dan akhirnya berhasil dan dia pindahkan di tasnya. Sesampainya dirumah laurapun belum menyadari bahwa cerminnya hilang. Gendis yang sudah berhasil mendapatkan cermin itu bergegas pulang karena ingin tau bagaimana cara menggunakan cermin itu.

Sesampainya dirumah gendis mengeluarkan cermon itu dan menngunakannya

“hai cermin, siapkah yang paling cantik di desa ini?” ucap gendis

Namun cermin itu tidak menjawab pertanyaan gendis, gendis kesal dan melempar cermin itu asal. Gendis mengambil cermin itu kembali arena dia masih sangat penasaran.

“ cermin ajaib siapakah yang paling cantik didesa ini?” Tanya gendis

“ laura yang paling cantik.” jawab cermin

“bisakah kamu membuat laura buruk rupa agar aku menjadi yang tercantik ?”

“bisa, tutuplah matamu” jawab cermin

Dengan senang gendis menutup mata karena berharap cermin itu membuatnya cantik sempurna namun setelah membuka mata gendis terkejut dan menangis karena sekarang ini wajahnya terdapat bercak – bercak merah yang banyak hingga membutnya buruk rupa. Lalu ia lari kerumah laura dan menangis menyuruh lauara membantunya.

“ lauara tolonglah aku” ucap gendis

“apa yang terjadi dengan wajahmu gendis?” Tanya laura

“ entah aku tidak tau tiba-tiba begini” ucap gendis

“ tidak mungkin tiba- tiba bengini gendis, coba bicaralah yaang sebenarnya, ceritakan semuanya dari awal kenapa bisa begini?” Tanya laura

“iya jadi begini laura, aku sangat iri dengan kecantikanmu, aku tau kamu ditolong oleh cermin ajaib peninggalan ibu mu, lalu aku curi cermin itu dengan harapan aku bisa cantik melebihi kamu.” jawab gendis

“ lalu apa yang kamu katakana pada cermin itu ?” Tanya laura

“ aku Tanya siapa yang paling cantik di desa ini, lalu cermin itu menjawab laura, lalu aku kesal dan melemparnya.” jawan gendis

“ tidak mungkin hanya karena kamu melempar cermin itu lalu wajahmu berubah seperti ini gendis.” jawab laura

“ iya laura tidak karena itu, setelah itu aku ambil kembali dan aku bertanya apakah bisa kamu membutkan lebih cantik dari laura dan membuatnya buruk rupa.” jawab gendis

“ aku minta maaf laura, karena aku telah berusaha membuatmu jelek.” gendis menangis

“gendis, ceriman itu memang ajaib namun bukan untuk menyakiti sesorang, cermin itu memang membantu dan menjagaku, tapi tidak pernah aku gunakan untuk menyakiti siapapun, karena cermin itu tidak dapat digunakan untuk itu, cermin itu bahkan akan membalikan apa yang kita inta jika yang kita minta itu adalah hal-hal yang akan melukai orang lain.” jawan laura

“lalu aku harus bagaimna laura, aku bingung, aku tidak mau seperti ini” jawab gendis

Laura pun bingung harus melakukan apa, karena sebelumnya dia sendiri tidak pernah melakukan itu. Lalu laura teringat bahwa cermin itu selalu membantu menyembuhkan luka wajahnya, membersihkan wajahnya dari kotoran, membeuat wajahnya menjadi cerah, itu berarti cermin itu pula dapat membantu gendis menyembuhkan wajahnya.

Laura akhirnya meminta cermin itu pada gendis

“ gendis, sekarang dimana cerminnya?” Tanya laura

“ ini cerminnya.” gendis menyerahkan cermin itu

Lalu laura mengambil cermin itu dan dia bercermin lalu cermin itu berkata

“ ada apa laura ?” Tanya cermin itu

“ hai cermin ajaib, mengapa kamu membuat wajah gendis menjadi seperti itu” Tanya lauara pada cermin

“ maaf laura, tapi gendis sendiri yang menginginkannya, dia ingin membuatmu seperti itu tapi itu tidak bisa aku lakukan maka aku kembalikan pada dia yang meminta.” jawab cermin

“ lalu apa kamu bisa membantunya menghilangkan itu dari wajahnya?” Tanya laura pada cermin

“ maaf laura aku tidak bisa menghilangkan apa yang sudah aku ciptakan, dan itu pula permintaan dia maka dia harus menerimanya.” jawab cermin

“ apa kamu tidak kasihan melihat gendis wahai cermin?” jawab laura

“aku kasihan, tapi aku tidak bisa menghilangkannya.” jawab cermin

Laura mulai bingung harus bagaimana membantu gendis, karena sejahat-jahatnya gendis selama ini pada dia gendis tetaplah temannya meninggat didesaanya hanya ada 2 gadis yakni dia dan gendis, sehingga laura tidak mau gendis malu dengan wajahnya itu. Lauara masih berusaha menanyakan pada cermin

“ cermin ajaib, lalu apa yang harus dilakukan gendis agar wajahnya kembali normal?” Tanya laura

“ yang harsu dilakukan gendis adalah berbuat baik kepada siapapun tanpa pandang bulu, itu akan memperbaiki wajahnya sedikit demi sedikit, semakin dia banyak berbuat baik maka semakin cepat wajahnya kembali membaik” jawab cermin

“ gendis, kamu sudah dengar apa yang cermin ini katakan ?” Tanya laura pada gendis

“ sudah lauara, aku sudah mendengarnya” jawab gendis

“ kalau kamu sudah mendengarnya berarti kamu tau apa yang harus kamu lakukan kan untun mengembalikan wajah kamu itu “ jawan laura

“ sudah laura, tapi aku takut jika warga tidak mau menerima kebaikan dan niat membantuku.” jawab gendis

“ tenang gendis, aku akan berusaha membantu kamu, jamu jangan khawatir dan takut.” jawab lauara

Sejak hari itu gendis selalu berusaha berbuat bagi pada siapun dengan bantuan lauara gendis mulai membantu warga yang kesulitan, dan dengan begitu wajah gendis sedikit demi sedikit membaik seperti sedia kala, dari kejadian ini pula membuat gendis dan laura akhirnya bersahabat baik. Cermin ajaib itu tetap selalu membantu laura sehingga laura tetap cantik dan menawan.