Pengalaman Saya Ketika Retret
3 HARI RETRET DI AMBARAWA
Nama saya adalah Farrel, siswa kelas 9 yang akan ikut retret dan mendapat bagian di sesi 2 (Selasa – Kamis). 1 hari sebelum berangkat saya mempersiapkan diri dengan baik untuk keberangkatan besok Selasa, sungguh merepotkan karena saya tidak tahu apa yang akan dilaksanakan disana dan kejadian apa yang memungkinkan perlu barang tambahan. Namun dengan percaya diri saya sudah menyiapkan pakaian,alat mandi,mental,diri,niat dengan baik sehingga akan percaya bahwa retret besok berjalan lancar. Hari keberangkatan tiba, sungguh waktu yang singkat karena bersemangat ingin ke sana dengan pengalaman baru. Kami mempersiapkan diri dengan berkumpul di Selasar kantin, lalu berdoa dan berangkat. Sampainya disana kami istirahat sejenak sampai akhirnya HP kami di simpan guru. Kami berkumpul di aula pertemuan retret, disana kami berkenalan dengan coach Nanda dan Coach Agung. Mereka mendampingi,mengajari,memberitahu kami tentang segala sesuatu yang membuat kami menjadi lebih baik dari sebelumnya. Mereka sangat ramah dan penuh sukacita sehingga kami mendengarkan mereka dengan baik. Lalu hari pertama sudah berlalu, kami melanjutkan pertemuan kami di aula pertemuan retret dan mempersiapkan diri untuk permainan basah basahan XD. Permainan itu sunggu menyenangkan karena saya sendiri menjadi komandan :V, pertama kali saya memimpin begitu banyak orang untuk bertahan dari air yang menerjang kami. Namun dengan banyaknya percobaan kami semua yang mempertahankan lilin berhasil sampai tujuan, kami mengapresiasikan kemenangan kami dengan foto bersama. Setelah itu kami kembali ke kamar-mandi-pertemuan aula. Di hari kedua juga ada situasi tangis menangis. Hari kedua juga berlalu dan sampailah pada hari terakhir di hari Kamis. Kami pergi ke Gua Maria Kereb dengan berjalan kaki dari tempat retret. Perjalanan sangat panjang dan menyenangkan karena udara pagi yang sejuk dan nuansa pelosok pelosok perumahan. Kami berdoa di GMK, lalu kami kembali ke tempat retret untuk persiapan pulang. Waktu yang ditunggu tiba, kami mendapat HP kami kembali sebelum berangkat pulang ke sekolah. Akhirnya bis yang mengantar kami sampai di tempat retret, dan kami pulang dengan selamat sampai tujuan. Setelah sampai disekolah saya langsung pesan ojek online dan pulang kerumah. TAMAT
Si Hijau Pelindung
Berapa kali harus kukatakan?
Betapa pentingnya kau dalam hidup kami.
Keindahan dari Sang Pencipta,
Dititipkan kepada kitalah,
Untuk dijaga.
Kaulah yang kumaksud.
Si Hijau Penyedia udara,
Tempat tinggal mahluk hidup.
Ketika dihujani cahaya matahari,
Kau masih kuat berdiri kokoh.
Dikala banyak manusia menyerangmu,
Aku tidak akan.
Kau harus kulindungi dari beban itu.
Apapun caranya akan tetap kulindungi.
Sampai kau bebas, oh Wahai hijau pelindung.
Di Ujung Malam Engkau Menunggu
di ujung malam engkau menunggu….
senyap tanpa suara..
memandang langit kamar buram tanpa warna
hanya bayang masa lalu mencoba bercerita…
rindu engkau menunggu…
sang kekasih hati yang sedang terbelenggu…
sampai kapan…..?
hanya berserah pada Tuhan yang tahu……
rindu engkau menanti…
gundah hati tak terperi
sampai mentari tunjukkan wajah di pagi hari…
kau coba tutup dengan wajah yang selalu berseri…
demi bahagia sang buah hati…
di ujung malam engkau menunggu…..
smg, maret 2017
Hubungan Rumah Toxic?
Hubungan rumah toxic?
Keluarga adalah rumah bagi kita, yang terdiri dari kedua orang tua yaitu Ayah dan Ibu, kakak serta adik. Namun terkadang keharmonisan keluarga juga butuh untuk kita. Dimana kita merasakan kehangatan canda tawa yang sangat menyenangkan. Namun keharmonisan keluarga akan hancur dan tidak tercipta Ketika mengalami masalah. Bahkan juga anak yang menjadi korbanya.
Apa itu broken home? Broken home adalah bahasa gaul yang kini sedang booming. Kata tersebut merujuk pada kondisi keluarga yang kurang baik, tidak harmonis yang disebabkan dengan perselisihan berujung pada perceraian. Dilansir dari SOLOPOS.com Badan Pusat Statistik mencatat sepanjang 2013-2016 kasus talak cerai meningkat. 2013 berjumlah 324.247 kejadian, kemudian 2014 menjadi 344.247 kejadian, dan pada 2015 bertambah 347.256 kejadian. Pada 2016 mencapai 365.633 kejadian.
Anak yang mengalami broken home juga akan mendapatkan dampak buruk, seperti :
• Depresi,
• Putus asa,
• Egois,
• Keluar dari rumah.
Namun, jika hal ini teratasi mereka tidak akan mengalaminya. Dan ada kemungkinan masalah broken home di Indonesia akan berkurang. Anak yang selalu tertawa dan tersenyum terkadang mereka Ketika Kembali ke rumahnya, akan merasa murung kembali. Merasa tidak memiliki teman, takut untuk berkomunikasi dan lainnya, jika berada di lingkungan keluarga.
Pada tahun 2020 mudanews “73,7% anak Indonesia mengalami kekerasan di Rumahnya sendiri”. Jika di Indonesia saja sudah begitu banyak, lantas bagaimana yang berada di luar negeri?. Ada cara agar tidak timbul broken home :
• Saat ada masalah pada pasangan, jangan sesekali meluapkan emosi di depan anak. Karena nada bicara yang keras dan kasar membuat anak merasa ketakutan dan bisa juga trauma.
• Tidak melempar barang (piring, gelas, vas bunga dan lainnya). Suara pecahan tersebut juga menimbulkan ketakutan bagi anak. Dan ia bingung harus berlindung bagaimana jika hal ini terjadi.
• Kekerasan tangan, hal ini juga memicu anak untuk menjauhi salah satu kedua orang tuanya. Karena menganggap bahwa dia sangat keras. Dan takut untuk bertemu.
• Berusaha menyelesaikan dengan baik. Tetap terlihat biasa saja di depan anak.
• Mengalah satu dengan yang lain.
Maka, beruntunglah kalian yang memiliki keluarga yang lengkap dan harmonis. Terlihat karena perselisihan yang berujung perceraian sangat meningkat. Serta jumlah anak broken home yang sangat tidak wajar. Membuat hal ini tidak berkesudahan. Cara mengatasi yang sangat jelas, merupakan salah satu bantuan yang berdampak positif bagi masalah ini. (more…)
Anak yang Kentut Setiap Detik
Jadi ada cerita orang tua yang memiliki anak yang memiliki kekuatan yang aneh yaitu bisa ngentut setiap detik. Orang tuanya pun sangat geram. Lalu anak mereka di beri seperti saluran di daerah dia ngentut yang diarahkan ke luar rumah nya. Tetapi kentut semakin banyak dan akhirnya saluran yang disalurkan di luar rumah masuk ke dalam rumah dan lubang nya sangat pas di depan hidung ayahnya yang sedang duduk di sofa.
“Aduuh bau sekali.” ayahnya menutup hidung dan hamlir muntah.
Akhirnya ayahnya dibawa ke rumah sakit karena ayahnya tidak kuat menahan bau kentut anaknya yang sangat bau. Ia bisa pingsan mencium bau kentut. Setelah ayahnya pulang dari rumah sakit ayahnya membuat kan balon udara yang khusus untuk anaknya,
“Kenapa aku dibikinkan seperti ini ayah,” kata anak nya.
Lalu ayahnya menjawab, “Karena kentut mu itu sangat bau dan kamu hampir setiap detik kentut, jadi ayah membikin kan seperti balon yang berisi udara dan sudah ayah bikin kan juga saluran yang menyalurkan kentut mu ke luar rumah, agar rumah kita tidak bau kentut lagi ya nak”, Lalu anak nya menjawab “Yasudah yah kalo begitu, aku akan menuruti perintah ayah”, lalu ayahnya menjawab kembali, “Nahh, gitu dong nak nurut sama ayah,ini juga untuk kebaikan kamu dan keluarga kita nak”, akhirnya anak itu menuruti perintah ayahnya dan nama anak nya itu Budi,dan akhirnya keluarganya sudah tidak mencium bau kentut anak nya, dengan begitu orang tua nya tetap merawat anak nya seperti, tetap memberi makan dan banyak sebagainya.
Anak nya pun juga sudah nyaman di dalam bola besar itu,Lalu setelah itu ayahnya menfaatkan kentut anak nya dengan menerbangkan rocket dengan kentut anaknya.Setelah itu rocket nya bisa terbang berkat kentut anak nya itu.Dan akhirnya anak itu bisa melihat keluar angkasa, dan anak itu berkata “Wahhhh luar angkasa sangat bagus bukann,” lalu anak itu pun senang karena bisa berguna dengan kentutnya.Berkat kentutnya ia bisa menerbangkan rocket yang begitu besar.Dan yang membikin rocket pun dengan kaget berkata, “Hahhhhh,apakah ini aku sedang bermimpi yang benar saja rocket ku bisa terbang hanya menggunakan kentut anak itu???” Dan ayah pun berkata “Iya pakk,kita bisa menerbangkan rochet yang kamu buat ini. Karena kentut anak ku bisa menerbangkan rocket. Akhirnya rocket oun sudah kembali turun. Dan anak itu berkata. “Bagus sekali ayah pemandangan luar angkasa”, Ayah pun juga berkata, “Bagaimana nak?? Kamu akhirnya sudah melihat luar angkasa yang sangat indahh”. Dengan begitu cerita pun sudah selesai setelah anak itu bisa menerbangkan rochket yang begitu besarr. TAMAT.