Petualangan Luar Angkasa

Petualangan Luar Angkasa

Pada suatu hari Di Negara Indoma, ada suatu maskapai pesawat yang bernama Javi Air.

Pada hari senin ada jadwal penerbangan pesawat dari Kota Lolan menuju Kota Moli. pesawat yang digunakan adalah pesawat boing 531.

Pilot dari pesawat tersebut bernama Asep,dan co-pilot yang bernama Andre.

Lalu para Co-pilot dan Pilot tersebut melakukan pengechekan terhadap pesawat yang akan mereka tumpangi tersebut, lalu saat pesawat tersebut sudah siap untuk mereka tumpangi pilot tersebut pun langsung menerbangkan pesawatnya.

Pada saat awal perjalanan perjalanan mereka terasa baik-baik saja, tetapi ketika di tengah perjalanan ada cahaya berwarna emas yang berkilau dengan sangat terang.

Saat pesawat tersebut mendekati cahaya tersebut pesawat tersebut ada suara .

“Boomm….” Pesawat mereka pun berpindah Ke Luar Angkasa.

Pada saat pesawat tersebut menyusuri Luar Angkasa mereka melihat suatu U.F.O. mereka pun mengikutinya hingga mereka turun di planet yang bernama Sutrinus. Pada saat pilot,dan co-pilot, serta semua orang yang berada di pesawat turun.

ada suatu mahluk aneh yang keluar dari U.F.O mahluk aneh tersebut adalah Unio, ternyata mereka masuk ke dalam dimensi lain.

Tugas Unio adalah memandu mereka untuk ke dimensi yang asli.

Petualangan pun di mulai Unio menuntun para penumpang pesawat menyusuri planet Sutrinus pada saat di tengah perjalanan ada goa, goa tersebut bernama Goa Mematikan .

Unio pun menuntun para penumpang pesawat memasuki Goa Mematikan,saat di tengah goa terdapat suatu tempelan kertas yang bertuliskan.

“Kamu harus melewati rintangan-rintangan di dalam Goa Mematikan ini untuk kembali ke dalam dimensi asli.”

Ada 3 rintangan yang harus mereka lewati. Masing-masing rintangan memiliki nama-nama khusus yaitu ada Netheris yang didalamnya memiliki rintangan berisi lava dan jebakan- jebakan.

Yang kedua ada rintangan yang bernama Rockral didalam rintangan tersebut berisi rintangan dari batu-batu.

Dan rintangan yang ke tiga bernama Sandy rintangan ini berisi pasir – pasir dan juga rintangan ini memiliki pasir hisap.Uino pun menuntun para co- pilot,pilot,dan para penumpang untuk melewati rintangan – rintangan tersebut.Pada saat di rintangan Netheris ada seseorang yang bernama Cindy yang hampir saja jatuh ke dalam rintangan lava namun Cindy berhasil untuk diselamatkan oleh orang yang bernama Alexa.

Akhirnya semua orang berhasil melewati rintangan tersebut. Lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju rintangan yang ke 2 yaitu adalah Rockral rintangan ini memiliki kesulitan yang sedang pada rintangan ini semua orang merasa kesusahan tetapi mereka semua pun saling membantu satu dengan yang lainnya yang membuat mereka bisa melewati rintangan ke 2 ini.

Lanjut ke rintangan yang ke 3, rintangan yang ke 3 ini memeiliki kesusahan yang bisa dibilang sulit, ada 5 peserta yang tumbang di dalam rintangan ini karena terhisap di pasir hisap yang membuat peserta tersebut tidak bisa bernafas lalu meninggal, dari total semua penumpang yang berjumlah 35 lalu berkurang menjadi 30 penumpang.

Setelah melewati rintangan- rintangan tersebut 30 penumpang, pilot, dan co-pilot pun berhasil keluar dari Goa Mematikan tersebut, tidak sampai disitu ternyata masih ada 2 tempat yang harus ia kunjungi yaitu adalah Lubang Harimau dan Goa Beracun.

Lalu Unio pun membantu mereka untuk menuju ke tempat yang ke 2 yaitu lubang harimau di Lubang Harimau hanya ada 2 rintangan.

Rintangan tersebut memiliki nama khusus yaitu Tigerring dan Whitehole, rintangan Tigerring adalah rintangan yang berbentuk terowongan yang di samping kanan

dan kiri nya berisi harimau-harimau yang ganas, sedangkan rintangan whitehole adalah rintangan yang berisi ruangan yang putih dan berlubang rintangan ini adalah rintangan yang berisi tipuan-tipuan.

Di rintangan pertama yaitu Tigerring para peserta berhasil lolos melewati rintangan tersebut tanpa mengalami kendala.

Lalu mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju rintangan ke 2 yaitu Whitehole di rintangan ke 2 ada 2 peserta yang tidak berhasil melewati rintangan, karena terjatuh ke dalam tipuan, yang mengakibatkan peserta tersebut menjadi 28 orang.

Unio pun membantu para penumpang pesawat menuju ke tempat terakhir yaitu di Goa Beracun.

Di goa beracun ada 2 rintangan lagi yaitu Poison Spider yang terdiri dari dari laba-laba beracun, dan Poison Fish yang terdiri dari pantai dan ikan-ikan beracun, dan para peserta harus menyebrangi pantai tersebut untuk menuju ke pulau di sebrangnya dengan barang yang disediakan yaitu kapal pelampung dan dayung.

Lalu para peserta pun menjalani rintangan ke 1 yaitu Poison Spider para peserta pun bisa melewati rintangan tersebut dengan aman. Lalu mereka lun menuju ke rintangan ke 2 yang di tuntun oleh Unio.

Di rintangan kedua yaitu Poison Fish ada 3 peserta yang tidak lolos dalam melewati rintangan ini karena tenggelam saat di tengah perjalanan.

Setelah melewati semua rintangan tersebut para penumpang,pilot,dan co-pilot pun di bawa oleh Unio untuk kembali ke pesawat,setelah berpisah dengan unio sang pilot pun melakukan penerbangan dan .

“Bomm…”. Mereka kembali ke dalam dimensi asli.

Setelah itu mereka pun menuju ke Kota Moli di hari Minggu.

Mereka pun sudah sampai ke tempat
tujuan dan hidup damai dam tentram.

Semenjak adanya petualangan luar angkasa ini orang- orang tersebut pun mendapatkan teman baru dan mendapatkan sahabat baru.

Kejutan Untuk Ibu

Kejutan Untuk Ibu

Suatu hari di Desa Eunoia. Terdapat satu keluarga yang sangat tentram. Di keluarga itu terdapat Ayah, Ibu, dan 3 anak yang bernama Haiden, Jovita, dan Xynavia. Mereka tumbuh besar dengan gembira. Mereka tidak pernah bertengkar satu kalipun. Tetapi di malam hati, Haiden anak pertama pergi diam-diam tanpa ijin kepada kedua orangtuanya dan 2 adiknya. Yang membuat orangtuanya curiga, Haiden membawa 2 tas besar dan meletakkan sebuah surat di atas kasurnya. Ibu yang terkejut langsung membaca isi surat itu “Yah, Bu. Haiden pergi ke suatu tempat dan akan pulang sekitar 1 bulan.” isi surat itu. Ibu khawatir kalau Haiden kenapa-kenapa. Ayah menelpon polisi, dan Xynavia menenangkan Ibu yang sedang khawatir dan hanya melihat suratnya. Tetapi yang bikin anehnya lagi, Jovita hanya melihat ponselnya tanpa rasa cemas. Ayah yang terlihat bingung dan berkata “Jovita? Kenapa kamu terlihat biasa saja? Sedangkan kita semua khawatir dengan kakak mu itu”. Jovita yang mendengar omongan Ayah, langsung berkata “Untuk apa khawatir? Kak Haiden juga akan pulang satu bulan lagi”.  Terdengar jawaban Jovita, Ayah terkejut dan curiga.

Selama satu bulan, yang awal terkenal dengan keluarga yang tentram menjadi keluarga yang tidak bahagia. Ibu masih khawatir karena sudah satu bulan, tetapi Haiden belum pulang. Di sisi lain, Haiden juga pernah berjanji akan merayakan ulang tahun Ibu, dengan hadiah yang sangat istimewa. Hari ulang tahun Ibu telah tiba, Ibu tetap sedih karena Haiden tidak kembali dan mengingkar janjinya.

Beberapa saat, ada yang mengetuk pintu rumah. Ternyata… Haiden pulang dan membawa hadiah istimewa berupa pesawat terbang pribadi. Karena Haiden tau jika Ibunya ingin pergi ke luar negeri bersama mereka, maka Haiden memberikan pesawat pribadi. Ternyata Jovita dan Haiden bekerja sama memberi kejutan. Ibu menangis dengan gembira tidak menyangka. Keluarga itu pun menjadi tentram kembali.

(more…)

Perjuanganku di Dunia Kotak Kotak

Perjuanganku di Dunia Kotak Kotak

Pada suatu pagi yang cerah di kota Hakiko terdapat anak bernama Lamdi. Lamdi adalah anak yang baik serta suka membantu, namun Lamdi juga suka usil apalagi dengan teman temannya. Dia suka berjelajah di alam maupun dunia petualang. Lamdi berumur 13 tahun dan bersekolah di SMP Mediatrix Maria kota Hakiko. Pada tanggal 20 Agustus tahun 2100 dia bangun pukul 05.00 pagi untuk berangkat bersekolah, setelah bersiap-siap Lamdi bergegas menuju mobil terbang otomatis milik ayahnya untuk pergi ke sekolah. Saat disekolah Lamdi mendapati bahwa hari itu ulangan matematika dan ia belum belajar sama sekali. Sehingga ia izin ke toilet namun ia justru pergi ke kantin, pada saat di kantin dia membeli teh pocah dan pergi menuju gerbang dengan sembunyi-sembunyi. Tiba-Tiba ada tangan yang menarik tubuh Lamdi menuju ke mobil aneh yang berparkir di jalanan. Mobil tersebut terlihat seperti mobil tahun 90an. Lamdi pun termenung sembari duduk di mobil tersebut dan berfikir,

”Bagaimana cara mobil tua ini hidup. ” fikirnya. Namun ternyata memang mobil tersebut adalah mobil angker yang suka menculik anak-anak yang bolos sekolah. Lamdi pun diberikan air di mobil itu. Sedikit yang dia tahu ternyata air tersebut sudah diberi obat tidur oleh penculik gaib itu. Lamdi pun tertidur. Lamdi akhirnya terbangun namun dia tiba-tiba sudah sampai di sebuah dunia dan ia diberi jam tangan mistis. Dunia tersebut asing baginya karna memiliki struktur dunia yang berbentuk kotak- kotak. Lamdi akhirnya menjelajahi dunia tersebut. Lamdipun sadar bahwa jam tangan mistis tersebut masih terkoneksi waktu di bumi. Ternyata di bumi sudah jam 6 sore. Di bumi keluarganya sedang mencarinya kemana-mana namun tidak ketemu. Lamdi pun khawatir namun ia terjebak dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk kembali ke bumi. Dia pun menyesal bolos sekolah. Jam tangan tersebut tiba-tiba berkata,

“Ternyata kamu sudah menyesal ya baiklah aku akan membantu kamu untuk keluar, Pertama-tama kamu harus bertahan selama 1 minggu disini karena ini adalah hukuman dari para penyihir baik. ” ungkap       si jam tangan mistis. Untuk bertahan hidup Lamdi harus mencari banyak sumber daya alam  sehingga Lamdi harus bekerja keras untuk itu dan tidak dapat meminta. Lamdi pun merengut dan berteriak, “Mengapa tidak kamu saja?” Jam tangan tersebut tertawa dan merespon,

“Hei aku ini jam tangan mana bisa mencari sumber daya alam. ” Lamdi pun ikut    tertawa. Setelah 1 Minggu berada di tempat aneh tersebut Lamdi akhirnya diberi misi

kembali oleh jam tangan mistis yaitu untuk mencari benda yang bulat di tengah semua yang berbentuk kotak karena dengan benda itu Lamdi dapat pulang benda tersebut dapat ditemukan di suatu goa di pulau yang bernama  Di Hu Hau pulau jauh yang terbentang 1000 km jauhnya. Lamdi memerlukan perjalanan selama 3 minggu untuk mencapai kesana dengan transportasi buatannya yang ia buat melalui kreatifitasnya. Setelah itu dia pun akhirnya menemukan benda berbentuk bulat tersebut namun ternyata jam tangan tersebut  jahat dan jam tangan tersebut pergi sendiri. Lamdi pun menangis. Tetapi ada 1 serpihan Mutiara yang tertinggal, dan serpihan tersebut menjadi hidup, serta menghisap elemen-elemen alam yang ada disekitarnya. Mutiara yang baik hati tersebut memberi tahu bahwa sebenarnya dunia ini adalah dunia kutukan yang terbentuk oleh Lamdi sendiri.

Karena Lamdi sudah membolos sekolah dan jahat kepada teman-temannya. Karena Mutiara itu lapar Lamdi disuruh memasak masakan khas mereka Cup Khim Lap sebuah sop berwarna ungu yang memiliki bau tidak sedap. Untuk memasaknya dia diberi resep yang berisi,

“Mango kikinana 10 buah, fungus mushroom 3 buah, dan kaos kaki busuk 5 buah, serta 5 keju kikinana. ” yang berasal dari dunia aneh tersebut. Lamdi diberitahu bahwa dia dapat menemukan mango kikinana di daerah gunung-gunung tinggi yang berada di daerah sekitar tempat mereka berada. Lamdi kebingungan karena tidak ada mango kikinana disekitar mereka sampai akhirnya ia diberitahu bahwa warna buahnya berwarna ungu. Ia pun berceletuk, “Wah warna buahnya aneh mirip buah naga. ” ternyata setelah menemukan buahnya, buahnya memang mirip buah naga namun baunya saja mirip telur busuk. Kemudian Lamdi pun mengumpulkan buah tersebut kepada Mutiara Ajaib tersebut. Dia pun harus mencari fungus mushroom. Mutiara Ajaib itu pun berkata,

“Fungus mushroom dapat ditemukan di daerah daerah yang lembab dan sering berjamur, serta warnanya yang berwarna coklat. “ Lamdi akhirnya mencari kesana-kemari di tempat yang lembab tapi tidak kunjung dapat. Namun Lamdi tidak putus asa Lamdi pun pergi ke gunung Hokikien di Pulau Di Hu Hau. Lamdi akhirnya menemukan jamur aneh tersebut pada atap rumah yang terbengkalai di gunung tersebut. Kemudian Lamdi pun menyerahkan jamur tersebut kepada Mutiara Ajaib. Kemudian tanpa instruksi Lamdi pun langsung mengambil 5 kaos kaki yang sangat bau dari

tasnya dan memberikannya ke Mutiara Ajaib. Mutiara Ajaib pun berkata, “Wah ini kaos kaki busuk terbaik yang pernah aku temui. ” Lamdi pun berkata juga, “Hehe, itu sudah tidak dicuci   selama 5 bulan loh dan selalu aku pakai terus menerus. ” Lamdi akhirnya meminta instruksi terhadap Mutiara Ajaib itu untuk bagaimana cara agar dia bisa mendapatkan keju kikinana. Ia akhirnya mendapat petunjuk dari yaitu keju kikinana dapat ditemukan di rumah makan yang sudah tidak dipakai karena keju kukinana adalah keju yang semakin lama dia membusuk semakin baik kualitasnya dia juga mendapat informasi bahwa keju kukinana tersebut berwarna ungu. Lamdi akhirnya mencari ke daerah-daerah yang dulunya ada penghuni yang sempat membangun restoran namun entah pergi kemana penghuni tersebut. Lamdi akhirnya dengan mudah mendapatkan semua bahan yang diperintah.

Dengan instruksi dari Mutiara itu dia berhasil membuat masakan khas yang enak bagi Mutiara Ajaib tersebut. Bentuk masakannya mirip dengan sup di bumi namun bau serta warna nya sangat aneh. Lamdi meminta mutiara ajaib untuk memberinya sesendok dari sup itu untuk mencobanya. Saat mencoba sup itu Lamdi merasa bahwa dia ingin muntah karena rasa dari sup itu mirip dengan muntahannya saat masih kecil. Setelah kenyang mutiara tersebut membimbing Lamdi untuk pergi pulang namun dia harus pergi ke, “Cursed Land. ” untuk mencari 3 lembaran mantra terkutuk. Untuk membuat portal menuju ke Cursed Land. Ia harus mengumpulkan 16 balok batu obsidian kemudian dibentuk menjadi balok yang terdapat lubang ditengahnya. Namun Lamdi yang tidak mengerti karena sering bolos

pelajaran ipa pak Bayot. Dia pun bertanya kepada mutiara ajaib,

“Bagaimana cara menemukan dan mengambil batu obsidian. ” kemudian mutiara itu menjawab,

“Untuk menemukannya obsidian dapat ditemukan di tempat yang memiliki lava namun sudah beku untuk mengambilnya kamu dapat menggunakan beliung ajaib dariku. ”  Setelah mengambil beliung ajaib Lamdi pun pergi menuju tempat yang ia ketahui memiliki batu obsidian. Kolam lahar, tempat itu adalah tempat satu satunya yang lamdi ketahui memiliki Obsidian. Lamdi berhasil menemukan tempatnya. Tetapi Lamdi harus berhati-hati karena kemungkinan obsidian itu masih panas karena dibawahnya ada lahar aktif. Setelah memastikan suhu Lamdi mengambil obsidian dengan beliung ajaib. Namun sebelum dia membuat portak dan masuk. Lamdi diingatkan oleh mutiara ajaib bahwa mutiara ajaib tidak bisa masuk ke dalam Cursed Island tersebut karena itu adalah peraturan mutlak untuk mahluk mutiara aneh seperti dirinya. Kemudian setelah Lamdi membuat portal dan masuk. Lamdi menemukan dia berada di dunia yang lebih aneh semuanya tidak teratur tak selang lama dunia tersebut berubah menjadi dunia kotak-kotak kembali seperti di saat Lamdi sampai pertama kali.

Namun dunia itu berbeda dunia tersebut memiliki nuansa merah dengan didominasi lahar panas membara seperti layaknya neraka. Tiba-tiba ada mahluk berwarna merah dengan

bentuk bulat pepat muncul. Mahluk itu berbicara dengan suara yang menyeramkan,

“Kamu ingin mencari gulungan mantra ya. ” mahluk itu bertanya dengan nada marah. Hal itu

membuat Lamdi ketakutan. Dengan gugup Lamdi menjawab, “iya. ” Kemudian mahluk itu berteriak dengan bahasanya yang aneh dan tidak ada di dunia nyata,“oing sehs bahlel. ”

Lamdi tiba tiba dikejar oleh orang-orang berwarna merah darah dan tidak terlihat memiliki kulit. Lamdi ketakutan, dia pun lari tanpa tahu dia pergi kearah mana. Setelah lari dengan kecepatan kilat, Lamdi kelelahan. Tanpa sengaja dia melihat secercak lembaran kertas yang dia sendiri tidak tahu isinya. Namun karena memang sifatnya yang usil dia pun mengambil lembaran itu dan terdengar suara yang tidak asing,“Kamu telah mengumpulkan satu dari tiga lembaran mantra tersebut. ” ternyata itu suara mutiara ajaib dan ternyata lembaran itu adalah lembaran mantra yang dimaksud. Setelah dia teliti letak lembaran mantra tersebut berada di lubang suatu dinding datar. Dia mencari di sekitar tempat itu. Lamdi menemukannya lagi, Lamdi sangat senang karena berhasil menemukan lembaran itu lagi. Artinya dia tinggal 1 langkah lagi untuk berhasil. Saat dia berjalan mengelilingi lingkungan sekitar kolam lahar dia menemukan lembarannya lagi, dengan senang hati dia pun kembali ke dimensi kotak kotak dengan 3 buah lembaran tersebut. Kemudian mutiara itu menghela nafas karena mantra dalam lembaran itu tidak boleh diucapkan terputus putus. Setelah mutiara tersebut mengucapkan mantra itu Lamdi mulai menghilang. Dia mengucapkan salam perpisahan untuk yang terakhir kalinya. Ternyata itu semua hanyalah mesin simulasi baru yang pakaikan pada dirinya oleh dokter yang diperintah oleh ayahnya agar Lamdi menyadari kesalahannya. Ternyata mobil hitam tersebut adalah mobil antik peninggalan kakeknya yang kebetulan sedang dipakai ayahnya dan tangan yang menariknya adalah dokter tersebut dengan alat keluaran Hakiko Tech tahun 2050. Lamdi akhirnya sadar bahwa dia tidak boleh membolos lagi untuk mengetahui juga bahwa dia pasti bisa jika dia mau rajin dan tekun. Beberapa hari kemudian Lamdi mengikuti remidi matematika karena nilainya dikosongkan saat itu ia yang sudah belajar dengan tekun pun bisa menjawab semua pertanyaanya, Dan ia mendapat nilai yang baik. Maka itu kita harus tekun dan rajin untuk mencapai tujuan serta kita tidak boleh nakal dan melanggar peraturan.

Misteri Rumah Tua

Misteri Rumah Tua

Suatu hari di Kota Glost, ada 3 anak bernama Jack, Jinny, dan Golin yang saling bersahabat. Mereka juga bersekolah di tempat yang sama. Selain bersekolah di tempat yang sama mereka juga bertetangga. Kalau sudah hari libur mereka akan bermain bersama. Beberapa hari kemudian mereka dapat kabar bahwa di seberang/pinggir kota Glost terdapat hutan. Dan yang lebih menarik lagi dari kabar tersebut adalah ada rumah kayu yang tua dan besar dan sudah berumur 125 tahun. Setelah dapat kabar tersebut si Jack berkata,

“Ayo kita uji nyali di rumah tersebut. ” katanya sambil berani.

“Janganlah kalau kita tersesat terus hilang gimana, mana lagi di pinggir kota dan didalam hutan pula. Dan itu rumah kan sudah tua takutnya angker lagi.” Kata Jinny sambil cemas.”

“Bodo amat kalo hilang, hilang aja kalo tersesat ya udah tersesat aja, terima kenyataan.” Kata Golin sambil bercanda.

“Anda sekali ngomong gelap sekali ya bahasanya. Hah… gini banget punya temen.” Kata Jinny dalam hati.

“Ya sudah, kalau mau uji nyali setidaknya ada rencananya lah. ” jawab jinny yang sudah pasrah sama Tuhan.

“Oke gimana kalau hari Jumat minggu depan. Jumat Minggu depan kan libur sampai Selasa jadi aman.” Kata Jack.

“Ya udah lah ikut aja.” kata Jinny.

“Bawa apa aja buat uji nyali nya?” kata Golin.

“Bawa tas, senter, batrai cadangan (buat jaga-jaga kalo batrai senter yang pertama habis), sama HP (buat cadangan senter dan buat nge-vlog buat diuploud di media sosial ).

Di saat Hari Jumat telah tiba, para tiga anak ini sudah memberi tahu orang tua nya sejak jauh-jauh hari tentang uji nyali nya. Mereka berencana untuk berkumpul di lapangan jam 20.00 terlebih dahulu, lalu berangkat bareng ke stasiun dan naik kereta ke stasiun yang dekat dengan pinggiran kota Glost. Lalu memasuki hutan jam 21.00, mereka menelusuri hutan dan sampai dua jam kemudian alias sampai di rumah tua tersebut jam 23.00. Mereka siap-siapa dulu barang-barang yang ada seperti senter yang sudah berfungsi dan hp yang batrainya sudah full. Dan akhirnya jam 24.00 mereka akhirnya masuk.

Saat mereka mulai masuk, mereka hanya melihat perabotan yang sudah tua, usang, dan rusak. Ada juga barang yang sudah berkarat dan sudah ditumbuhi jamur. Di dalam rumah itu juga sangat gelap, hanya jendela dan cahaya bulan saja yang bisa menjadi lampu alami untuk rumah ini. Di situ terdapat jaring laba-laba, sawang-sawang, dan lumut saja yang menghiasi rumah tua ini. Kayu untuk pijakan kaki juga ada yang masih kuat, ada yang sudah berlubang, dan ada yang kendur kayunya. Mereka mulai mengelilingi rumah ini sambil ditemani senter. Mereka juga memulai video untuk di uploud. Pada saat mengelilingi lantai satu dan sudah sampai di ruangan terakhir, tiba-tiba pintunya terbuka sendiri seperti ada orang yang membukanya. Dan engsel pintu yang diam tadi tiba-tiba bergerak sendirinya. Mereka mencoba positive thinking, “oh mungkin hanya angin saja.” pikir mereka. Di saat bagian lantai satu sudah clear, mereka mencoba naik ke lantai dua.

Tapi beberapa saat kemudian disaat mereka masih naik ke atas tiba-tiba ada bagian tangga yang ambruk,”BRUKKKK!!!” tapi untung mereka tidak terjatuh ke bawah. Saat sudah sampai lantai 2 dan mulai berkeliling, tiba-tiba ada tangan seseorang yang memegang pundak Jack,

“Apa itu tadi yang pegang pundak saya? Apa kalian yang memegang pundak saya?” Tanya Jack.

“Nggak, dari tadi saya pegang HP. Ga mungkin juga saya pegang pundak mu.” Bilang Golin.

“saya dari tadi juga pegang senter. Ga mungkin juga saya pegang pundakmu.” Kata Jinny.

“Ya udah lanjut aja.” Kata Jack.

Mereka mulai memeriksa beberapa ruangan demi ruangan di lantai dua. sampai di kamar, mereka mulai memasuki ruangan tersebut dan tiba-tiba kursi goyang yang ada di kamar tersebut bergoyang seperti ada orang yang menggunakannya akan tetapi tidak ada orangnya. Mereka mulai memiliki firasat yang kurang enak. “Mungkin disini memang benar ada hantu yang sering dirumorkan dalam kabar. ” Pikir mereka dalam hati. Dan pada akhirnya mereka sudah selesai mengelilingi setiap rumah dengan perasaan ketakutan.

”Oke, dah ya selesai uji nyalinya. Dah capek saya muterin ni 1 rumah. Ini jantung dah mulai jantungan ini.” Kata Jinny yang sudah ketakutan.

“Eh bentar, kayaknya ada beberapa kertas gitu di dapur lantai 1. Coba yuk dilihat kertasnya buat dokumentasi terakhir gitu.” Kata golin.

“Ya udah yuk periksa.” Kata Jack.

Mereka mulai menuruni tangga ke dapur dan menemukan kertas yang dimaksud.

“Weh ada tulisannya, coba lihat. ” Kata Jack.

“Halo saya Elios, saya disini adalah penghuni yang sudah menjadi arwah gentayangan di rumah ini. Kalo kalian Tanya “kok bisa ada arwah gentayangan nulis di kertas?” plis deh mending ga usah ditanya. Saya menjadi arwah gentayangan karena suami saya. Saya baru menyadari bahwa suami saya ternyata adalah sang pengabdi setan. Suami saya menjadi seperti itu karena masalah ekonomi yang membuat dia memerlukan uang tambahan supaya jadi kaya raya. Disaat ekonomi keluarga sudah normal mereka masih terikat perjanjiannya dan suami saya massif nafsu untuk menyediakan tumbal supaya bisa cepat kaya. Dan ternyata setiap tahun, supaya bisa menghasilkan uang, sang iblis membutuhkan tumbal setiap tahunnya. Seperti ini pembicaraannya yang saya dengar di saat suami saya kehabisan korban

“Maaf saya sudah kehabisan korban untuk ku tumbalkan bagaimana ini, saya sudah kehabisan ide unutuk tumbal kali ini?”

“hmmm… bagaimana jika kau tumbalkan keluarga anda. Dalam perjanjian keluarga lebih menyediakan uang yang jauh lebih banyak lagi dibanding korban lainnya. Bagaimana? Sebagai permulaan kau tumbalkan yang muda,akan ku buat urutan tumbal keluarganya. Pertama kau tumbalkan anak-anak. Disaat anak-anak sudah habis yang kedua istri anda. Istri sudah kau tumbalkan, yang ketiga saudara-saudara mu. Saudara mu sudah habis, yang ke empat orang tua mu. Jika semua sudah ditumbalkan maka yang terakhir adalah rahasia. Apakah kau menyetujuinya?”

“hmmm…… baiklah saya setuju.”

Itulah yang saya dengar. Pertama dia mengorbankan anak-anak terlebih dahulu setelah anak-anaknya habis mereka mulai mengincar saya lalu saudara dia dan orang tua nya lalu sesudah tumbal keluarga tingkat terakhir, sang iblis ternyata mengorbankan pemiliknya sendiri. Begitulah tingkatnya. Sampai sekarang sang iblis tetap berada di sini siapa pun yang masuk, sang iblis berusaha menggoda sampai dia memiliki waktu yang tepat untuk memangsanya. Untuk menghentikan lingkaran ini, ada 1 cara untuk menghentikan perbuatannya dengan cara membakar buku yang di berikan iblis untuk ritualnya. Buku itu berisi formulir pengikatnya . Bila sang formulirnya sudah terbakar maka terror rumah ini juga sudah berhenti. Saya sering melihat dia menyimpan buku ritual tersebut di koper yang sudah dikunci yang terletak di gudang belakang tangga. Saya tau passwordnya yaitu 24356. Bagi yang menemukan surat ini segera tolong kami. (FYI: waktu yang tepat untuk pembakaran buku ritual adalah jam 24.00 p.m/00.00 a.m sampai 05.00 a.m dan bensin dan korek api sudah saya taruh di kamar lantai 2).

“sudah jam berapa ini” kata Jack. “Sudah jam 04.30 a.m.” kata Golin sambil melihat hp nya.

“Waduh, ayo cepat kita bakar bukunya! Waktunya tinggal 30 menit lagi!” kata Jinny.

“Baik ayo kita berpencar! Golin kamu ambil buku nya ya! aku sama Jinny bakal ambil korek api sama bensin di lantai 2! Kita bakal ketemu di ruang tamu!” kata Jack.

(“Kok tantangannya tidak sama rata ya. Aku harus ke bawah tangga, nyari kopernya, masukin passwordnya, ambil bukunya, terus ke ruang tamu, ya ampun… .”)jawab Golin dalam hati.

Mereka yang sudah mengetahui fakta rumah ini mulai mencari barang yang diperlukan. Mencari,mencari,mencari dan pada akhirnya mereka mulai menemukan barang yang dimaksud dan berkumpul di ruang tamu jam 04.45 a.m . “Ayo kita bakar bukunya” Kata Jack.

“Ayo” kaja Jinny dan Golin.

Pertama Golin menaruh bukunya, kedua Jinny menyiram bukunya dengan bensin, ketiga Jack mulai membakar bukunya. Di saat Jinny selesai menyiram bukunya dengan bensin waktu sudah menunjukan jam 04.59 detik 45 . “Ayo waktunya tinggal 15-10 detik lagi. ” kata Golin sambil cemas.

“Iya ini aku lagi nyalain koreknya.. yes koreknya nyala. ”

Jack akhirnya melempar koreknya ke buku tersebut tepat waktunya tinggal 3 detik lagi.3 2 1.. sang buku sudah hangus,kutukan iblis sudah pergi dari rumah ini dan arwah gentayangan tersebut sudah tenang di atas.

“Beh gilak tegang banget dah,ini rasanya kayak main game horror rasa real life sumpah dah. ” Kata Jinny.

“ Ya gitulah tapi untungnya uji nyali ni kita dapet ide buat karangan cerita buat di kumpulin Rabu minggu depan seperti yang disuruh guru kita dengan berkata “buat libur ini kalian bikin karangan cerita ya biar kalian selama 5 hari libur ini nggak nganggur sama main games TEROSS. Baik tema karangannya tentang adventure ya bisa kayak cerita kamu naik gunung,tersesat di hutan,tenggelem di laut,kena terkam buaya,kena makan harimau,disengat ubur-ubur,sama di cakar kucing terserah kalian ya. (ini bukan adventure sih. Ini lebih ke pembunuhan sih hehe.) ya terserah kalian lah intinya ada adventure nya ya.”

“Meskipun kita buatnya penuh niat tapi dapetnya selalu B sih. Ehh bentar ini kita uji nyali ato ngungkap misteri sih?” Kata Golin sambil kebingungan.

”Mungkin 50% nya uji nyali 50% nya ngungkap misteri rumah ini. Dan ini kalo kita bikin cerita ni bisa bikin novel misteri horror mungkin.” Kata Jack.

“Dah yok, pulang aja ini dah pagi nih. Takutnya orang tua kita khawatir, nelpon polisi, dikiranya kita anak yang hilang tersesat di rumah tua tersebut kali.”

“Iya juga ya, yok kita pulang!” kata Jack.

Pada akhirnya para tiga sahabat ini jalan dari rumah tua tersebut lalu pergi menelusuri hutan supaya bisa balik lagi ke Kota Glost. Lalu disaat sudah sampai Kota Glost mereka naik Stasiun. Lalu disaat sudah sampai ke stasiun akhir mereka mulai berpisah untuk kembali ke rumah mereka masing-masing. Tamat.

Dunia Angka

Dunia Angka

     Ada salah satu siswi di SMP Harvard, ia bernama Aurora. Sekarang ia duduk di kelas 7H, kelas yang terkenal dengan anak anak nya yang nakal. Aurora biasa dipanggil Rara oleh teman-temannya. Aurora bisa dibilang cukup nakal dan malas dalam semua mata pelajaran yang ada di sekolah, terutama mata pelajaran matematika. Yaa.. siapa sih yang menyukai pelajaran matematika kecuali Jerome Poline, hahaha. Tetapi yang membuat heran meskipun Aurora adalah anak yang nakal dan malas ia mempunyai teman yang begitu banyak, entah cara apa yang digunakan Aurora untuk bisa berteman dengan murid-murid lain di SMP Harvard.

     Hari Selasa, 27 Oktober 2025 pun tiba. Ya hari ini adalah jadwal ulangan matematika bagi kelas 7H. Tentu saja hari ini adalah hari terburuk bagi Aurora dan juga teman-teman di kelasnya. Pasalnya hari ini jadwal ulangan matematika bab 2 dan materinya adalah aljabar, kalian tahu sendiri lah ya, aljabar adalah pelajaran yang terkenal rumit dan susah. Apalagi guru matematika kelas 7H ini sangatlah galak. Pagi hari sebelum masuk ke kelas, anak anak 7H bukannya belajar mereka malah saling meluapkan rasa kesal nya.

“Sial!! Hari ini ada ulangan matematika bab aljabar!’’

Kata salah seorang teman Aurora yang bernama Aiden.

Auropun menyaut,

“Benar, padahal kemarin malam aku hanya belajar sangat sedikit. Mataku sudah sangat lelah ketika melihat catatan dan latihan soal matematika,” umpat Aurora dengan kesal.

     Bel jam pelajaran ke-4 berbunyi, saat nya pelajaran matematika. Benar saja, guru matematika masuk ke kelas 7H sambil membawa kertas soal ulangan yang begitu tebal. Setelah soal ulangan dibagikan, guru matematika memberi pesan,

“Ayo kerjakan soal ulangan dengan jujur, kerjakan sebisa mungkin.”

Murid murid yang ada di kelas 7H menjawab dengan lantang dan kompak,

“Baik Bu.”

Ulangan dimulai, ada 25 soal yang harus dijawab di lembar tersebut. Baru saja soal nomer 1 Aurora sudah kesulitan untuk menjawab nya. 15 menit berlalu Aurora baru sampai nomer 2. Keadaan kelas sangat sepi, Aurora berbisik dalam hati,

“Sepi banget ruangan kelas ini, sepertinya jika aku tidur, aku bisa tidur dengan nyenyak.”

Dengan nekatnya Aurora memutuskan untuk tidur, ia tidur sangat nyenyak. 20 menit Aurora tidur, tidak ada satupun orang yang menyadari. Aurora terbangun dari tidurnya, tetapi bukan pemandangan kelas yang ia lihat. Ia melihat pemandangan yang sungguh asri, banyak pepohonan di sana. Juga banyak angka angka yang digantung di pohon. Aurora berkata,

Seperti pohon natal yang dihiasi tetapi di hias menggunakan angka.”

Ia rasa ia sedang berada di dunia lain, bukan di bumi. Aurora menjelajah daerah sekitar di dunia itu, tiba tiba saja ada sinar terang di depan Aurora. Aurora pikir itu jalan untuk kembali pulang ke bumi. Dugaan Aurora salah, setelah ia memasuki cahaya bersinar itu ia malah menemui sebuah tulisan.

Tulisan itu berisi, “Selamat datang di permainan ini, ada 10 soal yang harus anda kerjakan. Jika anda berhasil memecahkan 10 soal tersebut anda akan kembali ke Bumi, dan jika anda gagal dalam memecahkan 10 soal tersebut anda tidak akan pernah bisa kembali ke bumi. Sudah banyak korban yang mencoba untuk memecahkan 10 soal ini dengan cara apapun, dan tidak banyak yang selamat. Jadi selamat mengerjakan.” Aurora yang melihat dan membaca tulisan tersebut terkejut.

Selesai membaca, di depan Aurora langsung muncul soal pertama. 45 menit berlalu, dan Puji Tuhan Aurora sudah memecahkan 7 soal.

Ia merasa soal soal yang sudah ia kerjakan itu bisa dibilang mudah,

Ah.. mudah sekali soal soal itu, sudah 7 nomer aku pecahkan pasti aku bisa menjawab sisa soal nya dan aku akan kembali ke bumi.’’

Tinggal 3 soal lagi yang harus dikerjakan. Pada soal nomer 8 Aurora mulai kesulitan, ia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memecahkan soal tersebut. Akhirnya soal nomer 8 sudah terjawab. Aurora berkata,

Aku harus bisa menyelesaikan 2 soal lagi, aku pasti bisa, aku harus kembali ke bumi. Aku masih ingin bertemu orang tua ku dan teman-teman ku,”

Ucap Aurora dengan sedikit menangis. Tidak mau menunggu lama, Aurora melanjutkan soal nomer 9. Ia membaca soal nomer 9 tersebut dengan perlahan sambil mencoba untuk memahami,

Tentukan bentuk KPK dari 12pq dan 8pq²!” begitulah isi soal nya.

Aurora mulai kebingungan,

“Perasaan aku ga pernah diajarin soal kayak gini deh di sekolah.”

yang ia bisa hanya FPB dan KPK angka biasa, bahkan sebelumnya Aurora tidak tahu kalo FPB dan KPK itu ada yang dalam bentuk aljabar. Aurora mulai berusaha untuk mengerjakan soal tersebut, segala cara sudah ia coba. 25 menit berlalu ia menemukan jawabannya.

“KPK nya adalah 24pq².”

cahaya itu bersinar dan munculah soal nomer 10.

Wah….. berarti jawaban ku yang tadi benar dong.”

Aurora pun melanjutkan ke nomer 10, soal tersebut adalah, Hitunglah nilai bentuk di bawah ini untuk X= -2 dan Y=4

[a] 3x – 4y

[b] x2 – y ‘’

“sepertinya aku sudah pernah mengerjakan soal seperti ini, tapi aku lupa cara mengerjakan nya.” Aurora berusaha untuk mengingat ingat kembali.

Di lain sisi Aurora merasa sangat lapar, karena saat istirahat pertama di sekolah tadi bekal nya jatuh dan tidak bisa di makan lagi, juga ditambah Aurora yang lupa membawa uang jajan. Tiba tiba ia melihat ada sebuah pohon mangga yang ada di pojok lahan yang sangat luar. Dari kejauhan ia melihat pohon tersebut memiliki banyak buah, tidak sedikit buah yang jatuh dari pohon itu.

Tanpa berpikir panjang Aurora langsung berjalan menghampiri pohon tersebut, 

“Wah buah mangga dari pohon ini warna nya sangat hijau dan keliatan nya sangat segar dan manis.”

Aurora mengambil satu buah mangga dari pohon itu, lalu ia pergi ke air terjun disekitar situ untuk mencuci buah mangga yang sudah ia dapatkan. Sesudah ia mencuci buah mangga ia langsung memakannya tanpa dikupas terlebih dahulu kulit manga nya, ia memakan mangga di tepi air terjun.

Ia memakan mangga sambil melihat indahnya pemandangan air terjun,

 “Indah sekali pemandangan di sini. Mangga yang ku makan juga enak, sangat manis sekali, aku sukaaa.’

Ia mengatakan hal tersebut seakan akan ia melupakan 10 soal yang harus ia pecahkan. Selesainya Aurora memakan mangga ia kembali teringat akan soal terakhir yang harus ia pecahkan. Aurora bergegas untuk kembali ke tempat dimana soal itu ada, untung saja soal tersebut masih bisa dilihat. Aurora mencoba untuk mengigat ingat cara mengerjakan soal subtitusi. 15 menit berlalu dan akhirnya Aurora ingat cara mengerjakan soal subtitusi, tanpa berlama lama ia langsung mencoba untuk mengerjakan. Dikarenakan tidak ada kertas untuk mencoret coret Aurora mencoret coret hanya di dalam pikiran nya, dan hebat nya ia bisa menemukan jawaban nya.

Jawaban [a] adalah -22 dan [b] adalah 0.”

cahaya terang muncul dengan tulisan,

“Selamat kamu telah berhasil memecahkan 10 soal dengan baik.”

Aurorapun terbangun dengan kondisi ia sudah berada di UKS sekolah, ia melihat ada guru BK yang menunggui nya di UKS. Aurora bertanya dengan kondisi nya yang masih setengah sadar,

“Bu, ini kenapa saya berada di UKS?”

“Eh, kamu sudah bangun. Ini tadi guru matematika kamu bilang kalau saat ulangan matematika kamu tertidur di meja, sudah berusaha dibangunkan juga tidak bangun bangun, jadi guru matematika kamu mengira kamu pingsan.”

“Oh, begitu ya bu, yasudah ini saya sudah cukup membaik saya izin untuk kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.”

“Baiklah, hati hati ya.”

Aurorapun berjalan untuk kembali ke kelas dengan berbisik dalam hati,

Apakah aku meninggalkan dunia ini selama itu?”

Ia sudah sampai di depan pintu kelas nya.

“Ah, sudahlah mungkin itu hanya halusinasi ku.”

TAMAT

HUTAN KERAJAAN

HUTAN KERAJAAN

HUTAN KERAJAAN
Di pagi hari yang sangat cerah terlihat seorang wanita yang berdiri di balkon kamarnya. Tak lama ia masuk kekamarnya untuk memainkan handphone nya. Ia melihat jam ternyata sudah jam 10.00. Tiba-tiba, ‘’Aduh lapar sekali perutku.’’ kata wanita itu.
Ia keluar kamar dan turun tangga menuju lantai 4. Di lantai 4 ada ruang makan. Ternyata pengawal-pengawal nya sudah menyiapkan makanannya. Ditengah-tengah ia sedang asik makan, munculah ide yang sangat random.
‘’Aku ingin pergi kepasar, aku ingin jalan-jalan disana,apakah kau siap menemani aku nanti ke pasar?’’ kata wanita itu sambil makan kebetulan stok kebutuhan nya sudah hampir habis. Pengawal membalasnya.
‘’Saya selalu siap nyonya,tapi apakah benar nyonya ingin ke pasar?’’ dengan ragu.
’’Iya benar,tidak tahu kenapa saya ingin sekali ke pasar.” kata wanita itu.
‘’Baiklah nyonya,mau jam berapa nyonya kepasar?” kata pengawal. ‘’Sehabis saya makan saja.’’ kata wanita itu.
Sehabis wanita sudah selesai makan dan sudah siap pergi kepasar.
‘’Pengawal ayo kita berangkat saya sudah siap.’’ kata wanita itu.
‘’Baik,ayo nyonya.’’ kata sang pengawal.
Setelah sampai di pasar wanita sungguh senang karena seumur hidupnya ia tidak pernah ke pasar, karena sejak kecil ia sudah terbiasa hidup mewah. Selama ini pengawalnya yang selalu kepasar untuk membeli kebutuhan wanita itu. Wanita itu disana ingin membeli sayuran dan ikan. Di saat ingin menuju ke tempat yang berjualan sayuran tiba tiba ada yang tidak sengaja menabrak wanita ‘’Bruk…. aduh.’’ kata wanita yang sedang tergeletar di lantai. Ternyata yang menabrak wanita adalah seorang lelaki yang sangat tampan.
‘’Ah maaf,saya tidak sengaja saya harus buru-buru maaf sekali ya.’’ kata lelaki itu. Sang pengawal yang melihat nyonya tergeletar di lantai langsung membantu berdiri ‘’Nyonya apakah kau baik baik saja?’’ kata sang pengawal bertanya. ‘’Ah tidak apa apa ayo kita langsung ke tempat nya saja.’’ jawab wanita itu. Tak lama mereka sudah sampai ke tempat yang mereka sampai.
“Ibu sayur ini berapa ya?” tanya wanita.
‘’1 kg 30rb nak,kau ingin membeli berapa kg?” jawab ibu itu.
” Saya ingin membeli 2 kg bisa?’’ jawab wanita itu.
‘’ Bisa nak,sebentar ya saya bungkuskan dahulu.’’
Setelah ibu itu sudah selesai membungkus sayuran itu wanita langsung memberi uang nya. ‘’ Ini ya bu uang nya. Semangat terus ya bu jualan nya.’’ kata wanita.
‘’Terimakasih nak,hati hati dijalan ya.” jawab ibu yang berjualan sayur. ‘’Mari bu,“ jawab nya dengan sopan. Sekarang wanita dan pengawalnya menuju ke tempat yang berjualan ikan. Akhirnya sudah sampai.
‘’Permisi pak,harga ikan gurami ini berapa ya?” tanya wanita. ‘’25 rb non.” jawab bapak itu.‘’Baiklah pak saya ingin membeli nya ya.” Wanita itu sambil menyodorkan uang nya.nya. “Baiklah non,ini ya terimakasih.” jawab bapak itu.
‘’Sudah kita beli semua,mari kita pulang.’’ kata wanita. ‘’Baiklah nyonya,ayo kita pulang.” jawab sang pengawal. Akhirnya sudah sampai di kerajaan, wanita cepat cepat ke lantai 5 menuju ke kamar mandinya untuk membersihkan badannya. Jarum jam menunjukan jam 15.00. Wanita sedang dikamar merenung di balkon nya.
‘’Tadi yang menabrak ku siapa ya,wajahnya sungguh tidak asing seperti aku pernah bertemu dengan nya tapi dimana ya?” Tanya wanita itu. ‘’Ah sudahlah,biarkan saja mungkin dia hanya mirip dengan orang yang pernah kutemui.” jawab wanita. Ia lanjut memainkan handphone nya.
Waktu sudah menunjukan jam 8 malam. Wanita itu ternyata ketiduran. Tiba – tiba ada yang menggetuk pintunya.
“Tok….. tok….. tok…. non ayo makan malam in sudah jam 8 non…. “ kata bibi nya. Tetapi tidak ada respon karena wanita itu masih tetidur nyenyak. Bibi menuju tangga dan ia turun ke ruang makan untuk menutup makanan nya. Karena wanita itu masih tetidur. Akhirnya wanita itu bangun. Waktu menunjukan jam 9. Ia segera turun karena ia sungguh lapar.
Setelah selesai makan ia menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badanya.
Keesok paginya ia ingin berjalan jalan di pasar lagi. Ia meminta pengawal nya untuk mengantarnya ke pasar itu. “Pak,tolong antarkan saya ke pasar itu lagi,saya sungguh bosan di istana ini.” kata wanita itu.

”Baik nona.” jawab pengawal nya. Akhirnya, sudah sampai di pasar nya. Saat wanita itu sedang asik berjalan jalan.
Tiba – tiba wanita itu melihat lelaki yang sungguh mirip dengan lelaki yang kemarin menabraknya. Dia berbincang di dalam hatinya. “Apakah dia benar yang menabrakku kemarin ya ??orang ini sungguh tidak asing bagiku,apa aku tanyakan saja ya?tetapi jika dia bukan yang kemarin bagaimana? Ah sudahlah tidak apa ajak kenalan saja.” wanita itu segera menghampiri lelaki itu.
“Halo permisi apakah kau yang kemarin menabrakku?” tanya wanita itu.
“ Iya maaf ya saya kemarin sungguh terburu-buru.” jawab lelaki itu. “Ah baiklah tidak apa apa,apakah kita boleh kenalan?” jawab wanita itu.

“Tentu saja boleh, perkenalkan nama saya Reja.”

“Perkenalkan nama ku Xavier,nama mu menggingatkanku dengan sahabat kecilku hehe.” jawab wanita itu.

Ternyata nama wanita itu Xavier.
“Nama yang indah sekali,ah apakah kau mempunyai sahabat kecil yang bernama Reja?aku juga mempunyai sahabat kecil yang nama nya persis sepertimu. Ia saat kecil pindah ke jakarta karena ayahnya ingin bekerja disana.” jawab Reja.
“HAH,APAKAH KAU SAHABAT KECILKU DULU? YANG SERING AKU PANGGIL JAJA???” jawab Xavier dengan wajah nya yang shock. Jaja itu nama panggilan Xavier kepada Reja saat dulu.
“Iyaaaa… aku sungguh senang bertemu dengan mu lagi,sekarang kau tinggal dimana?apa kabar kamu? kita sudah sungguh lama tidak bertemu,bagaimana kabar mama dan papamu?” jawab Reja sambil memeluk Xavier.

“ Aku juga sungguh senang bertemu dengan mu Jaja. Aku sungguh baik Ja, bagaimana dengan mu?papa dan mama ku sudah meninggal sejak aku kuliah,sekarang aku tinggal di istana itu,” sambil menunjuk tempat istana yang ia tinggali.

“ Ah ternyata engkau yang memakai istana itu. Aku sungguh baik baik juga,turut berduka cita ya Xav.”

“Iya Jaja thanks ya…”

Akhirnya sahabat kecil yang dulu sudah terpisah lama,tanpa kabar kabaran bisa bertemu kembali. Saat mereka sedang asik berbincang – bincang,tiba tiba ….‎ Bersambung….