Cinta Mama Agnes untuk Anak-anak Sumba

Cinta Mama Agnes untuk Anak-anak Sumba

Berbekal dedikasi dan niat tulus, Agnes mendirikan Yayasan Hati Nurani dengan harapan mampu memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak di kampung halamannya.
Yayasan Hati Nurani menampung anak yatim piatu dalam wadah panti asuhan dan mendidik anak-anak usia dini dalam wadah PAUD, Taman Kanak-kanak (TK) tanpa pilih kasih, semua anak dengan berbagai kondisi fisik, mental, dan berbagai latar belakang diterima dan dididik dengan baik, berusaha agar anak-anak panti tetap bisa makan cukup tiap hari dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Mulai dari berkebun, berternak, hingga membuat kerajinan tangan, tak ada yang tak dilakoni.
Pada tahun 2019 Asuransi Astra menangkap kisah perjuangan Agnes bersama Yayasan Hati Nurani, melalui kampanye sosial #Pijarllmu. Asuransi Astra membangun kembali PAUD Hati Nurani menjadi tempat menimba ilmu yang lebih layak bagi anak- anak Desa Watukawula. Dua ruang sekolah disiapkan lengkap dengan toilet baru yang seluruhnya disesuaikan agar dapat diakses anak berkebutuhan khusus dengan nyaman. Hingga kini bangunan itu masih berdiri kokoh, bahkan Agnes bersiap untuk membuka cabang baru demi pendidikan anak-anak desa lainnya.
Tak berhenti disitu, satu unit kendaraan operasional baru pun diberikan untuk Yayasan Hati Nurani, agar mimpi-mimpi untuk memberikan pelayanan yang lebih luas dapat diwujudkan. Agnes berharap niat mulianya bisa menular dan lebih banyak lagi orang yang peduli.

Remaja 15 Tahun yang dijuluki ‘Newton dari Gaza’

Remaja 15 Tahun yang dijuluki ‘Newton dari Gaza’

   Hussam Al-Attar adalah seorang remaja yang baru-baru ini dijuluki sebagai ‘Newton dari Gaza’. Julukannya diambil dari nama seorang ilmuwan terkemuka dunia, karena remaja ini berhasil menciptakan listrik dari angin.

 Al-Attar adalah seorang remaja yang dulunya merupakan siswa sekolah Jabel Mukaber di Gaza. Sekarang Ia adalah salah satu pengungsi di Rafah, batas selatan Palestina dengan Mesir. Ia beserta keluarganya mengungsi, karena kampung halamannya, Gaza, diserang brutal oleh Israel sejak Oktober 2023. Sehingga, Rafah menjadi tempat pengungsian untuk sekitar 2,3 juta warga Palestina termasuk dirinya.

  Sejak perang melanda Gaza pada 7 Oktober 2023, Israel telah memutuskan aliran air, listrik dan bahan bakar bagi 2,3 juta warga Palestina yang menderita dalam situasi mengerikan akibat 17 tahun blokade. Al-Attar bersama para pengungsi lainnya harus mendirikan tenda untuk berteduh dan menjalani aktivitas dengan gelap-gelapan saat malam hari.

 Namun dengan kondisi tersebut, Al-Attar tidak tinggal diam. Ia mulai mencari barang-barang bekas, yang bisa dipakai untuk menghasilkan listrik. Karena kegigihan dan kecerdasannya, Al-Attar berhasil menemukan beberapa kipas bekas di pasar.

 Dua buah kipas bekas tersebut Ia hubungkan dengan kabel-kabel listrik yang ada. Dengan mengumpulkan bagian-bagian dari barang elektronik yang dibuang atau rusak, ia kemudian merakit generator listrik inovasinya.

 Dua kipas angin dipasang di salah satu tiang besi tempat pengungsian, lalu keduanya disusun, agar bisa berfungsi sebagai turbin angin kecil yang mampu mengisi baterai. Bilah turbin yang dipakai terbuat dari bahan yang ringan namun tahan lama. Turbin tersebut dipasang di tempat strategis, agar bisa menjangkau kekuatan angin. Ketika angin berinteraksi dengan bilah-bilah turbin, hal itu menyebabkan turbin bergerak. Kemudian, Al-Attar menyambungkan kipas angin ke kabel listrik yang tersebar di seluruh rumah dan kemudian menggunakan saklar, bola lampu, dan sepotong kayu lapis tipis untuk direntangkan di tenda. Dua upaya pertamanya gagal dan butuh beberapa waktu untuk mengembangkan sistem hingga dia berhasil pada percobaan ketiga.

 “Saya mulai mengembangkannya lebih lanjut, sedikit demi sedikit, hingga saya bisa menyambungkan kabel-kabel itu melalui ruangan hingga ke tenda yang kami tempati, sehingga tenda tersebut memiliki penerangan,” ucap Al-Attar.

 Al-Attar mengakui inovasinya terbatas, karena dibutuhkan angin yang kencang untuk menerangi tempat tersebut. Ia berharap agar bisa mendapat pasokan barang-barang yang berguna untuk proyek tersebut.

 “Saya  senang  melakukan ini, karena saya meringankan penderitaan keluarga saya, ibu saya, ayah saya yang sakit,  anak-anak adik laki-laki saya  dan semua orang yang menderita di sini  karena kondisi yang kita jalani di masa perang ini,” tambahnya.

 “Saya senang orang-orang di kamp ini memanggil saya Gaza Newton, karena saya berharap dapat mewujudkan impian saya menjadi ilmuwan seperti Newton dan membuat penemuan yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Jalur Gaza tetapi juga dunia.” , jelasnya di TechTimes.

 Meski perang menghancurkan rumahnya, namun semangat perjuangannya membuahkan hasil yang bermanfaat.

Bawang Merah Bawang Putih

Bawang Merah Bawang Putih

Dahulu kala hidup keluarga yang bahagia, mereka memiliki 1 anak yang cantik yaitu Bawang Putih. Namun Bawang Putih tidak bisa bersama Ibunya lagi karena Ibu Bawang Putih jatuh sakit dan akhirnya meninggal.
Setelah kejadian itu, Bawang Putih pun hidup dengan Ayahnya, Ayahnya pun pergi jauh untuk bekerja. Namun Ayah Bawang Putih pun tidak tega meninggalkan Bawang Putih sendirian, sehingga akhirnya Ayah Bawang Putih pun memutuskan nikah lagi dengan seorang Janda.
Janda satu itu memiliki anak yang bernama Bawang Merah, Bawang Putih pun bahagia karena memiliki keluarga baru tetapi kebaikan itu terjadi hanya sementara. Ibu dan Bawang Merah hanya baik saat ada Bapa Bawang Putih, Mereka menyuruh Bawang Putih seperti pembantu. Namun penderitaan Bawang Putih tidak berhenti di situ saja, Ayah Bawang Putih jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Suatu pagi ketika Bawang Putih mencuci di sungai salah satu selendang hanyut, Bawang Putih pun ketakutan dan panik karena Ia takut di marahi Ibunya. Bawang Putih pun akhirnya pulang, Bawang Merah pun mengetahui dan Ia meminta untuk mencari hingga ketemu.
Setelah mencari Bawang Putih pun melihat sebuah gubuk dan di situ ada seorang nenek yang tinggal di situ, Bawang Putih pun bertanya kepada Nenek itu apakah melihat sebuh selendang, Nenek itu pun menemukannya tetapi Bawang Putih harus membersihkan rumah Nenek itu. Bawang Putih pun tidak ada pilihan dan akhirnya Bawang Putih pun menyelesaikan tugas itu, ketika sudah selasai Nenek itu bertrimakasih kepada Bawang Putih dan memberikan sebuah kelabu gede dan kecil Bawang Putih pun memilih kelabu kecil lalu Bawang Putih pun membawa kelabu itu pulang dan membuka di rumah. Sesampai di rumah Bawang putih itu kaget dengan isi dalam kelabu itu yaitu emas yang sangat banyak. Ibu dan Bawang Merah pun mengetauhi hal itu lalu Ibu menyuruh Bawang Merah untuk melakukan hal yang sama seperti Bawang Putih.
Bawang Merah pun melakukan hal itu dan Ia menemukan sebuah gubuk Nenek itu lalu Ia bertanya ke pada Nenek itu dan Nenek itu pun menumukannya dan menyuruh Bawang Merah untuk melakukan tugasnya, namun Bawang Merah tidak melakukan dengan sungguh sungguh. Sehabis selesai Neneknya pun memberikan kelabu besar dan kecil tetapi Bawang Merah memilih sebuah kelabu besar dengan berfikir bahwa kelabu besar akan mendapatkan lebih banyak emas, namun hal itu pun sebaliknya kelabu besar itu berisi ular dan Bawang merah pun pulang dengan menangis. Lalu Ia menceritakan hal yang terjadi kepada Ibunya.

wibowo/9E/28

wibowo/9E/28

Melalui Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa,

 

Melalui Ringkasan buku .Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa,  ditulis oleh Alvi Syahrin .kalian akan menemukan ungkapan kegelisahan yang mungkin relate dengan kehidupan dewasa. Sebagai seseorang yang baru menginjak dewasa, banyak keresahan yang timbul. Tak jarang, seseorang  membandingkan pencapaian diri sendiri dengan orang lain.

Saat kalian sedang berada di fase tersebut, buku ini cocok untuk anda untul memotivasi Kamu yang sedang gelisah . Berisi kekhawatiran akan masa depan, buku ini seolah mengajak kalian agar tak selalu terburu-buru. Tentu saja, banyak pula inspirasi yang bisa kalian dapatkan.

Ingat Kamu  jangan menunggu motivasi datang kepada Kamu .Namun berikan usaha .Disiplin iya Kamu mungkin membutuh kan motivasi namun harus di barengin dengan Kedisiplinan.

 

Sejarah KFC

Sanders lahir di Henryville, Indiana, Amerika Serikat pada tahun 1890, ayahnya meninggal ketika berumur 6 tahun yang membuat nya harus merawat dan membesarkan saudara dengan dirinya sendiri. Masalah itulah dia putus sekolah dikelas tujuh dan pindah rumah untuk bekerja sebagai buruh tani. Sanders pernah berbohong tentang umurnya untuk mendaftarkan ditentara AS dengan diberhentikan tidak hormat setelah itu dia bekerja sebagai buruh diperusahaan kereta api tetapi dipecat dari itu juga setelah persesilihan dengan rekan kerja. Sebelum itu dia belajar tentang hukum sambil bekerja perusahaan kereta api sampai dia harus kehilangan pekerjaan karir hukumnya karena terlibat perkelahian lagi dan ia terpaksa kembali kerumah ibunya dengan bertahan untuk bekerja sebagai penjual asuransi. lagi lagi, dia dipecat karena ketidaktaatnya. Sebagai Kolonel Sanders bukan orang yang mudah menyerah, dia mendirikan perusahaan kapal feri, mencoba berbisnis hingga sampai berumur 40 tahun pun dia menyajikan makanan dipom bensin. Perselisihan pesaing menjadi batuk tembak ketika mengiklankan produk makanannya. Dia membeli motel yang terbakar bersama dengan restorannya. Sanders membangun dan mengoperasikan sebuah motel baru sampai peran dunia II yang harus memaksakan di tutup.

 

 

Pada tahun 1930, seorang pria bernama Harland Sanders mulai menjual ayam goreng di sebuah bengkel di Kentucky. Dia menjual ayam tersebut menggunakan resep rahasia yang terdiri dari 11 bumbu dan rempah-rempah. Ayam gorengnya sangat lezat dan populer di kalangan para pelancong yang lewat. Sanders pun mendapat gelar Kolonel dari Gubernur Kentucky karena jasanya dalam bidang kuliner.

 

Pada tahun 1952, Sanders membuka waralaba pertama KFC (Kentucky Fried Chicken) di Utah. Dia menawarkan ayam gorengnya kepada para pemilik restoran dengan sistem royalti. Waralaba KFC pun berkembang pesat di seluruh Amerika Serikat dan negara-negara lain. Sanders menjadi tokoh terkenal dan ikon dari KFC. Ditahun 1964, KFC juga menjadi salah satu jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia, dengan lebih dari 24.000 gerai di 150 negara.

 

 

Saya menginspirasi nya karena Kolonel Sanders tidak mengenal kata menyerah dan letih terhadap perjuangan yang sebelumnya tidak menyenangkan

Jess No Limit : Meraih Puncak Dunia Esport Indonesia

Jess No Limit : Meraih Puncak Dunia Esport Indonesia

Jess No Limit, atau biasa dikenal sebagai Jess, merupakan seorang gamer profesional asal Indonesia yang telah meraih ketenaran dan kesuksesan di dunia esports. Lahir pada 6 Mei 1995, Jess mengawali karirnya sebagai pemain Mobile Legends, sebuah permainan mobile yang populer di kalangan penggemar game di Indonesia.

Dengan bakat gaming yang luar biasa, Jess No Limit mampu memenangkan berbagai turnamen dan kompetisi bergengsi. Keterampilannya dalam mengendalikan karakter dan strategi permainan membuatnya menjadi idola bagi banyak penggemar esports , terutama di Indonesia. Keberhasilannya tidak hanya sebatas di tingkat nasional, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

Selain sebagai pemain, Jess No Limit juga aktif sebagai konten kreator di platform streaming, membagikan pengalamannya dalam bermain game kepada jutaan penggemar. Dengan gaya bermain yang menghibur dan semangatnya yang tinggi, Jess No Limit tidak hanya sekadar seorang gamer, tetapi juga ikon esports yang menginspirasi banyak generasi muda di Indonesia untuk mengejar impian mereka di dunia gaming.