by Rahel | Oct 21, 2022 | Cerita Fantasi
Niki adalah seorang anak berusia 12 tahun yang jenius, juga dari keturunan dari keluarga dengan otak kriminal tingkat tinggi. Dia tidak pernah benar-benar percaya dengan dunia peri dan sihir yang diceritakan Ayahnya, sampai suatu saat ayahnya menghilang dan cerita itu menjadi nyata.
Suatu hari, Niki sedang bersantai duduk-duduk di sofa ruang tamu. Ayahnya datang dan menghampiri Niki, lalu bercerita tentang dunia peri. Niki hanya mendengarkannya tetapi tidak benar-benar percaya. Sampai suatu saat, pagi hari Niki mencari Ayahnya keliling rumah tetapi akhirnya tetap tidak ketemu. Sampai siang hari, Niki menghiraukan dan berfikir bahwa Ayahnya sedang bekerja. Malam hari tiba, Niki mulai kebingungan dan mencoba menghubungi Ayahnya lewat telepon. Niki mendengar suara handphone berdering dan ternyata Ayahnya tidak membawa handphonenya.
Posisi Ayah, ternyata Ayah di pagi hari memburu hewan di hutan, tetapi Ayahnya melihat sosok peri pergi ke suatu tempat. Ayahnya penasaran dan mengikuti peri tersebut. Tanpa disadari, Ayah sudah berada di alam lain yaitu Alam Peri. Peri tersebut mulai sadar ternyata ada manusia yang mengikutinya, sampai akhirnya Peri itu bertanya kepada Ayah Niki, mengapa Ia mengikutinya. Ayah Niki hanya menjawab “karena penasaran.” Suatu ketika, Niki di teleport-kan oleh Peri ke Alamnya dan bertemu Peri-Peri serta Ayahnya. Akhirnya karena Niki sudah melihat alam Peri, Ia pun percaya apa yang diceritakan Ayahnya.
Ternyata di Alam Peri, ada Ratu Peri yang tidak setuju karena Kerajaannya didatangi tanpa izin. Ratu Peri marah dan ingin mengusir Niki dan Ayah Niki. Tetapi Peri yang Ayah Niki ikuti tadi baik dan membantu Ayah Niki dan Niki agar tidak terkena sihir Ratu. Ratu mulai mengeluarkan sihirnya dan menyerang Ayah Niki dan Niki. Peri baik tadi maju dan Ia yang terkena sihir Ratu. Lalu Ratu mulai kesal karena Peri tadi malah membantu dua manusia itu dan tidak berpihak kepada Ratu. Ratu tidak peduli akan apa yang terjadi pada Peri tadi dan tetap menyerang Peri tadi dengan sihirnya. Penyerangan Sihir pun dimulai.
Peri tadi terus mengeluarkan sihirnya untuk membantu Ayah Niki dan Niki agar tidak terkena sihir Ratu. Teman teman Peri pun mulai muncul satu per satu dan mulai membantu Periaik tersebut. Ratu tidak menduga mereka semua tidak berpihak kepadanya. Teman teman Peri dan Peri tersebut akhirnya menang dan akan mengalihkan posisi Ratu Peri. Ratu Peri tadi berniat jahat ingin menguasai Alam Peri dan Peri-Peri akan dijadikan budak. Maka pengalihan Ratu Peri dialihkan kepada Peri baik tadi yang sudah membantu para Peri dan manusia selama ini. Peri baik tadi mulai memusnahkan mantan Ratu Peri yang tadi dengan tongkat sihirnya.
Semua Peri bersorak damai dan mulai membanggakan Peri baik yang tadi sebagai Ratu Peri baru. Peri baik tadi bertanya kepada Ayah Niki dan Niki apakah mereka baik baik saja. Ayah Niki dan Niki menjawab tidak apa apa dan berterimakasih karena sudah membantu mereka serta mengucapkan selamat karena Peri baik tadi sudah menjadi Ratu Peri yang baru.
Ayah Niki dan Niki diajak untuk berkeliling Alam Peri. Niki sangat senang karena Peri-Peri di sana baik baik sekali. Tetapi Ayah Niki menolak karena Ia lupa Ia memiliki dunia sendiri yaitu dunia manusia, dan pekerjaan yang ditinggalkannya. Niki sedikit kecewa karena Ia harus meninggalkan alam Peri tersebut. Ratu Peri yang baik berkata, “Tidak apa-apa, kalian bisa ke sini lagi kalau kalian mau.” Lalu Peri itu memberikan batu permata yang berisi portal.
Ayah Niki dan Niki senang karena mereka bisa ke Alam Peri dilain waktu. Ayah Niki dan Niki berterimakasih kepada semua Peri atas segala kejadian yang terjadi tadi. Ayah Niki dan Niki pamit kepada semua Para Peri dan mulai masuk portal untuk kembali ke dunia manusia. Tak disadari, hari sudah berganti menjadi pagi dan Niki harus segera pergi ke sekolah.
Sekarang, Ayah Niki dan Niki mulai diawasi oleh Ratu Peri jika ada bahaya maka Ratu Peri akan bertindak. Para Peri di sana sudah mengganggap Ayah Niki dan Niki sebagai keluarga walau berbeda alam. Peri-Peri di sana sangat bersyukur telah bertemu Ayah Niki dan Niki karena mereka adalah manusia yang benar-benar percaya kepada Alam Peri dan bersikap baik terhadap Para Peri selama di Alam Peri.
by Bobonk | Oct 21, 2022 | Cerita Fantasi
Namaku Soraya. Tapi Teman-teman lebih akrab memanggilku Aya. Aku tinggal hanya bersama dengan ibuku, Ketika Ayahku meninggal dalam kecelakaan 2 tahun lalu.
Semenjak Ayah meninggal, Aku kerap mengalami kejadian-kejadian aneh yang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Seperti Melihat Mayat hidup, terlempar ke dunia lain, dan sebagainya. Awalnya, Aku mengira itu hanya bagian dari khayalanku. Namun belakangan, Aku sadar bahwa itu bukan sekedar dari khayalan semata.
Pagi ini, Aku berangkat ke sekolah seperti biasa bersama temanku. Firdza. Aku hampir terbiasa mendengarkan celotehan dia tiap pagi mengenai pelajaran, pekerjaan rumah, bahkan keluhan tentang fasilitas sekolah yang kurang nyaman.
“… Eh pas Aku duduk, kursinya patah jadi dua.” Firdza mengakhiri ceritanya.
“Ay, Aya! Kamu denger gak sih Aku ngomong Apa?!.” teriak Firdza.
“Hmm..” jawabku singkat.
“Mmm.. Kamu denger gak cerita tentang Cermin yang di halaman belakang?.” Tanya Firdza.
“nggak. kenapa emang?.”
“Kemarin Tata cerita, katanya Cermin itu pintu penghubung antara dunia kita sama dunia lain loh.” bisik Firdza.
“Ah ngaco Kamu. udah deh gak usah ngarang cerita kaya gituan. Aku gak percaya. mending sekarang kita percepat jalan biar gak telat sampe sekokah.” Ujarku mendahului langkah Firdza.
“Yeeh.. nih anak emang gak bisa diajak Kompromi deh.” gumam Firdza pelan.
Sesampainya di sekolah, Aku dan Firdza langsung masuk kelas tanpa banyak bicara. ‘mungkin dia marah.’ gumamku dalam hati. Bahkan sampai Bel istirahat berbunyi pun Firdza sama sekali tidak menegurku.
“Ta, liat Firdza gak?.” tanyaku pada Tata. tapi Tata tidak meresponku. Pandangan matanya kosong dan sesekali rambutnya berkibar tertiup angin. kucoba bertanya pada teman yang lain. Namun respon mereka tidak jauh berbeda seperti yang kudapat dari Tata. ‘Ini aneh.’ batinku.
Saat Bel pulang berbunyi, Aku mencoba mendekati Firdza yang langsung bergegas pergi. Entah mengapa nalarku menuntun untuk mengikuti Firdza. Akhirnya diam-diam, Aku mengikuti Firdza sampai ke suatu tempat yang tak lain dan tak bukan adalah halaman belakang sekolah. ‘Mau Apa anak itu ke sini?.’ batinku.
Setelah 10 menit berlalu dan Firdza tak kunjung bergeming, Aku baru sadar bahwa dia berdiri menghadap Cermin. Tapi tidak melakukan gerakan apapun layaknya orang bercermin. Penasaran, Kudekati Dia sambil mengulurkan tanganku hendak Memegang bahunya. Alangkah terkejutnya Aku Ketika tak sengaja Melihat Cermin, dan sama sekali tidak menemukan pantulan bayangan Firdza di Cermin itu. dalam sekejap kakiku bergetar dan mulutku terbungkam tanpa bisa bersuara sedikitpun. Tubuhku Kaku, Mataku tak bisa lepas dari Cermin itu. Padahal jelas-jelas di depanku berdiri sosok Firdza. Tapi di Cermin hanya memperlihatkan bayangan diriku.
“Aya.. Kamu kenapa diem aja?. Ayo kita pulang.” Kata Firdza sambil Membalikan Tubuhnya. Semakin terkejut Aku Saat Melihat wajah Firdza Penuh dengan Darah, Mulutnya yang Menganga dengan lebar dan Matanya yang kosong tanpa bola mata. Di tangan kirinya Memegang Kedua bola matanya. dan Di tangan kanannya Memegang sebilah pisau yang mengkilat terkena pantulan cahaya. ‘bukan. dia bukan Firdza. Dia Hantu.’ batinku dalam hati.
Saat Hantu Firdza perlahan mendekatiku, Aku hanya bisa mendengar detak jantungku yang Semakin cepat. dan tanpa bisa Menghindar, Tubuhku seolah merosot ke lantai.
Saat Sadar, Aku Melihat diriku tidak lagi di halaman belakang sekolah. melainkan di UKS. sejarak 2 meter, berdiri sosok yang sangat kukenal. Firdza.
“Aya! Kamu Gak papa kan?.” Ujar Firdza dengan panik sambil menghampiri ranjangku.
“Emang Aku kenapa?.” tanyaku bingung.
“Ka-Kamu.. Kamu pingsan dari tadi pagi.” Kata Firdza
Sesaat Aku teringat peristiwa yang kualami dan mulai menceritakannya pada Firdza. Dengan Ekspresi wajah yang ketakutan, Firdza mendengarkankan Ceritaku sambil sesekali menarik napas panjang.
“Tuh kan. Kamu sih gak mau dengerin cerita Aku tadi pagi.” kata Firdza seusai Aku bercerita
“Emang kenapa sih?.” tanyaku Penasaran
“Begini.. Dulu, ada Siswi sekolah ini yang namanya Mila. dia Itu primadona sekolah. Wajahnya cantik, senyumnya manis, Matanya cerah, bulu matanya lentik. pokonya sempurna deh. Anak laki-laki banyak yang tertarik sama dia. tapi anak perempuannya malah Pada benci sama Mila. salah satunya Luna. Dia anak dari kepala sekolah ini pada masanya. singkat cerita, Luna Mulai Nyusun rencana buat bunuh Mila. Akhirnya dia nemuin tempat yang tepat yaitu halaman belakang sekolah. Cara dia bunuh Mila bener-bener sadis. Di depan Cermin itulah Mila dibunuh. Wajahnya Ditusuk berulang kali pakai paku, matanya dia Congkel, mulutnya disobek Sampai Telinga. Setelah puas, Luna ninggalin mayat Mila gitu aja. sampai Pihak kepolisian yang Nyelidiki kasus Mila menangkap Luna dan dengan tragis, Luna Sengaja Bunuh diri Di kamarnya.” Firdza Mengakhiri ceritanya
Aku hanya terdiam. ingat Saat tadi pagi dia berjalan sendirian di halaman belakang sekolah dan disitulah dia masuk ke Dunia Cermin. kemudian merenungkan kembali Apa yang akan Hantu Firdza lakukan jika ia sedikit lebih lama berada dalam Dunia Cermin Itu.
by Jager_Wager | Oct 21, 2022 | Cerita Fantasi
New York, Amerika, 1917, seorang tentara bernama Graham Parker berjalan ke rumah orangtuanya setelah berperang di Eropa melawan Jerman di Perang Dunia 1. Ia pulang dari perang karena tangan kirinya diamputasi dan tidak bisa bekerja lagi di militer. Rumah orangtuanya berada di Manhattan dan malam ini mereka akan merayakan usainya perang. Saat berada di bar ia bertemu dengan ilmuwan penemu telepon yaitu Alexander Graham Bell. Graham Bell berkata pada Parker bahwa Parker mempunyai DNA yang mirip dengan DNA laba-laba. Parker bertanya kepada Bell “Kenapa anda tiba-tiba bilang bahwa saya mempunyai DNA laba-laba?” “Kamu harus mengalahkan kriminal bernama Chickenman” Bell menjawab dengan nada sangat serius. Lalu Parker tertawa terbahak-bahak mendengar kata Bell. Lalu Bell menyuntik Parker dengan DNA laba-laba agar Parker menjadi lebih kuat dalam mengalahkan Chickenman. Saat Bell menyuntik Parker dengan DNA laba-laba Parker berteriak dengan keras lebih keras dari Michael Jackson, seketika itu tiba-tiba seluruh bar yang asalnya sangat ramai menjadi diam dan hening, tidak ada suara terdengar sama sekali. Salah satu teman Parker bertanya “Parker tidak apa-apa?” Parker menjawab dengan wajah kesakitan “Saya tidak apa-apa…..”Lalu suasana bar kembali ramai. Mengambil kesempatan ini,Parker pergi mencari Bell. Setelah beberapa saat kemudian ia bertemu dengan Bell, Parker bertanya “Mengapa kamu lakukan itu?” Bell menjawab “Kamu harus mengalahkan Chickenman karena ia berencana untuk menanam bom seismik di Manhattan, bom itu bisa menghancurkan seluruh Manhattan, dan hanya kamu yang bisa mengalahkannya karena kekuatan yang telah kamu dapatkan”. Lalu Parker bertanya “Hanya saya?” Bell menjawab “Iya,hanya kamu yang mempunyai DNA laba-laba dan mempunyai kekuatan luar biasa yang bisa mengalahkan Chickenman” Akhirnya, setelah beberapa bujukan dari Garaham Bell, Parker mengerti bahwa ia harus mengalahkan Chickenman untuk menyelamatkan Manhattan.
Setelah beberapa hari persiapan untuk menghadapi Chickenman, akhirnya Graham Bell dapat menemukan lokasi Chickenman. Parker berangkat menuju lokasi Chickenman. Parker sekarang dapat melompat setinggi 8m, ia juga mendapat tangan prostetik dari Graham Bell untuk tangan kirinya, saat ia keluar melakukan misi, ia memakai mantel dan topi tinggi dia juga menutupi mukanya dengan topeng. Senjata utama dia adalah rapier pedang yang sangat lancip dan tipis, digunakan untuk menusuk lawan dengan serangan sangat cepat, diujung pedang itu, Parker memberi racun yang membuat musuhnya menjadi tidak punya daya berpikir agar mereka tidak bisa merencanakan hal-hal jahat lagi, racun itu bukan racun mematikan. Graham Bell juga membuatkan Parker sebuah mesin di tangan prostetiknya yang bisa membuat Parker mengayun dengan cepat antar gedung menggunakan tali yang sangat kuat. Setelah beberapa menit mengayun ke lokasi Chickenman dia telah sampai. Tempat itu adalah sekolah SMP yang sudah tidak terpakai. Seketika ia sampai, ia bertemu dengan Chickenman, dia sedang menanam bom seismiknya. Chickenman adalah sebuah figur dengan tubuh rata-rata sekitar 1. 7m dia mempunyai kaki dan kepala seperti ayam tetapi mempunyai tubuh seperti manusia, tangannya juga seperti tangan manusia. Dia memakai mantel kulit dan memakai penutup mata. Dia menggunakan senjata pistol. Asalnya Chickenman adalah eksperimen yang gagal, karena itu ia keluar dari laboratorium dan menjadi kriminal. Chickenman berkata kepada Parker “Mengapa kamu disini? Dan kamu siapa?!” Dengan nada marah. Parker menjawab “Aku Spider Graham, aku datang untuk mengalahkanmu agar kamu tidak menanam bom itu” Dengan nada pelan dan serius. Chickenman lalu menjawab “ Coba saja Spider Graham! Coba kalahkan aku!”. Setelah itu Chickenman menembak pistolnya tetapi Parker cepat melompat ke atasnya dan mengeluarkan pedangnya. Pertarungan telah dimulai, Chickenman lalu menembak kedua kalinya tetapi Parker juga menghindar tembakan itu, Parker mencoba menyerang Chickenman tetapi dia hanya merobek mantel Chickenman. Spider Graham dan Chickenman lalu bertarung dengan sengit, lalu setelah beberapa jam bertarung yang melelahkan, akhirnya Spider Graham menusukkan pedangnya ke tangan Chickenman. Efek racun itu mulai menyebar dan Chickenman telah terkalahkan. Spider Graham lalu mengikat Chickenman dan lari dari lokasi itu. Tak lama kemudian polisi datang dan memasukkan Chickenman ke penjara. Spider Graham lalu bekerja menjadi dokter, tetapi saat malam hari Spider Graham masih mengalahkan kejahatan-kejahatan di Manhattan.
-TAMAT-
by Claud | Oct 21, 2022 | Cerita Fantasi
Pagi itu, Aurel sedang bermalas – malasan untuk bangun dan bersiap ke sekolah karena semalam pekerjaan rumahnya baru ia selesaikan pukul 12 malam. Ia baru mampu membuka sebelah mata dan mengintip jam.
Namun, seketika perhatian teralihkan oleh handphonenya yang bergetar. Lalu ia mengambilnya dan menemukan Sarah telah membalas pesan WhatsApp-nya. Saat itu pula Aurel tiba-tiba beranjak dari kamarnya dan bersiap untuk berangkat ke sekolah dengan gembira dan semangat.
Sarah adalah tambatan hati Aurel. Ia mengidolakan Sarah karena Sarah adalah anak yang ramah, sopan, pintar serta tidak sombong dan berprestasi di sekolah. Meski Aurel duduk di bangku kelas 9 SMP, Aurel sudah mulai belajar berdandan.
Namun, pagi itu ia tidak dapat menemukan cermin kecil yang biasa ia gunakan. Ia pun terus mencari hingga akhirnya bertanya kepada ibunya. “Ma…… Mama liat cermin Aurel tidak ya?” tanya Aurel. “Tidak Aurel…. kamu pakai cermin mama saja” balas ibunya. Aurel lantas beranjak ke kamar ibunya dan segera menghampiri meja rias. Saat menghampirinya, Aurel menemukan cermin kecil yang agak kusam dan tampak terlihat sudah berumur. “Nah, ini aja deh, bisa” gumamnya dalam hati.
Namun, Ketika ia bercermin bukan wajahnya yang tampak. Aurel kaget dan membalikkan cermin itu ke atas meja. Jantungnya berdebar kencang. “Mungkin Cuma salah liat” gumam Aurel. Tak lama dengan sedikit keraguan, ia mengembalikan cermin itu lagi.
Kali ini, ia benar – benar memfokuskan pandangannya pada cermin. Namun, ternyata sekali lagi ia melihat sosok lain yang berada di cermin itu. Seorang pria dengan wajah muram dengan alis tebal. Ya, Aurel mengenali sosok itu. Ia adalah teman sekolahnya, pria itu kebalikan dari Sarah. Aurel kurang menyukai sosok pria itu karena sangat pendiam dan tidak sopan. Ia adalah Reynard. “Aurel…. kenapa Aurel memakai cermin itu?” tanya ibunya. “Ma… ini cermin apa kenapa yang aku lihat di cermin ini bukan aku melainkan sosok Reynard?” tanya Aurel. “Ini adalah cermin pusaka keluarga kita, nenek kamu menyebutnya cermin jodoh” jawab ibu. “Berarti jodoh aku Reynard dong” jawab Aurel dengan mengeluh. “Ya gitu deh “ jawab ibunya sambil tertawa kecil. “Yahh aku sebenarnya tidak suka sama Reynard karena dia kan nakal” jawab Aurel sambil mengeluh. “ Namanya jodoh siapa yang tau “ jawab ibu sambil tertawa kecil… “Ya sudah lah terima saja” jawab Aurel.
by Yeye | Oct 21, 2022 | Cerita Fantasi
Pada saat siang yang berbahagia bagi sebuah keluarga kecil yang melihat anak nya yang kecil akan memiliki keluarga kecil juga, di sisi lain seorang lelaki yang sudah siap tapi tidak dengan hati nya, didalam hati nya masih ada wanita lain, setelah selesai acara ales sangat lelah pada tengah malam dia berpikir untuk ke rumah rekan kerja nya yang juga wanita pujaan nya truk yang melintas kencang rem nya blong “tin tin tin” suara truk itu menandakan untuk minggir dari jalan tiba” Seorang lelaki itu berlari dan BRUKH…… di tahun 1990 kyra terbangun di sebuah ruang yang di sebut kamar, dia keluar dan menemukan sebuah keluarga kecil “ayo nak makan” Ucap seorang ibu” Yang ternyata mirip dengan ibu kyra “iya bu” Jawab kyra “ko ibu kan biasanya mama” Jawab ibu itu dengan bingung “oh iya ma” Kata Kyra yang bahkan lebih bingung.
Pada saat siang hari ibu Kyra meminta Kyra untuk memimpin sebuah perusahaan, di perusahaan dia melihat mantan pacarnya Alesandro “lu inget gw kan” Tanya Kyra secara tiba-tiba “Maaf kita baru bertemu” Jawab ales dengan bingung, “eum maaf saya sibuk saya permisi” “Tungu!” Teriak Kyra “ada apa? ” “Boleh kah saya meminta nomer mu jika ada waktu mungkin kita bisa berbincang-bincang” Jelas kyra “untuk apa? ” “Nanti kau akan tau” Setelah itu mereka bertukar nomor dan berencana untuk bertemu di sebuah kafe, Setelah itu kyra menceritakan semua tentang mereka dulu dan mereka menjadi lebih dekat awal nya lelaki itu tidak percaya “si gundul ga percaya”.
Beberapa bulan mereka semakin dekat di tambah projek perusahaan mereka menjadi sering bertemu bekerja bersama dan bahkan hampir seperti sepasang kekasih walaupun alesandro ternyata mempunyai kekasih juga, singkat cerita mereka ternyata mempunyai rasa satu sama lain, suatu hari saat tengah malam Kyra terbangun dan tak bisa tidur lagi entah perasaan nya hanya khwatir akan Alesandro seakan akan ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi kepada Alesandro, dan benar saja Alesandro kecelakaan ada sebuah truk yang menabrak nya.
Kyra dengan cepat melaju ke rumah sakit untung saja rumah sakit itu tidak terlalu jauh “brak BRAK PYAKK” kyra berlari hingga menabrak beberapa suster dan pasien dia takut akan kehilangan Alesandro untuk ke dua kali nya. Dan ya ales pun tak bisa di selamat kan hancur sudah harapan Kyra semangat kyra “tidur yang nyenyak Galaksi ku” Dan setelah itu Kyra pergi Dan ternyata kyra menghilang, Dan di temukan di luar rumah sakin dengan darah nya yang bercucuran di mana mana ya di hari itu juga kyra bunuh diri.
-tamat-
- Note: lagi ga mut hepi ending maap
by Qineniav | Oct 21, 2022 | Cerita Fantasi
Suatu saat ada seorang gadis bernama Sari dari sepasang suami istri yang merupakan seorang petani yang miskin. Banyak warga dan juga orang melihatnya sebagai monster dan juga manusia buruk rupa. Hal ini karena memang ia memiliki penyakit kulit yang membuat kulit wajahnya menjadi berwarna hitam dan juga kusam, dan karena ini tidak ada yang mau dekat dekat dengannya.
Sari sudah mencoba memakai berbagai macam obat yang ia dapatkan dari dokter desa tempat Sari tinggal, tetapi penyakit kulitnya tidak kunjung membaik justru semakin parah.
Para penduduk desa sangat takut dengan Sari karena rupanya yang buruk dan juga karena takut tertular penyakit aneh sang gadis. Dan ini membuat para penduduk mencemooh dan juga mengucilkan Sari karena wajahnya yang sangat buruk.
Setiap malam sebelum Sari tidur ia selalu menyempatkan waktu untuk menonton drama yang diperankan aktor bernama Rey atau memandangi fotonya. Rey merupakan aktor yang parasnya rupawan dan juga ramah. Ia sering terbayang-bayang akan tingkah laku dan juga paras Rey dan itu membuatnya memiliki harapan untuk bisa menikahinya. Dan karena saking bahagiannya dan harapannya yang tinggi membuat Sari menceritakan Rey kepada sang ibu.
Namun sang ibu merasa kalau Sari memang tidak pantas untuk Rey. Dan sang ibu pun menasehati sang putri supaya melupakan Rey karena itu adalah hal yang mustahil untuk menjadi nyata. Sang ibu mencoba memberikan pengertian kepada Sari kalau sang ibu tidak mau adanya harapan yang membuat Sari semakin merasa tersakiti.
Ia memberi pengertian dengan sayang dan tulus kepada anaknya sembari mengusap kepala sang anak. Setelah itu Sari pun ikut menyadari dan beranggapan bahwa ia sangat tidak pantas berjejer dengan Rey dan pastinya Rey akan takut setelah melihat parasnya.
Pada malam selanjutnya, Sari termenung di kamarnya sembari menatap langit yang indah lewat jendela kamarnya. Di langit ia melihat cantiknya taburan kelap-kelip bintang dan juga sang rembulan yang cantik dan bersinar terang. Ia pun mulai memikirkan andai saja ia memiliki paras yang cantik layaknya sang rembulan.
Setelah itu ia pun teringat dengan Dewi Bulan yang menghuni Bulan. Memang konon katanya sang Dewi Bulan memiliki paras yang cantik dan juga anggun. Dengan kecantikan sang dewi itulah yang membuat bulan bisa bersinar dengan terang. Dan setiap orang tua pasti juga mengharapkan putrinya bisa secantik sang dewi. Selain paras sang dewi yang cantik, sang dewi juga merupakan dewi yang kasih sayangnya tinggi.
Katanya kerap kali sang dewi turun ke bumi untuk membantu manusia yang sedang kesusahan. Ia pun mulai berharap supaya ia bisa bertemu dengan sang dewi dan meminta dewi menyembuhkan penyakitnya dan kembali menjadi cantik.
Namun ia juga sadar bahwa itu hanyalah dongeng belaka, Ia pun merasa sedih dan mengubur harapannya dalam-dalam untuk bisa menjadi cantik. Sesungguhnya Sari adalah seorang gadis yang penyabar, lembut, baik hati, dan juga suka menolong.
Namun warga desa tidak mau pekerjaan mereka dibantu oleh Sari, mereka beralasan bahwa takut tertular penyakit aneh Sari. Suatu hari ketika hari sedang sore menjelang petang, Sari diminta sang ibu untuk menjenguk tetangganya yang sakit yang merupakan nenek yang sudah tua.
Ia pun sebagai putri yang baik menuruti sang ibu, dan memberikan makanan serta merawat nenek tua yang sakit. Hingga tak terasa hari sudah mulai malam dan tidak ada penerangan, gelap dan ia pun bingung ketika mau pulang. Secara tiba-tiba ada kumpulan kunang-kunang yang menghampiri Sari, kunang-kunang tersebut menjadi penerang dan menuntun jalan Sari.
Namun kunang-kunang bukan menuju ke arah rumahnya melainkan hutan. Ia pun bingung dan menanyai sang kunang-kunang mau dibawa kemana dirinya, “Kunang-kunang ini Sari mau dibawa kemana?” Dan sang kunang-kunang pun menjawab, “Kami adalah utusan sang Dewi Bulan, kami akan membawa Sari untuk menemui sang dewi dan menyembuhkan menyakit Sari”.
Hingga sampailah Sari di tepi sebuah danau, dan di situ kunang-kunang yang meneranginya mulai pergi satu persatu hingga hanya menyisakan kegelapan. Hingga muncullah cahaya terang turun dari langit layaknya malaikat.
Dan dengan bayangan bulan pada cahaya tersebut, muncul sesosok wanita cantik dan anggun yang mengenakan jubah putih bersih. Sang wanita cantik berkata, “Aku adalah Dewi Bulan yang sangat ingin kamu temui, Sari. Aku akan menyembuhkan penyakitmu karena kamu adalah gadis yang baik”. Sang dewi pun mengusap wajah Sari dan meminta Sari untuk membasuh mukanya dengan air sungai didekatnya.
Setelah itu Sari membasuh wajahnya, beberapa saat setelahnya ia kehilangan kesadaran. Setelah ia sadar ia terkejut karena ia malah berada di dalam kamarnya sendiri, ia pun langsung menuju ke cermin untuk memastikan wajahnya.
Alangkah terkejutnya ia bahwa ia tidak hanya mimpi karena wajahnya kembali cantik dan bersinar bak sinar rembulan. Seketika ketika sang ibu melihat juga terkejut dan merasa bahagia, tidak menyangka putrinya bisa berubah secantik itu.
Sekarang Sari sudah menjadi gadis yang paling rupawan di desanya, namun ia tetap menjadi gadis yang baik dan juga suka menolong. Hingga akhirnya terdengar sampai ke telinga Rey bahwa ada gadis desa yang baik dan cantik.
Dan itupun menarik perhatian Rey, Rey kemudian menemui Sari dan ia pun jatuh cinta. Akhirnya keduanya memutuskan untuk menikah dan memiliki anak rupawan namun dengan hati yang baik.