Multiverse Kids

Multiverse Kids

Di sebuah kota ada anak remaja yg berumur 14 tahun bernama Hexa,dia tinggal sendirian di kos kos an nya Hexa berkerja sebagai pengantar paket di kota SiSoul.Hexa sering di bully oleh teman temannya karena tidak mempunyai orang tua dan miskin tetapi ada 1 temannya yang sangat baik yang bernama Valentine De Rose Dia sangat baik dan sering memberi makanan kepada Hexa Dan Mengsupport Hexa,Setiap Sore Valentine selalu ke kos an Hexa Dan bermain becanda bersama Namun Kaka perempuan nya tidak suka jika Valentine bermain bersama Hexa,Suatu hari pada sore hari Hexa Mengajak Valentine Ke pantai yg bernama Elizabeth Beach Lalu Hexa Dan Valentine Membeli minuman dan teh dan duduk menikmati matahari tenggelam Saat selesai berbincang bincang sambil menikmati matahari tenggelam usai Hexa pun langsung pulang dan mengantarkan Valentine Ke rumahnya tapi Kaka nya menunggu Valentine di depan Rumahnya Lalu Kaka nya Valentine Langsung mengusir Hexa dan berteriak kepada Hexa “Jangan Kamu Deket Deket Adik ku lagi ya!! Atau Saya Abisin Kamu!!!!” Hexa pun langsung kaget Dan Pergi Dengan perasaan sedih Dan Valentine tidak bisa menemui Valentine Lagi.Suatu Malam Hexa Pergi Melepaskan Sedih Nya Dengan Motor Motoran Tiba Tiba Saat Motor Motoran Hexa Melihat Orang Yang Sangat Terang Di malam hari lalu Hexa pun kaget dan takut orang itu langsung mencegat Hexa Dan berada di hadapan Hexa Dan Manusia Yang Sangat Terang Itu bernama Dizzy Strange Dia adalah pengendali multiverse yang ada di dunia itu Dan Dizzy Strange Berkata Kepada Hexa “Hey Anak muda ikut lah aku sebentar saya akan menunjukkan kamu sesuatu” Hexa pun langsung bingung dan takut “Untuk apa pak?” Dan Dizzy Strange menjawab “Kamu akan tau jika kamu ikut saya” Hexa pun langsung Menjawab “Ya saya ikut” Dan Dizzy Strange membuka suatu portal Dengan kekuatan nya sedangkan beda hanya kaget dan terbengong Lalu hexa Dan dizzy Strange masuk ke portal nya, Ternyata hanyalah tempat seperti kastil kecil yang bernama JackLance.tetapi di verse yang berbeda Dizzy Strange Berkata Kepada Hexa “Nama panjang aslimu adalah Hexa Dez Strange dan kamu adalah pewaris ku selanjutnya” Hexa pun langsung Syok dan Takut Karena dia adalah remaja yang masih berumur 14 tahun tetapi Dizzy Strange berkata “sudahlah tidak usah takut saya adalah orang yang baik dan saya akan melatihmu untuk mempunyai kekuatan mengendalikan multiverse dan menjadi super Hero yang baik” Dizzy Strange menjelaskan di mana tempat Hexa tidur Makan Dan latihan Ada Teman Hexa yang ikut berlatih untuk mengendalikan multiverse Namun Teman itu cukup pendiam dan tidak mau di ajak berbicara teman Hexa itu bernama George Xavier Hexa Dan George Memulai Latihan Pertama Nya Dengan Dizzy Strange,Dizzy Strange melatih dan menjelaskan cara cara nya George langsung pandai Namun Hexa Tidak ada kemajuan Lalu Hexa Berbicara Kepada Dizzy Strange “Saya mau Tetap Di sini namun saya tidak ingin kekuatan mengendalikan multiverse,saya tidak kuat dan tidak suka.” Dizzy Strange langsung kaget dan berpikir Dizzy Strange menjawab “Wow kamu ternyata ingin menjadi super Hero yaa!? Okee saya turuti keinginan mu!,Berlatih lah tentang pedang dan panah maka kamu akan memperoleh kekuatan mu.Setuju?” Dizzy Strange menyembunyikan Kepada Hexa Tentang Pedang Dan Panah Legenda Dan Sangat Besar kekuatan nya namun Dizzy Strange Ragu Hexa Bisa Mendapatkan nya atau tidak karena Sangat Sulit Dan Hampir menyentuh kata mustahil.

 

1 bulan Berlalu Hexa Berlatih tentang pedang George Berlatih Cara membuka portal George bisa membuka portal namun Jaraknya masih pendek Hexa Sudah Mulai lentur dengan pedang nya dan sangat tepat dalam membidik dalam mengendalikan panah nya

 

1 tahun Sudah Hexa Dan George Berlatih kini orang orang yang ada di verse Hexa sebelum nya kebingungan di mana keberadaan Hexa,Dan Hexa yang ada di verse Ini sudah berumur 15 dan sudah menyentuh kata sempurna Dizzy Strange pun Bangga kepadanya namun ada 1 tugas lagi yang harus di lakukan Hexa Yaitu membunuh Dizzy Strange,Hexa Pun Kaget Karena Tugas nya membunuh Dizzy Strange, George yang sudah bisa membuka portal Dengan jarak yang bisa ke verse lain pun di beri tugas mengambil buku Valhala Yang ada di verse terpencil Jika George bisa Mengambil Buku itu George akan menjadi penjaga multiverse Dan Jika Hexa Berhasil Membunuh Dizzy Strange Hexa Akan Memperoleh Pedang bernama Elestial Dan panah yang bernama Spade Hexa pun yang terpaksa Berlatih keras untuk membunuh Dizzy Strange Gurunya yang tercinta Hari itu pun di mulai Hexa Dengan terpaksa dengan panah dan pedang nya mulai menyerang Guru nya Tetapi sangat sulit jika Hexa Membunuh gurunya tetapi ada anak panah yang kena perut gurunya lalu Hexa kaget dan reflek menanyakan “guru?!! Kamu tidak papa?” Dizzy Strange menjawab “Fokus lah untuk membunuh aku HEXA!!” Hexa pun sedih dan langsung menusuk Dizzy Strange dengan menangis Dizzy Strange tergeletak dan tertawa “hahahaha hebat kamu Hexa tugas mu berhasil!” lalu Dizzy Strange berdiri lagi dan luka yang parah itu menghilang dan Dizzy Strange langsung mencabut anak panah yang ada di perut nya dengan santai,Hexa pun bingung Dan menanyakan apa yang terjadi lalu Dizzy Strange menjawab “kamu lupa saya itu meninggal pada waktu yang saya tentukan sendiri?” dan karena itu lah Dizzy Strange mencari pengganti untuk menjaga multiverse dan menjaga dunia dari monster/bencana dan Hexa adalah pilihan nya lalu Hexa di kembalikan ke dunia asalnya dan Hexa terkaget karena dunia nya hancur karena monster monster jahat yang muncul

 

Hexa langsung ke rumah Valentine dan Valentine tergeletak lemas berdarah karena reruntuhan rumah yg hancur karena monster.Hexa langsung marah besar dan sedih matanya langsung berwarna biru terang dan dia mengeluarkan kekuatan seperti api dan ice di tangannya dengan warna biru dan orange dia tiba tiba bisa terbang dan mengeluarkan tanduk berwarna biru dan merah,Hexa emosi nya tidak terkendali dan menyerang smua monster yang ada hingga kotanya hancur dia mengeluarkan kekuatan seperti laser dan menjadikan kolam api di segerombolan monster itu,tiba tiba ada monster yg 10x lebih besar dari biasanya dan Hexa kaget tiba tiba dia mendapatkan pedang yg dia cari cari,bentuknya pedang namun ada rantai,cambuk,dan panah

 

Hexa langsung menembakan menggunakan panah nya tersebut dan monster itu langsung beku Hexa terkaget ternyata itu adalah kekuatan ice Hexa langsung mencambuk dan tiba tiba ada aura dri langit yg memasuki Hexa,Hexa tiba tiba mempunyai 4 tangan dan kecepatan nya sangat cepat tidak bisa di sentuh tetapi monster itu sudah berhasil lolos dri kebekuan nya dia Hexa yg sedang memutari monster itu dan monster itu bingung bagaimana cara menyerang nya lalu Hexa menggunakan pedang nya dan menusuk monster itu di matanya dan monster itu mengeluarkan api dari mulutnya mengenai Hexa,lalu Hexa terjatuh dan kesakitan lalu Hexa membuka portal ke multiverse lain dan bertemu Dizzy Strange, dan Dizzy Strange memberikan cincin kepada Hexa,dan cincin itu adalah cincin multiverse,Hexa langsung membuat portal ke dunia nya lagi dan melawan monster itu, Hexa membuat perisai di sekitar badanya yg berbentuk lingkaran dan Hexa membuat portal lagi yg tembus dari belakang tubuh monster lalu Hexa mencambuk dan menusuk leher nya dan monster itu terjatuh dan Hexa menusuk dada monster nya lagi dan Hexa menang monster itu tergeletak lemas dan mati lalu Hexa menyelamatkan kan Valentine yg lemas tanpa memedulikan kakaknya yg tidak jelas Hexa langsung menyembuhkan Valentine dengan kekuatan nya dan Valentine pun sembuh lalu kakaknya minta maaf karena menyesal menjelekan hexa dan Hexa skrg menjadi super Hero yg sangat kuat dan terkenal .

 

                            1 TAHUN KEMUDIAN

 

Hexa dan Valentine menikah dan mengandung anak yg bernama Michael De Strange

 

10 Tahun kemudian.Hexa sudah melatih anaknnya dan Michael sudah menjadi super Hero yang kuat,Hexa juga banyak murid nya dan bersahabat dengan temannya George Xavier.

Batu menangis

Batu menangis

Kelahiran Putri dan Wulan yang berbeda setengah jam telah memiliki pertanda dari alam. Putri lahir ditengah cuaca yang mendadak berubah begitu buruk, sementara adiknya muncul saat cuaca membaik. 

Setelah keduanya mulai tumbuh, barulah kelihatan perbedaan yang mencolok. Wulan berakhlak lembut, penyabar, dan pengasih sementara si sulung Putri berwatak buruk nan mencemaskan. 

Kuatir dengan keadaan tersebut, Awang dan Sari memasukkan Putri ke sebuah pesantren dengan harapan anaknya bisa berubah. Sayang, perilaku Putri justru malah semakin menjadi tanpa bisa dikendalikan pemilik dan pengasuh pesantren. 

Puncaknya terjadi saat Awang mengunjungi Putri sulungnya, keteledoran Putri membuat gudang dimana ia biasa bermalas – malasan terbakar. Putri sendiri selamat, namun sangat ayah yang berjibaku menyelamatkan buah hatinya mengalami cacat fisik permanen. 

Takut bakal dihukum akibat perbuatannya, Putri melarikan diri dari pesantren dan jatuh ke perangkat Julig, seorang dukun yang ingin mencari tumbal kepala seorang bocah. 

Rupanya, tumbal tersebut bakal digunakan untuk pembangunan sebuah resort di pinggir pantai yang dikelola darwin seorang konglomerat. Beruntung, muncul pasangan jin penghuni hutan tepi pantai ranggada dan sugari yang menyelamatkan Putri sekaligus membunuh Julig dan Darwin

Saat Awang dan Sari dibuat binggung mencari keberadaannya hingga menghabiskan banyak biaya, Putri malah hidup bersenang – senang di istana jin Ranggada dan Sugari dengan pekerjaan sebagai pendamping anak tunggal mereka Elok. 

Sayangnya biarpun sudah dimanjakan oleh kedua orangtua angkatnya, kelakuan buruk Putri yang telah mendarah-daging tidak bisa hilang. Akhirnya suami-istri jin Ranggada dan Sugari sudah tidak tahan lagi, mereka mengusir Putri keluar dari istana jin. 

Setelah sempet terlunta – lunta dan nyaris diperkosa pemuda berandal, Putri dipertemukan juga dengan Awang dan Sari serta adiknya Wulan. Pertemuan tersebut berlangsung mengharukan karena mereka telah berpisah selama lebih dari 10 tahun. 

Lagi – lagi suasana tentram hanya berlangsung sesaat,Putri kembali berfoya – foya karena sudah terbiasa bergelimang kemewahan tanpa peduli depan orangtuanya yang sudah terancam bangkrut. 

Sikapnya terhadap keluarga juga sangat buruk. Selain memperlakukan Wulan dan sang ibu seperti pembantu, Putri juga melecehkan sang ayah yang cacat. Bahkan, Awang yang berusaha membela Wulan malah dicelakai putri, yang tidak menunjukkan penyesalan sedikit pun,hingga menemui ajalnya. 

Ditengah kekacauan hidup dan ekonomi keluarga yang semakin morat – marit, apa yang harusnya terjadi tidak bisa dihindari lagi. Sangat ibu akhirnya kehilangan kesadaran melihat kelakuan Putri. Yang lebih fatal, kemarahan kali ini jauh lebih parah daripada suami-istri jin Ranggada dan Sugari. 

Tanpa sadar sang ibu mengucapkan sumpah atau kutuk. Akibatnya, Putri langsung menjadi sebuah patung batu yang terus menguncurkan air bening dari sepasang mata batunya. Konon, air itu adalah air mata dari penyesalan Putri yang sayangnya datang terlambat. 

Petualangan Udin dan Ciro

Petualangan Udin dan Ciro

Petualangan Udin dan Ciro

Didunia penuh dengan sihir, ada seorang anak yang bernama Udin, Udin mempunyai sihir yang sangat kuat namun sihirnya di segel oleh mahluk kutukan karena sihir Udin sangat kuat saking kuatnya, saat Udin bayi dapat membuat gempa bumi sewaktu Udin menangis oleh karena itu ayah Udin menyegel sihir Udin. Di rumah Udin, Udin bersiap-siap untuk berpetualang. Saat ibu Udin memasak makanan untuk petualangan Udin, Udin berkata ke Ibunya “Ibu, aku akan pergi sekarang” Ibu menjawab “Eh Udin, ini makanan yang Ibu buatkan untuk mu. ” “Oh iya Bu, Udin lupa” jawab Udin, kemudian Ibu Udin berkata “Udin, kamu sudah membawa semua yang kamu butuhkan untuk petualangan pertamamu?” Udin menjawab, “Sudah bu!, sekarang Udin mau berpetualang” dan Udin pergi untuk memulai petualangan nya.

Udin berjalan sampai di hutan penuh sihir-sihir jahat, Udin berjalan terus sampai menemukan kolam yang mempunyai aura baik, Udin penasaran dengan kolam itu dan Udin meletakkan tangannya dan tangannya terasa lebih baik, Udin kaget saat hendak mengambil sedikit air dari kolam itu dengan botol karena tiba-tiba Udin mendengar sesuatu, Udin mencari tahu dari mana suara itu berasal, dan suara yang Udin cari itu adalah suara seekor anjing, namun Udin tidak tahu kalau anjing itu bukan anjing biasa. Udin berkata “Halo” jawab anjing “Halo” Udin kaget, “K-k-kamu bisa bicara!“ Udin sangat kaget, “Iya, kenapa kamu kaget kan disini banyak hewan yang bisa bicara” kata anjing itu, “Kan kalau hewan bisa bicara itu di tempat shir yang sangat kuat” Udin berkata, “Kamu tidak tahu? kalau hutan ini adalah bagian dari tempat shir yang sangat kuat”, jawab Udin “Aku baru saja mengetahui kalau hutan ini termasuk tempat sihir kuat, tapi mengapa aku masih bisa bertahan di hutan ini?” si anjing itu menjawab “Aku pun juga tidak tahu, aku bahkan bisa melihat aura atau sihir yang semua mahluk hidup punya, apa kah kamu adalah orang yang terpilih?” “Orang terpilih?” Udin pun kaget bahwa dialah orang yang terpilih, “Bisa saja sih” kata si anjing itu.” Udin melanjutkan petualangnya bersama si anjing, sambil bejalan Udin bertanya kepada si anjing “Apa kah kamu punya nama?” si anjing menjawab “Tidak, saat ada orang yang melihat aku, mereka langsung pergi dari hadapan ku, tapi ada satu orang yang pernah mendekati aku dan orang itu adalah pemilik ku, dia pernah memberikan aku nama dan nama itu adalah Ciro.” “Hmm.. itu adalah nama yang bagus sekali, sekarang aku akan memanggil mu Ciro” “ok” kata si Ciro,

Kemudian Udin dan Ciro melanjut kan petualangan mereka, tiba-tiba Udin dan Ciro menemukan kota, di situlah udin dan Ciro mencari perlengkapan untuk mereka gunakan dalam petarungan kelak dimasa mendatang, karena mereka tidak tahu masalah yang akan mereka hadapi. “Pak aku akan membeli ini dan ini dan ini!, berapa harganya?” tanya si udin,” Ok!, Total harga semua barang ini adalah 500 keping emas” kata si penjual peralatan. Udin kaget “Wah, banyak sekali, sedangkan aku tidak punya 10 perak pun” “Ya.. kalau kamu mau membeli semua barang ini, maka kamu harus membayar, kalau kamu tidak punya uang kamu bisa pergi ke gua dan mencari mahluk yang di tubuh nya ada berlian dan membunuh mahluk itu, sehingga kamu akan mendapatkan berlian yang ada pada tubuh mahluk tersebut, jika berlian ini kamu berikan kepada orang yang bekerja di pentinggalan mahluk ajaib atau singkatan nya PMA maka kamu akan mendapatkan 30 keping emas untuk setiap berlian, namun berlian itu harus dalam kondisi sempurna” kata si penjual peralatan. “Oh.. Baiklah, terimakasih pak sudah memberitahu aku mengenai hal itu, permisi pak, aku akan kembali dengan 500 keping emas” “Tunggu! Aku akan memberi kamu pedang ini” kata si penjual peralatan, “Terima kasih sekali lagi, pak!” “Sama sama” kata si penjual peralatan.

Dengan tekat yang bulat, Udin dan Ciro akan membunuh mahluk-mahluk itu!. Namun saat mereka mencari di gua terdekat, mereka tidak menemukan mahluk yang dimaksud, mereka terus mencari dan mencari akan tetapi mereka tetap tidak menemukan apa pun, “Apakah di gua ini ada aura sihir?” tanya si Udin yang mulai marah, “Sabar Udin, aku belum merasakan aura atau sihir di sini namun kita akan menemukan nya” kata si Ciro”. Tiba-tiba gua itu terasa bergetar, batu-batu berjatuhan Udin dan Ciro berlari sampai mereka menemukan tempat aman. Ciro berkata dengan ekpresi kaget “Tadi saat kita berlari aku merasakan aura yang kuat tapi pintu untuk menuju ke tempat aura kuat itu berasal, seolah tertutp” “Hmm.. Sepertinya kita melewati ruangan pemimpin mahluk berlian itu” kata si Udin dengan semangat “Ayo Ciro kita ke tempat pemimpin itu” “Ayo” kata si Ciro, mereka pun pergi ketempat pemimpin mahluk berlian itu, dan saat mereka mencari, mereka menemukan tempat pemimpin berlian berada, namun dihalangi dengan batu yang sangat besar, tiba-tiba *Duaaaar…!!!* batu di depan mereka meledak dan pemimpin mahluk berlian itu muncul dan mulai melawan Udin dan Ciro. Udin dan Ciro melawan pemimpin berlian itu, dan selama 1 jam Udin dan Ciro bertarung dengan pemimpin berlian itu hingga pada akhirnya pemimpin berlian itu mati, sehingga Udin dan Ciro mendapatkan berlian yang sangat besar dan saking besarnya mereka tidak bisa mengangkat berlian yang besar itu. Beruntunglah, sebelum mereka menuju ke gua tersebut Udin telah memiliki bekal gulungan mantra sihir yang bisa mengangkat barang yang sangat besar menjadin ringan. “Untung saja aku membawa gulungan mantra ini, gulungan mantra ini merupakan peninggalan kakekku, dan ternyata ini sangat berguna” kata si Udin.

Saat mereka kembali ke kota, Udin dan Ciro menuju ketempat penukaran berlian, orang yang bekerja disitu sangat kaget. “Wow dimana kamu mendapat kan ini” kata si pekerja itu, sambil terseyum Udin menjawab “Hehe.. Aku tidak menemukan ini, aku membunuh pemimpin mahluk belian” “Wow, ini sangat sempurna sekali, nih aku beri kamu 1.000 keping emas” kata si pekerja itu, “Oh, terima kasih sekali” Udin dan Ciro kembali ke tempat penjual peralatan itu dan mereka membeli barang yang sebelumnya mereka inginkan termasuk peta untuk membantu petualan mereka di kota-kota berikutnya. Udin dan Ciro melanjutkan petualangan mereka menuju kota berikutnya. Saat Udin dan Ciro sedang berjalan santai, tiba-tiba Udin dan Ciro mendengar ada orang yang berteriak meminta bantuan, Ttolong! Tolong!” Udin dan Ciro bergegas mendekat “Apa! Apa yang terjadi” tanya Udin, “Ada mahluk yang sangat besar yang sedang menghancurkan kota kita” kata si orang yang meminta tolong tersebut, “Ok, aku akan membatu tapi siapa namamu” tanya si Udin “Namaku Erika” jawab orang itu, “Ok, Erika dimana kotamu?” “Tidak jauh dari tempat ini.” Kemudian Udin, Ciro, dan Erika pun pergi ke kotanya Erika.

Setibanya Udin, Ciro dan Erika di kota yang dimaksud, terkejutlah mereka melihat keadaan kota itu. Banyak sekali kehancuran yang terjadi, seperti kobaran api, rumah yang rusak, serta bangunan-bangunan yang hancur berkeping-keping. Nampak pula mahluk yang sedang menghancurkan kota itu, seekor naga kuno yang sangat besar, naga itu memiliki sisik yang sangat kuat dan mengkilat, biasanya saat orang-orang berhasil berburu dan membunuh naga kuno, mereka akan menggunakan sisik naga tersebut sebagai baju perang naga dan pedang naga, “Wow, naga seperti ini kenapa ada di sini!” kata si Ciro “Waktu itu ada prajurit dari kerajaan Mafin mencari apakah ada mahluk yang tidak normal” kata si Erika, “Kenapa prajurit dari Mafin kesini?” tanya Udin “Di dekat sini ada sebuah kolam jahat, saat ada mahluk apapun yang mengenai kolam itu mereka akan menjadi mahluk yang liar dan nampak jahat serta menjadi tambah kuat, namun saat prajurit dari Mafin itu menemukan naga kuno tersebut, ternyata naga kuno itu telah tercemari oleh kolam jahat itu” jawab si Erika, “Ok, Ciro kamu lawan naga kuno itu dari samping kanan, sedangkan aku akan melawan naga kuno itu dari samping kiri, dan saat posisi kita sudah sangat dekat dengan naga itu kita akan mengeluarkan jaring ajaib untuk menangkap naga itu dan membuat naga kuno itu menjadi baik lagi, Ok Ciro?” perintah si Udin, “Ok” jawab Ciro.

Udin dan Ciro mulai bersiap menyerang naga kuno itu, setelah pada posisi yang ditetapkan secara bersama-sama mereka menyerang dengan cepat dan mereka mencoba menangkap naga kuno itu, namun gagal. Mereka mencoba lagi menyerang dan menangkap naga kuno itu namun gagal lagi, mencoba lagi namun gagal lagi. Namun mereka tidak putus asa dan tetap berusaha menyerang dan menangkap naga kuno itu hingga pada akhirnya mereka berhasil menangkap naga kuno itu, dan kota Erika terselamatkan berkat Udin dan Ciro, sang pahlawan kota. Setelah Udin yakin bahwa naga itu telah mati, Udin menguliti naga itu dan membawa sisik naga itu untuk nantinya dijadikan baju perang dan senjata. Karena Udin dan Ciro telah menyelamat kan kota itu pemimpin dari kota itu memberi Udin dan ciro 3.000 keping emas, Udin dan Ciro berterima kasih kepada pemimpin kota, dan berpamitan untuk melanjutkan kembali perjalanan mereka.

Udin dan Ciro melanjut kan petualangannya lagi. Udin dan Ciro berjalan terus hingga sampai disebuah hutan. Mereka berjalan dan masuk sampai ke tengah hutan. Didalam hutan itu ada banyak orang yang berkumpul di dalam hutan. Udin dan Ciro mau melihat apa yang mereka lakukan ditengah hutan. Saat Udin dan Ciro mendekati sekumpulan orang-orang tersebut, nampak ditengah-tengah sekumpulan orang itu ada pedang yang menancap kedalam batu dan pada batu itu ada tulisan “Tidak ada yang bisa mengambil pedang ini kecuali orang yang terpilih” Orang-orang bergantian mencoba untuk mencabut pedang itu. Ciro berkata, “Udin, coba kamu cabut pedang itu keluar dari batu itu” “Ok” jawab Udin, Udin mendekat, kemudian mencabut pedang itu dengan mudahnya, pedang langsung terlepas dari batu tersebut. Semua orang di situ kaget kalau ada orang berhasil mengambil pedang yang menancap itu, “Wahh.. Aku bisa mengambil pedang ini!” kata Udin. Semua orang yang ada di sana berteriak “Orang yang terpilih…!!!” Orang-orang yang berkumpul itu telah melihat Udin mencabut pedang dari batu itu dengan mudah, maka mereka membawa Udin kembali ke desa mereka untuk memberikan Udin dan Ciro uang dan sebuah cairan mantra yang bisa memulihkan kerusakan yang ada pada tubuh. “Aku tidak bisa mengambil ini” kata Udin, “Ayo tidak apa-apa, mantra ini pasti akan kamu butuhkan kelak” kata pemimpin desa itu. Akhirnya Udin dan Ciro menerima hadiah tersebut dan mereka melanjutkan perjalanannya mereka kembali dan petualangan baru mereka selanjutnya.

 

 

Taman Hiburan Negeri Ajaib

Taman Hiburan Negeri Ajaib

 Taman Hiburan Negeri Ajaib

 Suatu hari di SMP Xaveria, ada satu murid bernama Yoona. Yoona seorang yang pendiam dan sulit bersosialisasi di sekolahnya. Yoona seorang siswa SMP Xaveria di kota Braits. Yoona berumur 12 tahun, memiliki rambut Panjang lurus, berkacamata warna hitam. Yoona sulit bersosialisasi karena dia adalah seorang korban bullying di SDnya.

 Setelah menjalani sekolah yang melelahkan, ia sedang pulang ke rumahnya. Saat Yoona menuju rumahnya, di tanah kosong dekat rumahnya berubah seperti taman hiburan. Padahal kemarin tidak ada sama sekali taman hiburan tersebut. Tanah kosong yang awalnya sepi menjadi tempat taman hiburan yang bersih, indah, dan terlihat menyenangkan dan menarik. Tempat hiburan itu juga terlihat sangat berwarna.

 Tanpa pikir panjang, Yoona malahan langsung mendatangi taman hiburan tersebut. Awal Yoona masuk gerbang taman hiburan, ia mendengar sebuah lagu yang terdengar keras. Yoona mendatangi sumber suara dan ia terkejut. Dia melihat ada sekumpulan orang yang sedang bernyanyi di sebuah panggung. Yoona mendatangi dan mendengar mereka tampil. Mereka tampil dengan busana berwarna cerah yang sesuai dengan suasana taman hiburan.

 Seusai mereka tampil, mereka mendatangi Yoona. “Halo, selamat datang di taman Candela! Perkenalkan kita ABC . Aku Aiko, ini Brielle dan Chiko.” Kata Kairo. Yoona membalas,“Halo, aku Yoona!” Setelah berkenalan Brielle mengajak Yoona untuk pergi ke wahana Kereta Terbang. Brielle berkata,“Ayo naik wahana ini! Tidak usah takut ya, aman kok.” Yoona pun mengangguk dan mereka naik bersama.

 Setelah naik Kereta Terbang yang berbentuk seperti kereta uap berwarna biru dan merah dengan rel yang melayang mengelilingi taman Candela tersebut, Chiko gantian mengajak kita untuk foto-foto di taman Candela. Mereka foto bersama menggunakan telepon genggam milik Yoona. Banyak tempat foto disana. Lalu Chiko mengajak kita naik bersama yang lain ke bianglala yang sangat besar dan megah. “Waaahh besar sekali, segede gaban!” cakap Yoona yang tidak sabar untuk menaiki bianglala. Naiklah mereka ke Bianglala. Saat bianglala sampai ke puncak tertingginya, Yoona sangat takjub melihat pemandangan indah taman Candela dari atas.

 Sekarang Aiko mengajak Yoona ke komedi putar di taman itu. Di Komedi Putar itu, mereka bersenang-senang seperti anak SD bermain di taman hiburan. Komedi putar tersebut berwarna biru tua dengan garis-garis warna kuning, disinari lampu berwarna coklat muda sedikit perak, dan patung kuda yang berjumlah 10 dalam komedi putar ini. Setelah naik komedi putar, Aiko lalu mengajak kita makan gulali bersama di toko gulali dekat komedi putar. Anehnya sama sekali penjual disana, tapi dapat mengambil langsung gulalinya. Yoona mengambil permen gulali berbentuk bunga mawar yang rasanya stroberi. “Rasanya maknyuuusss.” Kata Yoona yang sedang memakan lahap gulali rasa stroberi.

 Yoona meminta untuk mereka untuk foto bersamanya sambil memakan gulali yang enak itu. Yoona juga foto suasana Taman Candela tersebut yang terlihat indah dan asri. “Aiko, kalau boleh tau, kenapa aku bisa kesini?” tanya Yoona yang akhirnya berani bertanya dengan rasa penasarannya. “Disini aslinya bukan ada di duniamu, disini adalah negeri Ajaib. Kamu termasuk orang yang beruntung karena negeri Ajaib hanya bisa terbuka ke duniamu setiap 3 tahun sekali dan tepat tahun ini bisa terbuka. Bukan itu saja orang yang dapat masuk disini harus keluar kurang dari 6 jam karena lebih dari 6 jam, kamu akan terjebak selamanya disini. Kita disini juga karena terjebak didunia ini, tetapi tidak apa kok kita memang sudah disini lama. Maka dari itu kita harus berpisah sekarang.” Jawab Aiko.

 Yoona balik berkata,”Jika aku sudah keluar disini aku akan sangat rindu kalian disini.” Akhirnya grup ABC mengajak kita ke panggung awal pertama Yoona dan ABC bertemu. Grup ABC menampilkan lagu yang membuat Yoona meneteskan air matanya karena mereka harus berpisah. Setelah lagu itu selesai ditampilkan, Aiko, Brielle, dan Chiko mengantarkan Yoona ke gerbang awal Yoona masuk ke taman Candela. Pertemuan ini sekaligus perpisahan mereka. Walaupun kurang dari 6 jam hubungan mereka sudah seperti sahabat. “Sampai jumpa, Yoona!” kata Aiko, Brielle dan Chiko. Yoona lalu keluar gerbang tersebut.

 Sekejap, Yoona sudah ada di tanah kosong dekat rumahnya. Jam di handphonenya sudah menunjukan jam 5 sore. Padahal dia datang ke taman Candela sekitar jam 11 siang. Yoona bergegas pulang ke rumahnya. Sesampainya dirumah ia langsung membersihkan diri dan ke kamarnya. Di kamar, Yoona melihat foto-foto kenangan di taman Candela tadi lewat telpon genggam atau handphonenya. Waktu kurang dari 6 jam tadi digunakan Yoona untuk bersenang-senang. Kenangan tadi adalah pengalaman tak terlupakan baginya.

 Keesokan harinya, Yoona sekolah dan mulai berani Kembali untuk bersosialisasi. Yoona mulai memiliki teman yang mau menyemangati dan menemaninya saat dia sendirian. Temannya bernama Joe, dia orang yang sangat aktif apalagi dalam pembelajaran disekolah. Karena Joe, Yoona mau belajar dan mau bersosialisasi Kembali.

 3 tahun kemudian, mereka berpisah karena Joe pergi dari kota Braits dan melanjutkan SMA nya di luar negeri. Sedangkan, Yoona sekolah di SMA Haritson Jam dan memiliki banyak teman. Yoona di SMA tergolong murid yang aktif dan pintar di kelasnya. Yoona juga sering mengikuti lomba-lomba. Yoona juga tidak lupa dengan kenangannya 3 tahun lalu di taman Candela bersama grup ABC yaitu Aiko, Brielle dan Chiko. Yoona masih saja rindu dengan mereka bertiga dan gulali stroberi berbentuk mawar di taman Candela.

Sampai sesuatu hari, Yoona dalam sedang perjalanan pulang. Dia melihat sebuah taman hiburan yang sama persis seperti 3 tahun lalu di tanah kosong. Namun bedanya Yoona melihat taman Hiburan itu di lapangan bermain yang dulu pernah menjadi tempat bermain sewaktu SD bukan di tanah kosong yang ada di dekat rumahnya. Yoona lari dan langsung memasuki gerbang masuk taman itu. Yoona pergi ke panggung tempat biasa grup ABC tampil.

Di panggung terlihat ada Aiko, Brielle, dan Chiko. Yoona memanggilnya,”Aiko! Brielle! Chiko! Sini.” Grup ABC itu langsung lari menuruni panggung lalu mendatangi Yoona. “Sudah lama tidak bertemu, Yoona” kata Aiko. Aiko langsung memeluk Yoona disusul oleh Brielle dan Chiko juga memeluk Yoona. Mereka menghabiskan waktu selama 6 jam tersebut dengan mereka bermain wahana dan berfoto. Setelah mereka bertemu, sekarang setiap 3 tahun Yoona ke taman Candela. Cara yang ia lakukan adalah keliling kota Braits dan mencari taman hiburan yang sama seperti taman Candela. Ajaibnya, Yoona selalu menemukan taman hiburan itu. Walaupun ia berusaha keras untuk mencari pasti Yoona dapat menemukannya.

 

 

 

Peri Hutan Chrystal

Peri Hutan Chrystal

Peri Hutan Crystal   

 

Pada suatu hari di siang hari di siang yang cerah ada hutan yang dalamnya bersinar cerah.Lalu saat siang itu ada seseorang melewati hutan itu dan ia pun melihat hutan itu saat bersinar. Orang itu pun tertarik untuk mendatangi hutan tersebut. Saat dia memasuki hutan dia melihat banyak sekali bunga, tetapi semua bunganya bersinar dan semua berbentuk Crystal. Saat dia masuk lebih dalam, ia melihat peri sedang duduk di pohon. Lalu peri itu melihat orang itu dan dia tiba tiba turun dan ia berkata, “hai wahai manusia mengapa engkau masuk ke hutan ku tanpa seizinku?” kata si Peri.orang itu pun menjawab,”aku tidak mengerti aku hanya melangkah dan ya aku bisa masuk.”Si peri yang mendengar kata orang itu langsung marah dan mendatangi prajuritnya,” hei kau! Mengapa engkau mengijinkan manusia masuk ke dalam hutan ku! “prajurit kaget dan ketakutan saat mendengar kemarahan sang peri,”ha..ha..ampun peri, dia bilang di dipanggil peri untuk memijat peri..” kata hati si peri, “kurang ajar manusia itu!!”peri pun langsung terbang cepat untuk ke tempat manusia tadi. Sesaat sudah sampai Peri pun langsung meneriaki manusia itu,” hai manusia!!! Akan ku keluarkan kekuatan ku!!,hiaaa sihir pemusnah cing cing cing (duar). “manusia itu pun terkena sihir dari peri dan langsung terjatuh,dan akhirnya manusia itu meninggal.manusia ini menjadi manusia pertama yang musnah di hutan Crystal.

Peri di Hutan

Peri di Hutan

Hai semuanya! Perkenalkan namaku Charlotté Phibertha. Aku mempunyai teman Bernama Gladys Gottlieb. Panggil saja Gladys! Kata Gladys, arti nama dia itu.. Gladys cinta Tuhan. Katanya Gladys arti kata ‘Gottlieb’ itu cinta Tuhan. Menarik ya? Aku juga ada beberapa teman. Namanya Arumi dan Nizu. 

 

Aku punya cerita yang tidak bisa aku lupakan. Ini juga pengalaman sekali dalam seumur hidupku yang mungkin tidak bisa terulang kembali. Aku akan menceritakannya ke kalian semua

 

 

20.00 WIB

“Kakak.. kakak udah pulang?” Tanya mamaku. Omong-omong aku anak tunggal tapi aku memang dipanggil ‘Kakak’ karena mamaku dulu ingin punya adik. Tapi, papaku sudah meninggalkanku dan mamaku sejak aku berumur 2 tahun. Aku hanya tinggal berdua dengan mamaku di rumah yang bisa dibilang sederhana