TABRAKAN DUA DIMENSI

TABRAKAN DUA DIMENSI

Di suatu dimensi lain lebih tepatnya di dimensi 1036. Hiduplah organisme seperti manusia di dimensi itupu hiduplah naga-naga ganas. Suatu hari di dimensi 1036 ada seorang anak yang memasuki gua yang berisi naga paling berbahaya konon katanya nagaitu bisa menghancurkan satu dunia. Anak itu sepontan briteriak, ”Aaaaa…”

Karena kaget tidak sengaja membangunkan naga tersebut terbangun dari tidurnya naga itu berkata, “Siapa yang berani mengganggu tidur ku.” kudan siap meratakan dimensi 1036 naga tarsebut lalu menuju desa yang bernama Hipotenia. Dengan sekejap naga itu meratakan desa Hipotenia.

Setelah naga tersebut meratakan desa Hipotenia naga tersebut menemukan portal dimana portal tersebut bernama Portal Dimensi .Penjelasan Portal tersebut adalah dimana suatu portal yang dapat menghubungkan satu dimensi ke dimensi yang lain.Naga tersebut mempunyai tujuan dengan memsauki portal tersebut maka naga itu dapat meratakan desa yang lain.Tanpa melewati portal tersebut naga tidak dapat meratakan desa- desa yang lain.

Tujuan naga melewati portal tersebut adalah supaya bisa masuk kelaborattorium yang bertujuan menghancurkan dimensi- dimensi yang lain.setelah naga tersebut meratakan laborattorium naga tersebut mencoba  menembus lapisan-lapisan baja didalam laborattorium terssebut.Setelah berhasil keluar dari laborattorium naga tersebut menuju kota yang paling
dekat dari laborattorium tersebut. Sesampainya naga  tersebut kekota warga kota samgat panik mereka pikir naga hayalah  dongeng semata mereka langsung menuju bang ket bangket yang sudah disiapkan untuk bencana seperti ini. Naga tersebut dengan sekejap naga tersebut meratakan kota tersebut.Negara negara sekitar juga turun membantu negara yang di serang naga.
Negara negaartersebutmendirikan suatu organisasi untuk menak luakn naga tersebut di suatu kota terdengan kabar seorang pembunuh bayaran yang sangat ahli menggu nakan persenjataan dan menemukan titik kelemahan musuhnya.Nama pembunuh bayaran itu adalah Lenin dia pun diberi tawaran menaklukan naga tersebut karena sentata tidak mampu menempus kulit naga tersebut.Leninpun menyetujui penawaran tersebut. Singkat cerita Lenin dibawa kemarkas pusat  untuk mengindentifikasi naga tersebut.Disisilain naga nagaitu sudah menghancurkan setengah dari negara tersebut naga tersebut lalu menuju ibukota dari negara tersebut.

Setiap negarapun turup membantuuntuk mengalahkan naga tersebut.Dari sekian lama mengindentifikasi ahkirnya Lenin menemukan titik lemah naga tersebut tapi dia belumnyakin maka dari itu dia memutuskan untuk ikut dalam melawan naga tersebut dan mengamasila secara langsung. Lenin akan ditemani oleh Yudhi sebagai asistennya.Lenin pun diberi persenjataan terbaik dari setiap negara dan di beri mobil sebagai alat transportasi Lenin tidak lupa dia diberi sebuah HT Untuk berkomunikasi dengan tentara di markas.lalu Lenin pun langsung menyerang naga dan sekaligus menganalisa naga tersebut. Lenin menyerang dengan sekut tenaga dengan perlengkaoan yang di berikan oleh markas. Setelas sekian lama Lenin menyerang Lenin punmenemukan titik lemah naga tersebut .

Lalu Lunin berhasil menemukan titik lemah naga tersebut Lenin lalu memerintahkan Yudhi, “Yudhi hubungi markas aku sudah menemukan titik lemah naga itu.” kata lenin dengan menyruh Yudhi untuk menghubungi markas dengan HT yang sudah diberikan.

Yudhi lalu bergegas menghubungi markas pusat untuk  mengabari bahwa Lunin sudah menemukan titik lemah naga tertsebut. Lalu Lenin1 memberitahu titik lemah tersebut ada di bagian bawah leher naga tersebut tapi untung menembus kulit naga itu sangan tidak mungkin dengan peralatan jaman tersebut. Lenin memberikan ide lain yaitu dia akan menyarang naga secara lang sung secara singkatnya Lenin akan menaiki naga lalu menyerangnya secara langsung.

Singkat cerita markas menyetujui ide Lenin tersebut.Lalu Leninpun malalukan rencana itu.

Tentara disekitarnya adalah pengalihan sementara Lenin menaiki helicop-0ter untuk mencapai badan naga tersebut. Sesudah sampai di badan naga tersebut Leninpun langsung menuju bawah leher naga tersebut Lenin langsung menyerang bagian bawah leher naga tersebut.

Singkat cerina sudah hambir 3 jam lenin menyerang dh tidak menimbultan luka yanga parah.

Leninmwngusulkan bahwa untuki menanglukan naga tersebut Lenin akan mengorbolkan dirinya untuk meladakan diri di bagian bawah leher naga tersebut. Ide itu lalu di tolak tapi ini jalan satu satunya untuk mengalahkan naga tersebut.

Lenin lalu mengatikfkan bahan peledak yang dia bawa  dan ada bahan peledak yang dia tempel di badannya untuk berjaga jaga dan dia sekarang harus menggunakan bom tersebut.

Sebelum lanjut kecerita kida flasback ke masa lalu Lenin yang suram Lenin dulunya adalah anak yang ceria. Di usianya yang ke 4 tahun dia menyasikkan cecara langsung kedua orang tuanya dibunuh dengan sadis. Semenjak itu kepridian Lenin berubah dari yaang ceria menjadi pemurung,penyendiri dan penuh dengan dendam maka itu dia menjadi pembunuh bayaran.

Setelah naga itu berhasil dibunuh seluruh dunia sangat senang dan juga Lenin sudah menjadi pahlawan dan bisa beristirahat di alamnya. Setelah kejadian itu seluruh dunia memberikan penghargaan sebaga paahlawan Bumi/Desuperhero of Eorth. Sudah bertahun-tahun dari kejadian sekarang menjadi cerita legenda.

Portal ke Dunia Robot

Denis adalah seorang anak yang bersekolah di SMP MARIA MEDIATRIX kelas 7F.

Hobi Denis adalah membaca, biasanya sepulang sekolah ia pergi ke perpustakaan. Pada hari ini Denis pergi perpustakaan saat pulang sekolah karena belum dijemput ayah nya, saat ia sampai di perpustakaan ternyata ada penjaga perpustakaan.

Denis segera mencari buku yang ia ingin baca. Saat Denis sedang membaca ia terdengar suara penjaga perpustakaan ternyata penjaga perpustakaan berkata, “Denis, Ibu pergi keluar sebentar ya.”

Denis berkata, “Siap Bu.”

Setelah itu Denis lanjut membaca buku nya, setelah selesai Denis ingin membaca buku yang lain. Tak sadar Denis tersenggol kaki meja dan ia pun terjatuh mengenai lemari buku. Denis kaget karena lemari tersebut bergerak sendiri, setelah lemari tersebut berhenti Denis melihat ada sebuah portal. Dengan rasa penasaran Denis pun pergi ke portal tersebut dengan menutup matanya.

Setelah Denis berhenti berjalan ia perlahan membuka matanya. Denis kaget karena ini bukan dunia nya, karena ada mobil yang terbang dan di kendarai oleh robot, dan robot dimana mana. 

Ia pun langsung bertanya ke robot tersebut.

“Hai ini dimana robot?” Kata Denis

Robot pun menjawab, “Inilah dunia robot, semua hal dikendalikan dan dilakukan oleh robot robot.”

Denis pun terkejut mendengarnya karna selama ini ia tidak pernah mengira jika dunia robot itu bebar benar ada. Tak tinggal diam saja denis pun pergi untuk menjelajahi dunia robot ini. Ia berkeling kesana kemari sambil mengagumi teknologi canggih yang ada di sini. Tak terasa sudah hampir empat jam Denis berjalan jalan di dunia robot. 

Akhirnya ia memutuskan untuk kemabali ke dunianya karna ia khawatir jika orangtua nya sedang mencarinya. Tapi suatu saat nanti denis akan kembali lagi ke dunia robot yang sangat hebat itu.

Kurcaci yang Tersesat di Dunia Lain

Kurcaci yang Tersesat di Dunia Lain

Suatu hari Ada Sebuah Desa Yang kecil sekali, Desa tersebut ternyata di tinggali oleh kurcaci kurcaci kecil.

Pada suatu Hari Ada satu kurcaci bernama Fred Dia sehari hari bekerja sebagai Petani Blueberry. Dia setiap pagi Selalu berjalan jalan sambil menyirami tanaman blueberry nya. Ketika dia sedang berjalan dia melihat suatu Benda kecil Yang bersinar terang, Lalu Dia berjalan mendatangi benda itu. Ketika dia melihat Lebih dekat ternyata benda kecil tersebut Adalah kunci berwarna putih kunci tersebut Terdapat tulisan kecil, tulisan kecil Itu bertulis “Lihatlah ke Sebelah Rumah Mu Pada Jam 12 Malam nanti Ada Sebuah pintu Yang muncul”. Setelah dia mengambil kunci tersebut diapun Lanjut menyirami tanaman blueberry nya Dan dia pun Pulang kerumah. Hari sudah Malam Saat Fred Sampai dirumah nya dia pun merasa sangat kelaparan dia pun bergegas menuju ke dapur ketika dia Sampai di dapur dia baru menyadari Bahwa dia sudah tidak punya Bahan makanan lagi. lalu dia mencari cari lagi dan hanya terdapat 5 Buah Blueberry Dan saat Itu dia melihat jam sudah hampir pukul 12 Malam lalu dia membawa 5 buah Blueberry tersebut dan Membungkusnya dengan kain putih. Setelah dia membungkus Buah Blueberry Itu dia bergegas ke sebelah rumah, Namun setelah dia Sampai di samping rumah dia tidak menemukan pintu apapun padahal waktu sudah menunjukan pukul 12 tepat lalu dia berpikir mungkin harus menunggu beberapa saat lagi. Dia pun menunggu Selama beberapa menit dan pintu tersebut Belum muncul dia menunggu sambil berbaring di rumput, dia menunggu dan terus menunggu Sampai dia pun tertidur pada Saat dia terbangun dia pun kaget Karena hari sudah terang pada saat Itu Fred juga kaget karena bangunan-bangunan Yang Ada di sekelilingnya Tampak asing. Rumah rumah disana tampak terbuat dari besi/Logam-Logam berwarna silver dia juga kaget melihat transportasi di Kawasan itu, transportasi di kawasan itu ialah Sebuah kapsul kecil. Pada saat Itu kunci Yang dibawa Fred pun bersinar kembali dan terdapat tulisan baru yang bertulis “Kamu Harus menemukan Sebuah rumah di wilayah perkotaan yang berjarak 2 hari dari desa ini. kamu bisa kesana menggunakan transportasi kapsul tersebut, cara menggunakan kapsul tersebut ialah kamu harus masuk ke dalam kapsul kecil tersebut dan mengetik pada komputer kemana tujuan mu yang akan dituju” pada saat itu Fred langsung bergegas ke dalam kapsul kecil tersebut dan melihat ke komputer untuk menuliskan kota yang akan dia tuju. Namun saat Fred hendak menuliskan alamat kotanya dia baru menyadari huruf dan bahasa yang digunakan di sini berbeda dengan di tempat dia tinggal lalu dia bingung menuliskan alamat nya Bagaimana. Lalu saat dia sedang kebingungan tiba-tiba kunci tersebut bercahaya terang lagi dan ketika dia mengeluarkan kunci itu dari kantung nya dia seketika huruf dan bahasa yang berada di kapsul tersebut berubah menjadi bahasa yang Fred pahami dan Fred menuliskan alamat kota yang akan ditujunya. Dan perjalanan tersebut pun dimulai, di awal perjalanan Fred merasa Sangat kelaparan karena dari kemarin dia belum makan dia pun mengeluarkan Blueberry yang dia bungkus tadi dan memakan nya 2 Buah. Setelah dia makan 2 buah blueberry tersebut dia pun menikmati pemandangan sepanjang perjalanan tersebut. ketika malam tiba kembali Fred merasa kelaparan lagi dia pun mengeluarkan kantung Blueberry nya lagi di kantung itu tersisa 3 Blueberry dia mengambil 1 lagi dan memakan nya dia menutup kantung Blueberry nya. Setelah itu dia pun menikmati pemandangan jalan ketika malam hari dan dia sambil tiduran di kapsul tersebut ketika dia sedang asik melihat pemandangan bintang bintang dia mendengar bunyi yang aneh ketika dia melihat sekeliling ternyata bunyi yang aneh tersebut berasal dari kunci dan kunci tersebut pun mengeluarkan cahaya kembali dan seketika kapsul tersebut terhenti mendadak dan komputer dari kapsul tersebut mengeluarkan bunyi aneh juga dan tiba tiba kapsul tersebut rusak dan alamat yang dituliskan oleh Fred hilang dan berubah ke kota yang lain yang berjarak 5 hari dari tempatnya sekarang dan Fred mulai panik dan bingung melihat Kapsul yang rusak dan berubah arah Fred langsung berusaha membenarkan komputer kapsul tersebut ketika Fred sedang membetulkan kapsul tersebut dia melihat kunci yang dibawa nya bercahaya lagi seketika kapsul tersebut pun berjalan lebih lambat dan Fred pun mulai panik. Akhirnya dia berusaha membetulkan komputer kapsul tersebut namun gagal dia mencoba lagi dan lagi tetapi tetap gagal pada saat dia sedang membenarkan komputer itu yang gagal terus menerus dia mendengar suara “BRAKK!!”. dia langsung melihat jendela luar dan melihat keluar ternyata ada kapsul lain yang bertabrakan dari lawan arah Fred ingin berhenti dan menolongnya. Tetapi dia tidak bisa berhenti karena kapsul nya yang sedang bermasalah lalu Fred pun lanjut membetulkan kapsul nya tersebut dia mencoba dan terus mencoba tetapi kapsul tersebut tidak bisa dibenarkan ketika dia sudah mau putus asa untuk membetulkan kapsul itu kunci yang dia bawa pun bersinar kembali dan mengeluarkan selembar kertas yang bertuliskan “Kamu harus menemukan sebuah rumah tua yang berada dalam alamat kota yang diberikan segeralah kesana dan cari sebuah pintu untuk kembali ke dunia asalmu dan sisa waktu bagimu adalah 1 hari lagi jika kamu tidak dapat menemukan atau tidak sampai pada sisa waktu tersebut kamu akan terjebak di dunia ini selamanya.” dan Fred pun panik karena kapsul tersebut sudah berjalan sangat jauh dari alamat kota yang ditujunya Fred pun mencoba membetulkan komputer pada kapsul tersebut lagi dia mencoba dan terus berusaha karena kalau tidak bisa dia akan tinggal di dunia ini selamanya dan tidak akan bisa kembali ke dunia asal nya Fred pun mencoba dan terus mencoba sehingga dia menemukan program yang salah pada kapsul tersebut dia mencoba membenarkan program tersebut dan akhirnya program yang rusak pada kapsul tersebut bisa dibetulkan dan Fred segera memasukan alamat kota yang benar dan kapsul tersebut segera mencari jalan yang benar  Fred pun dijalan ketiduran karena lelah membetulkan komputer kapsul tersebut ketika dia bangun dia sudah sampai di kota yang dia tuju tetapi jalanan di kota tersebut macet dan tidak bergerak sama sekali. Fred melihat waktu nya yang tinggal 1 jam Fred pun turun dari kapsul tersebut dan berlari ke rumah tua yang ada di tengah kota dia berlari dan terus berlari sehingga dia sampai di rumah tua yang dia tuju dia segera masuk dan mencari pintu tersebut dia pun menemukan nya dan kunci itu pun bersinar dan mengeluarkan kertas yang bertuliskan “Ya kamu telah tiba di tujuan mu dan segera masukan kunci ini” dan Fred pun memasukan kunci nya dan pintu terbuka dia memasuki pintu itu dan dia ternyata berada di tengah tengah kebun blueberry nya dan dia pun segera pulang kerumah nya kembali.

Kunci Ajaib

Kunci Ajaib

Pada sebuah desa, tinggal seorang anak bernama Ivory. Ia sudah tidak memiliki kedua orang tuanya, dia hanya hidup berdua dengan neneknya.Meski begitu hidupnya terasa sangat menyenangkan karena neneknya serba bisa. Neneknya pandai memasak,bisa membuatku tertawa, dan bahagia selain itu nenekku bijaksana dan dikagumi oleh warga desa.Setiap ingin tidur neneknya tidak lupa menceritakan dongeng untuknya. Ivory mendengarkan dengan khidmat dan imajinasinya pun menari-nari dengan gembira.

Suatu hari, Ivory bertemu dengan paman Ben. Ia berkata kepada Ivory bahwa neneknya bukan orang biasa. Ia pemegang kunci menuju ke sebuah negeri beda dimensi di mana semua keajaiban bisa terjadi. Ivory tertawa sangat kencang mendengar hal tersebut dan mengatakan neneknya hanya sekedar pendongeng. Paman Ben bersikeras Ivory salah dan semua dongeng yang dikisahkan nenek Ivory padanya adalah hal nyata.Jika Ivory percaya, ia pun bisa masuk ke negeri tersebut. Mendengarkan perkataan Paman Ben, Ivory masih tersenyum mengejeknya.Menurutnya Paman Ben sedikit tidak waras.

Malam pun tiba, Ivory teringat perkataan Paman Ben. Walau tak percaya tetapi ia juga penasaran. Maka ia pun meminta neneknya mendongeng seperti biasa. Nenek mengiyakan lalu dongeng tentang negeri ajaib itu dimulai. Tanpa disadari, Ivory tertidur. Lalu keesokan harinya ia terbangun di tempat berbeda. Ia panik melihat sekitarnya yang tidak ia kenali sama sekali. Ivory melihat orang-orang bersayap, terbang ke sana ke mari. Pepohonan lebat ada dimana-mana, buah-buah segar begitu banyak. Namun segala keindahan itu tidak membuat Ivory senang dan tenang. Ia merasa sendirian dan sedih sebab terjebak di tempat yang tidak ia kenali.

Saat Ivory sedih, tiba-tiba Ivory didatangi seekor kucing raksasa bersayap putih yang bernama Drederick. Ivory tampak terkejut. Ia mengenali kucing tersebut sebab nenek sering menceritakannya. Drederick bertanya dengan heran, mengapa Ivory bisa berada di hutan tersebut? Ivory juga sama herannya, tak menyangka bisa melihat Si Drederick secara langsung. Drederick berkata, “Ini hanya mimpi Ivory. Pulanglah, tempatmu bukan di sini!”

Mendengarkan perkataan Drederick.
Ivory berkata, “Tapi aku tak tahu caranya, bolehkah kamu menolongku?” Drederick pun mengiyakannya. Ia meminta Ivory naik ke punggungnya. Ivory menuruti perkataan Si Drederick. Mereka terbang tinggi lalu Si Drederick menjatuhkan Ivory ke jurang. Ivory kaget dan menggenggam sayap Si kucing dengan sekuat tenaga. Namun Drederick tersebut mengepakkan sayapnya dan membuat Ivory terjatuh ke dalam jurang.

Ivory tidak mati. Ia terbangun dengan terengah-engah dan keringat dingin keluar deras di keningnya dan membasahi tengkuknya. Syukurlah aku hanya bermimpi saja, pikirnya. Ini akibat ia terlalu mendengar omongan tidak masuk akal Paman Ben. Lalu Ivory melanjutkan tidurnya. Keesokan harinya, Ivory bangun lebih pagi. Ia tak sengaja mendapati bulu putih di genggamannya. Ia ingat, saat jatuh ke jurang ia menggenggam sayap Si Drederick. Bulunya masih Ivory genggam. Ia tak bermimpi, negeri aneh itu benar-benar ada.

Napas Ivory kembali terengah-engah dan keringat dinginnya memenuhi tengkuknya.

Kutukan 2 Hari

Kutukan 2 Hari

Suatu saat, terdapat seorang gadis bernama Sane. Selama sepanjang hidup Sane. Sane anak yang biasa-biasa saja. Tetapi suatu hari saat Sane ingin berangkat kesekolah, yang tepatnya SMP Magdalene Aria.

“Wah mendung nih,semoga disekolah hujan deh wkwkwk.” kata Sane berharap.

Sesaat setelah 30 menit berangkat, Sane pun sudah sampai disekolah. Tepatnya,ia sampai sekolah jam 07.30 sedangkan jam masuk sekolah itu 08.00. Seharusnya,teman-teman Sane sudah banyak. Tetapi dikelas Sane hanya terdapat 6 anak sedangkan sudah ada banyak tas di bangku. Kelas Sane terdapat di lorong ujung,kelas Sane adalah D807.

“Tumben banget nih masih dikit,main hp dulu deh depan lapangan.” Batin Sane.

Tetapi sebelum itu,teman Sane yaitu Raka memanggilnya.

“Sane! Mau kemana lo? Udh mau bell nih!” kata Raka memanggilnya dengan kencang.

“Mau main hp depan lapangan,biar nyampe gitu sinyal nya. Ee btw ini ngapa sepi banget dikelas?” Kata Sane ke Raka

“Itu pada ngumpul didepan gerbang,soalnya katanya ada yang pingsan gatau kenapa tuh.” kata Raka

“Wah gokil banget nih,gw cabut dulu ya mau liat.” kata Sane bersiap-siap untuk ke depan.

Raka pun menggelengkan kepalanya.

“Ck ck ck.” eluh Raka untuk Sane.

Raka pun melanjutkan menulis agenda nya,karena belum ia tulis dari seminggu yang lalu.

Disisi Sane,ia pun sudah sampai ke depan gerbang. Terlihat pun sebuah wanita pingsan tak berdaya diangkat ke mobil ambulance.

“Yahhh,udah selesai nih acara pingsan nya.” kata Sane mengeluh

Guru guru pun menyaut ke siswa-siswa

“Ayo,pergi ke kelas ayo!” Kata salah satu guru berteriak

Sane pun kecewa dan langsung pergi dari situ pergi kekelas,saat sudah sampai kelas tiba-tiba pun hujan deras disertai petir yang kencang.

“Nahhhh,akhir nya hujan” kata Sane senang.”

Tanpa ia tahu,sesaat sesudah itu akan mati listrik tetapi sebelum itu. Sane melihat sebuah bayangan hitam di jendela kelas.

“Eh siapa itu? Cs kali ya.” batin Sane menyepelekan.

Tetapi anehnya,bayangan hitam itu tidak keluar lagi. Sane pun sedikit heran akan itu. Sesaat sesudah 10 menit. Sekolah pun mati listrik,tetapi kelas pun tetap dilanjutkan walau sangat gelap. Tetapi di pikiran Sane terdapat sebuah ide untuk berpura-pura menjadi makhluk halus dengan rambut panjang nya,ia pun menakut-nakuti sebuah teman nya yang bernama Riko. Saat Riko sedang menulis, Sane pun dibelakang nya siap untuk menakuti nya. Sane pun memegang pundak Riko 2x. Riko pun membalikan badan nya.

“YAALAH!” Riko berteriak kaget.

“AHAHAHHAHAHA.” Sane tertawa terbahak-bahak.

“Setan lu,nakut-nakutin gw merinding gw.” kata Riko marah kepada Sane.

Sane pun pergi meninggalkan Riko, untuk menakuti teman yang lain dengan rambut panjangnya.

Tetapi sesaat sesudah itu, di sebelah kanan Riko ada gadis berambut panjang berseragam dan berpenampilan seperti Sane.

“Halah udahlah,ga mempan.” kata Riko ke gadis yang berpenampilan seperti Sane.

“Sini-sini gua buka rambut lu,lu diem gitu ngeri,jangan baper ya.” kata Riko sambil membuka rambut nya.

“Rambut lo kusut banget sih.” kata Riko berkata ke gadis berpenampilan Sane mengeluh.

Saat rambut itu pun sudah terbuka,ternyata wajah dari gadis itu adalah mata nya melotot seperti mau keluar,wajah nya hancur lebur,mulut nya yang rusak dan lidah nya yang panjang keluar sampai ke lantai.

Riko sangat syok,ia pun pingsan dan dilarikan kerumah sakit.

“Gokil banget tuh si Riko pingsan,ngeri nih kena apa dia ye?” Kata Sane membisikan ke Raka.

“Ssst,ngawur kamu orang pingsan kok” kata Raka membisikan ke Sane.

“Iya maap dek” Sane menyaut Raka.

Setelah itu,sekolah pun tidak mati listrik lagi. Dan semua kembali ke pelajaran dan semuanya normal sampai pulang. Sane pun pulang dengan naik gorab,tetapi saat di jalan ia kembali bertemu sebuah bayangan hitam di sebuah gang yang gelap.

“Yaampun,itu siapa sih merinding disko nih gua” batin Sane.

Saat sudah sampai rumah, Sane melakukan hal-hal dan sangat normal seperti biasanya.

Esoknya, hari itu Riko sudah masuk sekolah lagi. Tetapi Riko berlaku aneh. Saat kegiatan ibadah,Riko merasa ada sesuatu di belakang nya. Tetapi saat ia melihat belakang nya tidak ada apa-apa, lalu Riko melihat ke depan semua siswa-siswi tidak ada Riko melihat sekeliling. Saat melihat belakang ke 2 kali nya ternyata ada pocong dengan bermuka hancur dan ada belatung dimuka-muka nya. Riko sudah sangat syok. Riko melihat depan dan ada gunderwo membawa palu dan tanpa sadar ia bukan ada di ruangan ibadah,tetapi ia ada atap sekolah. Riko pun ternyata hanya berhalusinasi karna efek dari kutukan nya,karna ia sangat syok dan ia masih berhasulinasi ia pun lari. Dipikiran Riko,ia pun lari dengan cepat di hasulinasi nya. Dikenyataan Riko ternyata lari dan jatuh dari atap sekolah yang tepatnya lantai 3. Riko pun kehilangan nyanya. Satu kelas pun menjenguk Riko ke kamar mayat saat pulang. Tetapi terlihat Raka seperti menulis-nulis sesuatu. Raka pun tersenyum miris melihat Riko kehilangan nyawanya. Sane pun curiga melihat itu. Saat Raka pergi Sane mencoba melihat buku yang sehabis ditulis Raka.

Baru sesaat Sane membuka bukunya Raka tiba-tiba datang dan berkata.

“Mau ngapain?” Kata Raka menanyakan dengan heran ke Sane.

“Engga,cuma penasaran aja kok cover nya bagus hehe..” kata Sane dengan khawatir ia ketahuan.

“Udah liat kan? Pergi sana!” kata Raka mengusir Sane untuk tidak membuka buku itu.

Sane pun pergi, ia sudah tidak melihat bayangan hitam itu lagi. Tetapi jika ada laki-laki lain yang mendekatinya kecuali Raka,pasti akan mati 2 hari. Sane pun curiga. Dan saat 1 laki-laki yang dekat dengan dia ia tidak mati 2 hari,tetapi saat ke3 harinya. Laki-laki itu pun saat ketiga harinya ia kehilangan nyawanya lebih mengenaskan dari pada yang sebelum nya yaitu laki-laki itu meninggal dengan bagian tubuh yang terpisah-pisah. Sane pun sekarang sangat curiga kepada Raka dan Sane ingin membuka buku nya. Suatu hari, Raka lupa membawa buku nya pulang. Sane pun cepat-cepat mengambil buku itu dan ia bawa pulanglah buku itu. Sane pun saat sudah sampai rumah lekas membuka buku itu, ternyata buku itu ada banyak nama-nama laki-laki yang dekat dengannya.

“Sudah tau kamu sekarang?” Kata Raka entah darimana.

“Keluarlah! Tunjukan dirimu!” Kata Sane kaget.

“Padahal aku melakukan ini demi kamu..” kata Raka yang tidak diketahui dimana dia.

“Lo suka sama gue?” Kata Sane menanyakan dengan heran.

“Iya.” Kata Raka dengan suara pelan.

“Terus kenapa kok pake cara gitu, sebenarnya gw juga suka sama lo. Tapi lo kaya gitu.” Kata Sane menyaut Raka dengan sedih.

“Benarkah? Aku tidak ada cara lain untuk mendapatkan mu. Maaf,semua kematian disekolah aku yang sebabkan.” Kata Raka ke Sane

“Jika begitu,ijinkan aku membakar buku ini supaya tidak ada korban lain.” Kata Sane menyaut Raka

“Baiklah” kata Raka muncul dari kegelapan.

Sane dan Raka pun keluar dari rumah dan ke hutan untuk membakar buku itu. Saat sudah sampai Raka ternyata ingin mengkhianati Sane dan membunuhnya,tapi tanpa Raka tahu Sane sudah menyiapkan semuanya.

” Turunlah sebentar dan bawa buku itu, aku mau menyiapkan sesuatu dimobil!” Kata Sane menyuruh Rafa

“Kenapa? Aku tunggu dimobil juga saja.” Kata Raka

“Pokonya keluar,gw mau nyiapin sesuatu!” Kata Sane beralasan ke Raka

Dengan bodoh nya, Raka pun mengiyakan dan keluar dari mobil membawa buku itu. Dan dengan cepat, Sane langsung beralih ke posisi pengemudi dan mengunci mobil itu.

“Gw ga sebodo itu ya!” Kata Sane menyalakan mobil sambil melempar sebuah korek untuk membakar habis Raka dan buku itu.

“TUNGGU!!” kata Raka yang sudah tenggelam dilautan api

Dan Sane pun dengan cepat menggunakan mobil itu untuk pulang. Akhirnya pun semua kejadian itu sudah berakhir, ia pun berdoa agar kejadian seperti itu tidak terulang.

Tamat..

Kucing Garong yang Hidup Kembali

Kucing Garong yang Hidup Kembali

Di sebuah kota terdapat sebuah anak yang beranama Oscar. Di lingkungan rumah, dia tidak memiliki teman. Saat itu sedang libur sekolah. Oscar merasa sangat bosan dirumah karena tidak ada kegiatan. Kedua orang tua nya selalu bekerja. Melihat itu, ayahnya mempunyai sebuah ide. “Bagaimana jika hari ini kita pergi ke toko hewan peliharaan?” kata ayahnya. Oscar pun mengangguk.

Oscar yang awalnya cemberut langsung tersenyum ketika memasuki toko tersebut. Banyak hewan yang Oscar lihat disana. Saat pertama kali ia memasuki toko tersebut, seekor anjing lah yang pertama dia liat. Anjing itu pun langsung menggonggong dan melompat-lompat kegirangan ketika melihat Oscar. Anjing itu bernama Robin. Robin merupakan seekor anjing yang berukuran tidak terlalu besar. Ekor dan kakinya pendek, namun telinganya panjang.

“Mari kita memelihara anjing ini yah,” kata Oscar sambil menggendong Robin. Ayah Oscar pun berkata, “Baik lah, tapi kau harus berjanji untuk selalu merawatnya,” Oscar pun mengangguk.

Mereka berdua selalu bermain dan menghabiskan waktu bersama. Robin paling senang bermain lempar tangkap bola dengan Oscar. Setiap kali Oscar melempar bola, Robin pasti akan mengejarnya sampai dapat, meski bola itu sudah melambung sangat jauh.

Suatu hari Oscar mendapat sebuah undangan. “Undangan apa ini?” kata Oscar kebingungan. Ia pun langsung membuka dan membaca undangan tersebut. “WAH, PERLOMBAAN BASEBALL, AKU HARUS IKUT INI!” Oscar pun bergegas untuk mendaftar perlombaan tersebut. Oscar memang merupakan anak yang hebat dalam bermain baseball di sekolahnya. Oscar pun ikut berlatih bersama tim dari sekolahnya. Setiap berlatih, ia juga selalu ditemani oleh Robin.

Harinya perlombaan pun tiba. Oscar datang ke perlombaan tersebut bersama kedua orang tuanya dan Robin. Perlombaan pun berlangsung seperti biasa. Tim Oscar sangat unggul dalam perlombaan tersebut. Tiba lah babak terakhir dalam permainan tersebut. Di babak itu Oscar bertugas menjadi pemukul bola. Bola pun dilempar kan oleh tim lawan. Bola melambung dan kemudian dipukul dengan keras oleh Oscar. Bola yang dipukul Oscar melambung sangat tinggi hingga keluar dari lapangan menuju ke jalan raya. Robin yang melihat bola itu dipukul oleh Oscar pun mengejar bola tersebut hingga ke jalan raya. Oscar yang melihat anjingnya berlari ke jalan raya pun berteriak, “ROBIN, JANGAAANN!!!” kemudian Oscar langsung berlari mengejarnya.

Bola itu pun menggelinding di jalan, dan Robin masih mengejarnya. Tapi tiba tiba mobil yang sedang melaju kencang terlihat dari kejauhan. “ROBIN PERGIII!!!!” teriak Oscar sambil mendatangi Robin. Supir mobil itu pun langsung menginjak rem ketika melihat Robin. Tapi itu sudah terlambat, Robin pun mati tertabrak. “TIDAAAKKK!!!” teriak Oscar sambil menangis dengan kencang. Perlombaan itu pun berakhir. Oscar yang menang tetap sedih karena anjingnya sudah tidak ada bersamanya.

Setelah itu, orang tua Oscar pun mengajaknya untuk mengubur anjingnya di sebuah kuburan. Kebetulan di kuburan tersebut terdapat lahan kosong, sehingga mereka dapat menguburkannya disitu. Setelah kembali ke rumah, Oscar masih sedih. Ia yang dulunya ceria menjadi anak yang pendiam. Orang tua nya selalu mencoba untuk menghiburnya, tetapi Oscar tidak dapat kembali ceria lagi.

Hari libur pun telah usai, maka Oscar kembali bersekolah. Pada suatu hari, ia mendapatkan tugas untuk membawa katak yang mati untuk dijadikan percobaan. Mereka diajarkan bahwa dengan tegangan listrik yang cukup, katak yang mati tersebut dapat dihidupkan kembali. Melihat itu, Oscar pun mendapat sebuah ide, “Tunggu, jika aku bisa mendapatkan tegangan listrik yang cukup, mungkin aku bisa menghidupkan Robin kembali.”

Saat kembali ke rumah ia bergegas untuk ke loteng di rumahnya. Ia mulai mencari cara untuk mendapatkan tegangan listrik yang cukup. Ia berpikir sangat lama, sampai tidak sadar bahwa hari sudah malam. Di malam itu sangat gelap, dan setelah beberapa saat hujan pun tiba. Hujan ini sangat deras dan ditemani oleh petir. Petir itu berbunyi sangat keras, dan menyambar sebuah pohon. Pohon itu pun terbakar. Oscar pun terkejut, tapi ia berpikir, “Jika aku bisa membuat sesuatu benda tersambar oleh petir, lalu mengalirkan tegangan listriknya ke Robin, mungkin ia bisa mendapat tegangan listrik yang cukup.”

Pada siang keesokan harinya, kedua orang tuanya pergi karena ada acara. Oscar pun mulai mempersiapkan percobaannya. Kebutuhan dan alat-alat yang diperlukan sudah disiapkan oleh Oscar. Dia hanya butuh untuk mengambil mayat anjingnya dan menunggu untuk hujan petir datang. Saat malam tiba, Oscar bergegas untuk pergi ke kuburan tempat anjingnya dikubur. Ia menggali kuburnya dan mengambil mayatnya. Saat kembali ke perjalan ke rumah, tetesan air dari langit pun mulai terasa. Oscar pun bergegas untuk kerumah. Sesampainya dirumah, ia langsung naik ke loteng. Di situ ia menancapkan paku di leher anjingnya, lalu mencapitkan tang di paku tersebut. Tang tersebut dihubungkan ke benang yang terhubung ke layang-layang.

Hujan dan angin yang kencang pun datang. Oscar mulai menerbangkan layang-layang tersebut dari atap rumahnya. Petir pun mulai muncul. Dan salah satu dari petir tersebut menyambar layang layang Oscar. Tegangan listrik dari petir tersebut pun mengalir dari layang layang ke tubuh Robin. Awalnya Robin masih terlihat sama. Tapi setelah beberapa saat ekornya mulai bergerak. Oscar yang melihat itu pun sangat senang. “AKU BERHASIIL!!!!” kata Oscar sambil tersenyum.

Setelah beberapa jam, Robin pun mulai sadar. Oscar pun langsung memeluk Robin. Setelah itu Oscar melepas tang di leher Robin. Robin pun mulai berjalan. Meski begitu, Robin masih terlihat lemas. Maka Oscar pun memberi tempat untuk Robin tidur dan beristirahat. “Kau istirahat disini dulu saja.” kata Oscar kepada Robin.

Saat pagi tiba Oscar pun kembali bersekolah. Sebelum ke sekolah, ia berkata kepada Robin, ”Jangan pergi dari sini, dan jangan sampai ada yang melihatmu.” Setelah beberapa saat, Robin merasa bosan. Robin berkeliling di sekitaran loteng itu. Robin mencoba mendorong jendela yang ada disitu dan ternyata dapat terbuka. Robin pun segera keluar dari situ, namun ia terjatuh. Karena itu, ekornya terlepas. Meski begitu Robin tetap dapat berjalan meski sedikit pincang. Ia mulai berkeliling di halaman belakang rumah Oscar. Lalu ia lompat keluar dari pagar, dan menuju jalan raya.

Kebetulan saat Robin keluar dari pagar, ia bertemu dengan salah satu teman Oscar yang terlambat ke sekolah. Teman itu bernama Davin. “Bukankah itu anjingnya Oscar? TUNGGU, BUKANKAH DIA TELAH MATI??” kata Davin. Sesampainya di sekolah, Davin memberi tahu Oscar tentang hal yang ia temui. Akhirnya Oscar pun menceritakan semuanya ke Davin. Mendengar hal itu, David meminta tolong Oscar untuk menghidupkan kucingnya yang juga telah mati. Oscar pun berjanji untuk memenuhi permintaan Davin, dengan syarat Davin tidak memberi tahu hal itu kepada orang lain. Davin pun menyetujui persyaratan itu.Pada malam harinya langit kembali terlihat sangat gelap. Maka Oscar menghampiri Davin, lalu ke kuburan kucingnya. Oscar sudah membawa semua peralatan, sehingga sesampainya mereka disana, Oscar langsung mempersiapkan rancangannya. Setelah selesai persiapan, hujan dan angin pun mulai datang. Layang-layang Oscar kembali bertebangan. Lalu petir muncul dan menyambar layang-layang Oscar. Tegangan listrik dari petir itu sangat kuat, bahkan lebih dari yang dibutuhkan. Setelah beberapa saat, kucing itu mulai bergerak. Anehnya, muka kucing itu tidak terlihat normal. Mata kanannya besar dan berwarna kuning. Dan tiba tiba, kucing itu membesar.

“APA YANG TERJADI???” teriak Davin sambil panik. “AKU JUGA TIDAK TAHU, MUNGKIN TEGANGAN LISTRIK YANG DITERIMA KUCINGMU TERLALU BANYAK.” Jawab Oscar.

Setelah itu, kucing itu mulai bangkit. Kucing itu berukuran sangat besar. Awalnya dia hanya terdiam. Maka Davin pun mencoba mendekati kucing itu. Kucing itu pun merasa terancam dan langsung menggeram dengan keras. “LARIIIII!!!!!” teriak Oscar. Davin dan Oscar pun berlari dengan kencang. Kucing itu pun mengejar mereka.

Warga warga pun terbangun untuk melihat apa yang terjadi. “MAHLUK APA ITU!!” teriak salah satu warga. Para warga pun segera melarikan diri dari situ. Oscar berlari menuju rumahnya untuk menyelamatkan Robin terlebih dahulu. Saat di rumah Oscar, Davin bertanya, “APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?”

“TIDAK TAHU, KITA HARUS MENYELAMATKAN DIRI KITA TERLEBIH DAHULU.” jawab Oscar.

Saat sedang berlari, Oscar teringat akan pohon yang terbakar karena tersambar oleh petir. Ia mendapat ide, “KITA HARUS MEMBUNUH KUCING ITU!” “AKU JUGA TAU, TAPI BAGAIMANA CARANYA?” balas Davin. “KITA AKAN MEMBAKAR KUCING ITU. KITA AKAN MENYAMBARKAN PETIR KE SEBUAH POHON LALU MENGGUNAKAN API ITU UNTUK MEMBAKAR KUCING ITU.” Jawab Oscar.

Kemudian mereka pun memutuskan untuk berlari mencari benda untuk disambar petir dan sebuah benang. “GUNAKAN PAYUNG INI SAJA. ” kata Davin. Mereka lalu lanjut untuk mencari benang. Petir yang sebelumnya sudah berhenti kembali bermunculan. “INI LAH WAKTUNYA” teriak Davin. “BAGAIMANA DENGAN BENANGNYA?” balas Oscar. “AKU TIDAK TAHU, TAPI KITA HARUS MENYAMBARKAN PETIR KE POHON INI SEKARANG JUGA. INI ADALAH WAKTU YANG TEPAT, KUCING ITU SUDAH DEKAT DENGAN KITA.” Kata Davin.

Robin mendengarkan semua itu lalu segera menggigit payung tersebut lalu lari membawanya. “KAU MAU KEMANA?” teriak Oscar. Robin berlari menuju kucing itu. Kucing yang melihat Robin itu pun lalu mengejarnya. Robin berlari, kemudian memanjat sebuah pohon. Setelah sampai diatas situ ia kemudian berdiri, lalu mengarahkan payung tersebut ke arah langit. Kucing itu berada persis dibawah pohon itu, dan sedang mencoba untuk memanjat pohon itu. Petir pun datang, kemudian menyambar payung yang digigit Robin. Alhasil, Robin pun terkena sambaran petir itu. Pohon itu langsung terbakar dengan cepat. Kucing itu pun ikut terbakar lalu mati.

“TIDAAAAAKKK!!!!!!” teriak Oscar dengan kencang.

Oscar pun kemudian mulai menangis. Para warga masih terheran heran dengan apa yang terjadi. Setelah beberapa hari, banyak berita yang melaporkan tentang kejadian itu.

Keesokan harinya, Oscar masih sangat sedih hingga ia lupa bahwa hari itu adalah hari ulang tahunnya. Pada siang harinya orang tua Oscar pun pulang. Oscar pun menceritakan tentang semua yang terjadi selama kedua orang tuanya pergi. Yang Oscar tidak tahu adalah bahwa kedua orang tuanya sudah tahu semuanya. Maka ayahnya pun kemudian memberikan Oscar sebuah kardus. Oscar pun membuka kardus itu. Di kardus itu terdapat foto-foto Oscar bersama Robin, dan ekor dari Robin yang ditemukan ayahnya.

“Terimakasih yah, aku sangat merindukan Robin, hadiah ini sangat berarti bagiku.” kata Oscar. “Ya nak, meski anjingmu sudah tidak ada, kami akan selalu disini untukmu.” Balas ayahnya. Tetesan air mata pun mulai keluar dari mata Oscar.