Dimensi Lain Di Pintu Misterius Perpustakaan

Dimensi Lain Di Pintu Misterius Perpustakaan

Hai semuanya, kenalin namaku Najime Osana. Aku lahir tanggal 15 Desember 2038. Aku anak kelas 1 SMA. Aku masih menjadi murid baru di sini. Pada hari Jumat minggu pertama aku sekolah disini, para murid di perintahkan untuk membawa satu buku bertema kebudayaan Indonesia.

Saat pulang sekolah, aku pun mencoba untuk mencari perpustakaan sekolah ini, namun aku tidak kunjung menemukan dimana tempatnya. Ada kaka kelas 12 yang sangat tampan. Ia lewat di samping ku. Aku pun langsung memanggilnya terlebih dahulu untuk bertanya dimana perpustakaannya, “ Kak apakah aku boleh bertanya sedikit tentang letak perpustakaan disekolah ini ? Dari tadi aku mencarinya, tetapi tidak kunjung ketemu. ” Kataku. Kaka kelas itupun menjawab, “ Ohh perpustakaan, hemm bentar aku anterin aja yaa, keliatannya kamu tersesat deh, soalnya juga perpustakaannya masih lumayan jauh dari sini dan aku juga ga bisa jelasin, ntar kamu malah bingung. ” Dengan gembira, aku pun mau diantarkannya ke perpustakaan karena dia sangat ganteng seperti opa opa Korea..

Di sepanjang jalan menuju ke perpustakaan, kaka kelas itu bertanya, “ Eem kalo boleh tau, nama mu siapa? ”  Lalu aku menjawab, “ Namaku Najime Osana kak, aku biasanya dipanggil dengan nama Osana. Kalo boleh tau nama kaka siapa? ”                 “ Nama ku Hikaromo Yokata, tapi kamu bisa memanggilku dengan nama saja, tidak udah menggunakan kaka.” Jawab kaka kelas itu.

Setelah banyak berbincang dengan kaka kelas itu, akhirnya aku pun sampai di perpustakaan sekolah, “ Hikaromo makasih ya udah anterin aku ke sini. ” Kataku. Kaka kelas itu pun menjawab, “ Sama sama Osana, besok ketemu lagi ya, byee ” Setelah Hikaromo pulang, aku mulai menjelajahi ini perpustakaan itu. Lalu ada sebuah pintu yang berdebu, aku bun mencoba untuk membersihkan debu itu. Lalu tiba tiba setelah aku sentuh, pintu itu pun terbuka. Disana ternyata ruang AC, pikirku. Lalu aku tutup pintunya. Tetapi setelah aku berbalik, ruangan itu tidak lagi sebuah ruangan ber AC, “ Ada apa ini, kenapa menjadi sebuah kota kosong begini, udah gitu ga ada tu pintu nya ” Kataku.

 Aku pun berjalan, terus berjalan hingga aku kelelahan. Aku pun duduk sejenak karena aku sangat lelah. Tiba tiba ada orang yang bentuk nya itu misterius, “ Bagaimana kamu bisa berada di sini ” Tanya orang misterius itu dengan suara menggelegar dan sangat berat. Lalu dengan suara tremor pun aku pun menjawab, “ Kkkkarrrreennna sssssaaaat iiituuu akkkku mmmmemmbbbuukka ppinttttu mmissterrrriuss ddddi pperrrppusttakaaan ssekolahhkku.. “ Manusia aneh itu pun menjawab “ Ada satu cara kamu bisa kabur dari sini, yaitu dengan menghadapi zombie. Di sana mungkin kamu akan bertemu dengan beberapa orang yang pernah terjebak di ruang lintas waktu ini dan kamu bisa meminta bantuan nya. Setelah kamu bisa mencapai ujung kita lintas ruang dan waktu ini dengan selamat, kamu akan melihat portal waktu yang akan membawa mu ke dunia mu, jika kamu tidak selamat, kamu akan terjebak di sini selamanya menjadi zombie itu “  Lalu setelah itu orang misterius itu langsung menghilang.

Tiba tiba suasana pun berubah. Rasanya sangat mencekam, lebih menakutkan dari suasana yang sebelumnya. Lalu tiba tiba ada zombie yang berusaha mengerang aku. “ Pergi kau busuk ” teriakku. Setelah lepas dari incaran zombie itu, aku pun segera mencari tempat untuk berlindung. Aku pun menemani sebuah cafe tua yang kosong, aku pun masuk ke dalamnya untuk berlindung.

Tanpa aku sadari, di dalam cafe itu terdapat seorang laki-laki dan perempuan yang juga sedang bersembunyi, tubuhnya berlumuran dengan darah zombie itu, “ Hai ” kata wanita berlumuran darah itu padaku. Lalu aku pun menjawab, “ Hai kak, siapa namamu? ” Lalu perempuan itu pun menjawab, “ Namaku Lianmei dan orang yang berada di samping ku ini bernama Pioroka.” Kata laki laki yang berada di samping Lianmei itu, “ Hai aku Pioroka.”

Setelah berkenalan dengan Lianmei dan Pioroka, aku pun bertanya tanya kepada mereka berdua tentang zombie itu. “ Kalo boleh tau, kenapa kalian bersembunyi di sini? ” Tanya ku pada mereka. “ Kami tidak bersembunyi tapi kami sedang beristirahat,  kami lelah ” Jawab Lianmei. “ Apakah kaka sudah lama berada di sini? ” Tanyaku. Kami pun bercakap-cakap cukup lama. Akhirnya aku pun membuahkan hasil. Dengan bertanya-tanya pada mereka berdua pun aku mendapatkan informasi yang sangat penting. Jadi para zombie itu tidak akan mencurigai orang yang berlumuran darah dengan aroma busuk seperti mereka dan sikap yang rakus akan darah.

Lalu aku pun mengucapkan terimakasih kepada mereka dan langsung melanjutkan perjalanan. Di tengah perjalanan aku menemukan bangkai zombie yang sudah tidak bernyawa. Karena aku ingat dengan perkataan Lianmei dan Pioroka, aku pun menghampiri zombie itu untuk mendapatkan darahnya. Meskipun aku jijik dengan darah yang busuk itu, tapi aku tetap harus melakukan hal itu agar aku dapat kembali ke duniaku dengan selamat. Aku mengalungkan usus zombie itu ke leherku, aku melumuri kulit ku dengan darah zombie itu.

Setelah aku melakukan hal menjijikkan itu, aku pun kembali melanjutkan perjalanan. Di tengah jalan aku bertemu dengan satu zombie, tapi aku tetap bersikap seperti orang yang haus darah dengan darah di sekujur tubuh. Ternyata benar apa yang dikatakan Lianmei dan Pioroka, zombie itu melewati aku. Aku terus berjalan melewati banyak zombie zombie itu.

Tanpa terasa aku kembali ke tempat awal, ketika aku masuk ke dunia aneh itu. Aku melihat cafe yang merupakan tempat Lianmei dan Pioroka beristirahat. Tapi saat aku masuk ke dalam cafe itu, mereka berdua sudah menghilang. Karna aku tidak menemukan mereka aku pun keluar cafe.

Saat aku keluar cafe, aku bertemu dengan orang berbentuk aneh bersuara berat itu. Ia berkata “ Ternyata kamu tangguh juga, kamu bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Lihat portal waktu itu, silahkan kamu masuk ke dalamnya dan kamu pun akan kembali ke dunia mu. ” Lalu orang misterius itu pun hilang. Aku pun segera masuk ie dalam portal waktu itu. Dengan sangat bahagia, aku sudah kembali ke dunia ku. Tapi anehnya aku masih di dalam perpustakaan itu, dengan keadaan yang baik baik saja.

Apa Yang Terjadi Padaku Selanjutnya?

               

                                  ‧͙⁺˚*・༓☾ Selesai ☽༓・*˚⁺‧͙

 

 

 

 

 

Kolam Ajaib

Kolam Ajaib

Pada suatu hari menjelang siang hari di desa celosia¸ ada seorang gadis yang berna alexa¸ ia sedang bermain boneka di taman sebelah rumahnya¸ di dekat kolam ikan koi. Disana terdapat banyak ikan koi yang mempunyai warna yang berbeda-beda. Saat alexa sedang bermain¸ datanglah clara tetangga nya dan berkata “Alexa¸ boleh aku bermain denganmu?” alexa menjawab “Tentu saja¸ ayo bermain bersama”.

Senja pun tiba¸ clara bergegas pulang karna ia belum sempat mandi. “Alexa¸ aku pulang dulu ya” (Kata clara) Alexa menjawab “Iya hati-hati clar..”.

Keesokan harinya¸ clara pun pergi ke taman di dekat kolam ikan koi yang kemarin ia dan alexa bermain bersama. Tetapi anehnya‚ alexa yang biasanya bermain di taman itu tidak nampak sama sekali. Clara mencarinya kemana-mana tetapi tetap tidak menemukan alexa. Lalu clara bergegas ke rumah alexa dan menanyakan kepada ibu alexa¸ “Permisi ibu¸ apakah alexa ada di rumah?” jawab ibu alexa “Tidak ada nak¸ sepertinya alexa sedang bermain di taman dekat kolam ikan koi”. Lalu clara pun merenung¸ clara heran alexa tidak ada di taman maupun di rumahnya. Clara pun pamit ingin pulang ke rumah “Bu¸ saya duluan ya. Saya coba cari lagi”. “Baik nak¸ hati-hati” (jawab ibu alexa).

Sesampainya dirumah¸ clara pun menceritakan kejadian tersebut kepada ibunnya. “Bu¸ aku kan tadi ke taman tuh¸ aku cari alexa tapi nggak ada di taman biasanya aku dan alexa main bu.” (cerita clara kepada ibunya). Lalu ibunya menjawab “Ah masa sih clar¸ biasanya alexa sering main di taman sebelah rumahnya. Kamu sudah ke rumah alexa belum nak?”¸ clara menjawab “Sudah bu¸ tapi alexa tidak ada di rumah”. Ibu nya clara pun menyuruh clara untuk mandi terlebih dahulu karna hari mulai sore¸ lalu kembali menceritakan hilangnya alexa.

Setelah clara mandi¸ clara pun bercerita lagi dengan ibu. Ibu dan clara pun bingung¸ bagaimana cara menelesaikan hal ini. Ibu nya clara pun mencoba menelfon ibu nya alexa. Kedua ibu ini pun kebingungan karna hari sudah menjelang malam¸ dan alexa belum juga ditemukan. Tiba-tiba ada seseorang mengetok pintu rumah clara “tok tok tok..” clara pun membuka pintu. Ternyata itu ayah¸ ayah pun bergegas mandi.

Setelah itu¸ ayah pun duduk di ruang tamu dan berbincang dengan ibu dan anaknya. “Ada apa ini¸ sepertinya seru sekali.” tanya ayah¸ “Seru apanya yah¸ alexa hilang kok seru” (jawab clara dengan cemberut). Ayah bertanya lagi “Ada apa dengan alexa?”¸ clara dan ibu pun menjelaskannya panjang lebar.

Setelah selesai bercerita¸ ayah pun mencoba mencari jalan keluar supaya menemukan alexa. Tetapi jam sudah menunjukan pukul 22.00 dan biasanya keluarga clara sudah tidur¸ tetapi mereka masih mencari cara agar alexa dapat ditemukan. Lalu ibu pun menyuruh ayah dan clara supaya tidur terlebih dahulu dan memikirkan masalah itu besok pagi. Mereka pun menuju kamar masing-masing.

Malam itu¸ tepatnya pukul 00.00¸ di depan jendela kamar clara terdengar suara anak perempuan yang memanggil clara. Clara pun terbangun dan membuka jendela dengan penuh rasa takut. Dan ternyata anak perempuan itu adalah alexa. Clara pun terkejut dan heran¸ tiba-tiba saja alexa muncul di depan jendela kamarnya. “Hhhaaa? Alexa? Kamu ngapain disini?” tanya clara. Alexa pun menjawab sambil tertawa “Iya¸ aku baru saja keluar dari kolam ikan koi yang ada di taman sebelah rumahku itu.”. Clara pun makin heran “Hah? Aku makin bingung. Alexa keturunan ikan apa gimana sih? Keluar dari kolam.” (dalam hati clara sambil menggaruk kepalanya).

Lalu¸ alexa pun menceritakan kejadian yang sebenarnya. Ia tidak hilang melainkan ia masuk ke dalam kolam ikan koi yang berisi sesuatu di dalam kolam itu. Alexa bercerita “Kamu mencari aku ya tadi? Hahaha…sebenarnya tadi aku masuk ke dalam kolam ikan koi yang ada di taman biasa kita bermain. Di dalam kolam itu¸ terdapat banyak sekali monster yang lucu loh clar.”. Clara semakin heran akan cerita alexa¸ clara memberi komentar pada cerita alexa. “Monster? Monster lucu emang ada xa? Imajinasi mu terlalu tinggi xa. Tugas bahasa Indonesia aja kamu cerita sampai 1 jam.”. Alexa menjawab “Kalau kamu nggak percaya¸ ayo ikut aku ke kolam ikan koi.”

Setelah mereka berdua sampai ke kolam itu¸ mereka pun masuk ke dalam kolam itu secara bersama-sama. Clara terkejut dan berkata “Wahh..di dalam kolam ikan ini indah banget yaa. Monsternya ternyata lucu¸ benar sih kata kamu.”¸ “Gimana? Percaya kan clar.” (Clara mengangguk).

Setelah mereka puas berjalan-jalan mengelilingi isi di dalam kolam itu¸ mereka berdua pun keluar dan kembali ke rumah masing-masing. Mereka langsung menceritakan ke orang tua mereka¸ hal yang di lakukan mereka tadi malam.

Orang tua alexa dan orang tua clara pun merasa lega¸ karena alexa kembali ke rumah dan dalam kondisi sehat.

Alexa dan clara pun merawat kolam ikan koi itu dengan baik setiap hari. Tahun demi tahun¸ monster kecil di dalam kolam ikan koi itu berubah mnjadi ikan koi yang sangat cantik dan beragam warnanya. Mereka pun merasa bahagia karena dapat merawat kolam ikan itu dengan baik. Alexa dan clara pun memberi nama kolam itu “Kolam Ajaib”.

  • TAMAT

(more…)

ISTANA MISTERIUS

ISTANA MISTERIUS

Pada suatu hari ada anak yang bernama Seojin. Seojin itu suka dengan Kupu-Kupu.Saat itu Seojin jalan-jalan ke taman dekat dengan danau.Seojin bertemu kupu-kupu dan Seojin mengejar nya sampai Seojin jatuh di sebuah danau dan tiba-tiba Seojin sudah ada di dunia lain.Saat Seojin masuk di dunia lain tersebut.Seojin terkejut karena Seojin sedang mandi di danau yang sangat indah.Tiba-tiba ada seorang dayang memanggilnya dengan sebutan putri Jihyon Seojin terkejut karena dipanggil putri.”Putri segera menghadap Raja”,kata dayang tersebut. Seojin sekali lagi terkejut dan dia bertanya “ada apa,ini!”dayang tersebut menjawab “Sudah ada lima pangeran yang akan melamar putri ” ,”Haah!” mata Seojin terbalik,melamar batim Seojin bertanya-tanya.”Benar, putri segera bergegas ganti baju dan bersolek” jawab dayang tersebut. 

 

Tiba-tiba terdengar suara seorang laki-laki yang berteriak. “Segeralah anakku”. Itu adalah suara Raja. Putri Jihyon yang tidak lain adalah Seojin bergegas ganti baju. Tetapi dia tidak mau dilamar. Karena dia masih sekolah Seojin lari sekuat tenaga tetapi dia terhalang oleh para prajurit yang gagah dan berbadan kekar. Seojin dibawa masuk ke kamarnya yang indah dan megah.

Didalam kamar tersebut sudah ada dayang lain yang sudah mempersiapkan baju dan perlengkapannya.Seojin hanya pasrah dipakaikan baju bak seorang putri dan didandani sangat cantik sekali .Tiba-tiba seorang prajurit datang dan berkata “Sudah ,siapkan tuan putri “.

Putri Jihyon yang sebenarnya Seojin berkata “Apakah para pangeran itu sangat tampan?”.Lihat saja sendiri putri”,jawab dayang itu.

Putri Jihyon segera menemui Raja dan para pangeran yang akan melamar nya dengan hidangan istanah yang terlihat lezat dan mewah.Putri Jihyon merasa lapar dan ingin segera makan,tapi Raja berkata”Anakku segera pilih calon suami mu yang kamu inginkan”.

Tersebut:Putri Jihyo menyuruh salah satu dayang menyiapkan hidangan makanan tersebut Putri jihyon makan dengan lahan dan tertidur pulas.Setelah bangun.Seojin kaget karena sudah berada di dalam kamar dirumah nya.Ibunya memanggil “Seojin bangun berangkat sekolah “.Seojin terheran-heran dan segeralah bangun dan berangkat sekolah. 

Pertarungan Naga

Pertarungan Naga

Pada suatu hari di belahan dunia yang jauh dari bumi, hiduplah seekor naga yang memiliki kekuatan es yang bernama Drag. Drag adalah naga yang pandai menggunakan kekuatan supernya karena dia selalu berlatih dengan sungguh – sungguh di bawah asuhan kakeknya yang juga merupakan gurunya. Kakek Drag adalah seorang raja hebat di planet tempat dimana Drag tinggal yaitu planet Arczeus.

Suatu hari dimana latihan uji kekuatan berlangsung, berkatalah Drag kepada kakeknya.

” Ayo kek, bantu aku untuk menjadi lebih kuat lagi seperti kakek …. !!! ” kata Drag

” Baiklah Drag cucuku, ikuti apa yang kakek lakukan !! ” jawab kakek yang dikenal dengan nama Raja Ragnarok

Mereka pun melanjutkan latihannya, dengan harapan kelak Drag akan menjadi pelindung hebat dan penerus tahta kerajaan di planet Arczeus.

Pada suatu hari, Drag yang sudah tumbuh dewasa ingin melakukan perjalanan ke planet lainnya dan planet yang Ia ingin kunjungi adalah planet Bumi dimana Drag ingin melihat dunia manusia. Tetapi sesaat setelah ia melakukan perjalanannya tibalah dia pada sebuah pintu api. Pintu api adalah pintu gerbang portal perjalanan antar dimensi yang bisa menghubungkan antara planet Arczeus dengan dunia manusia. Drag pun terdiam dan berfikir bila dia merasa belum mampu untuk melewati pintu portal tersebut karena siapa pun yang melewati pintu antar dimensi itu dan dia belum memiliki kekuatan yang luar biasa maka yang terjadi adalah dia akan mati terbakar dalam proses perjalanan melewati pintu api tersebut.

Setelah beberapa saat Drag pun bergumam dalam nada marah, katanya ….

“Aaahh…. kenapa begini, kenapa hati dan pikiranku takut dan panik untuk melewati portal api itu…!!! Aku ingin ke dunia manusia…………………….!!!! teriak Drag.

Beberapa saat setelah dia bergumam dalam marah, dia masih berusaha menenangkan hati dan pikirannya karena dia masih belum merasa mampu melewati perjalanan antar dimensi ini untuk berkunjung ke dunia manusia.

Beberapa saat setelah itu Drag pun mengurungkan niatnya dan kembali pulang ke planet asalnya, tetapi saat di tengah perjalanan dia melihat sesosok naga yang memiliki kulit dan bulu berwarna putih terbang melintas seperti cahaya. Drag yang kaget dan penasaran bergegas segera mengikuti naga putih itu.

Pengejaran Drag tidak sia – sia, Drag dapat mengejar dan menghentikan naga puith yang membuat dia penasaran tadi. Lalu Drag mulai menyapa katanya…

“ Maaf aku menghentikan perjalanan mu, Aku Drag dari Arczeus ”.

” Bolehkah aku berkenalan dengan kamu, siapa nama mu dan berasal dari mana kamu ?? “

” Hai…, nama ku adalah Scats , aku berasal dari planet Plutof ” Jawab Scats

Perkenalan pun berlanjut dalam perbincangan yang hangat hingga akhirnya Scats berpamitan untuk melanjutkan perjalanannya kembali ke Planet Plutof tempat Scats tinggal . Lalu keduanya saling berpamitan dan kembali ke planet masing – masing dengan perasaan senang atas pertemanan baru mereka.

Persahabatan mereka pun terjalin dengan baik hingga pada suatu masa dimana kekacauan akan menghancurkan persahabatan mereka terjadi. Dikisahkan sang raja dari planet plutof yang bernama Apollo memiliki rencana jahat dan busuk, dia ingin menyerang planet Arczeus karena ingin memperbesar kekuasaannya dan mengambil semua kekayaan yang ada di Arczeus.

Raja Apollo dengan sombongnya bersumpah katanya…

” Aku raja Apollo bersumpah untuk menguasai Arczeus dan menjadikan Arczeus menjadi wilayah kekuasaanku yang baru “.

Raja Apollo adalah raja yang sombong dan angkuh dia selalu merasa dan mengaku bahwa dirinya adalah keturunan dari Dewa Surya sang penguasa alam semesta yang pada hakikatnya raja Apollo adalah raja biasa saja yang sombong dan sangat angkuh.

Setelah sumpah itu diikrarkan raja Apollo memanggil Scats yang merupakan prajurit kesayangannya karena paling kuat dan paling setia kepada raja Apollo.

Raja Apollo memerintahkan Scats untuk menjadi mata – mata dan supaya membujuk Drag sahabatnya itu untuk mau menunjukan semua tempat strategis di planet Arczeus.

Dengan perasaan sedih dan gelisah Scats menerima tugas itu. Dia bingung harus bagaimana melaksanakan perintah ini, Hingga suatu hari bertemulah Scats dengan Drag sahabatnya.

Dengan berat hati Scats harus melaksanakan perintah raja Apollo dan menutupi identitasnya sebagai mata- mata di hadapan Drag sahabatnya. Drag yang dengan senang hati mengabulkan permintaan Scats sahabatnya itu mengajaknya berkeliling Arczeus seperti yang diharapakan Scats.

Hingga suatu hari rencana jahat dari Apollo diketahui oleh Ragnarok kakek dari Drag, Ragnarok langsung memerintahkan pasukan dan rakyatnya untuk bersiap siaga melawan rencana jahat Apollo.

Ditempat yang lain didalam ruangan kerajaan raja Ragnarok memanggil Drag dan berkata,

” Drag cucuku mulai hari ini kakek perintahkan kamu untuk menjauhi Scats dan persiapkan dirimu untuk berperang melawan Scats dan rajanya !! ”

Drag yang dengan polos dan bingung menjawab,

” Kenapa kek, dia hanya teman ku , apakah dia punya salah pada kakek ??”

Lalu Jawab sang kakek…

“Iya…!!, dia punya salah pada kita semua rakyat Arczeus, Scats adalah mata- mata yang di utus oleh raja Apollo untuk mencari tahu semua kelemahan kita dan berniat untuk menghancurkan kerajaan kita. Apollo memiliki rencana untuk menghancurkan planet kita, maka kita harus siap siaga untuk memenangkan peperangan ini !!” kata Ragnarok

“Baik lah kek, aku mengerti ” Drag pun pergi dengan wajah sedih dan murung karena mendengar perintah dari sang kakek.

Hari berganti minggu demi minggu berlalu hingga tiba saatnya pertempuran antar kedua planet pun terjadi. Ribuan pasukan dari Planet Plutof dibawah pimpinan raja Apollo menyerang secara kejam wilayah planet Arczeus. Perlawanan Prajurit dan rakyat planet Arczeus pun tidak kalah hebat, mereka berperang melawan penjajah dengan penuh kegigihan dan gagah berani.

Hingga pada suatu saat dimana Drag dan Scats bertemu dalam keadaan berbeda yaitu mempertaruhkan kecintaan mereka terhadap kerajaanya sebagai kesatria diatas jalinan persahabatan yang selama ini mereka pupuk sebagai saudara.

“Maafkan aku Drag, jika nanti dalam pertempuran ini ada yang mati dari kita , semoga kita tetap bersahabat” kata Scats dengan rasa sedih

” Baiklah Scats , semoga persahabatan kita tetap terjaga sampai kita mati nanti, Kita adalah kesatria kerajaan dan kita harus selesaikan ini hingga darah penghabisan” Jawab Drag dengan gagah.

“Mari kita saling bertarung”, Lanjutnya.

Pertarungan pun dimulai, Kilatan cahaya dan lemparan batu Es pun menghujani planet Arczeus. Bilur darah dan keringat pun tertumpah diatas tanah planet Arczeus, Teriakan dan rintihan pun terdengar menyayat hati. Pertarungan sengit pun tak terelakkan.

Pertarungan yang hampir berimbang ini sangat menguras energi keduanya. Drag yang terus menyerang Scats dengan lemparan balok balok Es tajam dan berulang kali mencoba membekukan tubuh Scats telah berhasil dihalu dan di serang balik oleh Scats dengan Sambaran kilat dan panas cahaya dari kekuatan supernya.

“Cukup Scats, aku capek bisakah kita istirahat dulu !!”, kata Drag

“Tidak ada yang berhenti dalam pertarungan ini, sampai ada yang mati di antara kita sebagai kesatria” , jawab Scats dengan lantang

Pertarungan pun berlanjut hingga pada akhirnya tubuh dan kekuatan kedua sahabat ini pun sudah mencapai batas maksimal. Drag yang sudah hancur ekornya dan terputus kedua kakinya masih berusaha melawan Scats yang wajahnya hampir rusak dan badanya yang dipenuhi darah karena robek oleh serangan balok es tajam dari Drag. Lemas terkulai di atas tanah planet Arczeus tubuh kedua sahabat ini dengan nafas tersengal dan tubuh penuh luka.

“Maafkan…aku Drag” Kata Scats dengan tubuh yang sudah hampir mati

“ Tidak ada yang salah di antara kita sobat, kita adalah kesatria kerajaan. Kematian kita adalah mahkota untuk raja kita” Jawab Scats.

“Berjanjilah padaku Scats kelak di kehidupan yang akan datang kau tetap menjadi sahabat dan saudaraku” Kata Drag

Sesaat menanti jawaban dari Scats, tak ada lagi suara yang keluar dari mulut Scats.

Sedih menyelimuti akhir hayat Drag dan air mata bercampur darah pun terurai di sudut pohon tempat Drag terkulai lemas. Tak berselang lama Drag pun mengembuskan nafas terakhirnya.

Kematian Scats yang diketahui oleh para prajurit Plutof membuat semangat pertempuran mereka menjadi melemah dan kekalahan pun menimpa raja Apollo. Keberhasilan raja Ragnarok dalam pertempuran ini tidaklah membuat sombong dan angkuh dirinya. Justru kebesaran hati raja Ragnarok ditunjukan kepada raja Apollo dengan memaafkan kekejaman pasukan Plutof terhadap rakyat Arczeus setelah raja Apollo menyatakan kekalahanya.

Raja Apollo berjanji kepada raja Ragnarok bahwa mulai hari ini Kerajaan Planet Plutof adalah saudara dekat Kerajaan planet Arczeus dan apapun yang terjadi Keduanya berjanji akan selalu saling melindungi dan saling membantu untuk menciptakan perdamaian antar planet di alam semesta.

BERSAMBUNG!!!

Cerita ini dibuat oleh

Pratama Dhoni Wibowo

Dri Smp Maria Mediatrix

Kelas 7D absen 23

Dibuat pada tanggal :

11-10-2022

Bersambung

Kekuatan Sang Phoenix

Kekuatan Sang Phoenix

Di sebuah kerajaan yang kuat bernama Razeor. Ada dua anak kembar yang bernama Rizar dan Rizor. Mereka sangat diperlukan tidak adil. 20 tahun kemudian mereka sudah tumbuh dewasa mereka ingin membalas dendam. Mereka nekat memasuki lorong paling ditakuti yaitu Lorong Phoenix. Mereka menawarkan diri untuk menjadi pasukan elitnya,

“Phoenix! bolehkan aku untuk menjadi pasukan elit mu?” tanya Rizor dan Rizar.

Phoenix pun membolehnkanya. Niatnya mereka akan mengkhianati si Phoenix. Phoenix memberi sebuah tugas untuk mengalahkan kerajaan Sirma namun mereka belum cukup kuat mereka pun berlatih. 2 tahun kemudian mereka akhirnya bisa menjadi pemimpin dari semua pasukan-pasukanya dan akan melaksanakan tugas dari para Phoenix.

Mereka diberi senjatanya masing-masing dari sang Phoenix Razor diberi pedang yang bernama Beowfull Flame dan Rizar diberi tombak yang bernama Trist Jigh. Saat mereka akan menyergap kerajaan secara diam-diam mereka dapat diketahui posisinya oleh penjaga kerajaan Sirma dan langsung menembaki pasukan Phoenix dengan panahnya namun panah itu adalah panah yang sangat sakti. Para pasukan Phoenix ditembaki sampai sisa setengah dari sebelumnya. Phoenix,Rizor,Rizar,dan pasukan-pasukanya menyerang secara bersama yang membuat tembok dari kerjaan Sirma runtuh.

             Sang Phoenix dan pasukannya dan juga Rizor,Rizar mereka langsung menerobos tembok kerajaan Sirma.Namun kerajaan Sirma memiliki pasukan jauh lebih banyak.Sang Phoenix langsung mengeluarkan kekuatan yang luar biasa dasyat yang membuat pasukan-pasukanya terlempar sangat jauh.Namun harus membayar dengan nyawa dari sang Phoenix.Raja dari kerajaan Sirma masih bisa bertahan dari serangan sang Phoenix raja tersebut juga langsung menyerang dengan kekuatannya ke pasukan-pasukanya.Rizor dan Rizar pun menyerang dengan bersama yang membuat raja dari kerajaan Sirma kalah namun harus membayar dengan nyawa sang Phoenix.

Razor berkata, “Maafkan aku Phoenix,” dengan sedih Razor dan Rizar pun pulang ke lorong Phoenix dan Rizor dijadikan raja baru dari kerajaan Phoenix.

Namun Rizor ingin membalas dendam kepada kepada kerajaan Razeor Rizor membawa pasukannya namun Rizar menghentikannya Rizor pun marah dan Rizor berkata”Kita akan bersaing..yang menang akan melakukan yang dinginkan”Rizar pun menerimanya.Mereka pergi ke Arena untuk bertarung yang bernama Collosal Tusk.Mereka di tonton oleh para pasukan-pasukanya.Singkat cerita Rizar kalah telak oleh kekuatan Rizor .Rizor sadar bahwa yang ia lakukan tidak benar dan Rizor meminta maaf kepada Rizar.Dan Rizor mengurungkan niatnya untuk menyerang kerajaan Razeor.Rizor berkata dengan sedih, “Maaf..Rizar.”

-Tamat-

Peri Bulan

Peri Bulan

PERI BULAN
Suatu tempat di Desa Neverley tinggalah sesorang gadis yang bernama Maura.
Maura adalah seorang gadis desa yang hidup miskin. Karena sangat miskin semua penduduk
Desa Neverley tidak peduli dengan keluarganya. Maura memiliki penyakit kulit yang aneh
diwajahnya. Sehingga, menyebabkan wajahnya menjadi kusam dan gelap Penduduk desa
sering merasa takut dan j*jik jika berpapasan dengannya. Penduduk desa menganggap bahwa
penyakit Maura bisa tertula. Maura selalu sedih sering mendapat ejekan dan hinaan dari
penduduk desa Neverley. Akhirnya, Maura ketika hendak keluar rumah selalu menutup
wajahnya dengan kain agar saat berpapasan dengan warga, mereka tidak merasa jijik.
Pada suatu malam, Maura tidur dengan nyenyak ia bermimpi bertemu dengan
Pangeran Alden. Putra Raja itu sangan terkenal dengan keramahannya, kesopanannya dan
ketampanannya. Maura sangat ingin sekali berkenalan dengan Pangeran Alden. Ia pun sering
sekali memimpikan Pangeran Alden dan selalu berangan-angan dan berhalusinasi mengobrol
dengan Pangeran Alden. Maura selalu menceritakan mimpinya kepada Ibu.
“Sudahlah, Maura!Buang jauh jauh mimpi dan angan-anganmu itu” kata Ibu Maura, ketika
melihat anaknya termangu di depan jendela kamar sembil melihat hujan diluar.
“Ibu tidak bermaksud menyakiti hatimu. Kamu boleh bebas menyukai siapa aja, namun Ibu
tidak ingin akhirnya kamu kecewa” tutur Ibu Maura dengan lembut.
“ Sebenarnya Maura sadar bahwa mimpinya terlalu tinggi. Penduduk Desa Neverley saja takut
dan jijik bertemu Maura, apalagi pangeran Alden” dalam hati Maura.
Di suatu malam, Maura menatap jendela kamarnya dan melihat pemandangan alam
yang sangat indah. Maura belum pernah melihatnya sama sekali. Bulan bersinar sangat terang
dilangit. Cahaya bulan begitu lembut keemasan warnanya. Dilangit tampak bintang-bintang
yang berkelap kelip menghiasi langit. Malam itu sangat begitu cerah dan cantik.
“Sungguh cantik sekali” gumam Maura, matanya takjub memandang kearah Bulan. Tiba-tiba
saja Maura teringat pada sebuah dongeng tentang Dewi Bulan. Dewi Bulan itu tinggal di bulan,
ia sangat cantik sekali dan baik hati. Ia sering turun ke bumi untuk menolong orang-orang yang
kesusahan. Di desa Maura, setiap Ibu yang hamil selalu ingin mempunyai anak perempuan dan
berharap seperti Dewi Bulan yang memiliki wajah cantik dan baik hati.
Ibu menceritakan masa kecil Maura. “Dulu, ketika Maura masih kecil, wajahnya
pun secantik Dewi Bulan” tutur Ibu Maura. Maura berkata dalam hati “Aku ingin memohon
kepada Dewi Bulan agar aku bisa memiliki wajah yang cantik lagi seperti dulu. Tapi… ah mana
mungkin! Itu mustahil sekali. Kemudian Maura menutup rapat jendela kamarnya. Lalu ia
beranjak ke tempat tidur untuk tidur dengan hati yang sedih.
Maura adalah gadis yang baik, memiliki hati yang lembut dan menolong orang lain.
Suatu sore, Maura bersiap-siap pergi mengantarkan makanan untuk seorang nenek yang sedang
sakit. Meskipun rumah nenek begitu cukup jauh, Maura rela menjenguknya. Setelah sampai di
rumah nenek ia menyuapi makanan ke nenek. Nenek senang sekali dijenguk oleh cucunya dan
menceritakan masa kecil Maura. Nenek mengatakan bahwa waktu kecil Maura sangat cantik
seperti Dewi Bulan sekarang sudah besar tetap cantik. Matahari sudah terbenam tandanya
sudah menuju malam. Maura segera bergegas dan berpamitan dengan nenek. Maura pulangnya
ternyata kemalaman ditengah perjalanan ia bingung jalannya begitu gelap sekali. Entah dari
mana datangnya, tiba-tiba muncul ratusan kunang-kunang. Cahaya dari tubuh mereka begitu
terang sekali. Maura segera berjalan menuju ke rumah.
“Terimakasih kunang-kunang kalian telah menerangi jalanku!” ucap Maura dengan lega.
Ia berjalan dan terus berjalan. Namun, meski sudah cukup jauh berjalan, Maura tidak juga
sampai kerumahnya. Maura tidak juga menemukan rumahnya.
“Kurasa aku sudah tersesat” gumamnya Maura sangat panik. Ternyata para kunang-kunang
telah mengarahkannya masuk ke dalam hutan. Seketika ada yang berbicara “Jangan takut
Maura!Kami membawamu kesini, agar wajahmu bisa disembuhkan kembali” ujar seekor
kunang-kunang. Maura kaget dan berkata “Kau?Kau bisa berbicara ?” Maura menatap seekor
kunang-kunang yang paling besar. “Sebenarnya siapa kalian ini?” tutur Maura yang masih
bingung.
“Kami telah di utus oleh Dewi Bulan untuk menyembuhkan wajahmu Maura” ujar kunang-kunang itu. Maura akhirnya menepi di danau. Para kunang-kunang berterbangan menuju ke
langit. Sekejap kunang-kunang itu menghilang, perlahan-lahan awan hitam dilangit menyibak.
Kemudian keluarlah sinar bulan purnama yang terang benderang.
“Indah sekali” Maura takjub. Keadaan di sekitar danau menjadi terang. Maura mengatami
bayang-bayangan bulan di atas air danau. Bayangan bulan purnama itu begitu bulat sempurna.
Tiba-tiba bayangan bulan purnama tersebut berubah menjadi bayangan wanita yang sangat
cantik dengan mengenakan jubah berwarna emas. Dengan perasaan cemas dan takut, Maura
bertanya kepada wanita tersebut.
“Wahai wanita cantik, siapakah engkau?” tanya Maura kepada wanita itu.
“Aku adalah Dewi Bulan yang membantumu untuk mengubah wajahmu yang buruk menjadi
cantik kembali.” Jawab Dewi Bulan. Mendengar jawaban itu Maura sangat Bahagia karena
bisa bertemu dengan Dewi Bulan.
“Kau adalah wanita yang sangat baik hati dan sabar. Meski kau telah menerima hinaan dari
orang banyak tapi kau tidak pernah membalas perlakukan mereka. Aku akan mengubah
wajahmu menjadi cantik sebagai imbalan atas kesabaranmu selama ini” jelas Dewi Bulan.
Dewi Bulan akhirnya memberikan air kepada Maura. Lalu Dewi Bulan berkata “Basuhlah
wajahmu menggunakan air ini maka, wajahmu akan berubah menjadi cantik jelita”.
“Terimakasih sekali Dewi Bulan” ucap Maura kepada Dewi Bulan.
Perlahan tubuh Dewi Bulan dari cahaya pun menghilang. Karena Maura penasaran dengan air
yang di berikan oleh Dewi Bulan, Maura pun langsung mencuci muka nya menggunakan air
itu. Setelah Maura mencuci muka nya pun ia langsung mengeringkan wajahnya dengan handuk
bersih. Lalu ia melihat ke kaca yang berada di depan nya, tapi aneh nya wajah nya tidak ada
perubahan “apakah Dewi Bulan berbohong?” jelas Maura, karena ia merasa lelah ia pun tidur,
jam pun sudah menunjukan pukul tengah malam.
*Keesokan hari nya*
“Hoamm” ia menguap, tanpa ia sadari di saat itu wajahnya sudah berubah menjadi cantik
seperti yang di ucapkan oleh Dewi Bulan sendiri. Setelah itu pun dia mandi, tetapi ia tidak
melihat kecermin. Sehabisnya ia mandi ia keluar rumah untuk pergi ke pasar dengan wajah
yang berbeda dengan sebelumnya. Ia heran mengapa semua mata menuju ke arahnya dan
menatapnya. Di saat itu ia belum sadar bahwa wajahnya sudah berubah jauh lebih cantik dari
sebelumnya. Di saat ia berbelanja ada nenek-nenek yang meminta uang kepadanya untuk
membeli makanan. Karna ia kasihan kepada nenek-nenek itu, ia pun memberikan nya “ini ya
nek maaf tidak banyak” jelas Maura, nenek itu berkata “Terimakasih ya nak, jarang perempuan
cantik sepertimu mau berbicara dengan ku”. Maura pun langsung bingung dengan perktaan
nenek itu tadi, akhirnya ia mencari kaca untuk bercermin, ia pun kaget dengan wajahnya yang
sekarang yang cantik. Tetiba ada undangan dari kerajaan bagi para gadis di Desa Neverley
untuk berdansa di kerajaan nanti malam. Maura pun bergegas pulang kerumahnya untuk
memilih gaun untuk berdansa di kerajaan.
Akan tetapi saat mencari gaun pesta, ia hanya mendapatkan gaun yang telah usang. Maura
berpikir apa yang harus dikenakannya, maura bertanya kepada ibunya “ Ibu, apa yang harus
aku pakai saat pesta dansa nanti?”, “coba kita cari di lemari ibu ya.” Jawab ibu Maura.“Pakai
gaun ibu warna putih ini saja ya nak. Mekipun ini milik ibu yang sudah lama tapi masih terlihat
bagus, “kamu pasti akan terlihat cantik sekali dengan baju baju ini.” Kata ibu
“Baiklah ibu akan saya pakai gaun putih ini, terima kasih bu!” Maura tampak lega dan senang
karena sudah mendapatkan pakaian untuk pesta dansa nya nanti malam.
*Sesampainya di kerajaan*
“Wah Kerajaan ini besar sekali, indah juga” jelas Maura. “Apakah dansa akan segera di mulai?”
sebuah iringan music pun sudah terdengar tapi pangeran Alden belu terlihat. Selang beberapa
menit datang lah pangeran Alden yang Turun dari tangga. “Apakah itu pangeran Aalden?” jelas
Maura. Dansa pun dimulai, pangeran mulai memilih pasangan. Langkah demi Langkah
pangeran Alden mendekati Maura. Maura yang melihat pangeran Alden mengambil Langkah
demi langjah untuk mendekatinya pun kaget. Tangan Maura pun di Tarik oleh pangeran Alden
“siapa nama mu nona?” jelas pangeran Alden, tentu pasti Maura kaget dan menjawab “nama
ku Maura pangeran” “panggil Alden aja” jelas pangeran Alden. “i-iya Alden..” jelas Maura.
“apakah Maura ingin berdansa?” jelas pangeran Alden, “iyaa” jelas Maura. Mereka pun
berakhir berdansa Bersama.
SELESAI