Pembuatan Batik Celup

Pembuatan Batik Celup

Tujuan pembuatan batik celup di sekolah adalah untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda. Melalui proses kreatif membuat batik celup, siswa dapat memahami makna filosofis batik. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pengembangan keterampilan seni dan kerajinan tangan siswa, serta membangkitkan rasa kecintaan terhadap budaya lokal. Dengan demikian, pembuatan batik celup di sekolah berfungsi sebagai wadah pendidikan yang memperkaya pengetahuan, menghargai identitas budaya, dan menginspirasi kreativitas para siswa.

Pembuatan batik celup di sekolah juga memiliki tujuan wirausaha. Selain sebagai kegiatan pendidikan dan pelestarian budaya, pembuatan batik celup dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan keterampilan wirausaha di kalangan siswa. Dengan memperkenalkan siswa pada teknik dan kreativitas dalam batik celup, mereka dapat menggali potensi bisnis dan peluang di bidang kerajinan tangan. Para siswa dapat belajar tentang manajemen produksi, pemasaran, dan penjualan produk batik hasil karyanya. Selain itu, para siswa juga dapat memahami nilai tambah dari produk batik yang unik dan berharga, sehingga membangun kesadaran tentang pentingnya pelestarian budaya dan kreativitas lokal.

Dalam konteks ini, pembuatan batik celup di sekolah bukan hanya sebagai kegiatan kreatif semata, tetapi juga sebagai sarana untuk menginspirasi potensi kewirausahaan dan memberikan bekal bagi siswa dalam menciptakan peluang usaha yang bernilai ekonomi.

SMP Maria Mediatrix: Membangun Kerja Sama Antara Sekolah dan Orang Tua untuk Pendidikan Berkualitas

SMP Maria Mediatrix: Membangun Kerja Sama Antara Sekolah dan Orang Tua untuk Pendidikan Berkualitas

SMP Maria Mediatrix mengadakan acara sosialisasi untuk peserta didik baru dan PraMPLS untuk siswa pada Sabtu, 15 Juli 2023. Acara sosialisasi diikuti oleh orang tua peserta didik baru, sedangkan kegiatan PraMPLS diikuti oleh siswa.

Sr. M. Susana OSF, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para orang tua kepada SMP Maria Mediatrix. Ia mengakui bahwa pendidikan yang baik membutuhkan kerja sama yang kuat antara sekolah dan orang tua. Ia berharap kerja sama ini akan terus terjalin demi kebaikan bersama dan kesuksesan putra-putri mereka di masa depan.

Simbolisasi Penyerahan Peserta Didik kepada SMP Maria Mediatrix

Selanjutnya, Bapak Vs. Ariyanto, S.Pd., M.M, menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan sekolah. Ia mengajak orang tua untuk terbuka memberikan kritik, saran, atau masukan melalui surat atau secara langsung. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka adalah kunci untuk mencapai kebaikan bersama dalam pendidikan.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan visi sekolah oleh perwakilan SMP Maria Mediatrix. Ibu M. Th. Rosari Niken P., S.S. Ia menjelaskan tentang peraturan umum SMP Maria Mediatrix dan mengenalkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum tersebut mencakup salah satunya peraturan penilaian yang meliputi asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Ia juga memaparkan kriteria kenaikan kelas dan jadwal belajar siswa.

Acara dilanjutkan oleh, Bapak J. Taufan Febriyanto, M.Pd., dengan agenda penyampaian sosialisasi tata tertib dan kesiswaan. Ia memperkenalkan profil peserta didik SMP Maria Mediatrix serta mengajak mereka untuk memiliki semangat berbela rasa dan budaya peduli lingkungan. Bapak Taufan juga menjelaskan mengenai seragam dan identitas sekolah, pelanggaran, dan konsekuensi yang berlaku di sekolah. Budaya hidup bersih dan sehat juga menjadi bagian penting dalam sosialisasi ini.

Penyampaian kegiatan ekstrakurikuler dilakukan oleh Ibu E. Estu Pramulatsih, S.Pd. Ia menjelaskan tujuan dari kegiatan ekstrakurikuler, jenis kegiatan yang tersedia di SMP Maria Mediatrix, serta mekanisme penilaian dan presensi untuk kegiatan tersebut.

Dalam sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Bapak Yoseph Mario Pradana, S.Pd., banyak pertanyaan yang diajukan oleh orang tua. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengenai ketersediaan kuota internet dan konsep hukuman bagi siswa. Pada intinya, meskipun sekolah menyediakan wifi, siswa tetap diharapkan memiliki kuota internet sendiri. Mengenai hukuman, dalam Kurikulum Merdeka, pendekatan yang lebih seimbang antara hukuman dan hadiah diterapkan agar sesuai dengan paradigma baru pendidikan.

Sebuah pertanyaan menarik muncul dari Bapak Andreas mengenai kegiatan misa, rekoleksi, dan pembelajaran di SMP Maria Mediatrix. Pertanyaan ini dijawab dengan menyebutkan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut termasuk dalam jadwal sekolah, seperti rekoleksi yang dilaksanakan oleh kelas 7 pada akhir tahun ajaran dan kegiatan luar kelas berupa field trip.

Acara penyerahan peserta didik ini ditutup dengan perkenalan wali kelas dan pertemuan wali kelas dengan orang tua murid. Orang tua diberikan kesempatan untuk melanjutkan kegiatan di kelas masing-masing bersama dengan wali kelas.

SMP Maria Mediatrix menunjukkan komitmennya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dengan melibatkan orang tua dalam proses pendidikan. Diharapkan kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua akan memperkuat pendidikan karakter dan prestasi putra-putri mereka di SMP Maria Mediatrix.

Indira Raih Beragam Prestasi Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Indira Raih Beragam Prestasi Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Indira Sheina Purnawan adalah salah satu siswa berprestasi SMP Maria Mediatrix. Ia berhasil meraih berbagai prestasi Bahasa Inggris tingkat nasional. Selain menjuarai lomba Olimpiade Bahasa Inggris SMP, Indira juga berhasil meraih juara 1 lomba speech Eagle Fest 1.0, 2nd Place National Storytelling Olimpiade Rihand Creative Spikizi, dan juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris Kategori SMP, Olimpiade Rihand Creative, peringkat 4 lomba story telling wayang festival Marsudirini Bogor, 1st runner up Krista Mitra speech competition, Juara III lomba Speech Al Azhar.

Indira mulai tertarik pada bahasa Inggris sejak usia dini. Selama masa sekolahnya, Ia mengikuti berbagai ekstrakurikuler bahasa Inggris dan mengikuti berbagai lomba bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan rasa percaya dirinya.

Ketika ditanya mengapa ia suka bahasa Inggris, Indira mengatakan bahwa dia suka bahasa Inggris karena bahasa ini sangat penting di era digital. Banyak konten di media sosial, games, dan pembelajaran yang menggunakan bahasa Inggris, dan dia sering melatih kemampuan bahasa Inggrisnya dengan bermain game online dan menonton film berbahasa Inggris.

Indira juga berbicara tentang pengalamannya di SMP Maria Mediatrix, di mana dia mengatakan bahwa SMP tersebut menekankan pendidikan karakter dan kedisiplinan. Selain itu, guru-guru di SMP Maria Mediatrix selalu mendukung murid untuk berkembang dan mengasah potensi diri mereka.

Sebagai siswi berprestasi, Indira memiliki cita-cita untuk menjadi data analyst atau digital marketing. Ia juga mengutarakan ingin memiliki usaha sampingan di bidang kuliner sebagai pendapatan tambahan dan membuka lapangan pekerjaan. Dia berharap untuk mencapai cita-citanya dan membawa pengaruh positif di masyarakat. Congratulation Indira!

Seminar Pola Hidup Sehat bagi Remaja

Seminar Pola Hidup Sehat bagi Remaja

SMP Maria Mediatrix mengadakan seminar pola hidup sehat untuk remaja pada Selasa, 4 April 2023. Seminar tersebut menghadirkan narasumber yaitu Bapak Florentinus Nurtitus yang memberikan pengetahuan tentang pola makan yang mempengaruhi kesehatan tubuh dan tinggi badan. Beliau adalah wakil persatuan ahli gizi (Persagi) DPD Jawa Tengah.

Menurut narasumber, pola makan sangat menentukan gambaran tubuh kita saat ini dan seterusnya. “You are what you eat”, artinya kita menjadi sehat atau sakit, tinggi atau pendek tergantung pada pola makan kita. Faktor keturunan hanya mempengaruhi 30% sedangkan 70% sisanya dipengaruhi oleh pola makan, pola hidup, dan keseharian kita.

Saat ini pemerintah memiliki program status gizi dengan target RPJVN untuk menurunkan angka stunting hingga 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu, makanan sehat seperti 3x makan dan 2x selingan merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Sarapan pagi dengan gizi yang cukup adalah yang paling penting, karena apabila tidak terpenuhi, akan mempengaruhi pertumbuhan tubuh yang tidak maksimal.

Banyak penelitian menyimpulkan bahwa ketika tinggi badan tidak optimal, otak ternyata juga tidak maksimal dalam pertumbuhannya. Hal ini dikarenakan perkembangan otak yang paling pesat (80%) terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan. Selain itu, pertumbuhan tinggi badan yang tidak optimal memiliki risiko yang lebih besar terkena penyakit degeneratif.

Seminar ini difokuskan pada remaja karena mereka menjadi salah satu sasaran percepatan penurunan stunting. Narasumber mengungkapkan bahwa masalah pola makan anak-anak saat ini sangat memprihatinkan, di mana angka anemia pada remaja mencapai 60%. Hal ini disebabkan oleh asupan protein yang kurang, sarapan yang kurang atau bahkan tidak ada sama sekali. Perempuan yang menstruasi juga diwajibkan untuk minum tablet tambah darah sejak H-3 menstruasi.

Beberapa fakta menarik disampaikan mengenai gizi pada seminar ini. Pertama pentingnya konsumsi lauk dalam membentuk massa otot atau massa tubuh. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memilih makanan sumber protein dengan beragam, kecenderungannya memilih ayam dan telur. Kedua, narasumber mengungkapkan bahwa sumber vitamin A tertinggi sebenarnya bukanlah wortel, melainkan ikan. Ikan mengandung vitamin A yang mudah disimpan di hati dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta pertumbuhan otak.

Seminar ini juga membahas tentang obesitas, yang merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energi intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Narasumber menekankan, bagi remaja untuk tidak mengurangi makan tetapi fokus pada tambah tinggi badan karena konsep obesitas bukan hanya diukur dari berat, tetapi juga dari tinggi badan.

Tim Matrix Esport dan Cooking Juara di SMK Theresiana

Tim Matrix Esport dan Cooking Juara di SMK Theresiana

Profisiat Matrix! Pada hari ini, tanggal 18 Maret 2023, tim “Tim Matrix Esport” dan Cooking berhasil meraih kemenangan di turnamen SMK Theresiana Creative Competition 2023.

Dalam turnamen yang diadakan selama dua hari ini, Matrix Esport berhasil menunjukkan keterampilan yang luar biasa. Meski sempat kalah poin pada awal pertandingan final Tim Matrix berhasil membalik keadaan. Tim ini terdiri dari lima pemain yaitu Marvel Aldian Vincent, Anselmus Nararya Dararendra, Richard Marcelino Tanuwijaya, Nathanael Arrow Satriatama Ralph Alexandar prasetyo. 

Sementara, tim cooking yaitu Regina dan kawan-kawan juga tidak kalah berjuang. Mereka membuat masakan yang bertemakan bekal sekolah lucu.

Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa SMP Maria Mediatrix mendukung berbagai talenta peserta didik dan mengembangkannya. Esport tidak hanya menjadi permainan yang menyenangkan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meraih prestasi dan penghasilan yang menguntungkan. Begitu juga dengan ekstra memasak. Semoga ke depannya, semua ekstra di SMP Maria Mediatrix bisa semakin berkembang dengan prestasi yang lebih banyak.