by Udhon | Oct 18, 2022 | Cerita Fantasi
Pada suatu hari di belahan dunia yang jauh dari bumi, hiduplah seekor naga yang memiliki kekuatan es yang bernama Drag. Drag adalah naga yang pandai menggunakan kekuatan supernya karena dia selalu berlatih dengan sungguh – sungguh di bawah asuhan kakeknya yang juga merupakan gurunya. Kakek Drag adalah seorang raja hebat di planet tempat dimana Drag tinggal yaitu planet Arczeus.
Suatu hari dimana latihan uji kekuatan berlangsung, berkatalah Drag kepada kakeknya.
” Ayo kek, bantu aku untuk menjadi lebih kuat lagi seperti kakek …. !!! ” kata Drag
” Baiklah Drag cucuku, ikuti apa yang kakek lakukan !! ” jawab kakek yang dikenal dengan nama Raja Ragnarok
Mereka pun melanjutkan latihannya, dengan harapan kelak Drag akan menjadi pelindung hebat dan penerus tahta kerajaan di planet Arczeus.
Pada suatu hari, Drag yang sudah tumbuh dewasa ingin melakukan perjalanan ke planet lainnya dan planet yang Ia ingin kunjungi adalah planet Bumi dimana Drag ingin melihat dunia manusia. Tetapi sesaat setelah ia melakukan perjalanannya tibalah dia pada sebuah pintu api. Pintu api adalah pintu gerbang portal perjalanan antar dimensi yang bisa menghubungkan antara planet Arczeus dengan dunia manusia. Drag pun terdiam dan berfikir bila dia merasa belum mampu untuk melewati pintu portal tersebut karena siapa pun yang melewati pintu antar dimensi itu dan dia belum memiliki kekuatan yang luar biasa maka yang terjadi adalah dia akan mati terbakar dalam proses perjalanan melewati pintu api tersebut.
Setelah beberapa saat Drag pun bergumam dalam nada marah, katanya ….
“Aaahh…. kenapa begini, kenapa hati dan pikiranku takut dan panik untuk melewati portal api itu…!!! Aku ingin ke dunia manusia…………………….!!!! teriak Drag.
Beberapa saat setelah dia bergumam dalam marah, dia masih berusaha menenangkan hati dan pikirannya karena dia masih belum merasa mampu melewati perjalanan antar dimensi ini untuk berkunjung ke dunia manusia.
Beberapa saat setelah itu Drag pun mengurungkan niatnya dan kembali pulang ke planet asalnya, tetapi saat di tengah perjalanan dia melihat sesosok naga yang memiliki kulit dan bulu berwarna putih terbang melintas seperti cahaya. Drag yang kaget dan penasaran bergegas segera mengikuti naga putih itu.
Pengejaran Drag tidak sia – sia, Drag dapat mengejar dan menghentikan naga puith yang membuat dia penasaran tadi. Lalu Drag mulai menyapa katanya…
“ Maaf aku menghentikan perjalanan mu, Aku Drag dari Arczeus ”.
” Bolehkah aku berkenalan dengan kamu, siapa nama mu dan berasal dari mana kamu ?? “
” Hai…, nama ku adalah Scats , aku berasal dari planet Plutof ” Jawab Scats
Perkenalan pun berlanjut dalam perbincangan yang hangat hingga akhirnya Scats berpamitan untuk melanjutkan perjalanannya kembali ke Planet Plutof tempat Scats tinggal . Lalu keduanya saling berpamitan dan kembali ke planet masing – masing dengan perasaan senang atas pertemanan baru mereka.
Persahabatan mereka pun terjalin dengan baik hingga pada suatu masa dimana kekacauan akan menghancurkan persahabatan mereka terjadi. Dikisahkan sang raja dari planet plutof yang bernama Apollo memiliki rencana jahat dan busuk, dia ingin menyerang planet Arczeus karena ingin memperbesar kekuasaannya dan mengambil semua kekayaan yang ada di Arczeus.
Raja Apollo dengan sombongnya bersumpah katanya…
” Aku raja Apollo bersumpah untuk menguasai Arczeus dan menjadikan Arczeus menjadi wilayah kekuasaanku yang baru “.
Raja Apollo adalah raja yang sombong dan angkuh dia selalu merasa dan mengaku bahwa dirinya adalah keturunan dari Dewa Surya sang penguasa alam semesta yang pada hakikatnya raja Apollo adalah raja biasa saja yang sombong dan sangat angkuh.
Setelah sumpah itu diikrarkan raja Apollo memanggil Scats yang merupakan prajurit kesayangannya karena paling kuat dan paling setia kepada raja Apollo.
Raja Apollo memerintahkan Scats untuk menjadi mata – mata dan supaya membujuk Drag sahabatnya itu untuk mau menunjukan semua tempat strategis di planet Arczeus.
Dengan perasaan sedih dan gelisah Scats menerima tugas itu. Dia bingung harus bagaimana melaksanakan perintah ini, Hingga suatu hari bertemulah Scats dengan Drag sahabatnya.
Dengan berat hati Scats harus melaksanakan perintah raja Apollo dan menutupi identitasnya sebagai mata- mata di hadapan Drag sahabatnya. Drag yang dengan senang hati mengabulkan permintaan Scats sahabatnya itu mengajaknya berkeliling Arczeus seperti yang diharapakan Scats.
Hingga suatu hari rencana jahat dari Apollo diketahui oleh Ragnarok kakek dari Drag, Ragnarok langsung memerintahkan pasukan dan rakyatnya untuk bersiap siaga melawan rencana jahat Apollo.
Ditempat yang lain didalam ruangan kerajaan raja Ragnarok memanggil Drag dan berkata,
” Drag cucuku mulai hari ini kakek perintahkan kamu untuk menjauhi Scats dan persiapkan dirimu untuk berperang melawan Scats dan rajanya !! ”
Drag yang dengan polos dan bingung menjawab,
” Kenapa kek, dia hanya teman ku , apakah dia punya salah pada kakek ??”
Lalu Jawab sang kakek…
“Iya…!!, dia punya salah pada kita semua rakyat Arczeus, Scats adalah mata- mata yang di utus oleh raja Apollo untuk mencari tahu semua kelemahan kita dan berniat untuk menghancurkan kerajaan kita. Apollo memiliki rencana untuk menghancurkan planet kita, maka kita harus siap siaga untuk memenangkan peperangan ini !!” kata Ragnarok
“Baik lah kek, aku mengerti ” Drag pun pergi dengan wajah sedih dan murung karena mendengar perintah dari sang kakek.
Hari berganti minggu demi minggu berlalu hingga tiba saatnya pertempuran antar kedua planet pun terjadi. Ribuan pasukan dari Planet Plutof dibawah pimpinan raja Apollo menyerang secara kejam wilayah planet Arczeus. Perlawanan Prajurit dan rakyat planet Arczeus pun tidak kalah hebat, mereka berperang melawan penjajah dengan penuh kegigihan dan gagah berani.
Hingga pada suatu saat dimana Drag dan Scats bertemu dalam keadaan berbeda yaitu mempertaruhkan kecintaan mereka terhadap kerajaanya sebagai kesatria diatas jalinan persahabatan yang selama ini mereka pupuk sebagai saudara.
“Maafkan aku Drag, jika nanti dalam pertempuran ini ada yang mati dari kita , semoga kita tetap bersahabat” kata Scats dengan rasa sedih
” Baiklah Scats , semoga persahabatan kita tetap terjaga sampai kita mati nanti, Kita adalah kesatria kerajaan dan kita harus selesaikan ini hingga darah penghabisan” Jawab Drag dengan gagah.
“Mari kita saling bertarung”, Lanjutnya.
Pertarungan pun dimulai, Kilatan cahaya dan lemparan batu Es pun menghujani planet Arczeus. Bilur darah dan keringat pun tertumpah diatas tanah planet Arczeus, Teriakan dan rintihan pun terdengar menyayat hati. Pertarungan sengit pun tak terelakkan.
Pertarungan yang hampir berimbang ini sangat menguras energi keduanya. Drag yang terus menyerang Scats dengan lemparan balok balok Es tajam dan berulang kali mencoba membekukan tubuh Scats telah berhasil dihalu dan di serang balik oleh Scats dengan Sambaran kilat dan panas cahaya dari kekuatan supernya.
“Cukup Scats, aku capek bisakah kita istirahat dulu !!”, kata Drag
“Tidak ada yang berhenti dalam pertarungan ini, sampai ada yang mati di antara kita sebagai kesatria” , jawab Scats dengan lantang
Pertarungan pun berlanjut hingga pada akhirnya tubuh dan kekuatan kedua sahabat ini pun sudah mencapai batas maksimal. Drag yang sudah hancur ekornya dan terputus kedua kakinya masih berusaha melawan Scats yang wajahnya hampir rusak dan badanya yang dipenuhi darah karena robek oleh serangan balok es tajam dari Drag. Lemas terkulai di atas tanah planet Arczeus tubuh kedua sahabat ini dengan nafas tersengal dan tubuh penuh luka.
“Maafkan…aku Drag” Kata Scats dengan tubuh yang sudah hampir mati
“ Tidak ada yang salah di antara kita sobat, kita adalah kesatria kerajaan. Kematian kita adalah mahkota untuk raja kita” Jawab Scats.
“Berjanjilah padaku Scats kelak di kehidupan yang akan datang kau tetap menjadi sahabat dan saudaraku” Kata Drag
Sesaat menanti jawaban dari Scats, tak ada lagi suara yang keluar dari mulut Scats.
Sedih menyelimuti akhir hayat Drag dan air mata bercampur darah pun terurai di sudut pohon tempat Drag terkulai lemas. Tak berselang lama Drag pun mengembuskan nafas terakhirnya.
Kematian Scats yang diketahui oleh para prajurit Plutof membuat semangat pertempuran mereka menjadi melemah dan kekalahan pun menimpa raja Apollo. Keberhasilan raja Ragnarok dalam pertempuran ini tidaklah membuat sombong dan angkuh dirinya. Justru kebesaran hati raja Ragnarok ditunjukan kepada raja Apollo dengan memaafkan kekejaman pasukan Plutof terhadap rakyat Arczeus setelah raja Apollo menyatakan kekalahanya.
Raja Apollo berjanji kepada raja Ragnarok bahwa mulai hari ini Kerajaan Planet Plutof adalah saudara dekat Kerajaan planet Arczeus dan apapun yang terjadi Keduanya berjanji akan selalu saling melindungi dan saling membantu untuk menciptakan perdamaian antar planet di alam semesta.
BERSAMBUNG!!!
Cerita ini dibuat oleh
Pratama Dhoni Wibowo
Dri Smp Maria Mediatrix
Kelas 7D absen 23
Dibuat pada tanggal :
11-10-2022
Bersambung
by SMIGGLE | Oct 18, 2022 | Cerita Fantasi
Di sebuah kerajaan yang kuat bernama Razeor. Ada dua anak kembar yang bernama Rizar dan Rizor. Mereka sangat diperlukan tidak adil. 20 tahun kemudian mereka sudah tumbuh dewasa mereka ingin membalas dendam. Mereka nekat memasuki lorong paling ditakuti yaitu Lorong Phoenix. Mereka menawarkan diri untuk menjadi pasukan elitnya,
“Phoenix! bolehkan aku untuk menjadi pasukan elit mu?” tanya Rizor dan Rizar.
Phoenix pun membolehnkanya. Niatnya mereka akan mengkhianati si Phoenix. Phoenix memberi sebuah tugas untuk mengalahkan kerajaan Sirma namun mereka belum cukup kuat mereka pun berlatih. 2 tahun kemudian mereka akhirnya bisa menjadi pemimpin dari semua pasukan-pasukanya dan akan melaksanakan tugas dari para Phoenix.
Mereka diberi senjatanya masing-masing dari sang Phoenix Razor diberi pedang yang bernama Beowfull Flame dan Rizar diberi tombak yang bernama Trist Jigh. Saat mereka akan menyergap kerajaan secara diam-diam mereka dapat diketahui posisinya oleh penjaga kerajaan Sirma dan langsung menembaki pasukan Phoenix dengan panahnya namun panah itu adalah panah yang sangat sakti. Para pasukan Phoenix ditembaki sampai sisa setengah dari sebelumnya. Phoenix,Rizor,Rizar,dan pasukan-pasukanya menyerang secara bersama yang membuat tembok dari kerjaan Sirma runtuh.
Sang Phoenix dan pasukannya dan juga Rizor,Rizar mereka langsung menerobos tembok kerajaan Sirma.Namun kerajaan Sirma memiliki pasukan jauh lebih banyak.Sang Phoenix langsung mengeluarkan kekuatan yang luar biasa dasyat yang membuat pasukan-pasukanya terlempar sangat jauh.Namun harus membayar dengan nyawa dari sang Phoenix.Raja dari kerajaan Sirma masih bisa bertahan dari serangan sang Phoenix raja tersebut juga langsung menyerang dengan kekuatannya ke pasukan-pasukanya.Rizor dan Rizar pun menyerang dengan bersama yang membuat raja dari kerajaan Sirma kalah namun harus membayar dengan nyawa sang Phoenix.
Razor berkata, “Maafkan aku Phoenix,” dengan sedih Razor dan Rizar pun pulang ke lorong Phoenix dan Rizor dijadikan raja baru dari kerajaan Phoenix.
Namun Rizor ingin membalas dendam kepada kepada kerajaan Razeor Rizor membawa pasukannya namun Rizar menghentikannya Rizor pun marah dan Rizor berkata”Kita akan bersaing..yang menang akan melakukan yang dinginkan”Rizar pun menerimanya.Mereka pergi ke Arena untuk bertarung yang bernama Collosal Tusk.Mereka di tonton oleh para pasukan-pasukanya.Singkat cerita Rizar kalah telak oleh kekuatan Rizor .Rizor sadar bahwa yang ia lakukan tidak benar dan Rizor meminta maaf kepada Rizar.Dan Rizor mengurungkan niatnya untuk menyerang kerajaan Razeor.Rizor berkata dengan sedih, “Maaf..Rizar.”
-Tamat-
by xxa | Oct 17, 2022 | Cerita Fantasi
PERI BULAN
Suatu tempat di Desa Neverley tinggalah sesorang gadis yang bernama Maura.
Maura adalah seorang gadis desa yang hidup miskin. Karena sangat miskin semua penduduk
Desa Neverley tidak peduli dengan keluarganya. Maura memiliki penyakit kulit yang aneh
diwajahnya. Sehingga, menyebabkan wajahnya menjadi kusam dan gelap Penduduk desa
sering merasa takut dan j*jik jika berpapasan dengannya. Penduduk desa menganggap bahwa
penyakit Maura bisa tertula. Maura selalu sedih sering mendapat ejekan dan hinaan dari
penduduk desa Neverley. Akhirnya, Maura ketika hendak keluar rumah selalu menutup
wajahnya dengan kain agar saat berpapasan dengan warga, mereka tidak merasa jijik.
Pada suatu malam, Maura tidur dengan nyenyak ia bermimpi bertemu dengan
Pangeran Alden. Putra Raja itu sangan terkenal dengan keramahannya, kesopanannya dan
ketampanannya. Maura sangat ingin sekali berkenalan dengan Pangeran Alden. Ia pun sering
sekali memimpikan Pangeran Alden dan selalu berangan-angan dan berhalusinasi mengobrol
dengan Pangeran Alden. Maura selalu menceritakan mimpinya kepada Ibu.
“Sudahlah, Maura!Buang jauh jauh mimpi dan angan-anganmu itu” kata Ibu Maura, ketika
melihat anaknya termangu di depan jendela kamar sembil melihat hujan diluar.
“Ibu tidak bermaksud menyakiti hatimu. Kamu boleh bebas menyukai siapa aja, namun Ibu
tidak ingin akhirnya kamu kecewa” tutur Ibu Maura dengan lembut.
“ Sebenarnya Maura sadar bahwa mimpinya terlalu tinggi. Penduduk Desa Neverley saja takut
dan jijik bertemu Maura, apalagi pangeran Alden” dalam hati Maura.
Di suatu malam, Maura menatap jendela kamarnya dan melihat pemandangan alam
yang sangat indah. Maura belum pernah melihatnya sama sekali. Bulan bersinar sangat terang
dilangit. Cahaya bulan begitu lembut keemasan warnanya. Dilangit tampak bintang-bintang
yang berkelap kelip menghiasi langit. Malam itu sangat begitu cerah dan cantik.
“Sungguh cantik sekali” gumam Maura, matanya takjub memandang kearah Bulan. Tiba-tiba
saja Maura teringat pada sebuah dongeng tentang Dewi Bulan. Dewi Bulan itu tinggal di bulan,
ia sangat cantik sekali dan baik hati. Ia sering turun ke bumi untuk menolong orang-orang yang
kesusahan. Di desa Maura, setiap Ibu yang hamil selalu ingin mempunyai anak perempuan dan
berharap seperti Dewi Bulan yang memiliki wajah cantik dan baik hati.
Ibu menceritakan masa kecil Maura. “Dulu, ketika Maura masih kecil, wajahnya
pun secantik Dewi Bulan” tutur Ibu Maura. Maura berkata dalam hati “Aku ingin memohon
kepada Dewi Bulan agar aku bisa memiliki wajah yang cantik lagi seperti dulu. Tapi… ah mana
mungkin! Itu mustahil sekali. Kemudian Maura menutup rapat jendela kamarnya. Lalu ia
beranjak ke tempat tidur untuk tidur dengan hati yang sedih.
Maura adalah gadis yang baik, memiliki hati yang lembut dan menolong orang lain.
Suatu sore, Maura bersiap-siap pergi mengantarkan makanan untuk seorang nenek yang sedang
sakit. Meskipun rumah nenek begitu cukup jauh, Maura rela menjenguknya. Setelah sampai di
rumah nenek ia menyuapi makanan ke nenek. Nenek senang sekali dijenguk oleh cucunya dan
menceritakan masa kecil Maura. Nenek mengatakan bahwa waktu kecil Maura sangat cantik
seperti Dewi Bulan sekarang sudah besar tetap cantik. Matahari sudah terbenam tandanya
sudah menuju malam. Maura segera bergegas dan berpamitan dengan nenek. Maura pulangnya
ternyata kemalaman ditengah perjalanan ia bingung jalannya begitu gelap sekali. Entah dari
mana datangnya, tiba-tiba muncul ratusan kunang-kunang. Cahaya dari tubuh mereka begitu
terang sekali. Maura segera berjalan menuju ke rumah.
“Terimakasih kunang-kunang kalian telah menerangi jalanku!” ucap Maura dengan lega.
Ia berjalan dan terus berjalan. Namun, meski sudah cukup jauh berjalan, Maura tidak juga
sampai kerumahnya. Maura tidak juga menemukan rumahnya.
“Kurasa aku sudah tersesat” gumamnya Maura sangat panik. Ternyata para kunang-kunang
telah mengarahkannya masuk ke dalam hutan. Seketika ada yang berbicara “Jangan takut
Maura!Kami membawamu kesini, agar wajahmu bisa disembuhkan kembali” ujar seekor
kunang-kunang. Maura kaget dan berkata “Kau?Kau bisa berbicara ?” Maura menatap seekor
kunang-kunang yang paling besar. “Sebenarnya siapa kalian ini?” tutur Maura yang masih
bingung.
“Kami telah di utus oleh Dewi Bulan untuk menyembuhkan wajahmu Maura” ujar kunang-kunang itu. Maura akhirnya menepi di danau. Para kunang-kunang berterbangan menuju ke
langit. Sekejap kunang-kunang itu menghilang, perlahan-lahan awan hitam dilangit menyibak.
Kemudian keluarlah sinar bulan purnama yang terang benderang.
“Indah sekali” Maura takjub. Keadaan di sekitar danau menjadi terang. Maura mengatami
bayang-bayangan bulan di atas air danau. Bayangan bulan purnama itu begitu bulat sempurna.
Tiba-tiba bayangan bulan purnama tersebut berubah menjadi bayangan wanita yang sangat
cantik dengan mengenakan jubah berwarna emas. Dengan perasaan cemas dan takut, Maura
bertanya kepada wanita tersebut.
“Wahai wanita cantik, siapakah engkau?” tanya Maura kepada wanita itu.
“Aku adalah Dewi Bulan yang membantumu untuk mengubah wajahmu yang buruk menjadi
cantik kembali.” Jawab Dewi Bulan. Mendengar jawaban itu Maura sangat Bahagia karena
bisa bertemu dengan Dewi Bulan.
“Kau adalah wanita yang sangat baik hati dan sabar. Meski kau telah menerima hinaan dari
orang banyak tapi kau tidak pernah membalas perlakukan mereka. Aku akan mengubah
wajahmu menjadi cantik sebagai imbalan atas kesabaranmu selama ini” jelas Dewi Bulan.
Dewi Bulan akhirnya memberikan air kepada Maura. Lalu Dewi Bulan berkata “Basuhlah
wajahmu menggunakan air ini maka, wajahmu akan berubah menjadi cantik jelita”.
“Terimakasih sekali Dewi Bulan” ucap Maura kepada Dewi Bulan.
Perlahan tubuh Dewi Bulan dari cahaya pun menghilang. Karena Maura penasaran dengan air
yang di berikan oleh Dewi Bulan, Maura pun langsung mencuci muka nya menggunakan air
itu. Setelah Maura mencuci muka nya pun ia langsung mengeringkan wajahnya dengan handuk
bersih. Lalu ia melihat ke kaca yang berada di depan nya, tapi aneh nya wajah nya tidak ada
perubahan “apakah Dewi Bulan berbohong?” jelas Maura, karena ia merasa lelah ia pun tidur,
jam pun sudah menunjukan pukul tengah malam.
*Keesokan hari nya*
“Hoamm” ia menguap, tanpa ia sadari di saat itu wajahnya sudah berubah menjadi cantik
seperti yang di ucapkan oleh Dewi Bulan sendiri. Setelah itu pun dia mandi, tetapi ia tidak
melihat kecermin. Sehabisnya ia mandi ia keluar rumah untuk pergi ke pasar dengan wajah
yang berbeda dengan sebelumnya. Ia heran mengapa semua mata menuju ke arahnya dan
menatapnya. Di saat itu ia belum sadar bahwa wajahnya sudah berubah jauh lebih cantik dari
sebelumnya. Di saat ia berbelanja ada nenek-nenek yang meminta uang kepadanya untuk
membeli makanan. Karna ia kasihan kepada nenek-nenek itu, ia pun memberikan nya “ini ya
nek maaf tidak banyak” jelas Maura, nenek itu berkata “Terimakasih ya nak, jarang perempuan
cantik sepertimu mau berbicara dengan ku”. Maura pun langsung bingung dengan perktaan
nenek itu tadi, akhirnya ia mencari kaca untuk bercermin, ia pun kaget dengan wajahnya yang
sekarang yang cantik. Tetiba ada undangan dari kerajaan bagi para gadis di Desa Neverley
untuk berdansa di kerajaan nanti malam. Maura pun bergegas pulang kerumahnya untuk
memilih gaun untuk berdansa di kerajaan.
Akan tetapi saat mencari gaun pesta, ia hanya mendapatkan gaun yang telah usang. Maura
berpikir apa yang harus dikenakannya, maura bertanya kepada ibunya “ Ibu, apa yang harus
aku pakai saat pesta dansa nanti?”, “coba kita cari di lemari ibu ya.” Jawab ibu Maura.“Pakai
gaun ibu warna putih ini saja ya nak. Mekipun ini milik ibu yang sudah lama tapi masih terlihat
bagus, “kamu pasti akan terlihat cantik sekali dengan baju baju ini.” Kata ibu
“Baiklah ibu akan saya pakai gaun putih ini, terima kasih bu!” Maura tampak lega dan senang
karena sudah mendapatkan pakaian untuk pesta dansa nya nanti malam.
*Sesampainya di kerajaan*
“Wah Kerajaan ini besar sekali, indah juga” jelas Maura. “Apakah dansa akan segera di mulai?”
sebuah iringan music pun sudah terdengar tapi pangeran Alden belu terlihat. Selang beberapa
menit datang lah pangeran Alden yang Turun dari tangga. “Apakah itu pangeran Aalden?” jelas
Maura. Dansa pun dimulai, pangeran mulai memilih pasangan. Langkah demi Langkah
pangeran Alden mendekati Maura. Maura yang melihat pangeran Alden mengambil Langkah
demi langjah untuk mendekatinya pun kaget. Tangan Maura pun di Tarik oleh pangeran Alden
“siapa nama mu nona?” jelas pangeran Alden, tentu pasti Maura kaget dan menjawab “nama
ku Maura pangeran” “panggil Alden aja” jelas pangeran Alden. “i-iya Alden..” jelas Maura.
“apakah Maura ingin berdansa?” jelas pangeran Alden, “iyaa” jelas Maura. Mereka pun
berakhir berdansa Bersama.
SELESAI
by Atnana | Oct 17, 2022 | Cerita Fantasi
Tempat itu sepi,sunyi,senyap,gelap. Terdapat lantunan piano yang sangat pelan hampir seperti tidak ada suara tersebut,hawanya sangat tidak enak.Seperti ada yang berjalan ke arahku,bayangan hitam keunguan bermata putih menyala-
Nova sontak terbangun dari tidurnya dan pergi dari ranjangnya,mengecek jam mendapati bahwa jam masih menunjukan jam 2.30 ,lalu pergi ke dapur untuk meminum air.Saat Ia sedang minum Nova berpikir “apakah bayangan yang beberapa kali ini datang ke dalam mimpiku??,ah sudahlah”.Karna masih merasa mengantuk Nova menaruh gelas yang sudah Ia pakai dan Kembali ke kamar lalu tak lama Nova langsung tertidur di ranjangnya yang nyaman.
“Nova!!,ayo berangkat” “ok”.
Sesampainya di sekolah,Nova langsung masuk ke kelasnya dan menaruh tasnya di kursi nya.Ia meraih hpnya di dalam tasnya,lalu membuka whatsaap ke kontak teman nya,”belum pada berangkat??????????????” ketik Nova,”blm lagi nunggu cicik” jawab salah satu temannya,”udh bentar lagi sampe”jawab 2 teman lainnya.Tak lama Nova menunggu akhirnya kedua temannya datang.
“Nova” sontak aku langsung mengalihkan pandanganku yang sebelumnya berada pada handphone ku kepada sumber suara tersebut,
”apa??” tanya ku pada temanku yang Bernama Jace, di sebelahnya ada temanku yang satunya yang Bernama Letra yang masih sibuk memainkan handphonenya,pasti dia lagi nonton-
“Kamu udh ngerjain prnya???” “udah” jawab nova “affah iyah??” tanya Jace tidak percaya,”Serah deh”jawab Nova dengan dingin.
“Le,keluar kelas yuk,jalan-jalan”
“…” seperti biasa tidak ada jawaban
“Le,le,Letra!!” Nova agak menaikan nada bicaranya dan hanya mendapat jawaban “hah” dari Letra
“Keluar yuk,jalan jalan”jawab Nova masih mencoba sabar,”yuk”.
Akhirnya temanku yang satunya lagi datang yang bernama Arila,lalu aku langsung mengajak letra untuk ke Arila,dan karna sudah tinggal beberapa menit lagi sudah. waktunya masuk kelas.
Setelah pulang kerumah,Nova melakukan rutinitasnya sepulang sekolah.
“Nova,tolong ambilin rak warna oren yang ada sticker Winnie the pooh nya” pinta ibu nova “iya” jawab nova
Ketika Nova sedang mencari keberadaan rak tersebut,terdapat satu barang yang menarik pandangannya.Cincin perpaduan warna hitam dan kuning.”bolehkah aku mengambil cincin itu??”Nova bertanya pada dirinya sendiri-
“Nova!!,Ketemu tidak??”tanya ibu Nova.Nova langsung mengingat tujuan dia ke Gudang,akhirnya ketemulah rak yang disuruh ibu nova untuk mengambil.
“Ketemu”sahut Nova,bergegas Kembali ke sumber suara ibunya untuk memberikan rak tersebut.
Setelah memberikan rak itu kepada ibunya,Nova Kembali kekamarnya untuk mamainkan handphonenya.terlintas dikepala Nova cincin yang tadi Ia temui di Gudang.Nova pada dirinya sendiri,”punya siapa sih itu???.”Tiba-tiba Nova ketiduran. Ketika Nova terbangun,terkagetlah Dia menemukan cincin yang sama Yang dia temukan di Gudang tergeletak di mejanya.ada sepercik keinginan untuk mengambil cincin tersebut,tapi satu sisi Nova tidak mau terjerumus ke dalam masalah apapun.Terpikir oleh Nova untuk menanyakan tentang cin-cin tersebut pada semua orang dirumah nya.”cincin di meja kamarku itu punya siapa???” semua orang dirumahnya dan jawaban nya sama antara “nggak tau ”dan”hah yang mana??”dah lah.Dan akhirnya karna Nova terlalu Lelah dan juga sudah mulai larut memikirkan tentang asal-usul cincin tersebut,Nova ketiduran.
Lagi-lagi,Nova bermimpi tentang sesosok hitam keunguan bermata putih menyala yang terus mencoba berbicara,“pakailah cincin itu,Nova.” Berulang kali-
Nova sontak terbangun dari tidurnya dan pergi dari ranjangnya,mengecek jam mendapati bahwa jam masih menunjukan jam 2.30 ,lalu pergi ke dapur untuk meminum air.Saat Ia sedang minum tiba-tiba Ia mempunyai ide jika tak satu pun orang di rumahnya mengetahui tentang keberadaan cincin tersebut kenapa Ia tidak mencari jawabannya di perpustakaan keluarganya yang konon kata nenek Nova bahwa,”Perpustakaan ini mempunyai semua buku,dan Informasi yang kamu butuh.” Dulu Nova hanya berpikir bahwa neneknya mengatakan hal itu untuk membuat Nova rajin untuk membaca buku.
Saat memasuki perpustakaan tersebut Nova berkata,”Aromanya selalu sama, seperti wisata masa lalu.” Perpustakaan itu beraroma buku.Setelah kurang lebih setengah jam mencari keberadaan buku tersebut ,di perpustakaan yang sangat besar.Nova akhirnya menemukan buku yang cukup menarik perhatiannya.Buku yang berwarna emas dan hitam keunguan dengan tulisan ‘The Book Of Acient Artefact’ ‘buku tentang artefak kuno’ yang berwarna putih menyala.Mengingatkan Nova dengan cincin dan sosok hitam itu.
Setelah mengambil buku it ke meja di tengah-tengah perpustakaan itu.Nova membaca buku itu,mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang berada di kepalanya berhari-hari bahkan berminggu-minggu ini.
‘Cincin valuera,
Cincin valuera adalah salah satu artefak kuno terkuat yang mempunyai kekuatan supranatural,dan akan memberi pemakainya kekuatan tersebut.Tidak sembarang orang bisa menjadi pemakai dan mendapat kekuatan tersebut,hanya orang orang yang memang pantas.Cincin valuera adalah artefak yang diturunkan dari keluarga Avortep.’ “Keluarga Avortep??” pikir Nova bertanya-tanya.
‘Asnanta, the guardian of the Avortep Family,
Asnanta adalah pemilik atau penjaga Cincin valuera yang merupakan sumber kekuatan dari Cincin valuera.Asnanta akan menjadi sosok yang menentukan pemegang yang pantas untuk menjaga dan menggunakan cincin Valuera yang dengan baik dan bijaksana.Biasanya bila orang yang sudah dipilih Asnanta terus “menghindar” Asnanta akan mencoba berkomunikasi termasuk “mengunjungi” orang tersebut.Dalam wujub bayangan hitam keunguan bermata putih menyala.’ “Hah” terkagetlah Nova membaca 2 halaman tersebut “kenapa aku?!?” setelah memikirkan hal itu,Nova memutuskan untuk membawa buku itu kekamarnya untuk mengambil cincin di kamarnya dan memakai cincinnya.
Tiba-tiba Nova terlempar ke tempat yang sepi,sunyi,senyap,gelap. Terdapat lantunan piano yang sangat pelan hampir seperti tidak ada suara tersebut,hawanya sangat tidak enak.Sama seperti mimpi-mimpi Nova berhari hari ini. bayangan hitam keunguan bermata putih menyala itu berjalan ke arahku dan berbicara “Kau tau siapa aku??” “A-asnanta???????????????????????” jawab Nova gugup.”Benar,aku melihat bahwa akhirnya kamu menerima tawaranku untuk menjadi pemakai dan penjaga Cincin Valuera.Apakah kau siap ???” “jika iya,apa yang akan terjadi padaku??” tanya Nova “Sebenarnya jika kamu mau dan siap,tugasmu hanya menjaga kekuatanku dan cincin itu” “tapi kenapa aku???” tanya Nova bingung “kamu tau bagian dimana ditulis bahwa cincin valuera adalah artefak keluarga avortep?” “tau” jawab nova “avortep adalah keluarga mu” hah “avortep dibalik adalah Petrova dan aku tidak memilih saudaramu karna menurutku kamu yang paling belum punya tanggung jawab yang terlalu besar.Jadi maukah kamu menjadi pemegang kakuatanku dan cincin valuera??.Lagian jika kamu mau kamu akan punya aku sebagai teman hidupmu” Setelah beberapa detik berpikir Nova berkata “iya,aku mau”
Bersambung…..
by Cristabelle | Oct 17, 2022 | Cerita Fantasi
Namaku Toba,Aku adalah anak 13 tahun yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Pagi itu ibu ku meminta ku untuk mengambil radio lama yang ada di loteng. “Toba tolong ambilkan radio ibu di loteng ya,” ujarnya. Aku pun langsung mengambil kunci loteng. Sesampainya di sana, tidak ada satu pun barang yang terlihat. “Loh radio nya dimana bu?”teriak ku memanggil ibu. Aneh nya aku tidak mendengar suara sedikit pun dari bawah. Saat itu aku tidak tahu harus apa, yang ku lihat hanya pintu tua dengan kunci yang sudah terpasang di pintu itu.”aneh aku seperti tidak pernah melihat pintu itu di sini, ”ujar ku. Aku sangat penasaran kemana pintu itu menuju. Jadi aku langsung saja masuk ke pintu tua itu tanpa pikir panjang.
“Ah di mana aku? “tanpa kusadiri aku t’lah pingsan dan bangun di tempat yang aku tidak ketahui.aku merasa belum pernah kesini sebelum nya. Aku berada di kamar tua dengan meja bewarna hitam seperti milik ibu ku. “meja itu… Aku seperti pernah melihatnya sebelum nya”kata ku. Aku pun berusaha keluar dari ruangan itu. Saat aku keluar melihat, suasana rumah yang sangat sunyi dan gelap. Aku berusaha melihat sekitar lewat jendela. Tidak ada mobil dan motor yang biasanya berlalu lalang. Aku pun mulai curiga, aku melihat kalender dan ternyata kalender itu menunjukan tahun 1980.tepat 10 tahun setelah ibu lahir. Aku mulai panik dan bingung.
Aku mencari keluar dari rumah itu, yang pertama adalah seorang anak perempuan seumuran denganku. Ia sedang menjual roti sambil mengayuh sepedanya. Aku awalnya sangat bingung aku berada dimana.Jadi Ku beranikan diriku untuk bertanya dengannya. Aku pun menghampirinya dengan wajah kebingungan. “izin, kah kau memberi tahu ku nama kota ini? “tanyaku. “tentu saja, ini kota St.Mikael.aku seperti tidak pernah melihat mu disini. Siapa namamu? Tapi sebelum nya kau bisa memanggil ku Neva, ”balas nya. “begitu ya, oh iya aku lupa memperkenal kan diri, nama ku Toba, ”ujar ku . Neva juga memberikan satu buah roti untuk ku.
Aku pun mulai menjauh darinya dan sekitar. Aku melihat beberapa bangunan yang mirip dengan bangunan sekitar tempat tinggal ku. Tapi kota yang kutinggali adalah kota St.Lorenzo bukan kota St.Mikael.Hari pun mulai gelap dan aku masih terjebak di sini. Aku melihat perpustakaan tua disana. Aku tidak tahu mau apa lagi jadi aku pun masuk ke perpustakaan tua itu. Saya sangat tertarik dengan buku yang ku temukan di sana. ‘Kembali ke masa lalu’ judulnya. Setelah ku baca ternyata cerita buku ini berdasarkan cerita nyata. Halaman terakhir pada buku itu jalan keluar untuk kembali ke masa depan. Aku yang awalnya tidak percaya mulai merasa ada harapan.Aku hanya perlu mencari kunci yang sama seperti saat aku tiba di kota ini. Ada peta yang menunjukan tempat kunci itu berada. Sekali lagi saya meminta bantuan Neva untuk menanyakan lokasi spesifiknya. “kalau di lihat dari peta, arah itu menunjukan bangunan tua di kota ini, ”ujar Neva.
Hari sudah sangat gelap aku tidak tahu lagi harus beristirahat dimana sebelum mencari kunci itu. Aku mengambil sebuah kardus besar dan tidur dipingjgir jalan. keesokan harinya saya langsung mengerjakan bangunan tua itu. Disana aku melihat sebuah kunci yang tergeletak di depan pintu. Tanpa pikir panjang aku langsung meninggal kan bangunan itu dan pergi untuk pulang mengingat ibu masih menunggu di rumah.
Aku langsung memutar kunci pintu itu untuk kembali ke rumah. Sebelum aku pulang aku meninggal kan surat perpisahan untuk Neva yang selama ini t’lah membantu ku untuk kembali pulang. Setelah memutar kunci itu aku masih berada di tempat yang sama. Aku benar-benar bingung. “sepertinya buku itu emang hanya sebuah dongeng, ” kata ku dalam hati. Aku tidak tahu apa yang terjadi. saya benar-benar terjebak disini.
Akhirnya aku mengembalikan buku itu ke perpustakaan tua tempat aku mengambilnya. Aku pergi ke bangunan tua tempat aku mengambil kunci. Aku masuk ke dalam bangunan tua itu. Tidak ada apa disana,benar benar sunyi. Aku melihat pintu tua yang seperti nya menuju ke taman belakang. Hanya ada ayunan rusak disana. Aku melihat ke lantai atas, ada kasur tua, aku memutuskan untuk beristirahat dirumah itu. Keesokannya aku bangun di tempat yang berbeda lagi.
Ini bukan bangunan tua tempat ku ber istirahat kemarin malam. Aku seperti mengenal tempat ini. Aku melamun beberapa saat. Sampai akhirnya aku tersadar, aku di rumah ku sendiri. Aku sangat bingung apa yang sebenarnya terjadi. Aku juga mendengar suara ibu dari lantai bawah. Aku hampir tak percaya dengan peristiwa aneh yang ku alami. Hari demi hari pun ku lewati dengan rasa penasaran di benakku.
by Noah | Oct 17, 2022 | Cerita Fantasi
Ada seorang cowok yang bernama Doni, dia mendapatkan undangan ke rumah hantu. Di rumah temen nya juga dapat undangan ke rumah hantu. Tetangganya juga mendapatkan undangan rumah hantu. Tapi, waktu mereka berdua membalik kertas mendapatkan tulisan, “Die!!!!!!!”
Mereka kaget karena di rumah temennya Doni terdapat tulisan, “Run for you life.”
Sedangkan temen cewek nya Doni yang bernama Bella mendapatkan tulisan, “Anda akan selamat dari rumah hantu ini.”
Mereka berempat bertemu di cafe karena Doni ingin bertemu.
“Apakah kalian mendapatkan undangan ke rumah hantu?” kata Doni.
Doni memutuskan datang ke rumah hantu itu, teman-temannya pun mengikutinya. Mereka menentukan waktu jam 12.00 malam. Benar saja pada tanggal 20 Oktober mereka datang ke rumah hantu dan mereka di sambut dengan grim reaper. Grim reaper itu berbicara, “Hohohoho.”
Grim reaper sudah menunggu mereka di depan rumah hantu. Doni, Bella, dan teman Doni dan tetangganya, berteriak ketakutan ketika masuk rumah hantu.
Akhirnya mereka masuk ke suatu ruangan yang isi nya dengan darah dan ada mayat yang terbuka di depan nya tentu saja mereka takut dan langsung kabur dengan cepat ke pintu.
Pintu berwarna putih Doni memasuki ruang itu sendiri.
teman Doni dan Bella masuk keruangan merah
dan tetangga nya Doni masuk keruangan warna itam yang isi nya mayat tetangganya Doni mati di bunuh oleh mayat itu.
Doni pun juga tidak selamat karena dia di kejar oleh grim reaper yang di awal itu kata grim reaper “die!!!!!!!!!!!!!”.
Akhir nya temen nya Doni mengaku kalo dia yang bikin ini semua rencana untuk membunuh Doni dan tetangga nya Doni. tetangga Doni bernama Dodi, dan teman nya Doni bernama Toni. Tentu saja kau Bella selamat seperti di tulisan awal dia akan selamat tapi jika Bella ingin selamat dia harus Isa menjawab pertanyaan. “Toni!!!!!!!! Kenapa kau melakukan ini, “apa ternyata kau masih hidup baiklah jika itu mau mu Doni enyalah kau bersama Bella” Doni pun melawan Toni dengan cara bertarung sedangkan Bella dia mengerjakan pertanyaan itu supaya Doni, Toni dan Bella sendiri. Waktu mereka keluar ternyata Toni dari awal sudah kesurupan mereka berhasil keluar dari pintu pertama dan kini grim reaper yang awal pun muncul kembali dan mengejar mereka ke pintu ke 2 di mana itu adalah pintu terakhir untuk selamat kini hanya ada dua Cell yang bisa di buka dengan dua kunci tapi kini yang hanya selamat Toni dan Bella, Doni mengorbankan diri nya untuk mereka berdua bisa selamat dan tentu saja akhirnya mereka berdua Isa selamat dan grim reaper itu akhir nya mati terkena api yang membakar diri nya sendiri. ternyata itu ulah si Dodi ia punya ulah jahat untuk menyelakai mereka, ini dia ingin membunuh Bella Toni serta Doni. kini cerita berakhir.