by JIA | Feb 26, 2024 | Cerita Inspiratif

Rani adalah anak pertama dari empat bersaudara. Sejak kecil Rani memiliki kecerdasan yang tinggi, tetapi sikap malasnya membuatnya dikenal sebagai anak pemalas.
Semua itu berubah ketika ia masuk ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), ia mulai mendapatkan nilai jelek. Nilai jelek yang telah ia dapatkan karena ia sangat malas dan saat ulangan pun ia hanya belajar di waktu menjelang ulangan.
Sampai pada penerimaan rapor tengah semester, Rani sangat terkejut dan kecewa pada diri sendiri karena ia mendapatkan nilai yang jelek.
Padahal saat ia masih di Sekolah Dasar (SD), ia selalu mendapatkan nilai yang bagus meskipun ia malas belajar. Rani pun berpikir bahwa soal-soal yang ia terima saat SD adalah soal yang gampang dikerjakan oleh Rani.
Rani pun juga membandingkan dengan soal-soal yang ia terima di SMP, ternyata soal-soal yang ia terima di SMP lebih susah. Rani juga mendapatkan banyak nasihat dari orang tua untuk terus berusaha dan tidak menyerah.
Sejak saat itu, Rani tidak menunda-nunda belajar dan banyak mengerjakan latihan-latihan. Ia sangat berubah total yang dulunya ia adalah anak pemalas berubah menjadi anak yang rajin belajar, sampai-sampai temannya pun terkejut dengan tindakan yang Rani lakukan di Sekolah.
Dulu saat Rani di Sekolah yang selalu ia lakukan adalah bermain-main dengan teman-temannya, sekarang ia pun belajar di waktu luangnya. Sampai hari penerimaan rapor akhir semester, ia membuka rapornya dan melihat nilainya yang berubah 360⁰. Yang dulunya sangat jelek dan dibawah KKM menjadi sangat bagus. Dari kejadian itu, ia belajar bahwa tetap semangat, terus berusaha, dan pantang menyerah merupakan kunci keberhasilan.
by JIA | Feb 12, 2024 | Cerita Inspiratif
Semangat dan Pantang Menyerah Merupakan Kunci Keberhasilan

Stephen Hawking lahir pada 8 Januari 1942 di Kota St. Alban, London, sebagai anak pertama dari empat bersaudara. Meskipun memiliki kecerdasan yang luar biasa, saat kecil, ia dikenal sebagai murid yang malas. Semua itu berubah ketika ia bertemu dengan Dikran Tahta, seorang guru matematika yang mampu membuat pelajaran matematika yang membosankan menjadi menyenangkan.
Kisah Stephen Hawking sama seperti pengalaman saya dalam hal cara berpikir. Saya cenderung sebagai seorang pemalas, selalu belajar di waktu menjelang ulangan. Sejak saya pindah ke SMP MM awalnya saya keberatan dengan sistem pembelajarannya, banyak tugas, soal-soal yang banyak dan sulit. Sampai pada penerimaan rapor, saya terkejut dan kecewa pada diri sendiri mendapat nilai jelek.
Saya mendapatkan banyak nasihat dari orang tua untuk terus berusaha dan tidak menyerah. Saat awal sekolah pasti butuh penyesuaian di tempat yang baru, yang penting tetap berusaha dan semangat. Sejak itu saya tidak menunda-nunda belajar dan banyak mengerjakan latihan-latihan.
Dalam kisah Stephen Hawking, meskipun ia mengidap penyakit ALS yang dapat melemahkan otot dan merusak fungsi otak. Ia tidak menyerah dalam hidupnya meskipun ia duduk di atas kursi roda, ia terus mengabdikan dirinya pada ilmu pengetahuan dan menghasilkan banyak karya penting, salah satunya adalah Teori Big Bang.
Pengalaman yang saya alami hampir sama dengan kisah Stephen Hawking bahwa tetap semangat dan pantang menyerah merupakan kunci keberhasilan.
by JIA | Feb 27, 2023 | Karya Kegiatan Literasi
Cintai sesamamu !
(Aurelia Gladys D. 8B/5)
by JIA | Jan 23, 2023 | Karya Kegiatan Literasi
Lestarikan bumi dengan membuang sampah pada tempatnya.