Kegagalan adalah Kunci dari Kesuksesan

Kegagalan adalah Kunci dari Kesuksesan

Kegagalan adalah Kunci dari Kesuksesan

Kalian semua pastinya sudah tidak asing dengan pemain basket bernama Michael Jordan bukan? Sejak kecil, Michael Jordan memiliki hobi bermain basket. Kecintaannya pada bola basket membuat Michael ingin bergabung pada tim basket SMA Laney di Wilmington.

Namun sangat disayangkan, Michael tidak lolos dalam daftar pemain utama di tim basket sekolahnya. Michael tidak lolos karena tingginya yang tidak mencukupi persyaratan untuk masuk kedalam tim basket. Hal ini tentu membuat hati Michael sedih.

Michael sering gagal,gagal,dan gagal. Ia pernah kalah lebih dari 100 pertandingan. Kegagalan tersebut tentu saja membuat Michael menangis. Ibunya yang mengetahui hal ini, kerap menyemangati dan mendukung dengan sepenuh hati. Namun, setelah berkali kali gagal, semangat berlatih michael mulai mengendur dan dia yakin bahwa dia tidak bisa menjadi atlit basket. Apalagi tidak ada darah atlit didalam keluarganya. Ini menjadi bagian terberat dalam hidup Michael.

Namun kegagalan tersebut ternyata tidak mematahkan semangat Michael untuk berlatih. Setelah sekian tahun berlatih, hasil kerja Michael Jordan membuahkan hasil yang memuaskan. Ia berhasil, ia mulai sering memenangkan pertandingan basket. Ia juga berhasil dalam dunia keuangan, karena ia telah menerima kontrak dengan brand ternama, yaitu Nike.

Pengalaman kegagalan dari Michael Jordan tidak membuatnya menyerah, melainkan menjadikan sebagai dorongan untuk berkembang. Hingga pada akhirnya, Michael Jordan bisa meraih prestasi yang luar biasa. Nah, tentunya kita patut mencontoh Michael Jordan, jangan menyerah hanya karena kamu pernah gagal, ingatlah bahwa kegagalan adalah kunci awal dari kesuksesan.

Nadia 9E 20

Usaha yang membuahkan hasil

Usaha yang membuahkan hasil

Di Kota Bandung , ada seorang anak pindahan. Ia terlahir di keluarga yang berkecukupan. Namanya Sienna , seorang gadis berumur 17 tahun. Ia memiliki bakat di bidang pelajaran matematika. Dia juga termasuk orang yang menyukai hal baru dan selalu memperjuangkan apa yang ia inginkan.

Pada hari pertama masuk ke sekolah, ia mendapatkan beberapa teman baru yang cukup kaya. Teman – temannya bercerita bahwa jika liburan mereka selalu pergi ke luar negeri. Sienna yang belum pernah merasakan pergi ke luar negeri pun menjadi ingin pergi ke luar negeri. Karena Sienna tau bahwa pergi ke luar negeri itu membutuhkan biaya yang banyak juga tidak mudah untuk pergi ke luar negeri, Sienna mencoba memikirkan cara untuk bisa pergi ke luar negeri.

Hari demi hari ,Sienna selalu belajar dengan keras. Tidak disekolah, dirumah, ataupun saat jalan menuju pulang ke rumah, Sienna menghabiskan waktu dengan belajar atau membaca buku pelajaran. Ia selalu berusaha untuk mendapatkan beasiswa supaya bisa pergi keluar negeri juga belajar di sana tanpa mengeluarkan biaya. Keinginannya untuk pergi ke luar negeri tidak hanya untuk jalan-jalan disana, namun juga belajar.

Ia mengembangkan bakatnya dibidang pelajaran matematika. Setiap ada lomba matematika, Sienna selalu mengikutinya. Sienna memenangkan beberapa lomba dengan juara pertama. Karena kepintarannya di dalam bidang matematika inilah yang bisa membantu nya pergi ke luar negeri. Sekolah pun menawarkan Sienna beasiswa untuk menlanjutkan kuliah di luar negeri. Sienna pun mengambil beasiswa tersebut. Dan pada ahkirnya dia berhasil mewujudkan keinginannya untuk pergi ke luar negeri.

Teruslah berusaha untuk mewujudkan keinginan atau impian walaupun terkadang banyak rintangan yang menghalangi

 

 

 

Pantang Menyerah

Pantang Menyerah

Pantang Menyerah

Jocelyn adalah seorang drummer perempuan yang dikenal karena tidak mudah putus asa. Setiap harinya ia berlatih di rumah, studio, dan tempat les les an nya.

Suatu hari joce menemukan kompetisi drum yang berada di sebuah mall, ia tertarik dengan kompetisi tersebut. Dengan rasa percaya diri, Joce langsung mendaftarkan namanya. Ia mulai mencari lagu dan mengulik nya, Joce mulai mengembangkan skill drum nya perlahan demi perlahan.

Menjelang hari kompetisi, Joce mendadak sakit, badannya sangat panas. Ibunya sudah menyuruh Joce untuk istirahat saja dirumah, dan membatalkan kompetisi itu. Joce sangat bingung, apakah ia harus membatalkan kompetisi tersebut? Tetapi Joce adalah anak yang sangat kuat dan tidak mudah putus asa. Ia tetap berlatih drum setiap harinya, sampai tidak memikirkan rasa sakitnya.

Hari kompetisi pun tiba, Joce masih sakit pada saat itu tetapi dia memaksakan untuk tetap mengikutinya. Saat kompetisi dimulai, ia sangat gugup dan tidak percaya diri, hampir saja menyerah karena lawan nya sangat jago dalam skill nya. Ibunya pun berpesan “Lakukanlah yang terbaik”. Nama Joce pun sudah dipanggil, Joce menuju ke panggung dan menampilkan skill nya. Walaupun masih sakit tetapi ia tetap menunjukan yang terbaik.

Dan benar saja, Joce mendapatkan kejuaraan dalam kompetisi tersebut. Joce pun bangga atas kejuaraan nya

 

Kebebasan Berpendapat

Kebebasan Berpendapat

Suatu hari di kota yang kecil, ada seorang pemuda bernama Dana yang berani untuk menyuarakan pendapatnya dan juga berani bermusyawarah melalui sosial media pribadinya meskipun tetangga-tetangganya tidak terlalu setuju dengan pendapatnya. Di keesokan harinya Dana membuat postingan tentang kebebasan berpendapat.

Postingan itu menjadi perbincangan topik di kotanya karena beberapa masyarakat ada yang tidak setuju dengan pendapat Dana dan juga ada yang setuju. Walaupun sebagian warga ada yang setuju dengan pendapatnya Dana dan sebagiannya lagi tidak setuju, Dana lalu mengajak masyarakat untuk berdiskusi. Mulai dari itu masyarakat-masyarakat mulai membuka diri terhadap kebebasan berpendapat. Mereka juga sadar kalau perbedaan pendapat itu sesuatu yang wajar, Rafi menjadi inspirasi bagi banyak masyarakat itu untuk berani berpendapat.