by J Clareva A | Mar 4, 2024 | Cerita Inspiratif
Di Indonesia, banyak pengusaha sukses yang memulai bisnisnya di usia muda. Salah satunya adalah Dea Dona. Ia merupakan pemilik usaha ONAD STORE, perusahaan percetakan sablon kaos.
Ia memulai usahanya pada saat SMK. Ia berusaha untuk mencari modal untuk membuka usahanya. Alasan Dea membuka usaha ini adalah karena kalangan remaja banyak menyukai kaos dengan desain sendiri.
Dea mengedepankan kepuasaan pelanggan dan kualitas produk. Hal tersebutlah yang membuat Dea memiliki ribuan pelanggan.
Namun, pada masa pandemi Covid-19 Dea harus berpikir keras untuk dapat bertahan dalam usahanya.
Dengan pikiran kreatifnya, Dea dapat menjalankan usahanya hingga saat ini.
by Michelle W | Mar 4, 2024 | Cerita Inspiratif
Novel Laskar Pelangi bermula di SD Muhammadiyah, sekolah kecil di desa Gantong, Belitung Timur. Meskipun kondisi bangunan dan fasilitas sekolahnya sangat sederhana, tetapi anak-anak itu memiliki semangat belajar yang tinggi. Guru mereka yaitu Bu Muslimah, dengan semangatnya berusaha menghadapi berbagai tantangan di hidupnya. Meskipun susah tetapi anak-anak ini tetap bermimpi besar dan ingin menggapai mimpi-mimpi mereka.
Anak-anak di Belitung menghadapi berbagai masalah mulai dari masalah ekonomi, masalah keluarga, hingga desakan untuk berhenti sekolah. Namun, semangat mereka tidak pernah luntur, dan terus berjuang.
Cerita Laskar Pelangi memberikan pelajaran bahwa pendidikan bukanlah hak istimewa, tetapi hak setiap anak. Ini juga mengajarkan kita nilai-nilai keberanian, persahabatan, dan ketekunan dalam menghadapi cobaan hidup.
by priscillachristy | Mar 4, 2024 | Cerita Inspiratif
JUDUL: KELUARGA CEMARA
Buku Keluarga Cemara ini mengisahkan sebuah keluarga yang memilih hidup dengan hanya bermodalkan kejujuran. Keluarga yang sangat amat sederhana. Cerita keluarga yang hangat, penuh canda tawa dan haru ini telah meluluhkan hati para pembaca buku dan penonton film ini.
Keluarga yang sangat sederhana, terdiri atas Abah, kepala keluarga yang bekerja sebagai penarik becak dan buruh apa saja; Ema, sang ibu yang membuat opak untuk dijajakan putrinya; Euis, si sulung yang kelas enam SD, pernah mengalami masa jaya orang tuanya sebagai pengusaha; Ara atau Cemara yang baru masuk TK; serta Agil si bungsu.
Keluarga sederhana itu yang tadinya tinggal di Jakarta harus menghadapi kenyataan bahwa harta benda mereka ludes akibat ditipu salah satu anggota keluarga besar mereka. Akhirnya mereka pindah ke desa di Kabupaten Bogor, Abah dan keluarga harus beradaptasi dengan segala ketidaknyamanan yang tak pernah dialami sebelumnya. Permasalahan datang silih berganti, tetapi keluarga ini tetap bertahan dalam keadaan gegar budaya.
Buku “Keluarga Cemara” ini telah diadaptasi menjadi film Indonesia yang diperankan oleh beberapa artis ternama dan memenangkan berbagai penghargaan.
by Mayyy | Mar 4, 2024 | Cerita Inspiratif
Pijar Psikologi yang Belum Usai: Mengapa Manusia Punya Luka Batin
Dalam perjalanan hidup yang penuh warna, manusia seringkali mengalami luka batin yang mendalam. Luka batin ini tidak terlihat secara fisik, tetapi dapat memberikan dampak yang signifikan pada kesejahteraan emosional dan mental seseorang. Pertanyaannya adalah, mengapa manusia memiliki luka batin yang begitu kuat dan sulit untuk sembuh? Artikel ini akan menjelaskan beberapa alasan mengapa manusia memiliki luka batin dan mengapa proses penyembuhannya bisa menjadi pijar psikologi yang belum usai.
Sebagai makhluk emosional, manusia memiliki kemampuan untuk merasakan berbagai macam emosi, seperti kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, rasa takut, dan cinta. Emosi ini memberikan warna pada kehidupan kita, tetapi juga dapat menjadi sumber luka batin. Ketika kita mengalami peristiwa traumatis, kehilangan orang yang dicintai, atau pengalaman yang menyakitkan, emosi kita dapat terluka dan menyebabkan luka batin yang dalam.
Lingkungan dan pengalaman hidup kita juga berperan penting dalam pembentukan luka batin. Pengalaman traumatis, seperti kekerasan fisik, pelecehan, atau kehilangan yang mendalam, dapat meninggalkan bekas yang sulit untuk sembuh. Lingkungan yang tidak mendukung, seperti keluarga yang disfungsional atau lingkungan sosial yang beracun, juga dapat menyebabkan luka batin yang dalam.
Proses penyembuhan luka batin tidaklah mudah dan seringkali membutuhkan waktu yang lama. Setiap individu memiliki cara dan kecepatan penyembuhan yang berbeda-beda. Beberapa orang mungkin membutuhkan dukungan dari terapis atau konselor untuk membantu mereka melewati proses penyembuhan ini. Ada juga yang memilih untuk menggunakan teknik-teknik seperti meditasi, olahraga, atau seni sebagai sarana untuk mengatasi luka batin.
Luka batin seringkali terkait dengan memori dan pengingatan yang terkait dengan pengalaman yang menyakitkan. Pikiran yang terus-menerus mengulang pengalaman traumatis atau memori yang menyakitkan dapat memperpanjang proses penyembuhan luka batin. Penting untuk belajar mengelola pikiran-pikiran ini dan mencari cara untuk mengubah cara kita memandang pengalaman traumatis.
Dalam menghadapi luka batin, dukungan sosial sangatlah penting. Mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat, seperti keluarga dan teman-teman, dapat membantu mengurangi beban luka batin yang kita rasakan. Dukungan sosial juga dapat memberikan pemahaman, dukungan emosional, dan perspektif baru dalam menghadapi luka batin.
Luka batin adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman manusia. Kompleksitas emosi, pengaruh lingkungan, proses penyembuhan yang kompleks, peran memori dan pengingatan, serta pentingnya dukungan sosial, semuanya berperan dalam mengapa manusia memiliki luka batin yang sulit sembuh. Meskipun proses penyembuhan luka batin bisa menjadi pijar psikologi yang belum usai, dengan dukungan yang tepat dan upaya yang konsisten, kita dapat mengatasi luka batin dan memulihkan kesejahteraan emosional dan mental kita.
by mikaa | Mar 4, 2024 | Cerita Inspiratif
Giselle adalah seorang siswa SMP kelas 9 yang hobi menggambar. Ia telah mengikuti banyak kompetisi dan telah memenangkan banyak lomba. Gambar nya sangat bagus, mulai dari teknik ia menggambar sampai cara mewarnai setiap sudut dari gambar tersebut. Ia selalu dipuji dan di beri penghargaan oleh teman teman, orang tua dan orang orang disekitarnya.
Suatu hari, Giselle jatuh sakit, ia terkena flu dan demam cukup lama. Giselle tidak menggambar selama beberapa waktu dan ia mulai lupa cara menggambar. Setiap ia mencoba menggambar, selalu jelek.
Saat disekolah, gambar baru Giselle selalu diejek ejek dan diberi kritik. Ia mulai diremehkan dan jarang mengikuti lomba lagi. Karya nya dibilang seperti coretan anak kecil atau bahkan gambarnya kurang proporsi yang bagus. Semua kata kata dari orang lain benar benar menjatuhkan semangat maupun percaya dirinya.
Sampai saat ia pergi ke perpustakaan sekolah dan membaca tentang buku biografi pendiri merek terkenal dan eksklusif ” Chanel “.
Dari situ ia belajar bahwa kritikan bukanlah halangan baginya, karena Gabrielle Chanel saja selalu di kritik mulai dari karya karya gaunnya, namun justru karya yang di kritik itu menjadi ikon merk Chanel sampai sekarang.
Giselle mulai giat belajar menggambar dan mengingat teknik teknik setiap goresan dalam menggambar. Masih membutuhkan waktu baginya agar dapat menggambar dengan bagus lagi, namun ia tetap sabar. Ia telah menjadikan Gabrielle Chanel sebagai tokoh yang ia akan contoh di masa sekarang sampai dewasa.
by Steven Mozes Kakisina | Mar 1, 2024 | Cerita Inspiratif
Di pemukiman Brownsville, Brooklyn di New York, ada seorang anak yang gemar berkelahi di pemukiman. Nama anak tersebut itu bernama John Miller. Sejak umur 13 tahun John suka sekali dengan berkelahi dengan siapa pun mau itu badannya besar atau kecil. Suatu hari ada seorang petinju amatir bernama Mark yang melewati pemukiman tersebut. Lalu ia melihat John di jalanan sedang berkelahi. Mark menghampiri John dan menghentikan perkelahian tersebut. Mark bertanya kepada John “Apakah kamu suka berkelahi? Kalau suka ikut denganku daripada kamu berkelahi tidak jelas di pemukiman ini”, John pun mengikuti ajakan Mark. Ternyata Mark membawa John ke tempat pelatihan tinju, di sana John di perkenalkan kepada seorang petinju legenda bernama Arka Rafael. Mulai sejak itu John berlatih tinju. Di tempat tersebut John dilatih secara fisik dan mental. John juga di ajarkan untuk mengendalikan emosinya. Rafael melihat potensi besar sebagai petinju profesional pada diri John.
Setelah berlatih berhari – hari akhirnya John menjalankan debut pertamanya di pertandingan tinju amatir pada usia 17 tahun. Hampir semua pertandingan John menang, dalam kemenangan- kemenangan John hampir membawanya berpartisipasi dalam Olimpiade yang mendatang. Namun sayangnya John dikalahkan kan pada pertandingan yang ia jalankan.
John melanjutkan tinjunya di debut profesionalnya. Di saat itu John berusia 20 tahun menjadi satu-satunya petinju termuda dari petinju yang lain. Pertandingan demi pertandingan pun berlalu John tetap memenangkan semua pertandingan tersebut tanpa kalah, dan semua pertandingan tersebut dikalahkan kan dalam 1 ronde saja. Saat mempersiapkan pertandingan berikutnya Pelatih John yang bernama Rafael pun wafat. Di saat itu John sangat sedih atas kepergian Rafael. Tetapi John harus tetap bertanding untuk menggapai kemauan pelatihnya tersebut yaitu menjadi juara dunia. Semua pertandingan John lewati dengan kemenangan. John menantang seorang juara dunia kelas berat bernama Max Gregor yang berusia 32 tahun . Lima hari sebelum pertandingan John berlatih keras untuk mendapatkan sabuk juara dunia. Pertandingan ikonik itu pun dimulai John melawan Max. Ronde demi ronde berlalu, John akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dengan TKO. Max kalah dan John menjadi orang pertama yang menjadi juara dunia kelas berat termuda sepanjang sejarah
Steven 9G/27