Cerita Inspiratif

Film Tokyo Drift Fast and Furious

Dalam film ini terdapat pemeran utama yang bernama Sean Boswell. Ia adalah seorang pembalap liar yang saat nekad dan tidak terkendali, Sean suka sekali utnuk berpindah negara karena criminal recordnya di beberapa negara. Walaupun Ibu dan Ayahnya sudah bercerai Ia seperti tidak peduli dengan keputusan mereka dan malah membebani mereka dengan hutang-hutang record kenalakannya. Tokoh ini bersahabatan dengan seorang laki hernama Twinkie. Twinkie adalah seorang anak militer. Twinkie memperkenalkan Sean pada dunia balap di Jepang. Pada saat mereka melihat Arena balapan di Jepang Ia sangat terpesona oleh wanita-wanita dan banyaknya mobil balap di situ. Saat sedang tercengang melihat mobil-mobil yang banyak itu Ia melihat wanita yang seperti melihat ke arah Sean, Sean seperti meiliki interest kepada wanita ini, Wanita ini bernama Neela. Neela adalah pembalap terkenal di area itu, dan saat Neela bertemu mata dengan Sean mereka langsung berbicara seperti sudah kenal dengan lama, dan ternyata Neela adalah teman sekelasnya Sean. Setelah itu Neela memberitahu Sean bahwa setelah ibunya meninggal seperti Sean ia juga merasa seperti anak buangan, Saat Sean sudah merasa nyaman dengan Neela, Tiba-tiba pacar Neela muncul dari belakang yang bernama DK, yang ternyata bos geng keponakan yakusa.

DK pun menantang Sean untuk lomba balap mobil. Tetapi Sean tidak memiliki mobil dan pada saat itu juga Han teman dari DK meminjamkan salah satu mobil dia untuk Sean. Han adalah seorang pemotif mobil balap, Ia memiliki motif mobil yang sangat banyak. Pada akhirnya Sean kalah melawan DK dengan tantangan yang terlalu mudah untuk DK. Tidak hanya itu tetapi mobilnya Han juga rusak seperti sudah di rusakkan secara sengaja. Neela pun merasa malu dan tidak melihat ke arah Sean sekali pun. Pada keesokkan harinya di sekolah semua siswa dan siswi melihat ke arag Sean dengan mata-mata sinis, dan sepulang sekolah Ia bertemu kembali dengan Han. Disitu juga Sean mengira Ia di berikan tumpang kembali ke rumah ternyata Sean di suruh Han untuk menjadi asistennya sampai sudah membayarkan hutang mobil rusaknya. Sean pun mau menerima itu dan memaksakan Han untuk memberikan Sean pelajaran membalap. Sean pun giat belajar dengan DK dan setiap kali dia ada waktu luang selalu saja Sean menyempurnakan form balap dia. Sean pun mulai berani untuk berbicara kembali dengan Neela, tetapi karena ketahuan oleh pacarnya DK, DK mengancam Sean untuk menjauhi Neela agar Sean tidak terkena luka.

Sean dan Han juga lebih dekat lagi dan saat Sean dan Han sedang membenarkan mobil di harasinya Han. DK muncul dengan amarah yang sangat besar sampai ingin membunuh Han. Tetapi Han, Sean, Neela dan kawan-lawannya di garasi langsung pergi dengan mobilnya masing-masing. DK mengeluarkan pistolnya dan siap membunuh Han sampai-sampai mereka melewati jalan raya ter rame di Jepang yang sedang banyak orang sedang bersebrangan. Polisipun melihat keadaan ini di cctv dan langsung mengejar mobil-mobil itu yang berbalapan dan menghalangi kedua jalan keluar untuk Han tetapi malahan Han tertabrak dengan tiang dan mobilnya terbalik dengan api-api yang setara dengan gunung berapi. Sean yang melihat itu langsung sedih dan tidak dapat berkata-kata apapun, Sahabat dia meninggal karena balapan yang tidak berguna. Setelah kejadian itu Sean iningin membalas dendam kepada DK yang tudak mempedulikan kematiannya Han.

Mereka memiliki Lomba balap terkahir di sebuah deretan pegunungan dan yang menang mendapatkan Neela dan meninggalkan Jepang dan berpindah negara. Setelah lomba itu Sean memenangkan lombanya dan ia sekarang sudah bahagia bersama Neela.

Cerita ini menginspirasikan saya untuk jangan menyerah dan jangan meninggalkan masalah yang sudah kita buat.

 

 

 

 

 

Kasih sayang Ayah

“YEYYY, KAMU HARUS MEMBUAT PESTA SETIAP MINGGU!!” kata seorang gadis yang sedang merangkul Sophie. Setelah selesai pesta rumah Sophie sangat berantakan dan pembantu rumah mulai bekerja pada malam hari. Ayahnya Sophie masuk ke rumah dan setelah melihat pembantunya sedang membersihkan rumah yang berantakan ia marah “SOPHIE APA KAMU MENGAADAKAN PESTA LAGI!!”, “Iya pah apasih cuman pesta kecil-kecilan kamu juga jarang di rumah aku juga butuh teman di rumah tau,” kata Sophie dengan santai “TERUS PEMBANTU ITU KAN JUGA MANUSIA AJAK MEREKA NGOMONG DONG!” teriakan ayah Sophie “Iya – iya pah ga usah marah dong,” kata Sophie. Malam itu juga ayah Sophie yang sudah capek dengan perilaku nakal Sophie langsung menelpon temannya yang tidak memiliki uang dan membuat rencana tersendiri. 

 

“Nyonya kamu sudah di buat rencana oleh ayah mu untuk pergi ke Sudan untuk bertemu dengan teman ayahmu dan tinggal disana sementara,” kata salah satu pembantu rumah. “Loh sekarang? kenapa tiba – tiba banget? tanpa perencanaan yang sesuai lagi.” kata Sophie “Nyonya kamu harus memberes-bereskan bajumu untuk pergi ini,” kata pembantunya “Baik terima kasih,” kata Sophie. Sophie segara membawa baju-bajunya. Saat sampai di bandara Sophie bertemu dengan ayahnya “Pah kok kita pergi tapi kamu ga rencanain duku sih,” kata Sophie “Kita? nak, ini hanya kamu doang yang pergi,” kata ayah Sophie

“Loh Pah?” kata Sophie, tetapi tanpa sadar bodyguard Sophie langsung menggendong Sophie dan masuk ke dalam pesawat. 

 

Setelah pesawatnya sampai di Sudan, Sophie langsung di bawa ke rumah gubuk yang kecil dan terbuat dari kayu. Saat di lihat-lihat oleh Sophie tiba-tiba pintu gubuk itu jatuh “Eh maaf-maaf ga bermaksud nganggetin kamu, HAII AKU ADEK SEPUPUMUU,” kata Eleanora. Sophie yang langsung pucat dan terlihat jijik, tetapi Eleonora memeluk kakaknya lalu ibunya datang dan berkata, “Haiii Sophie, tante sangat-sangat senang kau bisa datang ke Sudan, kamu juga sudah terdaftar di sekolah dekat Sudan sini nak,” kata ibu Eleonora. Dan setelah 1 bulan sekolah disana walaupun Sophie kesuliatan untuk menyesuaikan dirinya disana tetapi dia sangat bahagia karena disini dia sangat dekat dengan Eleonora, ibunya dan teman-temannya tidak melihat dia dati kekayaan tetapi karena dirinya sendiri. Setelah 1 tahun bersama Eleonora dan ibunya, bodyguard ayah biologisnya menjemput dia menggunakan pesawat pribadinya, “Sophie ayuk balik ke rumah, kau sudah kembali menjadi orang yang normal,” kata ayah Sophie. “Pah? kamu kok kesini? aku gamau balik aku mau disini sama Eleonora,” kata Sophie dengan muka cemberut. “SOPHIE GAUSAH BANTAH AYAH, CEPAT MASUK, AYAH MASIH ADA KERJAAN DI AMERICA,” teriak Ayah Sophie, “PAH, AKU UDAH NYAMAN DISINI, KAMU JUGA BIASANYA KERJA KAN? AKU GA KAMU ANGGEP PAS AKU DIRUMAH!” bantah Sophie “Nak maafkan ayahmu tetapi ayah juga kerja untuk kamu, jangan lah egois aku juga maaf karena terkadang ayah tidak selalu memerhatikanmu, jika kamu pulang kerumah ayah akan berjanji untuk lebih memerhatikanmu,” kata ayah Sophie dengan mata yang berkaca-kaca. Lalu mereka berpelukan dan Sophie bersiap-siap pulang ke rumahnya. Semenjak Sophie pulang dia merasa lega dan bahagia karena ayahnya dan dia sudah berbaikan, tetapi Sophie juga kangen dengan Eleonora di Sudan. “Tok.. tok,” “ketukan pintu?? perasaan aku ga mesen paket,” batin Sophie. “HALOO KAKK AKU KANGEN BANGET SAMA KAKAK,” kata Eleonora sambil menangis dan memeluk Sophie.

Study Tour Bali

Study Tour Bali

Study Tour Bali

 

Perjalanan ke luar kota

Karena ada study wisata

Jangan lupa beli oleh-oleh

Ketemu gebetan jadi meleleh

Pantai-pantai indah

Ke hotel kayak orang pindah

Lagu-lagu Tiktok yang ada di bis

Beli-beli barang sampe uang habis

Bertemu orang luar yang sedang pergi

Semoga bertemu Bli lagi