Inspiratif When We Were Young

Inspiratif When We Were Young

When We Were Young

   Tidak ada yang menyadari bahwa masa muda berlalu dengan cepat. Seperti di kisah ini, 4 orang sahabat yang bertemu dimasa SMA nya. Semua berpisah saat mereka sudah menentukan pilihan untuk kedepan nya. Liza, Luca, Gemma, dan Milo mereka merupakan kelompok sahabat yang menarik. Liza dan Gemma sama-sama suka 5SOS yang merupakan grub band. Milo sangat suka olahraga basket dan menjadi salah satu anggota tim basket di sekolahnya. Luca dan Liza adalah teman kecil, mereka sudah bertetangga sejak SD. Mereka berempat sering kali menghabiskan waktunya bersama sama dalam masa susah dan senang.

Karena sudah sangat dekat saat ada salah satu mereka yang tidak masuk pasti mereka pada bertanya tanya. Sahabat dengan berbeda gender merupakan hal yang sedikit susah untuk tidak melibatkan perasaan. Liza sempat ketahuan karena ia mempunyai perasaan pada Milo sehingga saat mereka berpapasan Liza sangat canggung.

Latar belakang keluarga mereka sangat berbeda seperti Gemma yang mempunyai keluarga yang bisa dibilang berantakan, orang tua nya sangat tidak peduli dengan semua tentang anaknya. Maka dari itu mereka menutupi permasalahan keluarganya dengan bercanda dan tertawa sangat keras.

Berisiknya rumah membuat mereka tidak tahan akan hal itu, jadi.. tujuan mereka sekarang adalah keluar dari rumah yang membuat mereka tidak nyaman. Liza tahu akan ada hal perpisahan di dalam hidup maka dari situ Liza akan siap menerima semua opini teman temannya yang lain dan tetap akan menyimpan kenangan bersama dalam buku memori.

Perpisahan bukan berarti melupakan kenangan yang telah terukir di hati dan pikiran, walaupun perpisahan terasa sangat berat tetapi jika perpisahan tersebut membuat diri kita lebih baik kita juga akan merasakan bahagia. Persahabatan membuat kita nyaman karena banyak hal receh yang dapat kita ceritakan kepada mereka, maka dari situ alangkah baiknya kita mencari sahabat sebanyak banyaknya agar kita tidak menyesal dikemudian hari.

Brigitta Ananda P.A
9D 04

Bergaul di Sekolah

Bergaul di Sekolah

Yuka merupakan siswi kelas IX di sekolah SMP Harapan 1. Yuka merupakan anak yang tidak mudah bergaul dan jarang sekali berkumpul dengan teman temannya serta memiliki nilai jelek.

Suatu hari Yuka akan menghadapi ujian sekolah yang sangat Yuka takut kan, terutama pada mata pelajaran IPS yang sering kali membuat kepalanya pusing. di kelas Yuka ada anak yang bernama Nala yang sangat pandai dalam pelajaran IPS, bahkan Nala sering kali mewakili sekolah untuk mengikuti kompetisi dalam pelajaran IPS. Yuka yang sadar bahwa ia tidak pandai dalam pelajaran IPS pun ingin meminta tolong pada Nala untuk belajar bersama, tetapi Yuka tidak berani berbicara pada Nala.

Nala merupakan anak yang sangat pandai dikelas Yuka, banyak sekali teman-temannya yang meminta untuk diajari olehnya pada saat jam istirahat. Yuka sangat iri pada teman-temannya yang diajari oleh Nala, tetapi Yuka tidak berani menyapanya terlebih dahulu.

Saat jam istirahat kedua Nala yang sangat ingin berbincang dengan Yuka pun menghampirinya. Saat tengah berbincang Yuka pun mengungkapkan keinginannya yang ingin belajar bersama Nala. Nala senang akan hal itu dan pada hari-hari berikutnya Nala mengajak Yuka untuk bergabung belajar dengan teman-teman yang lain di perpustakaan.

Keesokan harinya saat ujian telah terlaksanakan Yuka merasa sangat senang karena ia merasa bisa mengerjakan soal-soal dengan lancar. Yuka sangat berharap ia mendapat nilai yang bagus, hingga suatu hari telah dibagikan hasil ujiannya dan Yuka berhasil mendapat nilai yang benar-benar bagus dan Yuka bangga sekali pada dirinya sendiri. Setelah kejadian itu, Yuka sudah merasa dirinya lebih baik yang dapat mempunyai banyak teman. Yuka pun sadar bahwa semua masalah akan terselesaikan dengan baik apabila kita ingin mencoba hal-hal baru dan selalu tekun dalam mengerjakan sesuatu hal, seperti Yuka yang ingin belajar bersama dengan Nala dan teman-temannya karena Yuka merasa tidak bisa dalam suatu pelajaran.

Bergaul di Sekolah

Bergaul di Sekolah

   Bergaul di Sekolah 

Yuka merupakan siswi kelas IX di sekolah SMP Harapan 1. Yuka merupakan anak yang tidak mudah bergaul dan jarang sekali berkumpul dengan teman temannya serta memiliki nilai jelek.
Suatu hari Yuka akan menghadapi ujian sekolah yang sangat Yuka takut kan, terutama pada mata pelajaran IPS yang sering kali membuat kepalanya pusing. di kelas Yuka ada anak yang bernama Nala yang sangat pandai dalam pelajaran IPS, bahkan Nala sering kali mewakili sekolah untuk mengikuti kompetisi dalam pelajaran IPS. Yuka yang sadar bahwa ia tidak pandai dalam pelajaran IPS pun ingin meminta tolong pada Nala untuk belajar bersama, tetapi Yuka tidak berani berbicara pada Nala.
Nala merupakan anak yang sangat pandai dikelas Yuka, banyak sekali teman-temannya yang meminta untuk diajari olehnya pada saat jam istirahat. Yuka sangat iri pada teman-temannya yang diajari oleh Nala, tetapi Yuka tidak berani menyapanya terlebih dahulu.
Saat jam istirahat kedua Nala yang sangat ingin berbincang dengan Yuka pun menghampirinya. Saat tengah berbincang Yuka pun mengungkapkan keinginannya yang ingin belajar bersama Nala. Nala senang akan hal itu dan pada hari-hari berikutnya Nala mengajak Yuka untuk bergabung belajar dengan teman-teman yang lain di perpustakaan.
Keesokan harinya saat ujian telah terlaksanakan Yuka merasa sangat senang karena ia merasa bisa mengerjakan soal-soal dengan lancar. Yuka sangat berharap ia mendapat nilai yang bagus, hingga suatu hari telah dibagikan hasil ujiannya dan Yuka berhasil mendapat nilai yang benar-benar bagus dan Yuka bangga sekali pada dirinya sendiri. Setelah kejadian itu, Yuka sudah merasa dirinya lebih baik yang dapat mempunyai banyak teman. Yuka pun sadar bahwa semua masalah akan terselesaikan dengan baik apabila kita ingin mencoba hal-hal baru dan selalu tekun dalam mengerjakan sesuatu hal, seperti Yuka yang ingin belajar bersama dengan Nala dan teman-temannya karena Yuka merasa tidak bisa dalam suatu pelajaran.