Pengalaman saya fieldtrip di Maerokoco

Pengalaman saya fieldtrip di Maerokoco

Pengalaman fieldtrip di Maerokoco

Pengalaman saya selama fieldtrip di Maerokoco adalah saya dan teman-teman naik bis ke Maerokoco lalu pergi ke tempat untuk berkumpul. Setelah itu kami menaiki kapal memutari danau dan kembali ke tempat semula. Setelah itu kami menaiki mobil mengelilingi Maerokoco lalu beristirahat di tempat berkumpul. Setelah beristirahat kami berkumpul dalam kelompok dan mulai membuat roket lalu setelah membuat roket kami beristirahat lagi lalu saya mencoba permainan kendaraan bersama teman saya, lalu setelah itu kami berkumpul untuk pergi menanam mangrov. Setelah menanam mangrov kami akan bersiap-siap untuk pulang kembali ke sekolah. Lalu kami pun kembali ke bus kami masing-masing dan dalam perjalanan kembali ke sekolah. Setelah sampai ke sekolah kami menaruh roket hasil buatan kami di ruang guru dan kegiatan fieldtrip di Maerokoco pun selesai.

Rafael Suryaputra 7B/22

 

 

Cinta Alam

Pada saat di maerokoco saya dan teman-teman saya akan menanam tanaman bakau. Saya di sana akan diajarkan cara menanam dan merawat tanaman bakau. Saat disana saya dan teman-teman saya melepas sepatu karena ada yang bilang suruh lepas sepatu. Disana saya dan teman-teman saya kepanasan karena disana sedang panas. Ditengah perjalanan saya sudah tidak kuat karena kaki saya sudah kepanasan, saya izin ke pak yo untuk balik ke aula untuk mengambil sepatu. Setelah saya mengambil sapatu saya saya balik ke tempat dimana kita akan menanam tanaman bakau. Tamat 

Alamiah

Alamiah

— Murung

Air mata tak bisa terbendung

Sulitnya menjadi tulang punggung

Dunia ini tidak pernah mendukung

Hanya pada Tuhan kita bisa bergantung

Bersama alam ciptaan-Nya yang agung

Dia menolong jiwa si sulung

Pohon yang seakan bersenandung

Membahagiakan jiwa yang murung 

 

— Mudah?

Mengagumi alam memang mudah

Semesta ini begitu megah

Memandang langit terbelah

Menanti bunga-bunga merekah

Semesta ini sempurna tanpa celah

Jikalau bukan ulah para bebedah

Menjadikan dunia ini penuh resah

Bumi tempat kita bersinggah

Kian hari banyak habitat yang punah

Kita harus segera berubah

Agar dunia tidak semakin parah

 

 

— Felice 9G/09