Fieldtrip yang Mengesankan

Fieldtrip yang Mengesankan

Halo bapak ibu guru dan teman – teman yang saya kasihi. Setelah 3 field trip kemarin hari ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama field trip berlangsung

Pada 9 – 11 Jan 2023,para siswa kelas 7 SMP Maria Mediatrix mengadakan Fieldtrip ke beberapa tempat yaitu :
1. SMK Fransiskus Semarang
2. Dyriana


3. Maerokoco


Fieldtrip tersebut diadakan dengan tujuan :
A. Menambah keterampilan dan pengetahuan siswa
B. Memotivasi siswa agar lebih mencintai lingkungan
C. Menambah wawasan budaya

Pada hari pertama saya dan teman teman berkunjung ke SMK St.Fransiskus (SMIK) Jl. Wolter Monginsidi No.22 . Di sana saya dan teman teman di sambut oleh kakak dari SMK Fransiskus serta bapak ibu guru di sana dengan nyanyian dan permainan alat musik. Kegiatan yang pertama kita berkumpul di aula untuk apel jam 8.00 sampai jam 8.30.
Setelah itu kita di ajak untuk membatik bersama kelompok . Kita membatik dengan teknik mencanting di kanvas yang sudah di siap kan ,kegiatan tersebut selama 2 jam lalu kita makan bersama . Kegiatan kedua tidak kalah menyenangkan kita dihimbau untuk menjahit gantungan kunci serta membuat jepit rambut yang sangat lucu sampai jam 12 lalu pulang ke rumah masing masing

Pada hari kedua saya dan teman teman beruntung ke Di Dyriana Jl. Pamularsih Raya No.70, Bongsari. Kegiatan pertama kita di ajari membuat klepon . Klepon terbuat dari tepung ketan yang di beri air dan pewarna sehingga menjadi adonan. Adonan itu akan di bentuk bulat dan di isi gula merah setelah jadi rebus klepon sampai mengambang lalu balurkan dengan parutan kelapa kita di boleh kan membawa pulang klepon buatan kita . Kegiatan kedua kita di jelaskan tentang proses pembuatan bandeng presto dan sejarah bandeng presto. Bandeng presto di bumbui dengan bawang putih, kunyit, garam dan jahe yang di haluskan yang membuat nya lezat . Kita juga di beri sampel bandeng presto yang sudah jadi. Menurut saya bandeng presto nya sangat lezat dan empuk. Semua kegiatan selesai dan kita di himbau untuk foto bersama lalu pulang

Pada hari ke tiga kita berkunjung ke Maerokoco naik bis yang di siapkan sekolah setelah sampai di Maerokoco kita diberi tiket yang berupa gelang lalu kita ke aula untuk melihat video sains. Kita naik kereta keliling Maerokoco lalu naik kapal pada saat naik kapal ada ikan yang naik ke kapal teman teman dan saya segera menangkap ikan bandeng tersebut lalu kita menangkap 1 ikan. Kegiatan berikutnya kita bersama jalan ke Cirebon melihat alat alat permainan pelajaran sains lalu bermain di out bon kembali ke aula dan membuat roket dengan kelompok pramuka , selesai lalu di beri makan nasi goreng free time saya dan Felice bermain bersama dan berkeliling,lalu menanam bakau bersama sama di hutan mangrove kegiatan tersebut selesai dan pulang mengunakan bis sekolah ke sekolah dan di jemput penjemput dari sekolah ke rumah

– Hal yang paling menarik bagi saya adalah saat pergi ke Maerokoco. Di sana kami bisa melihat pemandangan yang indah dan menaiki perahu. Ada beberapa ikan bandeng yang terlihat meloncat, suatu pengalaman menarik yang jarang ditemukan. Disamping itu juga menambah pengetahuan tentang keanekaragaman rumah adat dan tradisi yang ada di Jawa Tengah

By : Michelle 7A /25

Kegiatan semasa fieldtrip

Penglaman semasa fieldtrip

Saya ke fieldtrip pergi ke 3 tempat yaitu hari pertama ke SMK st. Fransiskus, hari kedua ke dyriana,hari ketiga ke maerokoco saat saya pergi tanggal 9-11 Januari 2023.

Hari 1 SMK st. Fransiskus tanggal 9 Januari 2023

Saya ke aula lalu saya doa pagi setelah itu saya ke tempat pembuatan sablon setelah selesai sablon pindah ke tempat pembuatan kayu/gantungan kunci. pemandu wisata: pak frans, pak damar, miss niken, bu danis. 

Hari 2 dyriana tanggal 10 Januari 2023

Membuat klepon setelah selesai pembuatan kita makan bersama itu klepon setelah selesai kita di kasih coba bandeng presto. Pemandu wisata: pak frans, pak damar, miss niken, bu dannis. 

Hari ke 3 maerokoco tanggal 11 Januari 2023

Sebelum berangkat pembiasan pagi dulu/doa pagi di sekolah setelah itu berangkat ke maerokoco menggunakan bis setelah sampai tujuan aku menuju ke aula maerokoco kita doa bersama kakak  kakak di maerokoco setelah itu kita naik perahu ada ikan bandeng lompat lompat lanjut naik kereta keliling maerokoco setelah itu membuat roket air bahan bahan roket air:

– botol cocacola 1500ml x 2
– plastisin 150gr (3x3x5cm)
– isolasi/lakban bening lebar 2cm
– cutter besar
– gunting
– penggaris
– Double tape 1 rol

Setelah selesai membuat saya makan siang bersama. Saya tertarik pergi ke maerokoco karena bisa belajar membuat roket air.Pemandu wisata: kakak kakak, pak frans, pak damar bu yudit, bu dannis, miss niken, pak yo.

Saya pernah pergi ke maerokoco kalau SMK st. Fransiskus dan dyriana saya belum pernah. 

Saya senang pergi ke SMK st. Fransiskus, dyriana, maerokoco Saya dapat belajar hal yang baru.

Fieldtrip Kelas 7

Fieldtrip Kelas 7

Hiii semua , nama saya Pratama Dhoni Wibowo dari kelas 7D/23 saya ingin menceritakan kegiatan kami anak anak kelas 7 selama fieldtrip kemarin

Latar belakang fieldtrip 

1. Meningkatkan apresiasi Peserta didik terhadap nilai-nilai kebangsaan Indonesia. 2. Meningkatkan kecintaan Peserta didik terhadap nilai-nilai budaya Indonesia. 3. Meningkatkan wawasan Peserta didik terhadap dunia usaha, lingkungan sosial dan alam. 4. Memenuhi tugas praktik penyusunan laporan dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan ekstra kurikuler jurnalistik. 

Di dalam fieldtrip kali ini tujuannya adalah meningkatkan apresiasi, Meningkatkan wawasan peserta didik di lingkungan sosial dan alam dan juga Praktek membuat artikel.Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 9 Januari 2023 – 11 Januari 2023 dan kita mengunjungi 3 tempat yaitu Bandeng Juwana : di Jl.Pamularsih raya no 70, Bongsari kecamatan Semarang barat kota Semarang Jateng . Lalu di SMK St Fransiskus : di Jl.Wolter Monginsidi no 22 pedurungan tengah kecamatan Genuk kota Semarang Jawa tengah. Lalu di Maerakaca : di Jl.Yos Sudarso, Tawangsari semarang barat Jawa tengah.

Dulu saya pernah berkunjung ke tempat ini ternyata banyak perubahan dimulai dari tempat nya sampai barang barang yang mereka dijual tempat nya juga berubah tetapi yang saya kunjungi dulu hanya di maerakaca dan di bandeng Juwana, Di SMK St Fransiskus saya belum pernah kesana dan kmarin adalah pertama kali nya saya ke SMK Santo Fransiskus dan saya semangat untuk menyablon baju dan membuat gantungan kunci

Dan disetiap tempat pemandu kami berbeda beda dimulai dari bandeng Juwana pemandu kami adalah Mas Wawan dan Kak Vanessa, Bu Sutipah dan Bu Veronica yang mendemokan bandeng presto lalu lanjut di SMK St Fransiskus kami dibantu oleh Bapak Lilik dan Bapak Arif dan lanjut di Maerakaca kami didampingi oleh kak Clara , Kak Vincent serta kak Nico

Pengalaman saya dimulai di hari ke 1 saya berada Dyriana disambut oleh kakak-kakak Ibu – Ibu mulai dijelaskan apa yang akan kamu kerjakan yaitu membuat klepon dan demo Bandeng , sangat seru banyak cobaan juga dimulai dari cobaan perbedaan pendapat di tim dan juga agak banyak perselisihan tetapi semua itu seru

Di klepon bahan bahannya , tepung ketan , Air hangat , Gula Jawa , Kelapa parut .Tata cara nya adalah: Tuang tepung ke dalam wadah atau baskom, masukkan pewarna makanan ke dalam air hangat,tuang air panas ke tepung dan di remas remas hingga membentuk adonan , siapkan air mendidih , rebus adonan di air mendidih lalu masukkan kelapa parut di klepon, jangan lupa untuk masukkan gula Jawa di adonan, maka klepon sudah jadi.lalu di hari kedua saya jalan jalan ke SMK St Fransiskus dan menyablon kaos serta membuat gantungan kunci nah disana kamu di bimbing oleh Bapak bapak ada Bapak Lilik Bapak Arif kami diajak untuk belajar disana. dan di lokasi terkahir kami di

Maerakaca kami dibimbing oleh kakak kakak yang pintar dan penuh ide , ada Kakak Nico, Kakak Clara , kakak Vincent dan kami diajak melakukan banyak aktivitas dan saya seru disana .Banyak banget objek yang membuat saya menarik disana dimulai dari Di Bandung juwana saat membuat kelepon adalah hal yang paling menarik bagi saya, lalu di hari ke SMK hal yang paling menarik adalah waktu kami menyablon baju dan membuat gantungan kunci, dan di Maerakaca saya suka menanam mangrove karena seru dan juga kami diajarkan untuk membuat roket air , walau agak rumit tetapi seru.

Di tempat itu banyak sekali hal menarik dimulai dari kami membuat klepon , melihat demo bandeng dan menyablon kaos , serta membuat roket air dan menanam mangrove. Banyak sekali objek yang menarik disana tapi yang paling membuat saya tertarik adalah menanam mangrove.

Berkat fieldtrip kemarin saya mendapat banyak sekali pembelajaran mulai dari cara kesabaran, sains , cara menyablon baju, mengamplas gantungan kunci membuat kelepon dan belajar untuk membuat bandeng . Sekian dari saya. Saya memiliki saran di fieldtrip kali ini untuk transportasi mungkin lebih sering berangkat bersama dari skolah , agar tidak bosan selama perjalanan dari rumah ke skolah dan juga lebih seru jika berangkat bersama. Sekian dari saya jika ada salah kata mohon dimaafkan.

Laporan Fieldtrip Kelas 7

Laporan Fieldtrip Kelas 7

Kami melakukan Fieldtrip pada tanggal 9 Jan – 11 Jan 2023. Tujuan dilakukannya field trip atau kegiatan luar sekolah itu untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang lingkungan sekitar dan lain sebagainya. Di hari pertama saya dan teman teman pergi ke SMK St. Fransiskus pemandu saya saat ada di lokasi itu adalah kaka kaka SMK dan juga guru guru yang ada disana, disana saya dapat pengalaman bahwa menjahit dan membatik membutuhkan kesabaran dan juga banyak kaka kaka yang sabar membantu saya dan teman teman dan pastinya yang menurut saya paling menarik disana adalah menjahit dan disana saya dan teman teman diberitau cara menjahit 1. menali bagian bawah tali 2. masukan tali menggunakan jarum ke kain flanel 3. jika ada yang tidak lurus masukan jarum ke tengah tengah tali 4. beri lubang lalu masukan dacron 5. lanjut jahit dan beri hiasan. Selain diberitau cara menjahit kita juga diberitau cara membatik 1. panaskan malam hingga cair 2. gunakan canting untuk menjiplak pola batik yang sudah diberi 3. warnai pola itu 4. beri nama, SELESAIII. Lokasi kedua adalah Dyriana disana pemandunya adalah kaka kaka yang sangat pintar memasak disana saya dan teman teman diajari untuk membuat klepon dan juga membumbui bandeng, kaka kaka disana dapat menjelaskan secara rinci alat dan bahan yang dibutuhkan, saya tertarik untuk berkegiatan disana karena saya ingin belajar memasak, disana kita juga diberitau berapa suhu untuk memasak yaitu 127°/2 ATM (atmosfer) tekanan, disana juga diberitau alat dan bahan yang digunakan yaitu panci presto sebagai alat dan jahe, bawang putih, kunyit, garam sebagai bumbu, cara membumbui ikan bandeng adalah oleskan bumbu pada daging ikan lalu saat dimasak bumbu dibagian daging dapat meresap pada lemak ikan (bagian hitam pada tengah tengah ikan adalah lemak). Di lokasi ke 3 atau hari terakhir saya dan teman teman ke sekolah dan ke Maerakaca bersama menaiki bis, dan sesampainya disana ternyata di Maerakaca sangat seru saya dan teman teman dipandu oleh kaka kaka yang ada disana, saya dan teman teman menaiki perahu melihat bandeng terbang dan disana bandeng tersebut jatuh ke Togar dan Togar berteriak, sebelum naik perahu kita dijelaskan banyak hal seperti bagaimana cara membuat telur mengapung, cara membuat telur mengapung adalah memasukan garam pada air lalu aduk merata (dengan menambahkan garam, massa jenis air menjadi meningkat dan telur yang pertamanya tenggelam dapat mengapung), disana saya belajar banyak dengan kaka kaka yang sangat baik dan hal yang membuat saya tertarik untuk berkegiatan disitu adalah untuk menaiki perahu dan melihat bandeng loncat. Pengalaman yang saya dapat saat berkegiatan di Lokasi ke 1 – 3 adalah tempatnya seru dan kaka kakanya sangat baik dan saya juga tidak pernah kesana jadi menurut saya itu hal yang baru dan menarik untuk dilakukan. Pelajaran yang dapat saya ambil setelah berkegiatan di luar sekolah adalah jangan menyerah dan jangan berkata tidak bisa sebelum mencobanya. Saran untuk kegiatan ini adalah pemandu harus bisa mendisiplinkan siswa siswi yang ada disana supaya saat pemandu berbicara suara pemandu dapat terdengar dengan jelas.

Nama Lengkap :: Victoria Teresa Siauw.

Nama Panggilan :: Vivi

Kelas/no :: 7B/28

saat di Dyriana

saat di maerakaca

saat di maerakaca

saat di smk

(maaf jika foto buram)

TERIMAKASIH 🙏🙏

KEGIATAN FIELD TRIP

KEGIATAN FIELD TRIP

Tujuan kegiatan  Field Trip ini yaitu untuk menambah wawasan  tentang  cara pembuatan gantungan kunci  dan membatik dengan canting. Pada hari kedua membuat klepon dan bandeng presto. Pada hari ketiga belajar tentang sains, menanam tanaman bakau, dan membuat roket air. Kegiatan field trip ini berlangsung selama 3hari tepatnya  tanggal 9-11 Januari 2023.Tempat yang aku kunjungi ,saat fielt trip adalah SMK Fransiskus, toko Dyriana dan Bandeng  Presto  Juwana, Maerakaca. Sebelumnya  aku belum pernah mengunjungi SMK Fransiskus, Maerakaca, dan aku sudah pernah ke toko roti Dyriana dan Bandeng Presto Juwana. Pemanduku di lokasi 1,2,3 adalah Kak Nico, Kak Elsa, Kak Clara, dan Kak Asti. Di toko Dyriana dan Bandeng Juwana: Kak Vanes, Kak Wawan, SMK Fransiskus: Bu Stevani. Pengalamanku field trip ini sangat  menyenangkan, aku belajar  banyak hal baru disana. Hari pertama di SMK Fransiskus  aku belajar untuk  membuat kerajinan tangan  berupa jepit rambut dan gantungan  kunci dari kain flanel. Dihari pertama aku juga belajar membatik dengan menggunakan canting. Kegiatan ini aku lakukan secara  kelompok  dengan temen-temen yang bernama Mauren 7C, Monic7C, Laura 7C, Cherubin ( biasa di panggil Bin-Bin) 7C. Selanjutnya  di hari kedua aku belajar membuat klepon di toko roti Dyriana. Selain itu aku juga  di ajarkan mengenai  cara membuat. Di hari ketiga aku bersenang-senang dengan temenku. Kami melakukan  kegiatan outbond  dan belajar membuat roket air. Kami juga banyak belajar mengenai Sains. Kami disana naik kapal di Maerakaca sambil naik kapal kita belajar tentang 7 Benua dan Pulau di Jepara dan belajar cara menam tumbuhan Bakau dengan tujuan mengurangi abrasi. Yang menarik  perhatian  ku di hari yang ke 3 di  maerakaca juga di hari 1 SMK Fransiskus. Di Maerakaca aku bisa naik kapal dan mengenal  jenis-jenis tanaman bakau.Sedangkan di SMK Fransiskus aku mendapat teman baru. Pembelajaran yang aku dapat,belajar kerjasama, tentang abrasi, dan juga tentang  sains, kerajinan tangan, dan kuliner. Saran ku untuk kegiatan  luar sekolah selanjutnya  adalah  menambahkan  durasi field trip dan banyak lagi tempat baru , agar para siswa belajar lebih banyak hal.

Artikel Kegiatan Fieldtrip

Pada saat ini, saya akan menceritakan pengalaman saya melakukan kegiatan field trip pada tanggal 9-11 Januari.

Pada field trip pertama (Senin, 9 Januari 2023), kita akan pergi ke Bandung Juwana & Dyriana. Bandeng Juwana & Dyriana bertempat di Jalan Raya Pamularsih no. 70 Semarang.

Untuk kegiatan field trip pertama ini, kita disuruh membuat klepon. Klepon adalah makanan jajanan pasar yang dibuat dari tepung pulut (tepung pulut adalah tepung ketan) yang dibulatkan, lalu diberikan sedikit gula jawa, dan di gulingkan di parutan kelapa.

Cara membuat klepon ialah:

1, kita siapkan bahan-bahan sebagai berikut: tepung ketan, air daun pandan suji, air kapur sirih, garam, air matang, kelapa parut kasar, kukus.

2, kita Campurkan tepung ketan dengan air daun pandan, kapur sirih, dan garam, aduk rata.

3, tambahkan air sedikit-sedikit hingga adonan bisa dipulung. Diamkan selama 10 menit.

4, ambil sejumput adonan, pipihkan, beri gula merah serut, bulatkan dan rapatkan.

5, rebus air dalam panci hingga mendidih. Setelah itu, masukkan bola ketan, masak hingga bola-bola klepon mengapung. Angkat dan tiriskan.

6, Gulingkan bola ketan dalam kelapa parut.

Setelah kita membuat klepon, kita ditunjukkan cara memasak bandeng presto.

Bandeng presto adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bandeng presto memiliki duri yang lunak.

Alasan duri bandeng presto lunak adalah karena bandeng presto dimasak dengan cara di presto. Presto secara harfiah memiliki arti teknik memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi.

Bandeng presto biasanya dimasak menggunakan autoclave atau panci presto.

Pada hari kedua (Selasa, 10 Januari 2023), kita pergi ke SMK Santo Fransiskus, yang bertempat di Jl. Wolter Mongonsidi no. 22. Kita disana mau melakukan field trip.

Untuk laki-laki, kita melakukan kegiatan K3R (Kerajinan Kriya Kayu & Rotan). Disana kita dapat melihat-lihat alat-alat pertukangan kayu. Lalu kita istirahat. Setelah itu, kami menyablon baju menggunakan baju kami. Untuk perempuan, mereka membatik dan menjahit.

Pada hari ketiga (Rabu, 11 Januari 2023),, kita berangkat ke Grand Maerokoco yang bertempat di Jl. Puri Anjasmoro, Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang menggunakan bis.

Disana kita melihat-lihat miniatur kota (anjungan), membuat roket (per regu pramuka), menaiki perahu, menaiki kereta mini, dan menanam pohon mangrove.

Sekian cerita pengalaman saya pada kegiatan field trip. Mohon maaf jika ada kesalahan kata. Terima kasih