Alam

Alam

Mencintai Alam di bumi, sebeleum adanya bencana global warming

Hujan Malam

Hujan Malam

Gelap kulihat langit

Dingin dan basah kurasakan

Rintik rintik di jendela

Air saling berjatuhan

 

Sesuatu yang ku nanti

Hujan yang menenangkan

Berisiknya air yang berjatuhan

Buatku larut dalam diam

Kegiatan disaat retret yang membuatku bahagia

Kegiatan disaat retret yang membuatku bahagia

kegiatan retret di ambarawa

Waktu aku retret pengalaman yang aku dapatkan saat retret adalah bermain game yang seru-seru seperti game kartu dan game basah-basahan(menjaga lilin). Aku juga mendapat kan banyak materi di saat retret yang diajarkan oleh coach nanda. Materi tersebut benar-benar bermanraat bagi aku. sekarang aku sudah ada perubahan setelah retret aku menjadi lebih rajin dan tidak mudah putus asa untuk meraih masa depanku. 

Norman Edwin

Norman Edwin

Belakangan, buku dengan genre ini cukup banyak diterbitkan,Salah satu yang paling menarik adalah buku berjudul Norman Edwin, Sahabat sang Alam. Buku yang merupakan kumpulan kumpulan tulisan alm. Norman Edwin, ini diterbitkan dengan tujuan mengenang  legenda petualang alam bebas Indonesia itu. Selain itu ada juga buku berjudul Norman Edwin, sang Beruang Gunung, yang merupakan biografi alm. Norman Edwin.
 
Mapala UI memang menjadi frontman dalam buku buku bergenre biografi dan sejarah ini. Barangkali karena legenda legenda pecinta alam memang berasal dari kelompok ini. Selain dua buku diatas masih ada buku berjudul Gie, Sekali Lagi, yang merupakan kumpulan tulisan dari beberapa tokoh tentang Soe Hok Gie, serta buku 40 Tahun Mapala Ui, Jejak Mapala Di Jalan Alam, tentang sejarah dan lika liku mapala UI.
 
 
Epilog
Dunia petualangan alam bebas nampaknya tak sesunyi gunung gunung dan tebing tebing yang di daki dan dipanjatnya. Kehadiran buku buku tadi menambah warna warna kehidupan para petualang. Dibalik fungsi utamanya sebagi sebuah bacaan penambah wawasan, hadirnya buku buku tadi merupakan sebuah manifestasi untuk menunjukkan eksistensi sebuah kelompok pecinta alam, dan kaum pecinta alam secara luas. Jejak pecinta alam tak hanya berbekas di jalan setapak pegunungan, di keheningan tebing tebing curam. Jejak itu bisa pula dilihat oleh orang orang awam lewat benda mati tapi tak bisu itu. Ya, sebuah buku. Pepatah Yunani mengatakan scripta manen verba volant, yang tertulis akan abadi, yang terucap berlalu bersama angin. Bravo kaum pecinta alam, dan mari menulis.