Cinta Alam

Pada saat di maerokoco saya dan teman-teman saya akan menanam tanaman bakau. Saya di sana akan diajarkan cara menanam dan merawat tanaman bakau. Saat disana saya dan teman-teman saya melepas sepatu karena ada yang bilang suruh lepas sepatu. Disana saya dan teman-teman saya kepanasan karena disana sedang panas. Ditengah perjalanan saya sudah tidak kuat karena kaki saya sudah kepanasan, saya izin ke pak yo untuk balik ke aula untuk mengambil sepatu. Setelah saya mengambil sapatu saya saya balik ke tempat dimana kita akan menanam tanaman bakau. Tamat 

Alamiah

Alamiah

— Murung

Air mata tak bisa terbendung

Sulitnya menjadi tulang punggung

Dunia ini tidak pernah mendukung

Hanya pada Tuhan kita bisa bergantung

Bersama alam ciptaan-Nya yang agung

Dia menolong jiwa si sulung

Pohon yang seakan bersenandung

Membahagiakan jiwa yang murung 

 

— Mudah?

Mengagumi alam memang mudah

Semesta ini begitu megah

Memandang langit terbelah

Menanti bunga-bunga merekah

Semesta ini sempurna tanpa celah

Jikalau bukan ulah para bebedah

Menjadikan dunia ini penuh resah

Bumi tempat kita bersinggah

Kian hari banyak habitat yang punah

Kita harus segera berubah

Agar dunia tidak semakin parah

 

 

— Felice 9G/09

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cinta Alam

Cinta Alam

  1. Poster ini mengajak kita untuk harus mencintai alam kita dengan cara menjaga dan melestarikannya.