Cerita inspiratif Malin kundang

Judul : Inspirasi dari cerita Malin Kundang 

Cerita Malin kundang ini menceritakan tentang keberanian Orang tua sang malin yang sangat 

menyayangi anak nya tetapi ia mengutuk anak nya menjadi batu.

Dari cerita malin kundang ini ada seorang anak bernama malin yang terlahir di keluarga yang miskin. 

Sepeninggalan suaminya merantau, Ibu Malin Kundang sehari-hari bekerja keras dengan menangkap 

ikan di lantai atau pun berjualan kue 

Singkat cerita malin sudah dewasa dan pergi merantau ke negeri yang sangat jauh, saat dia balik dia 

sudah menjadi saudagar yang kaya raya, tetapi ia menjadi sombong. Sampak tidak mau mengakui ibu 

nya sendiri, ibu nya pun bersedih dan marah dan mengutuk nya menjadi batu

Inspirasi yang saya dapatkan ialah, saat kita sebagai anak sudah menjadi seorang yang sukses kita 

harus ingat orang tua, saudara, teman kita yang sudah menemani kita dari awal. Kita juga jika 

menjadi orang tua harus berani menegur anak kita kelak.

PHK bukan berarti tidak sukses

Cerita ini terinspirasi dari cerita Kehidupan Sandiaga Uno  

 

Di suatu pagi yang cerah ada seorang pekerja kantoran yang bekerja di sebuah ruangan gelap. Pekerja ini tidak tidur selama 5 hari, di meja nya masi banyak kertas yang menumpuk. Boss nya datang ke kantor nya lalu berkata “hey kamu ! kerja mu sangat lambat dan jelek. Kamu di pecat”

 

Pekerja itu diam tidak bisa berkata. Air mata menggenang di mata nya dan turun ke pipi, dengan badan yang lesu dan tidak semangat dia membereskan barang barang nya dan keluar dari kantor.

 

Ia pulang ke rumah, membuka ruangan nya dan hanya ada kehampaan yang menantinya, akhir nya dia tidur dan ber istirahat di dalam kamar nya yang gelap nan sunyi itu.

 

Di sore hari ada tetangga yang menawarkan nya produk untuk di coba, ia mencoba produk itu dan merasa ter inspirasi. Produk ini adalah produk makanan yang baru di coba nya, setelah ia mencoba nya ia mulai mencoba meracik sebuah resep yang sesuai dengan selera nya, di tengah malam akhirnya dia menemukan resep yang dia suka.

 

Ia mulai menyewa toko, membangun sebuah dapur dan membeli meja dan kursi. Ia mulai membuka toko itu dan mulai lah bisnis kecil nya itu, dari hari ke hari tanpa sepi ia memiliki banyak pelanggan yang menanti produk nya, ia di undang ke acara tv dan menjadi terkenal